Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 243. Pembalasan Xia Jiao


__ADS_3

Di suatu tempat, seorang wanita dengan aura pendekar dewa langit sedang menelusuri setiap sudut suatu area yang dirinya datangi.


Namun area tersebut kini terlihat sudah tidak berpenghuni lagi.


"Kemana para bajingan itu berada!?." Gumam Xia Jiao yang saat ini sedang berada di markas sekte Kalajengking Merah.


Gadis itu langsung mengeluarkan energi hitam dari dalam tubuhnya dan langsung melesatkan energi hitam itu ke area markas sekte Kalajengking Merah.


Booommm...booommm...booommm


Kehancuran besar terjadi di area tersebut.


Wanita itu kini bertambah murka lagi karena tidak menemukan satu pun anggota sekte tersebut.


Xia Jiao langsung pergi ke kota terdekat sambil melayang di udara.


Perbuatannya itu menarik perhatian semua penduduk di kota tersebut.


Para prajurit yang berada di kota itu langsung datang mendekati Xia Jiao.


"Siapa kamu!? Dan apa tujuanMu sehingga datang ke kota kami ini!?." Tanya seorang komandan pasukan.


"Siapa aku itu tidak penting bagiMu! Dan satu hal lagi yang perlu saya ingatkan! Kamu tidak memiliki hak untuk bertanya kepadaKu! Karena disini, aku yang harus bertanya kepada kalian semua!." Ujar Xia Jiao dengan aura intimidasi yang sangat kuat merembes keluar dari dalam tubuhnya.


Pasukan yang datang mendekati Xia Jiao, secara serentak langsung menjauh dari wanita tersebut.


Wajah ketakutan pun mulai terpancar dari setiap wajah para prajurit yang berada di tempat tersebut.


Sang komandan pasukan yang awalnya berani untuk bersuara, kini tubuhnya gemetar menahan aura intimidasi yang di keluarkan oleh Xia Jiao.


"Aku ingin penguasa kota ini untuk datang kesini! Jika tidak! Aku akan meluluh lantakan kota ini!." Tutur Xia Jiao dengan nada suara yang menekan.


Beberapa prajurit pun langsung pergi untuk memberitahukan hal itu kepada penguasa kota tersebut.


Tidak lama kemudian, seorang pria yang terlihat sudah berusia lima puluhan tahun dengan wajah yang berkharisma datang mendekati Xia Jiao.


"Saya adalah penguasa di kota ini! Apa yang bisa saya bantu!?." Tanya pria tersebut.


"Aku menginginkan agar kamu menutup semua gerbang kota ini dan mencari setiap anggota sekte Kalajengking Merah untuk ku eksekusi!." Tutur Xia Jiao memerintah penguasa kota tersebut.


Mendengar perkataan wanita muda di depannya, penguasa kota tersebut merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar itu.

__ADS_1


"Nona! Bagaimana mungkin hal itu kita lakukan!? Takutnya mereka juga akan datang untuk menghancurkan kota kami ini!." Tutur penguasa kota seperti menolak apa yang Xia Jiao inginkan.


"Baiklah! Jika kamu merasa takut dengan apa yang belum tentu terjadi dan tidak takut dengan apa yang akan terjadi! Aku akan memberikan kehancuran yang besar untuk kotaMu ini!." Ujar Xia Jiao sambil melesat ke udara dan mulai mengerahkan kekuatannya untuk menghancurkan sebagian kota tersebut.


Penduduk kota pun langsung berlarian meninhgalkan kediaman mereka yang terletak di dekat wanita tersebut.


Bola hitam besar berdiameter sekitar sepuluh meter langsung tercipta di udara.


Energi hitam itu pun kini terpecah menjadi beberapa bagian dan langsung meluncur dengan cepat menuju kebawah.


Booommm...booommm...booommm


Ledakan besar pun kini terjadi di kota itu dengan menghancurkan setiap bangunan apa pun yang terkena energi hitam milik Xia Jiao.


Kini wanita itu sudah tidak lagi memiliki rasa belas kasihan sedikit pun.


Tidak ada lagi rasa bersalah di dalam dirinya jika perbuatannya itu akan membunuh orang - orang yang tidak bersalah.


Melihat kehancuran yang telah terjadi hanya dengan sekali serang saja.


Seorang jenderal kecil langsung menghentikan Xia Jiao.


"Siapa kamu!?." Tanya Xia Jiao.


"Aku adalah orang yang berkuasa di kota ini setelah penguasa kota tiada." Jawab jenderal tersebut.


Memang saat itu, penguasa kota sudah kehilangan nyawanya dengan tubuh yang hancur berserakan.


Pria tua itu tidak sempat melarikan diri saat energi hitam milik Xia Jiao menerjang sebagian kota itu.


"Baiklah! Aku akan memberikan waktu kepadaMu selama dua jam saja! Selama waktu yang aku tentukan itu, aku berharap seluruh anggota sekte Kalajengking Merah yang berada di kota ini! Semuanya harus sudah terkumpul di alub - alun kota!." Ujar Xia Jiao.


Sambil melesat menuju ke alun - alun kota tersebut untuk menunggu hasil dari apa yang jenderal itu janjikan.


Jenderal tersebut langsung memerintahkan kepada seluruh prajurit yang ada di kota itu untuk menutup semua gerbang kota dan mulai menyisir satu persatu kediaman, toko, penfinapan, restoran dan sebagainya untuk di periksa.


Akhirnya setelah dua jam kemudian, sekitar seratus lebih orang telah terkumpul di alun - alun kota.


"Nona! Hanya mereka ini yang bisa kami temukan di dalam kota kami ini!." Ucap pria yang adalah seorang jenderal itu.


"Baiklah! Terima kasih atas kerja samanya! Sekarang biarkan aku yang akan mengintrogasi mereka satu persatu!." Ujar Xia Jiao dengan nada suara yang dingin.

__ADS_1


Xia Jiao kemudian mendekati satu persatu anggota sekte Kalajengking Merah dan mulai menanyakan keberadaan para petinggi serta anggota sekte yang lain.


Setiap yang tidak ingin menjawab wanita itu akan mencabut jari tangan serta jari kaki mereka satu persatu hingga mati kehabisan darah.


"Bagi kalian yang ingin mati! Lebih baik memberitahukan dimana para petinggi sekte berada! Agar supaya, aku akan memberikan kematian yang cepat kepada kalian!." Tutur Xia Jiao dengan nada suara serta tatapan yang sangat menakutkan.


Saat seseorang ditanya olehnya namun lama untuk menjawabnya, wanita itu langsung mencabut salah satu jari tangan orang tersebut.


Melihat apa yang di lakukan oleh wanita itu, tubuh sang jenderal langsung bergidik karena merasa ngeri dengan apa yang di lakukan oleh Xia Jiao.


Jenderal tersebut sedikit pun tidak ingin bergumam atau pun memikirkan hal jelek tentang wanita di depannya itu, sebab melihat tingkat kultivasinya, Xia Jiao pasti akan mengetahui setiap pikiran yang buruk terhadapnya.


Setelah sudah puluhan orang yang terbunuh secara tragis, akhirnya seorang pendekar yang juga adalah salah satu tetua di sekte Kalajengking Merah langsung berbicara.


"Para petinggi sekte saat ini sudah berada di sekte cabang di wilayah kekaisaran Dvaravati!." Ucap seorang pria tua.


"Dimana letak kekaisaran tersebut!?." Tanya Xia Jiao.


"Aku belum perna pergi kesana! Sehingga aku tidak tahu keberadaannya!." Jawab pria tua itu.


"Apa nama sekte cabang itu!?." Tanya Xia Jiao lagi.


"Sekte itu bernama Sekte Iblis Hitam!." Jawab pria tua itu.


"Walau pun kamu sudah menjadi seorang pendekar dewa! Tetapi jika kamu ingin untuk menyerang sekte tersebut! Sudah bisa di pastikan bahwa kamu akan terbunuh oleh beberapa pendekar dewa bumi mau pun beberapa pendekar dewa langit." Ujar pria tua itu lagi dengan nada suara yang mengancam sambil tersenyum sinis menatap Xia Jiao.


Dalam sekejab mata, kepala pria tua itu langsung berpisah dari tempatnya.


Wanita itu pun langsung mengerahkan kemampuannya untuk membunuh mereka semua yang ada di tempat itu dengan sekali serangan saja.


"Tebaran bunga persik hitam!." Teriak Xia Jiao sambil menebarkan energi Qi hitam miliknya yang berbentuk bunga persik yang langsung meledakkan semua anggota sekte Kalajengking Merah yang ada di tempat tersebut.


Setelah selesai dengan apa yang dilakukannya tersebut, Xia Jiao langsung bertanya kepada sang jenderal tentang letak dari kekaisaran Dvaravati.


Sang jenderal pun menjawab pertanyaan itu bahwa letak kekaisaran tersebut harus melewati terlebih dahulu wilayah ke kaisaran Qiang dan baru akan tiba di wilayah ke kaisaran Dvaravati.


Sedangkan letak sekte Iblis Hitam sang jenderal tidak mengetahuinya.


Xia Jiao pun langsung melesat untuk menuju kearah yang di tunjukkan oleh sang jenderal untuk ke wilayah kekaisaran Dvaravati.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2