Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 328. Merasakan Dikhianati


__ADS_3

Setelah Zhou Lu Yun memarahi Lan Fengsi, pria tua itu langsung pamit undur diri dan berkata.


"Mohon maaf jika kata - kata hamba telah menyinggung hati dan perasaan tuan putri! Hamba pamit undur diri!." Tutur Lan Fengsi sambil menangkupkan tangannya dan berbalik serta langsung berjalan keluar dari dalam ruangan tersebut dan meninggalkan tempat itu.


Setelah Lan Fengsi meninggalkannya, Zhou Lu Yun langsung kembali memikirkan lagi informasi yang di sampaikan oleh pria tua itu.


"Sepertinya aku terlalu cepat mengambil keputusan untuk tidak mempercayai pria tua itu! Ada baiknya aku menanyakan lagi kepadanya dari mana dirinya mendapatkan informasi tersebut, serta siapa yang membocorkan rahasia itu!." Pikir Zhou Lu Yun yang merasa bersalah dengan tindakannya terhadap Lan Fengsi.


Zhou Lu Yun pun langsung memanggil seorang prajurit yang berjaga agar memanggil kembali leluhur Lan Fengsi.


Prajurit yang menerima perintah dari Zhou Lu Yun langsung bergegas pergi memanggil Lan Fengsi untuk menghadap Zhou Lu Yun lagi.


Setelah bertemu dengan Lan Fengsi yang saat itu telah berada di tempat yang dia tinggali, prajurit tersebut langsung berkata.


"Leluhur Lan! Anda di panggil lagi oleh tuan putri untuk kembali menghadap dirinya!." Tutur prajurit tersebut sambil menangkupkan tangannya.


Mendengar perkataan sang prajurit, Lan Fengsi langsung berpikir.


"Apa yang tuan putri inginkan?."


"Baiklah! Ayo kita pergi!." Ujar Lan Fengsi kepada prajurit di depannya.


Keduanya langsung berjalan untuk menuju ke tempat dimana Zhou Lu Yun berada.


Setelah tiba di depan pintu masuk bangunan dimana Zhou Lu Yun berada, Lan Fengsi langsung di persilahkan untuk memasuki tempat tersebut.


Pria tua itu langsung melangkah memasuki ruangan dimana Zhou Lu Yun berada.


Setelah sudah berhadapan dengan Zhou Lu Yun, Lan Fengsi langsung menyapanya seraya memberi hormat.


"Hamba kembalu menghadap tuan putri!."


Zhou Lu Yun langsung mempersilahkan duduk kepada pria tua itu.


Kini wajah wanita itu terlihat sudah tidak sama dengan saat dirinya tinggalkan sebelumnya.


"Leluhur Lan! Mohon maaf atas segala perkataanKu sebelumnya jika telah menyinggung perasaan leluhur!." Tutur Zhou Lu Yun ramah.

__ADS_1


"Saat ini aku ingin kembali mempertanyakan informasi apa lagi yang leluhur Lan ketahui!?." Ujarnya dan menutupnya dengan pertanyaan.


"Tuan putri! Sebenarnya kabar tentang kepergian jenderal Huzhao untuk menemui kaisar kekaisaran Yue Wu sudah di ketahui terlebih dahulu oleh pihak kekaisaran Yue Wu sendiri! Dan informasi yang mereka dapatkan itu berasal dari pasukan Api Angin sendiri! Sedangkan informasi tersebut aku dapatkan dari ketua sekte Iblis Darah yang kini sudah berada di kekaisaran itu untuk mendukung kekuatan kekaisaran Yue Wu bersama dengan pasukan ras naga surgawi yang adalah musuh dari ras naga surgawi yang pendekar Ma Guang miliki!."


"Disaat mereka telah mengetahui akan maksud serta tujuan kedatangan dari jenderal Huzhao, secara bersamaan mereka juga telah mengetahui kekuatan dari pasukan Api Angin serta pasukan dari ras Ular Surgawi yang mendukung kekuatan dari pasukan kekaisaran Zhou serta teknik untuk meningkatkan kekuatan sejati para makhluk surgawi di dunia kita ini!."


Kata - kata leluhur Lan Fengsi menjelaskan kepada Zhou Lu Yun.


"MenurutMu siapa orang yang berani membocorkan rahasia sebesar itu kepada mereka!?." Tanya Zhou Lu Yun dengan emosi yang mulai tersulut setelah mendengar penjelasan dari pria tua di depannya itu.


"Menurut hamba, orang yang membocorkan rahasia itu adalah orang yang mengetahui juga tentang teknik itu serta tentang rencana yang telah di atur oleh tuan putri!." Jawab Lan Fengsi serta memberikan masukan kepada wanita cantik di depannya.


Perkataan pria tua itu langsung membuat wanita itu mulai berpikir tentang siapa saja yang pada saat itu berada bersama - sama dengannya saat proses peningkatan kekuatan ras ular surgawi dan juga para ras makhluk kuno.


"Menurutku teknik itu hanya di ketahui oleh kami berempat yang sebagai istri dari Ma Guang serta hanya di ketahui oleh ras naga serta ras kilin api sendiri! Namun setelah itu, rahasia teknik tersebut juga di ketahui oleh jenderal Huzhao dan juga kedua jenderal lainnya! Sehingga bisa di simpulkan bahwa, rahasia semua itu hanya bisa di bocorkan oleh mereka bertiga!."


"Jika demikian, aku akan memanggil mereka bertiga datang kesini untuk di introgasi!." Pikir Zhou Lu Yun.


Wanita itu langsung memanggil seorang prajurit lagi untuk memanggil Huzhao dan juga dua jenderal lainnya.


Tidak lama kemudian akhirnya ketiga orang yang di maksudkan pun langsung memasuki ruangan dimana Zhou Lu Yun dan juga Lan Fengsi berada.


Hal tersebut di ikuti juga oleh kedua jenderal yang mengikuti Huzhao dari belakang.


"Kalian berdua keluarlah dahulu, karena ada hal penting yang akan aku tanyakan terlebih dahulu kepada jenderal Huzhao!." Perintah Zhou Lu Yun kepada kedua jenderal lainnya.


Kedua jenderal itu langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh Zhou Lu Yun untuk keluar dari ruanhan tersebut.


Dan Zhou Lu Yun pun langsung berkata dan melontarkan pertanyaan kepada Huzhao dengan nada suara serta aura yang penuh dengan intimidasi dari seorang Pendekar Dewa Agung.


"Huzhao! NyawaMu telah di ampuni oleh suamiKu, akan tetapi tidak denganKu jika kamu melakukan penghianatan!."


"Aku ingin bertanya kepadaMu! Dan aku berharap kamu menjawab pertanyaanKu ini dengan jujur!."


"Hamba siap untuk menjawab pertanyaan tuan putri dengan jujur! Tutur Huzhao dengan penuh ketegasan sambil menangkupkan tangannya menaggapi perkataan Zhou Lu Yun.


"Bagus! Memang itu yang aku harapkan dariMu!." Balas Zhou Lu Yun menanggapi perkataan Huzhao.

__ADS_1


"Huzhao! Apakah kamu telah memberitahukan kepada orang lain tentang teknik, rencana serta kekuatan dari pasukan kita!?." Lanjur Zhou Lu Yun bertanya kepada Huzhao.


Huzhao yang mendengar pertanyaan tersebut langsung terkejut dan teringat akan apa yang telah dia sampaikan kepada sahabatnya.


"Sial! Ternyata dia belum juga berubah dan meninggalkan sekte Kelabang Neraka! Sepertinya dia sudah membocorkan kepada orang lain apa yang telah aku sampaikan kepadanya sebagai suatu peringatan!." Pikir Huzhao.


Melihat pria yang ditanyai olehnya hanya diam, Zhou Lu Yun kembali bertanya kepada kepada Huzhao.


"Huzhao! Kenapa tidak menjawab pertanyaanKu?." Teriak wanita itu dengan geram kepada pria tersebut.


Mendengar nada suara Zhou Lu Yun yang berteriak membentaknya, Huzhao langsung mengambil sikap berlutut dan langsung bersujud seraya berkata.


"Tuan Putri! Hamba mengaku bersalah dan siap untuk menerima hukuman! Akan tetapi sebelum hamba menerima hukuman dari tuan putri, hamba mohon ijinkan hamba untuk membunuh orang yang menghianati hamba!." Tutur Huzhao.


"Apa maksud dari perkataanMu itu?." Tanya Zhou Lu Yun untuk lebih memperjelas serta untuk memastikan lagi maksud dari perkataan Huzhao.


"Memang hamba akui, bahwa hamba telah memberitahukan hal itu kepada sahabatku dengan maksud agar dirinya menjauh dari wilayah kerajaan Chu karena akan terjadi suatu pertempuran yang besar antara kekaisaran Zhou dan juga kekaisaran Yue Wu! Hal itu karena dirinya telah membantu untuk menjaga keselamatan istri dan anak - anakku saat masih berada di benua tengah!." Jawab Huzhao menjelaskan alasannya kenapa dia melakukan hal itu.


Kedua tangan Zhou Lu Yun langsung di kepalkan dan berniat untuk membunuh pria yang sedang bersujud di depannya tersebut.


Leluhur Lan Fengsi yang melihat hal itu langsung berkata untuk menghentikan tindakan Zhou Lu Yun di saat wanita itu akan melesat untuk membunuh Huzhao.


"Tunggu Tuan Putri! Jangan membunuhnya! Sepertinya masih ada banyak hal yang sangat penting yang harus kita ketahui dari jenderal Huzhao!." Ujar pria tua itu sambil berteriak.


Mendengar teriakan Lan Fengsi, Zhou Lu Yun langsung mengurungkan niatnya dan langsung menatap serta bertanya kepada pria tua itu.


"Kenapa kamu menghentikanKu? Dan apa lagi yang akan di tanyakan kepada penghianat ini?." Tutur Zhou Lu Yun sambil berteriak membentak Lan Fengsi.


"Tuan Putri! Jika anda membunuh jenderal Huzhao, apakah kita akan mengetahui identitas orang yang membocorkan rahasia kekuatan pasukan kita sehingga pihak kekaisaran Yue Wu bisa mengetahuinya?."


"Dan bukan hanya itu saja! Kita juga harus mengetahui maksud serta tujuan dan rencana mereka sehingga mau membocorkan rahasia yang sangat penting itu!."


Lan Fengsi menjawab pertanyaan Zhou Lu Yun serta menjelaskan alasan mengapa dirinya menghentikan tindakan wanita itu.


Zhou Lu Yun yang mendengar perkataan pria tua itu langsung menyangganya.


"Jika hanya seperti itu alasannya! Nanti kita selidiki saja hal itu! Asalkan penghianat ini secepatnya harus mati di tanganKu!." Tutur Zhou Lu Yun dengan geramnya.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2