Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 402. Mendapatkan Perhatian


__ADS_3

Setelah mendapatkan persetujuan dari ayah dan ibu mereka berdua, Ma Guang pun kini kembali bertanya kepada Hong Jiannan dan juga Hong


Yilan.


“Bagaimana? Apakah kalian sudah siap untuk ikut bersama denganKu ke sekte Naga Surgawi?.”


Mendengar pertanyaan Ma Guang, keduanya hanya diam seakan ingin memutuskan apakah mereka akan pergi atau tidak.


Hong Jiannan yang berkeinginan untuk secepatnya meningkatkan kultivasinya segera menjawab.


“Iya! Aku sudah siap untuk mengikuti Guang gege!.”


Mendengar jawaban kakaknya, Hong Yilan pun ikut juga mengiyahkan pertanyaan Ma Guang.


Mendengar kesiapan kedua adiknya untuk mengikutinya kesekte Naga Surgawi, Ma Guang pun berkata.


“Kalau begitu, cepat bereskan barang – barang kalian! Karena kita akan secepatnya untuk pergi!.”


Mendengar perkataan Ma Guang, keduanya pun segera membereskan barang – barang mereka.


Kini terlihat Hong Yilan sibuk membawa barang – barang ditangannya.


Ma Guang yang melihat hal itu hanya bisa tersenyum menatap adik perempuannya itu yang kini sudah bingung untuk membawa semua barang miliknya.


“Lan’er! Apakah kamu tidak memiliki cicin penyimpanan?.” Tanya Ma Guang sambil tersenyum.


Gadis itu hanya menanggapi perkataan kakaknya tersebut dengan menganggukan kepalanya.


Dengan segera Ma Guang melemparkan cincin penyimpanan kepada gadis itu sambil menyuruhnya untuk memberikan sedikit darahnya dibenda itu.


Hong Yilan pun menuruti perkataan kakaknya tersebut dan mencoba untuk menggunakannya.


Akan tetapi gadis itu tidak bisa menggunakan benda tersebut, sehingga Hong Jiannan pun mendekatinya dan memberikan petunjuk kepada adiknya itu agar bisa menggunakan benda yang baru saja diberikan oleh Ma Guang.


Akhirnya wajah gadis itu kini tersenyum bahagia karena sudah bisa menggunakan benda tersebut.


Berbeda dengan Hong Jiannan, pemuda itu telah diberikan cincin ruang oleh Ma Guang saat mereka kembali dari benua tengah. Sehingga pemuda itu kini tidak kesulitan untuk mengemasi barang – barangnya.


Setelah selesai membereskan barang – barang keduanya, akhirnya mereka pun pamit undur diri untuk pergi mengikuti Ma Guang.


Sama halnya dengan Ma Guang, pria itu juga berpamitan dengan ibunya sambil saling berpelukan.


Kebahagiaan kini tergambar di wajah wanita tua itu karena bisa melihat hubungan kedua anaknya dengan Ma Guang.


Akhirnya ketiga pergi meninggalkan kediaman Hong Mogui tersebut.


Setelah mereka tiba di aula sekte Beruang Matahari, semua mata kini secara bergantian menatap kearah Ma Guang, Hong Jiannan dan juga Hong Yilan.


Mereka sedang berpikir mengapa Hong Yilan juga ikut dengan Ma Guang memasuki aula utama sekte tersebut.

__ADS_1


Namun Ma Guang langsung berkata kepada patriark dan juga para petinggi sekte itu.


“Patriark! Dan semua yang hadir, kami akan segera kembali ke sekte kami! Dan saat ini juga aku akan membawa kedua adikKu! Aku harap patriak dan seluruh petinggi sekte sekalian untuk bisa menjaga ibuKu dan juga ayah mereka berdua!.”


“Dewa Ma! Kami akan menjaga mereka dengan sebaik mungkin sesuai dengan kemampuan yang sekte kami miliki! Ucap patriark Tien Chou dengan tegas.


“Terima kasih atas kesediaan patriark dan juga para leluhur serta para tetua sekalian! Aku tidak akan melupakan semua kebaikan kalian!.” Tutur Ma Guang.


Pria itu juga langsung berpamitan dengan para petinggi disekte tersebut. Sedangkan jenderal Shi Kang bersama dua puluh lima pasukan Kilin Api dan juga dua Puluh lima pasukan Naga, akan tetap tinggal untuk menjaga sekte tersebut.


Namun keberadaan mereka tidak bisa diketahui oleh setiap anggota sekte Beruang Matahari.


Kini rombongan Ma Guang telah pergi meninggalkan sekte tersebut.


Saat mereka melesat ke udara, tidak lama kemudian mereka pun menghilang tanpa jejak aura yang mereka tinggalkan.


Sedangkan untuk jenderal Shi Kang bersama lima puluh pasukan yang di pimpinnya dengan cepat juga menghilang dari pandangan semua anggota sekte itu.


“Tidak disangka! Kekuatan setingkat dewa memang kemampuannya terbangnya ternyata sangat sulit untuk kita lhat!.”


Mereka berpikir bahwa Ma Guang telah melakukan perjalanan dengan cara terbang untuk kembali kesekte Naga Surgawi.


Mereka tidak mengetahui bahwa Ma Guang hanya menggunakan portal ruang dan waktu agar mereka bisa tiba di sekte Naga Surgawi.


Sedangkan Hong Jiannan dan juga Hong Yilan yang baru untuk pertama kalinya melakukan perjalanan dengan menggunakan portal ruang dan waktu, merasa sangat terkejut merasakan sensasinya.


Sedangkan Hong Yilan berbeda dengan kakaknya, gadis itu langsung memeluk Ma Guang karena merasa takut dengan apa yang baru dia rasakan itu.


Ma Guang hanya bisa tersenyum melihat tingkah adik perempuannya itu.


Tidak lama kemudian akhirnya mereka pun kini telah tiba di markas sekte Naga Surgawi.


Kedua kakak beradik itu merasa sangat terkejut karena bisa merasakan energy Qi yang sangat tebal di wilayah sekte tersebut.


Hal itu karena kini energy Qi di sekte itu sudah tidak ada lagi yang menyerapnya. Sebab hal itu sudah tidak terlalu berguna untuk para pendekar yang ada di sekte itu.


Sebab semuanya kini telah memiliki kultivasi sebagai pendekar dewa dan tubuh mereka sudah terbiasa menyerap sumber daya tingkat tinggi yang di berikan oleh Ma Guang.


Sedangkan untuk keduanya tidak terlalu sering untuk menyerap sumber daya yang diberikan oleh Ma Guang.


Sebab Hong Mogui selalu memperingatkan kepada kedua anaknya agar melatih kekuatan fisik mereka secara alami dengan berlatih, sebelum meningkatkan kemampuan mereka dengan menyerap sumber daya tingkat tinggi yang diberikan oleh Ma Guang kepada mereka.


Itulah mengapa kekuatan Hong Mogui melebihi kekuatan seorang pendekar yang memiliki kultivasi setara dengannya. Sama halnya dengan adiknya Hong Yilan


Sebelum keduanya diantarkan kekediaman mereka, Ma Guang terlebih dahulu mengajak mereka untuk menemui para petinggi sekte untuk memperkenalkan keduanya.


Setelah sudah selesai memperkenalkan keduanya kepada seluruh anggota sekte yang saat itu berada didalam sekte, akhirnya Ma Guang mengantarkan keduanya ke tempat yang akan menjadi kediaman mereka.


Ma Guang pun menanyakan kepada Hong Yilan apakah dirinya ingin tinggal bersama dengan Hong Jiannan ataukah dirinya ingin untuk memiliki tempat tinggal sendiri.

__ADS_1


Hong Yilan yang merasa sangat aman jika sudah berada didalam wilayah sekte itu langsung menjawab bahwa dirinya ingin tinggal sendiri saja.


Akhirnya Ma Guang pun mengikuti kemauannya itu dan memberikan suatu bangunan sederhana untuk Hong Yilan tempati.


Gadis itu merasa sangat senang bahwa kakaknya tersebut terus memberikan perhatian kepadanya.


Itu juga karena sifat Hong Yilan selalu dimanjakan juga oleh ibunya, sehingga gadis itu selalu mengharapkan perhatian yang lebih juga dari Ma Guang.


Di istana kekaisaran Baiyue, terlihat Feng Jiang sangat murka saat sedang berbicara dengan sang kaisar.


Hal itu karena pengawalan yang dilakukan oleh sekte Beruang Matahari, sehingga pasukan makhluk kuno yang adalah para bawahannya kini telah banyak yang terbunuh serta pemimpinnya kini telah mengundurkan diri untuk membantunya mencapai apa yang dia inginkan.


“Aku harus menghancurkan sekte itu agar supaya lenyap dari muka bumi ini!.”


“Mohon ampun Yang Mulia! Akan tetapi menurutKu, kita tidak boleh bertindak gegabah, sebab jika kita menyerang sekte itu dan pasukan Naga sedang melindunginya, kita akan mendapatkan kesulitan dan juga bisa merugikan


jika seluruh pasukan Ma Guang datang untuk membantu!.” Tutur seorang jenderal Phoenix mengingatkan.


“Sebab menurutKu, jika Ma Guang telah membuat mereka terlibat dengan apa yang dia lakukan, pasti dia juga akan bertanggung jawab untuk melindungi mereka!.” Lanjut sang jenderal.


Feng Jiang yang mendengar perkataan jenderalnya langsung terdiam dan mulai memikirkan perkataan tersebut.


Tidak lama kemudian akhirnya sang raja Phoenix pun berkata.


“Jadi, menurutMu apa yang harus kita lakukan kepada mereka!?.”


“Ada baiknya mengutus seorang prajurit untuk mendapatkan informasi terlebih dahulu tentang situasi di sekte itu! Agar supaya kita bisa mengetahui bagaimana cara kita mengatasi mereka!.”


“Apa lagi tujuan utama kita semakin hari, semakin terlihat sulit untuk kita capai! Sebab setiap rencana yang kita jalankan selalu bisa di patahkan oleh Ma Guang!.”


“Sehingga menurutKu, kita terlebih dahulu harus mencari titik lemah darinya! Apakah itu orang yang dikasihinya atau pun sesuatu yang ingin dilindunginya untuk bisa kita tangkap agar bisa menjadi sandera kita!.”


“Apakah menurutMu hal itu sangat efektif? Bagaimana jika dia tidak memperdulikan sandera yang kita miliki!?.” Tanya Feng Jiang penasaran.


“Penguasa! Kami sebagai manusia memiliki hati dan perasaan yang selalu berpikir untuk selalu bisa melindungi setiap orang – orang yang kita kasihi! Sehingga jika hal itu dialami oleh Ma Guang, sudah bisa dipastikan dirinya juga tidak ingin mengorbankan atau membiarkan orang yang dikasihi atau orang yang dicintainya terluka!.” Ujar sang kaisar Baiyue mendukung rencana yang disampaikan oleh sang jenderal Phoenix.


“Oh, jadi seperti itu!? Sial! Mengapa hal sesederhana itu tidak tderpikirkan oleh diriKu dan juga oleh Long Disan!?.” Gumam Feng Jiang.


“Baiklah! Kalau begitu, siapa penasihat kekaisaran ini? Cepat panggilkan!.” Tanya Feng Jiang.


Sang kaisar pun langsung menatap penasihatnya yang saat itu sedang berdiri disampingnya seakan mengisyaratkan agar dirinya memberitahukan kepada Feng Jiang.


Sang penasihat pun segera berkata.


“Penguasa! Akulah penasihat kaisar! Apakah ada yang bisa hamba lakukan!?.”


“Oh, jadi kamu penasihat kaisar!? Bagus – bagus! Saat ini aku memberikan tugas kepadaMu untuk merencanakan setiap langkah yang harus kita lakukan agar bisa mengalahkan Ma Guang!.” Tutur Feng Jiang.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2