Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 472. Keputusan Shen Tianmo


__ADS_3

Kedatangan Feng Xuan bersama pasukannya langsung di beritahukan kepada Ma Guang.


Sang pemimpin pun segera menuju ke aula utama sekte untuk menyambut kedatangan Feng Xuan.


Feng Xuan sendiri yang langsung menuju ke aula utama sekte untuk melaporkan hasil dari tugas yang telah dia kerjakan langsung disambut oleh Ma Guang dan juga yang lain.


"Selamat datang jenderal Feng Xuan!".


"Feng Xuan menghadap Penguasa!". Ucapnya sambil menangkupkan tangan.


"Penguasa! Usaha terakhirKu tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, sebab jenderal Shen Tianmo bersih kukuh tetap menolak untuk bekerja sama dengan kita".


"Jenderal Feng Xuan! MenurutKu hasil dari tugas yang telah kamu lakukan itu, sudah sangat memuaskan".


"Sebab dengan kamu sudah bisa membujuk kedua ras makhluk surgawi itu saja, itu adalah suatu pencapaian yang sangat baik bagiKu".


"Dengan lima pasukan dari ras makhluk surgawi dan di tambah dengan pasukan Kilin Api, kekuatan kita pasti bisa mengimbangi kekuatan dari pasukan bangsa Azura".


"Untuk itu, karena jenderal Feng Xuan telah menyelesaikan tugas untuk menambah kekuatan pasukan kita, sebaiknya untuk sementara waktu beristirahatlah dahulu agar bisa memulihkan tenaga". Saran Ma Guang.


"Terima kasih atas kebaikan dan perhatian Penguasa!".


"Mohon ijin Penguasa, saat ini dimana keberadaan jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jingwei berada?".


"Mengapa aku tidak melihat mereka berdua?".


"Oh...mereka berdua saat ini sedang berlatih untuk menguasai teknik formasi pertempuran bersama komandan Long Shouhu."


"Jika tenaga jenderal Feng Xuan sudah pulih, jenderal Feng Xuan bisa mulai berlatih teknik itu juga".


"Penguasa! Jika demikian, sebaiknya aku beserta seluruh pasukanKu, saat ini juga, kita lebih baik segera pergi untuk berlatih teknik itu". Ucap Feng Xuan.


"Apakah jenderal Feng Xuan tidak merasa lelah karena baru saja selesai melakukan perjalanan yang jauh?". Tanya Ma Guang.


"Penguasa! Saat ini menurutKu tidak ada waktu lagi untuk berleha - leha".


"Kita harus secepatnya mempersiapkan segala sesuatu untuk mengantisipasi serangan pasukan Azura".


"Oleh karena itu, aku bersama pasukanKu akan segera berlatih untuk menguasai teknik tersebut".


"Untuk itu, ijinkan hamba untuk segera berlatih!?". Ucap Feng Xuan.


Mendengar perkataan sang jenderal ras Phoenix, Ma Guang tidak bisa berkata - kata lagi.


Dia pun segera mengiyahkan keinginan Feng Xuan untuk memulai pelatihan agar bisa menguasai teknik Formasi Pertempuran.


Feng Xuan bersama pasukannya kini segera diantarkan oleh Ma Guang dan juga yang lainnya.


Pasukan Phoenix pun segera di latih oleh pasukan Phoenix lainnya.


Sedangkan Feng Xuan sendiri, kini sudah bergabung dengan Huli Wang serta She Jingwei.


Karena Ma Guang merasa kekuatan yang diharapkannya telah terkumpul, sehingga kini sang patriark sekte Naga Surgawi itu pun memasuki dunia Dewa Surgawi dan menuju ke tempat dimana Ma Tian Shen sedang berkultivasi.

__ADS_1


Kini terlihat Ma Tian Shen sedang berkultivasi di dalam sebuah formasi pelindung untuk berusaha menerobos menjadi seorang dewa sejati.


Hal itu agar dirinya bisa lebih mudah untuk dapat menguasai kekuatan sejati yang ada didalam tubuhnya itu.


Namun, menurut Long Wang, hal yang sangat dirisaukan jika energi gelap yang terkandung didalam tubuhnya itu bisa menguasai jiwa remaja tersebut.


Sehingga, Ma Tian Shen harus bisa mengalahkan pengaruh kekuatan jiwa iblis tersebut.


Sebab energi Dewa Naga tersebut berwarna kuning keemasan dan bercampur dengan warna hitam.


Hal itu menandakan bahwa tubuh Dewa Naga Surgawi milik Ma Tian Shen memiliki kekuatan iblis yang sangat kuat.


Dan tubuh tersebut sangat cocok dimiliki oleh Se Tianlan.


Sehingga kekuatan yang akan dimilikinya setelah menyerap kekuatan yang terkandung didalam tubuh Dewa Naga Surgawi yang dimiliki Ma Tian Shen itu, bisa untuk mengalahkan Dewa Agung penguasa dunia atas.


Sehingga tidak boleh jatuh ke tangan pasukan bangsa Azura.


***


Di Benua Barat, dimana para pasukan langit berada, Shen Tianmo kini sedang memikirkan setiap perkataan Feng Xuan.


Karena emosi Shen Tianmo saat ini sudah meredah, sehingga dirinya kini sudah mulai bisa untuk berpikir dengan jernih.


"Sial! Apa benar yang dikatakan oleh jenderal Feng Xuan bahwa pasukan bangsa Azura telah berada didunia ini?".


"Jika benar seperti itu, ini akan menjadi masalah yang serius bagi dunia ini dan juga bagi dunia atas".


"Sekarang ini, apa yang harus aku lakukan?".


"Jika aku membantu Ma Guang, bagaimana dengan dendamKu kepadanya karena telah membunuh kakakKu.!?".


"Mengapa situasinya menjadi lebih rumit seperti ini?".


"Apakah aku harus membantunya? Nanti setelah selesai menghadapi pasukan bangsa Azura, barulah aku membalaskan dendam kakakKu".


Shen Tianmo kini mulai dilema dengan situasi yang dia pikirkan saat itu.


***


Di alam dimana para penguasa alam berada, kini mereka sedang di sibukkan untuk memperbaiki formasi yang mengatur ruang dan waktu yang berada di dunia manusia.


Sebab hal yang baru mereka selesaikan adalah menutup celah yang telah terbuka.


Sedangkan untuk formasi aturan ruang dan waktu belum selesai di perbaiki, sehingga kekuatan sejati para makhluk surgawi yang baru saja memasuki dunia manusia belum tertekan ke tingkat Pendekar Dewa Surgawi.


Dan hal itu sedang di kerjakan oleh penguasa dunia bawah, penguasa dunia manusia dan penguasa dunia atas.


Ketiga penguasa alam yang berbeda itu terus mengerahkan kemampuan mereka untuk kembali mengaktifkan formasi aturan ruang dan waktu agar bisa membatasi setiap kultivasi makhluk dari luar yang akan memasuki dunia manusia.


Karena kekuatan serta kemampuan makhluk dari dunia atas serta makhluk yang berasal dari dunia bawah, tidak memiliki batasannya.


Sedangkan kemampuan yang dimiliki oleh manusia, semakin lama semakin melemah.

__ADS_1


Hal itu karena energi Qi yang berada di dunia manusia semakin lama semakin berkurang.


Sedangkan energi Qi yang ada di dunia bawah dan dunia atas tetap melimpah.


Yang berbeda didunia bawah hanyalah penyiksaan yang akan dialami oleh siapapun yang terkurung di dunia itu.


Sehingga meskipun memiliki energi Qi panas yang melimpah, tidak ada satu pun yang bisa berkultivasi disana akibat penyiksaan yang mereka alami.


Para dewa pun tidak bisa untuk pergi ke dunia bawa jika bukan karena mendapatkan hukuman.


Sama halnya dengan pasukan bangsa Azura.


Meskipun mereka dilahirkan didunia atas, namun karena mereka telah melakukan pemberontakan sehingga mereka tersegel di dunia bawa dan menjalani hukum setiap harinya.


***


Setelah beberapa waktu merasa dilema untuk mempertimbangkan pilihan yang harus diambilnya.


Akhirnya Shen Tianmo pun memutuskan untuk pergi ke benua utara dan membantu Ma Guang untuk menghadapi pasukan Azura.


Sang jenderal pasukan langit itu pun segera keluar dari kediamannya dan berjalan menuju ke tanah lapang.


Shen Tianmo kemudian mengumpulkan seratus pasukan langit dan berkata.


"Kita akan kembali ke benua utara untuk bergabung dengan pasukan Ma Guang".


Mendengar perkataan sang jenderal, seorang komandan pun langsung menanggapinya.


"Jenderal! Bukankah awalnya kita akan membalaskan dendam atas kematian jenderal Shen Tian yang telah dibunuh oleh Ma Guang itu dan pasukannya?".


"Mengapa sekarang kita harus membantu mereka?".


"Bukankah lebih baik jika dia bersama pasukannya dimusnahkan oleh pasukan bangsa Azura?".


"Yang kamu katakan itu tidak salah, awalnya memang aku juga berpikir sama seperti apa yang kamu pikirkan itu".


"Namun mengingat dampaknya yang akan di rasakan juga oleh para penghuni dunia atas, sehingga kita lebih baik mencegahnya dengan ikut berperang bersama - sama pasukan Ma Guang".


"Dan bukan aku saja yang merasakan kehilangan akibat perbuatan Ma Guang beserta kroni - kroninya itu".


"Melainkan kehilangan itu juga dirasakan oleh pasukan dari ketiga ras makhluk surgawi juga".


"Oleh sebab itu, mari kita mempertaruhkan jiwa dan raga kita untuk menjaga kedamaian dunia asal kita".


Shen Tianmo terus berkata - kata untuk membangkitkan semangat para pasukannya.


Dan hal itu pun lambat laun mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan Shen Tianmo.


Semangat juang pasukannya pun kini mulai berkobar dan siap untuk berperang melawan pasukan bangsa Azura.


Akhirnya mereka pun segera berangkat untuk menuju ke benua utara.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2