Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 225. Kepedihan Xia Jiao


__ADS_3

Tubuh Xia Jiao yang kini sedang terluka langsung di giring oleh pria tua itu ketempat yang menurutnya sangat tepat untuk mencicipi tubuh indah dari gadis itu.


Pedang milik Xia Jiao sudah di rampas oleh Hong Mogui, serta jalan darahnya sudah di totok oleh pria tua itu agar gadis tersebut tidak lagi bisa untuk melakukan perlawanan kepadanya.


Saat sudah berada di tempat yang tepat dan nyaman menurut pria tua itu, tubuh Xia Jiao pun mulai di rebahkan.


Satu persatu kain yang menutupi tubuhnya mulai di lepaskan oleh pria tua itu.


Mata gadis tersebut mulai berkaca - kaca sampai air matanya meluap dan membanjiri pipinya.


Gadis cantik itu tidak menyangka bahwa dirinya akan mengalami hal se tragis ini.


Gadis itu langsung berpikir untuk mengakhiri hidupnya jika nanti pria tua itu tidak membunuhnya.


Pria tua itu seakan ingin menikmati seluruh permukaan kulit Xia Jiao, sehingga dirinya mulai mencium bibir gadis cantik itu dan mulai turun kebawah sambil menjulurkan lidahnya dan menyentuh kulit halus dari gadis itu.


Bagaikan seekor singa yang mendapatkan mangsanya, pria tua itu mulai menggerayangi tubuh gadis berkulit putih halus dan lembut, rambut hitam lurus dan panjang, bentuk muka yang oval, mata sipit dengan alis yang lancip dengan hidung yang mancung dan kecil serta bibir yang mungil.


Setelah selesai menikmati tubuh gadis itu dengan bibir dan lidahnya, pria tua itu pun mulai melepaskan pakaian yang menutupi tubuhnya untuk melakukan penyelesaian akhir.


Saat pria itu baru saja ingin melakukan penetrasi ke area vital gadis tersebut, sebuah tendangan yang keras langsung mengenai tubuhnya.


Buuuaaakkk


Tubuh pria tua itu langsung terpental kearah samping dan kembali di serang lagi dengan tendangan oleh seorang pria tua yang lain.


Pria tua yang baru saja memukul pria tua mesum itu adalah Shi Feng, guru dari Xia Jiao.


Shi Feng sebenarnya sudah tiba di tempat dimana asal cahaya yang memancar dari batu formasi yang di hancurkan oleh Xia Jiao.


Namun karena tubuh Xia Jiao sudah di pindahkan oleh pria tua itu, sehingga Shi Feng tidak langsung menemukannya.


Saat tidak mendapati sosok gadis tersebut, Shi Feng langsung mengedarkan kekuatan mata ketiga miliknya.


Dan setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Shi Feng dapat melihat tubuh muridnya kini sedang di cabuli oleh seorang pria tua dari sekte besar aliran hitam yang berasal dari benua tengah.


Dengan cepat Shi Feng menuju ke tempat dimana muridnya dan pria tua mesum itu berada dan langsung menendang tubuh pria tua itu.


Shi Feng melanjutkan serangan tendangannya dengan energi Qi yang besar miliknya.


Booommm


Saat ledakan itu terjadi, saat itu pula tubuh pria tua itu menjadi kabut darah dan bertebaran ke segala arah.


Sedangkan Hong Mogui, saat merasakan ada aura pendekar dewa bumi yang mendekat, pria berbadan kekar dan berambut merah itu langsung melesat pergi menjauh dari tempat itu.


Dan benar saja, saat dirinya pergi, hanya berbeda beberapa detik saja Shi Feng sudah tiba di tempat tersebut dan mulai mencari keberadaan Xia Jiao.


Hong Mogui tidak sempat memberitahukan hal itu kepada pria tua yang adalah rekannya.


Shi Feng juga menyadari bahwa ada sosok pendekar agung yang baru saja meninggalkan tempat tersebut.

__ADS_1


Namun pikiran pria tua itu hanya terfokus untuk mencari muridnya tersebut.


Setelah membuat pria tua itu menjadi kabut darah, Shi Feng langsung menutup tubuh gadis itu dan langsung menotok kembali jalan darah yang telah di hentikan oleh pria tua mesum.


"Jiao'er! Cepat gunakan pakaianMu uncap Shi Feng yang langsung membalikkan badannya.


Pikiran Xia Jiao kini sedang berkecamuk, setelah dirinya terlepas dari pengaruh totokan tersebut, gadis itu pun mulai mengerahkan seluruh energi Qi miliknya untuk meledakkan dirinya.


Melihat hal tersebut, Shi Feng langsung membuat gadis itu pingsan dan memakaikan pakaiannya dan langsung membawah pergi menuju ke tempat dimana Xia Jiao di latih.


Kekuatan serta kesadaran jiwa gadis tersebut sangat terluka.


Xia Jiao sangat terpukul dengan apa yang baru saja dia alami.


Walau pun kondisinya saat itu sedang pingsan, namun air matanya terus berderai dan membasahi pipinya.


Shi Feng terus melesat menuju tempat tinggalnya.


Beberapa saat kemudian, Shi Feng tiba di kediamannya dan langsung membaringkan tubuh Xia Jiao di ranjang.


Pria tua itu langsung memeriksa luka di jiwa yang Xia Jiao alami.


Kekuatan jiwa Shi Feng langsung memasuki dunia jiwa Xia Jiao.


Di dunia jiwa Xia Jiao, kekuatan jiwa pria tua itu melihat sosok gadis yang sedang menangis tersedu - sedu di pinggiran lautan jiwa miliknya sendiri.


Kekuatan jiwa Shi Feng langsung mendekati sosok gadis tersebut dan duduk juga di sampingnya.


"Jiao'er! Kuatkanlah hati serta pikiranMu, memang apa yang kamu alami adalah sesuatu yang sangat menyakitkan untukMu, tetapi semua itu bukanlah menjadi akhir dari hidupMu, di luar sana masih banyak orang - orang yang selalu merindukanMu dan bisa menerima diriMu apa adanya".


"Guru! Aku tidak berani lagi untuk bertemu dengan Ma Guang, diriKu ini sudah tidak pantas lagi untuknya". Ujar Xia Jiao yang sangat frustasi dengan keadaannya saat itu.


"Ma Guang!? Apakah dia itu pendekar muda yang menghadapi patriak sekte Beruang Putih saat berada di ibu kota kekaisaran!?". Tanya Shi Feng dengan penasaran.


"Iya guru! Dialah orangnya". Jawab Xia Jiao.


"Apakah dia adalah kekasihMu!?". Tanya Shi Feng lagi.


Xia Jiao tidak langsung menjawab pertanyaan gurunya itu, melainkan gadis itu mulai menjelaskan hubungan antara dirinya dan Ma Guang.


Setelah mendengar penjelasan dari gadis tersebut, Shi Feng langsung berkata.


"Jiao'er! Mungkin menurut pemikiranMu pendekar muda itu akan membenci diriMu saat mengetahui apa yang telah terjadi denganMu saat ini, tetapi jika di lihat dari sifatnya, pemuda itu tidak seperti dengan apa yang kamu pikirkan itu, karena pemuda itu sangat memperhatikan orang - orang terdekatnya serta selalu berusaha untuk melindunginya". Tutur Shi Feng menghibur jiwa Xia Jiao.


"Guru! Karena hal itulah sehingga aku merasa tidak layak lagi untuk dirinya". Ucap Xia Jiao lagi menguatkan pemikirannya.


"Jiao'er! Guru hanya mengingatkan saja kepadaMu, bahwa di dunia luar sana, diriMu sangat dibutuhkan oleh banyak orang, sebab hal yang terjadi pada diriMu, akan terjadi juga kepada para gadis - gadis yang lain, sehingga diriMu harus tetap hidup untuk membasmi para anggota sekte aliran hitam yang selalu berbuat semena - mena di dunia luar sana". Ujar Shi Feng lagi menasihati Xia Jiao.


"Jiao'er! Pikirkan kata - kata yang guru katakan ini, guru berharap kamu akan tetap menjadi seorang yang akan menjadi berkat bagi banyak orang untuk kedepannya". Ucap Shi Feng sambil berdiri untuk pergi meninggalkan jiwa Xia Jiao.


Saat jiwa Shi Feng meninggalkan jiwa Xia Jiao, gadis itu pun langsung memikirkan kata - kata Shi Feng.

__ADS_1


Gadis yang awalnya sedang menangis tersedu - sedu, kini sudah mulai berubah menjadi seorang gadis yang penuh dengan kebencian dan amarah terhadap seorang pria yang berpemikiran mesum terhadapnya.


Pemikiran gadis itu kini tertuju kepada para pendekar aliran hitam dan juga kepada para pria hidung belang.


Dunia jiwa gadis tersebut kini mulai di penuhi kabut hitam, dan hal itu mulai mempengaruhi tubuhnya.


Bibir gadis tersebut mulai menghitam, kuku - kuku di jari tangan dan kaki pun ikut juga berubah berwarna hitam.


Kulit yang awalnya terlihat putih bersih dan memancarkan aura kecantikan serta kelembutan, kini sudah terlihat pucat pasi.


Shi Feng yang melihat perubahan tersebut langsung tersentak kaget dan tanpa dia sadari langsung mengucapkan kata - kata.


"Energi Hitam Hati Iblis!". Seru pria paruh baya tersebut.


Pria paru baya itu langsung melesat menjauh dari tubuh Xia Jiao.


"Gadis ini memiliki tubuh dewa iblis!? Bagaimana mungkin aku tidak mengetahuinya!?". Gumam Shi Feng merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia lihat tersebut.


Di dalam dunia jiwa Xia Jiao, kini kabut hitam tersebut semakin tebal dan memenuhi dunia jiwa miliknya dengan sangat cepat.


Beberapa saat kemudian, sesuatu yang besar pun terjadi.


Booommm


Ledakan besar terjadi di atas gunung dimana tempat Shi Feng tinggali.


Ledakan itu langsung menghancurkan sebagian dari area di gunung tersebut.


Booommm


Ledakan kedua kembali terjadi, yang lebih memperparah lagi kehancuran di gunung itu.


Beberapa saat kemudian, aura iblis yang mencekam itu pun mulai melemah.


Shi Feng dengan berhati - hati kembali untuk melihat keadaan gadis tersebut sambil bergumam di dalam hatinya.


"Sangat mengerikan! Setelah tubuh dewa iblis miliknya telah di aktifkan, Jiao'er langsung bisa menerobos dua tingkat kultivasi sekaligus".


"Jadi saat ini Jiao'er sudah mencapai tingkat pendekar dewa langit tingkat dasar".


Saat mendekat ketempat dimana Xia Jiao berada, pria tua itu kini melihat sosok gadis yang sangat menakutkan untuk dilihat sedang melayang di udara.


"Jiao'er!". Panggil Shi Feng kepada muridnya itu.


Gadis itu langsung menatap kearah Shi Feng sambil berkata. "Ada apa guru!? Kenapa tatapan mata guru seperti itu kepadaKu!?". Tanya Xia Jiao dengan nada suara yang datar.


"Guru hanya tidak menduga saja, jika tingkat kultivasiMu naik dua tingkat dengan sangat cepat". Jawab Shi Feng jujur.


Xia Jiao langsung mendekati pria tua itu dan berkata.


"Guru! Aku akan membuat setiap pendekar dari sekte aliran hitam lenyap dari muka bumi ini". Ujar Xia Jiao dengan tatapan mata yang bengis.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2