
Long Wang pun mulai memenceritakan serta menjelaskan kepada Ma Guang tentang siapa saja sosok yang terkuat dari bangsa Azura.
"Penguasa! Bangsa Azura itu di pimpin oleh Se Tianlan yang tidak bisa dibunuh oleh siapapun, dengan senjata apa pun serta memiliki kemampuan yaitu lengan seribu, jika setetes darahnya menyentuh tanah, akan muncul Se Tianlan yang lain dengan memiliki kekuatan yang sama persis".
"Se Tianlan memiliki jenderal kanan yaitu Da Wangzi yang biasa di sebut sebagai Pangeran bermahkota dari Neraka".
Da Wangzi sendiri memiliki kemampuan bisa menyemburkan api dari mulutnya, bisa mengendalikan makhluk buas serta tangannya tidak bisa menyentuh kepala siapa pun, karena mereka dalam sekejab bisa menjadi debu".
"Se Tianlan juga memiliki jenderal Kiri yang bernama Zhi Siwang atau biasa di panggil dengan sebutan Dewa Kematian".
"Zhi Shiwan memiliki enam tangan yang masing - masing memegang arit surgawi serta memiliki tiga kepala".
Zhi Shiwang memiliki kemampuan Mata Iblis yang tidak bisa ditatap oleh siapa pun".
"Jika ada yang menatap matanya dalam sekejab akan menjadi batu".
"Ada juga salah satu jenderal besarnya yang bernama Yin She atau biasa di panggil Ular Perak dia bisa berwujud manusia dan bisa menciptakan mayat hidup dari segala jenis makhluk apa pun dan akan berada di bawah kontrolnya serta memiliki racun yang sangat mematikan".
Sedangkan untuk para pasukan dari bangsa Azura sendiri kebanyakan memiliki kemampuan bisa menyemburkan api serta racun yang mematikan dan juga memiliki kemampuan menggunakan berbagai jenis senjata".
"Seperti itulah kekuatann pasukan bangsa Azura". Tutup Long Wang menjelaskan.
"Jika kemampuan mereka seperti itu, sepertinya kita akan mendapatkan kesulitan jika berhadapan dengan mereka".
"Tetapi bagaimana bisa kalian memenangkan pertempuran ribuan tahun yang lalu jika kekuatan serta kemampuan mereka seperti itu?". Tanya Ma Guang penasaran.
"Pada saat itu karena campur tangan dari Penguasa Agung dunia atas sehingga kami bisa memenangkan pertempuran tersebut".
"Se Tianlan sendiri adalah murid dari Penguasa Agung dunia atas, sehingga takut untuk melakukan perlawanan lagi".
"Sebab jika dirinya tidak mendengarkan nasihat gurunya, kelemahan Se Tianlan akan di beritahukan oleh gurunya tersebut agar kami dan juga pasukan langit bisa untuk membunuhnya".
"Karena takut di ketahui kelemahannya, sehingga dengan suka rela dirinya bersama ketiga jenderalnya tunduk dan rela di segel di dunia bawah".
"Namun jika mereka sudah terbebas dari segel tersebut, itu berarti akan terjadi pertempuran besar didunia atas".
"Dan yang aku takutkan adalah, jika mereka mengetahui tubuh Dewa Naga Surgawi yang adalah Naga Hitam dengan aura jahat yang sangat kuat berada di dunia ini, itu berarti dunia inilah yang terlebih dahulu mengalami mimpi buruk tersebut". Tutup Long Wang menjelaskan.
"Jika demikian, hal apa yang harus kita lakukan saat ini?". Tanya Ma Guang.
__ADS_1
"Yang aku ketahui, manusia memiliki teknik formasi penyerang yang di khususkan untuk para iblis atau pun untuk para siluman"
"Dan sepertinya kita bisa menggunakan teknik itu agar dapat menghadapi pasukan mereka dengan mudah".
"Kalau begitu, aku juga harus membicarakan hal ini dengan guruKu Su Tian bersama ketiga saudaranya, guru Shi Feng, tetua Yuan Gao, tetua Sying Tao dan juga tetua Huzhao".
"Hal itu karena mereka lebih senior serta lebih berpengalaman di dalam mengarungi dunia persilatan ini, sehingga mereka pasti lebih tau dariKu tentang formasi pertempuran untuk melawan para iblis".
"Ayo kita pergi ke aula utama sekte untuk membicarakan hal ini dengan mereka". Ajak Ma Guang.
"Maaf Penguasa! Tetapi bagaimana dengan pasukan ras Naga dan juga pasukan ras Serigala yang baru saja tiba di sekte kita? Apa yang harus kami lakukan kepada mereka?". Tanya Long Wang yang di iyahkan oleh Lang Shan.
"Oh, iya...aku hampir melupakan hal itu".
"Kalian atur saja agar mereka bisa menjadi tambahan kekuatan bagi pasukan kita". Tutur Ma Guang.
Ma Guang juga memerintahkan seorang prajurit naga untuk memberitahukan juga hal itu kepada Su Tian dan ketiga saudarahnya serta kepada Shi Feng yang memang tinggal di dalam dunia tersebut.
Mereka pun segera meninggalkan kediaman Ma Guang di dalam dunia kecil yaitu dunia Dewa Surgawi.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba diaula utama sekte.
Hanya beberapa menit saja, kini ketiga petinggi sekte Naga Surgawi serta para guru Ma Guang serta Aguru Xia Jiao sudah tiba di aula utama sekte.
"Kami menghadap patriark!". Ucap ketiga petinggi sekte.
"Silahkan duduk!". Ucap Ma Guang.
Setelah semuanya telah duduk di tempat mereka masing - masing, Ma Guang pun segera memulaikan pembahasan mereka.
"Para guru, serta para tetua sekalian, saat ini kita akan mempersiapkan strategi untuk mengantisipasi kemungkinan yang akan terjadi kedepannya".
"Dan itu sangat berhubungan dengan sekte kita ini dan juga berhubungan dengan keselamatan serta ketentraman wilayah Benua Utara ini".
"Sehingga pada saat ini aku ingin mendengarkan dari kalian tentang Formasi Pertempuran yang biasa digunakan untuk melawan para bangsa Siluman mau pun para bangsa Iblis".
"Apakah ada di antara kalian yang mengetahui atau pun memiliki teknik tersebut?".
"Dan yang saya butuhkan adalah teknik tingkat tinggi". Tutup Ma Guang mengutarakan maksud dirinya memanggil mereka.
__ADS_1
Seorang pria tua pun segera berdiri dan berkata.
"Ijinkan pria tua ini sedikit menyampaikan tentang apa yang baru saja di tanyakan oleh Patriark".
"Memang untuk Formasi Pertempuran yang Patriak maksudkan itu, aku juga memilikinya".
"Namun teknik yang aku miliki hanyalah teknik tingkat Langit, sehingga menurutKu teknikKu ini masih tergolong teknik tingkat rendah jika di bandingkan dengan teknik yang di miliki oleh sekte Bulan Perak".
"Jika lawan kita benar - benar berasal dari bangsa Siluman atau pun bangsa iblis serta memiliki kekuatan serta kemampuan yang setara dengan kekuatan dewa sejati, aku hanya bisa memberikan masukan agar bekerja sama dengan sekte Bulan Perak saja".
"Karena teknik yang mereka miliki adalah teknik tingkat dewa". Tutur Shi Feng.
"Bagaimana pendapat dari yang lain?". Tanya Ma Guang lagi.
"Patriark! Di daratan Benua Utara ini, sepengetahuanKu memang teknik Formasi Pertempuran untuk menghadapi para Siluman mau pun para Iblis, tingkatnya sangat rendah, sehingga apa yang guru Shi Feng sampaikan itu menurutKu sudah tepat". Jawab Sying Tao menyetujui saran dari Shi Feng.
"Iya Patriark, aku juga sependapat dengan tetua Sying Tao". Sambung Su Pang.
"Baiklah, jika memang harus demikian, berarti aku secepatnya harus menuju ke sekte Bulan Perak untuk membicarakan hal ini dengan Patriark Liao Chun".
"Karena kita tidak bisa terlalu lama untuk menunda hal itu".
"Sebab untuk mempelajari teknik tersebut, sudah bisa dipastikan akan membutuhkan waktu yang tidak singkat".
"Pertemuan kita saat ini kita sudahi dahulu, aku akan pergi ke sekte Bulan Perak".
"Kalian tetap tingkatkan kemampuan kalian sampai aku kembali dari Benua Tengah". Tutur Ma Guang sambil berdiri dari kursi kebesarannya.
Ma Guang juga memerintahkan mereka untuk kembali ke tempat mereka masing - masing dan mengajak Jiangjun untuk pergi dengannya ke Benua Tengah.
Setelah mendapatkan perintah dari Ma Guang, akhirnya Long Wang dan Lang Shan segera pergi menemui kembali 100 pasukan ras Naga dan 100 pasukan ras Serigala.
Sedangkan Shi Kang sendiri akan pergi bersama Ma Guang dan Jiangjun untuk menuju ke Benua Tengah.
Su bersaudara dan juga Shi Feng segera kembali ke dunia kecil.
Yuan Gao, Sying Tao serta Huzhao kini kembali ke tempat mereka masing - masing.
~Bersambung~
__ADS_1