Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 227. Bertarung Dengan Raja Phoenix Api Surgawi


__ADS_3

Saat Ma Guang baru saja berencana untuk menyerang duluan, tiba - tiba dari dalam goa keluar seekor phoenix api yang lebih besar dari tubuh phoenix api yang lain dengan api hitam yang keluar dari tubuhnya.


Untuk phoenix api yang lain, hanya api biru yang menyelimuti tubuh ketiganya.


Sehingga dapat di simpulkan bahwa phoenix api yang memiliki api hitam di tubuhnya itu adalah phoenix api yang tingkatannya lebih tinggi dari phoenix api lainnya.


"Manusia! Siapa kamu sebenarnya!? Mengapa aura raja naga api surgawi sangat kental terasa dari dalam tubuhMu!?". Suara yang keluar dari mulut seekor phoenix api hitam yang kini sudah berada di depan Ma Guang.


"Inti jiwa dari raja naga surgawi telah aku serap dan sudah menjadi bagian dari diriKu, jadi apa maksud dari pertanyaanMu itu!?". Ujar Ma Guang seperti mau menantang sang phoenix api hitam tersebut.


"Raja Naga Api Surgawi adalah rival abadiKu saat berada di dunia atas, sehingga aku sangat merasa senang karena ternyata ular tua itu kini sudah tiada." Ujar phoenix api hitam kepada Ma Guang.


Pendekar muda itu hanya tersenyum sinis menatap ke arah makhluk surgawi tersebut.


"Aku tidak butuh dengan penjelasanMu itu, yang aku pikirkan adalah, siapa pun yang mencoba untuk menyerang diriKu, pasti aku akan berusaha juga untuk menghadapinya dan memusnahkan mereka dari muka bumi ini". Ujar Ma Guang dengan penuh percaya diri.


"Pendekar muda! Jika kamu berpikir bahwa diriMu sudah begitu kuat saat ini, hal itu sangat keliru, sebab yang kamu miliki dari Si Ular Tua itu hanyalah inti jiwanya saja, tidak dengan batu permatanya, sehingga kemampuan yang kamu miliki itu, tidak ada apa - apanya di hadapanKu." Ujar Si Phoenix api hitam mengingatkan dengan aura intimidasi yang sangat kuat.


Mendengar perkataan phoenix api hitam, pikiran Ma Guang langsung berkecamuk, dirinya mulai berpikir bahwa memang benar apa yang di katakan oleh makhluk surgawi tersebut, dan jika jiwanya menghadapi inti jiwa raja naga api surgawi di luar dunia jiwanya, sudah pasti jiwanya akan mengalami kekalahan.


"Tetapi kenapa kalian langsung menyerang diriKu."!? Tanya Ma Guang dengan geram.


"Pendekar muda! Jika rumahMu di masuki oleh orang lain tanpa permisi, apakah kamu akan membiarkannya!?". Ujar sang phoenix api hitam tersebut.


Pertanyaan yang di lontarkan oleh raja phoenix itu langsung menjawab sekaligus langsung membuat mulut pemuda itu menjadi bungkam.


"Sekarang aku hanya ingin bertanya kepadaMu, apa tujuanMu sehingga mendatangi pulau kami ini!?." Tanya phoenix api hitam.


"Aku mampir ke tempat ini karena aku merasa penasaran dengan apa yang ada di pulau kecil ini". Jawab Ma Guang dengan santai.


"Saat ini kamu sudah mengetahui apa yang ada di pulau ini, sehingga sudah saatnya juga untuk kamu pergi dari pulau ini". Ujar phoenix api hitam mengusir Ma Guang.


Mendengar perkataan phoenix api hitam itu, Ma Guang mulai berpikir tentang kemampuan yang dia miliki jika ingin menghadapi keempat phoenix api yang berada di depannya itu jika dirinya tidak ingin pergi dari tempat itu.


Hal itu di sebabkan karena inti jiwa serta batu permata dari keempat makhluk yang ada di depannya itu sangat menggiurkan untuk di miliki olehnya.


"Hei anak muda! Kenapa kamu masih tetap diam dan belum juga bergerak untuk meninggalkan pulau ini!?". Tanya phoenix api hitam membuyarkan lamunan Ma Guang.


"Bagaimana jika aku menolak untuk meninggalkan pulau ini!?". Ujar Ma Guang seakan menantang phoenix api hitam.

__ADS_1


"Oh, sepertinya kamu bermaksud untuk menghadapi kami berempat!? Baiklah! Jika itu keinginanMu!".


"Serang dia!". Tutur phoenix api hitam sambil memerintahkan tiga phoenix api biru.


Dengan cepat ketiga phoenix api biru langsung melesat ke arah Ma Guang dan menyemburkan api hitam dari mulut mereka masing - masing.


Ma Guang sudah mempersiapkan dirinya untuk mengantisipasi hal tersebut.


Formasi pelindung tingkat dewa langsung di aktifkan untuk memblokir serangan tersebut.


Kekuatan formasi pelindung itu lebih kokoh jika di gunakan saat berada di atas tanah, sedangkan jika di gunakan di udara, formasi itu terlihat lemah karena hanya menyelimuti tubuh Ma Guang.


Booommm...booommm...booommm


Tiga ledakan terjadi di saat serangan ke tiga semburan api hitam membentur formasi pelindung milik Ma Guang.


Serangan ketiga makhluk surgawi itu tidak bisa menghancurkan formasi pelindung Ma Guang.


Phoenix api hitam yang melihat hal tersebut langsung terkejut.


"Sial! Ternyata pemuda ini memiliki teknik pertahanan tingkat dewa! Ini akan sangat merepotkan bagi kita untuk mengalahkan anak muda ini." Gumam phoenix api hitam.


Saat serangan ketiga makhluk itu membentur formasi pelindung, Ma Guang langsung kembali menyerang ketiganya dengan jurus pedang tanpa bayang dan juga pedang cahaya miliknya.


Serangan cahaya api dengan petir yang berbentuk bulan sabit itu langsung menerjang kearah ketiga makhluk surgawi di depannya.


Kecepatan serangan Ma Guang serta teknik yang dia gunakan sangat sulit untuk di antisipasi oleh tiga makhluk itu.


Booommm...booommm...booommm


Ledakan terjadi di udara saat serangan Ma Guang mengenai tubuh ke tiga makhluk yang menyerangnya.


Brraaakkk...brraaakkk...brraaakkk


Brruuukkk...brruuukkk...brruuukkk


Tubuh ke tiga makhluk itu langsung terpental ke belakang dan menabrak pepohonan besar yang berdiri tepat di belakang ketiganya sehingga membuat pepohonan tersebut tumbang.


Phonix api hitam langsung menjadi sangat geram saat melihat kejadian tersebut.

__ADS_1


"Brengsek! Ternyata pemuda ini memiliki teknik serangan pedang tingkat tinggi juga". Gumam phoenix api hitam sambil melesat menyerang Ma Guang.


Kecepatan serangannya jauh lebih tinggi dari kecepatan serangan ketiga phoenix api yang telah di serang oleh Ma Guang tersebut.


Kedua cakarnya yang telah di baluti oleh api hitam yang sangat panas tersebut langsung membentur formasi pelindung Ma Guang.


Booommm


Ledakan besar kembali terjadi debu tanah langsung membumbung ke udara dan menghalangi jarak pandang Ma Guang dan juga phoenix api hitam.


Serangan kedua cakar phoenix api hitam tidak bisa menghancurkan formasi pelindung Ma Guang.


Ma Guang pun kembali menyerang phoenix api hitam tersebut dengan serangan yang sama seperti yang di lakukannya terhadap ketiga phoenix api biru namun dengan energi Qi yang lebih besar lagi.


Booommm


Api hitam yang menyelimuti tubuh phoenix api hitam itu, tidak bisa membendung serangan Ma Guang, sehingga serangan pemuda itu mengenai tubuh phoenix api hitam.


Tubuh phoenix api hitam itu terdorong mundur sejauh belasan meter.


Namun hasil dari serangan tersebut sangat berbeda dengan apa yang di alami oleh ketiga makhluk surgawi sebelumnya yang kini sedang terluka.


Phoenix api hitam itu tidak mengalami luka sedikit pun.


Hal itu di sebabkan karena tingkat kekebalan tubuh dari makhluk tersebut sangat berbeda jauh dari dari ketiganya.


"Sangat kuat!". Gumam Ma Guang saat melihat serangannya tidak bisa melukai phoenix api hitam itu.


Pemuda itu tidak bisa untuk melanjutkan serangannya karena jika dirinya keluar dari formasi pelindung tersebut, pertahanan perisai energi di tubuhnya tidak akan mampu untuk menahan serangan dari phoenix api hitam.


Jika serangannya bisa membuat phoenix api hitam terluka, sudah pasti serangan susulan darinya akan kembali di lepaskan.


Ma Guang pun mulai berpikir untuk menggunakan formasi pelindung itu agar bisa meningkatkan kekuatan daya serangnya.


Sebab tubuh makhluk itu bisa di serang olehnya namun tidak bisa membuat phoenix api hitam itu terluka.


Setelah menerima serangan dari Ma Guang makhluk itu langsung berbicara.


"Teknik seranganMu menurutKu sangat baik! Tetapi hal itu belum cukup untuk mengalahkanKu, karena itu, bersiaplah untuk menerima ajalMu!". Teriak makhluk itu dengan nada suara yang sangat geram.

__ADS_1


"Kamu terlalu sombong! Kamu pikir karena diriMu adalah sang raja phoenix api surgawi, sehingga kamu bisa mengalahkanKu!? MenurutKu kamu terlalu naif". Balas Ma Guang menanggapi perkataan makhluk yang menjadi lawannya itu.


~Bersambung~


__ADS_2