
Kini situasi didalam ruangan aula utama sekte Naga Surgawi sangat terlihat canggung saat Zhou Lu Yun memasuki ruangan tersebut.
Namun Ma Guang tetap tidak memperlihatkan perubahan sikap sedikit pun.
Hal itu karena kedatangan wanita tersebut sudah diketahui oleh Ma Guang.
Sehingga pria itu bersikap seperti biasa saat istri termudanya itu memasuki ruangan tersebut.
Sebelum menanggapi perkataan Zhou Lu Yun, Ma Guang terlebih dahulu membubarkan pertemuan yang hanya sandiwara itu.
Ma Guang pun mengajak istrinya itu untuk pergi ke kediaman miliknya agar bisa membicarakan hal penting yang Zhou Lu Yun maksudkan.
Saat keduanya tiba di kediaman mereka, Zhou Lu Yun pun langsung berkata.
"SuamiKu! Apakah kamu akan membantu kekaisaran Zhou jika ada serangan dari kekaisaran Yue Wu!?." Tanya wanita itu dengan nada suara memelas.
Mendengar pertanyaan istrinya, Ma Guang masih tetap diam dan seperti sedang berpikir.
Zhou Lu Yun yang melihat tingkah dari suaminya itu kembali lagi berkata.
"SuamiKu! Apakah kamu memarahiKu?."
"Maafkan aku karena telah membuat kekacauan serta penderitaan bagi rakyat di kekaisaran Zhou ini!."
"Aku sangat menyesal telah melakukan semua itu!."
."Aku berjanji! Aku tidak akan mengulangi lagi perbuatan tersebut!."
"Akan tetapi aku berharap agar kamu bisa memaafkan aku!." Tutur Zhou Lu Yun yang memohon kepada Ma Guang.
Pria itu hanya menarik napasnya dalam - dalam dan kemudian berkata.
"IstriKu! Aku tidak pernah marah kepadaMu!."
"Aku juga sangat mengerti bagaimana pemikiran setiap pemimpin suatu kerajaan atau pun suatu kekaisaran jika mereka merasa memiliki kekuatan untuk mengintimidasi atau pun untuk bisa menaklukan setiap wilayah yang mereka inginkan!."
"Sehingga aku tidak pernah menyalahkan diriMu!."
"Oleh karena itu! Aku selalu menyerahkan semuanya kepadaMu jika itu menurutMu adalah benar!."
"Aku hanya bisa berharap agar supaya kamu bisa mensejahterakan rakyat kita! Itu sudah cukup membuatKu senang melihatnya!."
"Iya suamiKu! Aku akan berusaha untuk melakukan hal itu!." Balas Zhou Lu Yun.
"Baguslah jika itu yang akan kamu lakukan!." Ujar Ma Guang menanggapi perkataan istrinya.
"Jadi masalah apa yang ingin kamu bicarakan denganKu?." Lanjut Ma Guang bertanya kepada wanita didepannya.
__ADS_1
"Begini suamiKu! Aku mendapatkan kabar dari bawahanKu, bahwa pasukan yang dipimpin oleh pangeran Naga Api Surgawi kini telah datang dari benua Selatan untuk menuju ke kekaisaran Yue Wu!."
"Aku merasa takut jika mereka akan menyerang kembali kekaisaran kita!." Tutur Zhou Lu Yun menjelaskan.
"Kira - kira berapa jumlah mereka?." Tanya Ma Guang penasaran.
"Jumlah mereka kira - kira berkisar lima belas ribu pasukan yang terdiri dari tiga kelompok besar pasukan dari ras makhluk surgawi, yaitu ras Naga Api Surgawi, ras Phoenix, ras Serigala serta dua kelompok besar pasukan dari ras makhluk kuno!." Ujar Zhou Lu Yun memberitahukan kepada Ma Guang.
"Jadi menurutMu apa yang akan kami lakukan?." Tanya Ma Guang menanggapi penjelasan Zhou Lu Yun.
"MenurutKu, jika mereka menyerang kekaisaran kita ini, aku membutuhkan bantuan pasukanMu untuk menghadapi mereka!."
"Sebab kekuatan pasukanKu tidak sebanding dengan kekuatan pasukan mereka yang kini sudah berada di tingkat dewa sejati!." Tutur Zhou Lu Yun.
"Baiklah! Aku akan membantuMu jika mereka ingin menyerang kekaisaran kita ini!." Ucap Ma Guang menanggapi perkataan istrinya.
Mendengar perkataan Ma Guang, Zhou Lu Yun yang awalnya duduk berhadapan dengan suaminya dan juga terdapat sebuah meja didepannya segara bangkit dari tempat duduknya dan pindah duduk disamping Ma Guang sambil menyandarkan tubuhnya serta kepalanya ke bahu pria tersebut.
Sikap wanita itu kini mulai manja kepada Ma Guang.
Pria itu pun segera memeluk tubuh wanita tersebut sambil membelai rambut panjang dan berwarna hitam lurus milik Zhou Lu Yun.
Ma Guang juga tidak lupa mengecup kening wanita tersebut.
Hal itu agar wanita yang berada didalam pelukannya tersebut merasa nyaman dan merasa percaya dengan Ma Guang.
Pikiran wanita itu pun mulai merencanakan sesuatu yang busuk dibelakang Ma Guang.
Namun wanita itu tidak mengetahui jika kini kekuatan Ma Guang sudah berada ditingkat Dewa Sejati.
Walau pun begitu, tetapi memang Ma Guang juga sebagai seorang pria sejati tetap merasa rindu dengan istrinya tersebut.
Keduanya pun memasuki kamar pribadi mereka dan melanjutkan aktivitas untuk memadu kasih serta melepaskan hasrat yang sudah lama tidak disalurkan.
Setelah selesai, keduanya membersihkan diri dan mengganti pakaian mereka berdua.
Keduanya pun melanjutkan aktivitas untuk menikmati keindahan alam yang berada di sekitar wilayah sekte sambil melanjutkan pembicaraan.
Ma Guang pun meyakinkan kepada Zhou Lu Yun bahwa dirinya akan membantu kekaisaran Zhou.
Akhirnya Zhou Lu Yun pun kembali ke markas pasukan Api Angin dengan hati yang berbunga - bunga.
Sebab semuanya telah berjalan sesuai dengan rencananya.
Sedangkan Ma Guang sendiri, segera mengumpulkan semua pemimpin pasukannya di ruangan aula utama sekte untuk kembali membicarakan informasi yang baru saja dia ketahui dari istrinya tersebut.
Saat semua petinggi telah terkumpul, Ma Guang pun kembali menyampaikan apa yang telah dia dengar dari Zhou Lu Yun.
__ADS_1
Semua yang hadir diruangan itu langsung terkejut setelah mendengar apa yang telah disampaikan oleh Ma Guang.
"Penguasa! Jika memang benar kekuatan pasukan yang dipimpin oleh Long Disan sebanyak itu! Sepertinya kita harus benar - benar mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi mereka!."
"Sebab jumlah pasukan kita masih sangat sedikit!."
"Jadi, bagaimana mungkin kita menghadapi mereka!."
Long Wang langsung menanggapi penyampaian Ma Guang.
Sebab jumlah pasukan mereka yang hanya berkisar Tujuh Ribu lebih jumlahnya itu, tidak akan mungkin bisa menghadapi pasukan Long Disan.
"Sebelum kita berpikir bahwa benar informasi yang diberikan oleh istriKu itu! Aku terlebih dahulu ingin mengutus dua orang anggota sekte kita ini untuk mencari tahu terlebih dahulu akan kebenarannya!."
Tutur Ma Guang yang belum sepenuhnya percaya dengan informasi dari istri termudanya itu.
Ma Guang menunjuk Shi Lauw dan juga jenderal Diyi Long untuk segera pergi memeriksa informasi yang baru saja mereka dengar tersebut.
Kedua jenderal dari dua makhluk yang berbeda itu pun segera pergi meninggalkan ruangan itu.
Sedangkan Ma Guang dan yang lainnya kini sedang mempersiapkan strategi untuk menghadapi pasukan yang dipimpin oleh Long Disan jika informasi itu memang benar adanya.
Ma Guang pun memerintahkan kepada pasukan surgawi untuk terlebih dahulu menghadapi para makhluk tersebut.
Sedangkan untuk pasukan Naga Api dan juga pasukan Kilin Api akan melakukan serangan dadakan kepada lawan mereka.
Semua yang hadir didalam ruangan itu pun menyetujui rencana Ma Guang tersebut.
Hal itu karena pasukan surgawi memiliki baju Zirah serta senjata tingkat dewa sejati yang dapat dengan muda untuk bisa melukai setiap tubuh pasukan makhluk Surgawi walau memiliki kulit sekeras apa pun.
Seluruh makhluk ras Surgawi, hanya ada satu makhluk ras surgawi yang sulit untuk dilukai, yaitu ras Kura - Kura.
Karena makhluk itu adalah salah satu dari empat makhluk surgawi yang paling kuat.
Shen Tian yang mendengar penjelasan Ma Guang tanpa menunggu lama lagi, sang pemimpin pasukan surgawi itu pun mengiyahkan akan rencana tersebut.
Sebab dirinya sangat merasa yakin bisa membuat pasukan yang dipimpin oleh Long Disan kewalahan menghadapi senjata pasukannya.
Setelah selesai mengatur strategi, seluruh pasukan pun segera disiapkan untuk menghadapi pertempuran besar.
Sedangkan untuk para petinggi serta anggota sekte Naga Surgawi tidak dilibatkan didalam pertempuran itu.
Sebab Ma Guang tidak ingin nyawa mereka hilang dengan percuma.
Walau pun sudah ada beberapa diantara mereka yang memiliki kekuatan sebagai seorang pendekar dewa agung tingkat puncak, namun kekuatan tersebut belum cukup untuk mengimbangi kekuatan seorang Dewa Sejati.
~Bersambung~
__ADS_1