Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 323. Pria Misterius


__ADS_3

Mendengar Ma Guang berteriak untuk mempertanyakan status mereka.


Para prajurit langsung mengepungnya dengan menghunuskan pedang serta tombak mereka.


Seorang komandan pasukan langsung datang mendekat dan bertanya kepada Ma Guang.


"Apakah kamu sudah bosan hidup sehingga ingin menentang perintah raja?." Tanya sang komandan yang menganggap remeh Ma Guang karena melihat tingkat kultivasinya yang hanya sebagai seorang pendekar raja.


"Cepat lepaskan para gadis yang kalian tangkap, serta jangan melakukan hal itu lagi kepada setiap rakyat!." Tutur Ma Guang dengan tegas.


"Hei! Seorang pendekar raja seperti diriMu, berani juga mengancamKu sebagai seorang pendekar petapa! Apakah kamu benar - benar sudah bosan hidup?." Tanya sang komandan dengan senyuman yang sinis menatap kearah Ma Guang.


"Jika kalian tidak mengikuti perintahKu! Jangan harap kalian semua bisa pergi dari tempat ini dengan selamat!." Tutur Ma Guang tidak menjawab pertanyaan sang komandan namun kembali mengancam mereka.


"Sialan! Rupanya kamu memang benar - benar sudah bosan hidup! Serang pria itu!." Teriak sang komandan memerintah para prajurit.


Prajurit yang mendengar perintah tersebut langsung menyerang Ma Guang dengan tombak serta pedang milik mereka masing - masing.


Setelah melakukan serangan kepada Ma Guang, mata mereka secara serentak langsung terbelalak karena senjata yang mereka gunakan untuk menyerang Ma Guang tidak bisa menyentuh tubuhnya.


"Siapa orang ini? Mengapa seorang pendekar raja bisa membendung semua serangan yang kita lancarkan?."


"Apakah dirinya bukan seorang pendekar raja seperti yang kita lihat?."


Belum selesai dengan keterkejutan mereka, Ma Guang langsung meledakkan energi Qi dari tubuhnya sehingga membuat semua tubuh prajurit yang menyerangnya langsung terhempas serta senjata mereka langsung hancur berantakan.


Dari mulut semua prajurit itu langsung mengeluarkan seteguk darah serta luka dalam yang cukup serius.


Melihat hal tersebut, sang komandan dengan cepat langsung menyerang Ma Guang.


Namun serangannya juga tidak bisa menyentuh tubuh sasarannya itu.


Ma Guang kembali menghempaskan sang komandan tersebut dengan serangan energi Qi dari tubuhnya juga.


"Sial! Rupanya tingkat kultivasinya berada di atasKu! Aku harus secepatnya menghubungi pemimpin!." Pikir sang komandan.


Ma Guang tidak langsung menyerang, akan tetapi dirinya membiarkan sang komandan menghubungi pemimpin yang tingkat kultivasinya lebih tinggi dari sang komandan.


Tidak lama kemudian seorang pendekar agung langsung tiba di tempat itu.


"Siapa yang telah berani melawan perintah kaisar?." Tanya seorang pria yang memakai baju zirah sebagai seorang komandan pasukan seratus yang memiliki tingkat kultivasi sebagai pendekar agung tersebut.


"Aku yang melakukannya!." Teriak Ma Guang.


Pendekar agung itu langsung menatap murka kepada Ma Guang sambil memeriksa tingkat kultivasinya.

__ADS_1


Namun hal yang di lakukannya tidak mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapannya.


Pria itu pun langsung menghubungi seorang jenderal yang adalah seorang pendekar dewa langit.


Namun untuk mengulur waktu, pria itu pun langsung bertanya kepada Ma Guang.


"Siapa kamu? Mengapa kamu menyerang pasukan dari kerajaan Zhao?." Tanya pria itu.


"Itu karena mereka tidak mengindahkan permintaanKu untuk melepaskan para gadis yang baru saja mereka paksa ambil dari keluarga mereka serta telah menyerang diriKu! Sehingga menurutKu perbuatan mereka itu lebih mirip di sebut sebagai perampok!." Tutur Ma Guang penuh dengan ketegasan.


Sikap serta nada suara Ma Guang membuat pendekar agung itu merasa tingkat kultivasinya berada jauh di atasnya, karena Ma Guang terlihat tidak gentar atau waspada dengan kehadirannya.


"Siapa pendekar ini? Mengapa aura yang keluar dari tubuhnya seperti seorang pendekar besar yang tidak pernah gentar dengan dengan siapa pun lawannya!?." Pikir sang pendekar agung.


"Aku tidak akan pernah mundur jika itu untuk membela kepentingan rakyat lemah!." Tutur Ma Guang lagi penuh dengan ketegasan karena mengetahui apa yang di pikirkan oleh pria yang baru saja datang tersebut.


Pendekar agung itu pun langsung tersentak setelah mendengar perkataan Ma Guang.


Dia tidak menyangka jika apa yang dia pikirkan bisa di ketahui oleh pria yang ada di depannya.


Pendekar agung itu pun langsung memerintahkan para prajurit untuk melepaskan para gadis yang mereka bawah.


Mendengar perintah sang komandan, dengan cepat para prajurit melakukan hal itu.


"Bukan hanya itu saja! Tetapi jika kalian ingin kembali untuk mengintimidasi atau pun melakukan kembali hal yang keji kepada penduduk di desa mereka sebagai balasan dari perbuatanKu ini serta penduduk di desa lainnya! Percayalah, kalian pasti akan berhadapan langsung denganKu lagi! Dan jika itu terjadi, kalian di pastikan akan kehilangan nyawa kalian!." Tutur Ma Guang lagi untuk mengingatkan mereka.


Pria itu adalah seorang jenderal kecil pendamping seorang jenderal.


"Siapa yang telah berani mengusik serta menyinggung kekuatan pasukan Api Angin dari kekaisaran Zhou!?." Tutur pria dengan baju zirah seorang jenderal kecil pasukan Api Angin dengan angkuhnya.


Sang pendekar agung langsung mendekati pendekar dewa langit tersebut serta menjelaskan apa yang dia ketahui.


Mendengar penjelasan dari komandan tersebut, sang jenderal langsung bertanya kepada Ma Guang.


"Siapa kamu yang yang telah berani mencampuri urusan pemerintahan?." Tanya sang jenderal dengan tegas.


"Siapa aku itu tidak penting! Tetapi hal yang terpenting adalah, jika kalian adalah pasukan dari kekaisaran dan selalu bertindak semena - mena terhadap rakyat! Aku tidak akan membiarkan hal itu terjadi! Dan jika kalian berpikir bahwa kekuatan kalian sudah cukup kuat untuk menindas rakyat, itu adalah suatu kekeliruan!." Tutur Ma Guang.


"Jadi kamu ingin menentang perintah kaisar?." Tanya sang jenderal.


"Melihat tingkah kalian ini! Sepertinya kalian tidak berada di bawah perintah sang kaisar! Namun kalian selalu membawa nama besar kaisar untuk melakukan tindakan keji kalian! Siapa pemimpin kalian dan apa sebenarnya tujuannya?." Tutur Ma Guang yang di tutup dengan partanyaan.


"Terlalu sombong!." Teriak sang jenderal sambil melesat menyerang Ma Guang.


Ma Guang tetap tenang dan langsung meledakkan energi Qi dari dalam tubuhnya.

__ADS_1


Tubuh sang jenderal langsung terhempas saat terkena energi Qi milik Ma Guang.


Darah langsung keluar dari sudut bibirnya.


Tidak hanya itu saja, dengan cepat tangan Ma Guang langsung mencengkram leher sang jenderal dan bertanya.


"Siapa yang memerintahkan kalian untuk melakukan hal ini?." Ujar Ma Guang dengan aura intimidasi yang kuat.


"Ka...kami benar di perintah oleh Yang Mulia Kaisar!." Jawab sang jenderal.


Mendengar jawaban sang jenderal, Ma Guang langsung menatap kearah sang komandan yang kini sedang berdiri mematung karena melihat apa yang di alami oleh sang jenderal yang adalah seorang pendekar dewa langit awal.


Sang komandan langsung berkata.


"I...iya! Kami memang di perintah langsung oleh Yang Mulia Kaisar!." Ucap sang komandan dengan terbata - bata sambil menunjukkan lencana yang dia miliki.


Ma Guang langsung melepaskan cengkramannya dan menjatuhkan tubuh sang jenderal ke tanah.


Para gadis yang melihat adegan itu langsung berlari untuk kembali ke desa mereka.


"Kalian adalah pasukan yang memiliki tugas untuk menjaga keamanan serta kedamaian rakyat! Sehingga kalian bisa menjalankan perintah atasan dengan hati nurani kalian sebagai seorang prajurit, bukan hati seorang penjahat!." Tutur Ma Guang sambil melesat terbang meninggalkan mereka.


Kejadian itu langsung di sampaikan kepada jenderal besar pasukan Api Angin.


Mengetahui kejadian tersebut, sang jenderal langsung melaporkan hal itu kepada Zhou Lu Yun.


"Apa!? Ada seorang pendekar muda yang mampu melumpuhkan seorang pendekar dewa langit awal tanpa menyerangnya? Bagaimana ciri - cirinya?." Tanya Zhou Lu Yun dengan wajah terkejut.


Sang jenderal pun langsung menyampaikan ciri - ciri yang dia ketahui dari sang jenderal kecil atau pendamping jenderal tersebut.


Sosok itu tidak di kenali oleh Zhou Lu Yun.


Wanita itu berpikir untuk menanyakan hal itu kepada Ma Guang, namun suaminya itu seperti yang dia ketahui saat itu sedang tidak berada di sekte dan itu juga akan membuka rahasia tentang rencananya.


"Di usia serta memiliki kemampuan seperti itu hanya bisa di lakukan oleh suamiKu! Tetapi pria itu bukanlah suamiKu! Siapa pria itu?." Pikir Zhou Lu Yun.


"Perintahkan semua pasukan untuk tidak lagi melakukan hal yang keji terhadap rakyat, agar kita tidak berhadapan dengan pria misterius itu!." Perintah Zhou Lu Yun.


"Baik tuan putri!." Jawab sang jenderal besar pasukan Api Angin.


Ma Guang langsung terbang menuju ke sekte Naga Surgawi agar tidak menarik perhatian setelah melakukan hal tersebut.


Kini dirinya sudah berada di dunia dewa surgawi dan menuju ke istana ras naga untuk bertemu dengan raja Long Wang.


Sedangkan Zhou Lu Yun sendiri karena kegelisahannya, dia langsung melesat pergi menuju ke sekte Naga Surgawi.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2