Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 197. Dendam Yang Membara


__ADS_3

Sejak peristiwa yang terjadi di ibu kota kekaisaran, sekte Beruang Putih terus mencari keberadaan serta identitas Ma Guang dan juga tiga orang wanita yang terlibat saat seorang tetua dan juga putranya terbunuh.


Namun kabar tentang pemuda itu bagaikan telah di telan bumi, sebab sedikit pun mata - mata yang mereka utus tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan.


Namun ada petunjuk lain yang didapatkan oleh mata - mata yang di utusnya, yaitu hanya ada seorang pemuda yang memiliki kemampuan yang sangat kuat di wilayah kekaisaran Zhou tersebut, dan orang itu adalah Ma Guang dari sekte Bambu Kuning.


Setelah mereka menelusuri lokasi tempat sekte Bambu Kuning berada, sekte tersebut di dapati sudah terbengkalai dan tidak berpenghuni.


Ard Sahan langsung berasumsi bahwa pemuda itu adalah Ma Guang, sedangkan tiga orang gadis itu adalah Yuan Jiali dan juga Xia Jiao.


Namun gadis yang satunya lagi tidak di ketahui identitasnya, sebab informasi itu hanya mereka dapatkan di wilayah kerajaan Qi, yang pada saat sebelumnya hanya kedua gadis itu yang selalu bersama dengan Ma Guang.


Walau pun banyak yang melihat bahwa Xia Jiao pernah ribut dengan ketiga gadis tersebut, tetapi Ard Sahan tidak mengendorkan niatnya untuk menuju ke sekte Bunga Persik dimana Xia Jiao berada untuk menanyakan keberadaan Ma Guang.


Setelah tiba di sekte Bunga Persik, Ard Sahan langsung dengan kejam mulai membunuh serta menangkap para pendekar wanita di tempat itu untuk menjadi sandera serta pemuas birahi mereka.


Sekte Bunga Persik kini tinggal puing - puing dan hanya meninggalkan cerita bahwa peristiwa itu terjadi karena untuk mencari Ma Guang.


Xia Jiao sendiri tidak mengetahui peristiwa tersebut, sebab dirinya masih dalam keadaan berkultivasi bersama sepuluh orang murid lainnya di tempat Shi Feng.


Saat tiga tahun telah berlalu, kini Xia Jiao sudah mencapai pendekar agung tingkat dasar.


Pencapaiannya itu sangat cepat, sehingga sang pendekar dewa bumi tingkat dasar itu pun merasa bahwa Xia Jiao adalah seorang wanita yang sangat jenius.


Kekuatan inti jiwa makhluk spiritual yang Xia Jiao miliki masih lebih lemah dari inti jiwa makhluk spiritual yang Ma Guang miliki.


Namun kekuatan inti jiwa miliknya itu masih setara dengan yang di miliki oleh Yuan Jiali.


Apa lagi Yuan Jiali baru memiliki dua inti jiwa yang masing - masing berada di dalam dantiannya. Karena gadis itu baru mencapai pendekar spiritual.


Setelah Shi Feng merasa bahwa pencapaian Xia Jiao sudah cukup kuat untuk bisa memberantas setiap pendekar aliran hitam yang ingin menghancurkan setiap sekte aliran putih yang berada di wilayah kekaisaran Zhou, pria tua itu langsung membiarkan wanita itu bersama dengan sepuluh orang gadis lainnya untuk kembali ke sekte mereka.


"Guru! Murid akan pamit untuk kembali ke sekte Bunga Persik dan akan membuat sekte tersebut menjadi kuat dengan cepat agar bisa memberantas setiap pendekar sekte aliran hitam". Ucap Xia Jiao dengan sikap hormat.


"Baiklah! Jika kamu mendapatkan masalah yang besar dan tidak bisa di hadapi olehMu, cepat panggil aku dengan menghancurkan batu formasi ini". Ucap Shi Feng sambil memberikan sebuah batu seukuran genggaman tangan Xia Jiao.


Gadis itu pun di berikan cincin ruang oleh Shi Feng, namun dengan ukuran ruang yang tidak luas hanya berukuran 4 x 4 meter dan ribuan koin emas di dalamnya.

__ADS_1


Xia Jiao langsung memasukkan pil dan sumber daya yang ada di tempat Shi Feng tersebut serta batu formasi yang di berikan gurunya itu.


Setelah selesai berpamitan dengan gurunya, Xia Jiao dan juga sepuluh gadis lainnya langsung melesat terbang dan menuju ke sekte Bunga Persik.


Kecepatan terbang mereka di sesuaikan karena saat itu mereka ingin menikmati pemandangan dari atas udara.


Sepuluh gadis lainnya kini sudah menjadi pendekar langit menengah.


Setelah mereka tiba di sekte Bunga Persik, Xia Jiao dan juga sepuluh gadis lainnya seakan tidak percaya dengan apa yang mereka lihat saat itu.


Kini sekte mereka sudah hancur dan dan meninggalkan tulang belulang di sekte tersebut.


Air mata langsung mengalir di setiap pipi para gadis cantik tersebut.


"Guru! Matriak!". Apa yang terjadi dengan sekte kita? Mengapa hal ini tidak di ketahui olehKu!? Siapa yang melakukannya!?". Pertanyaan yang keluar dari mulut Xia Jiao.


"Aku harus mencari tahu siapa yang melakukan hal ini".


"Aku juga akan membunuh orang - orang yang melakukan hal ini sampai ke akar - akarnya".


"Tiadak ada satu pun anggota keluarga mereka akan ku biarkan hidup".


Xia Jiao terus bergumam dengan emosi yang tidak terbendung di dalam hatinya, pikiran serta perasaannya.


Gadis itu terus meratapi kehancuran sektenya itu.


Kini untuk kedua kalinya tempat tinggalnya di hancurkan oleh orang lain. Sehingga membuat emosi di dalam dirinya meledak - ledak.


Sepuluh orang gadis yang bersamanya langsung menjauh karena ledakan energi Qi dari tubuhnya mulai menghancurkan area di sekitarnya.


Setelah beberapa saat kemudian, emosi Xia Jiao kini sudah mulai mereda.


Wanita muda itu pun langsung mengajak sepuluh orang gadis lainnya untuk menuju ke kota terdekat dari sekte tersebut.


Setelah tiba di kota kecil yang berada di dekat sekte mereka, sebelas wanita cantik itu langsung turun dari langit.


Semua orang yang melihat hal itu langsung menjadi takut dengan apa yang mereka lihat.

__ADS_1


Sebab pakaian yang para wanita itu gunakan sudah mereka kenal dan berasal dari sekte Bunga Persik yang sudah di hancurkan oleh sekte Beruang Putih.


Xia Jiao langsung berbicara dengan menggunakan energi Qi miliknya, sehingga orang - orang yang berada di kota itu bisa mendengar apa yang di katakan oleh wanita tersebut.


"Apakah kalian tahu siapa yang menyerang sekte Bunga Persik!?". Ucap Xia Jiao.


Penduduk kota itu pun satu persatu mulai memberitahukan kejadian tersebut.


"Sekte Bunga Persik di serang oleh para pendekar yang pernah menyerang ibu kota kekaisaran untuk mencari nona Xia Jiao, namun karena nona Xia Jiao tidak berada di sekte Bunga Persik, sehingga mereka menjara para gadis dan juga membunuh bagi yang ingin melawan mereka".


"Mengapa mereka mencari Xia Jiao!?". Tanya wanita itu yang adalah dirinya sendiri.


"Menurut desas desus yang beredar, hal itu karena nona Xia Jiao sangat dengan dengan pendekar Ma Guang. Karena mereka tidak menemukan pendekar Ma, sehingga mereka harus menangkap nona Xia Jiao untuk menjadi sandera mereka agar pendekar Ma datang untuk menemui mereka". Seorang warga menjelaskan kepada Xia Jiao.


Mendengar apa yang di sampaikan oleh para warga, Xia Jiao langsung menaruh dendam kepada sekte Beruang Putih dan juga menaruh dendam terhadap Ma Guang.


Dan untuk Ma Guang, Xia Jiao tidak akan membunuhnya, tetapi wanita itu akan membunuh setiap wanita yang berada di dekat pemuda itu.


Xia Jiao langsung mengajak sepuluh gadis lainnya untuk menuju ke sekte Bambu Kuning dan mencari Ma Guang dan para wanita yang berada di dekatnya.


Saat mereka tiba di atas langit sekte Bambu Kuning, mereka juga merasa terkejut dengan apa yang mereka lihat.


Di sekte tersebut kini tinggal bangunan - bangunan yang sudah tidak terurus yang masih berdiri serta sudah di kerubungi rumput - rumput liar.


"Mengapa sekte ini sudah seperti ini? Apakah mereka di serang juga? Tetapi mengapa seperti tidak ada jejak telah terjadi pertarungan besar di area sekte ini". Gumam Xia Jiao bingung dengan apa yang sedang di lihatnya.


Akhirnya Xia Jiao dan para gadis lainnya langsung pergi mencari informasi tentang situasi yang terjadi di wilayah kekaisaran Zhou tiga tahun belakangan.


Mereka pun mendapatkan informasi akan ada pertemuan semua sekte besar, sekte menengah aliran putih dan aliran netral untuk membahas tentang situasi yang terjadi di wilayah kekaisaran Zhou.


Kini situasi di wilayah kekaisaran Zhou sangat memperihatinkan, sebab keempat sekte besar aliran hitam kini mulai melakukan aktivitas mereka untuk menjarah serta menghancurkan setiap desa yang tidak ingin menyerahkan para gadis serta harta benda mereka.


Sedangkan para murid dan tetua dari sekte besar aliran putih serta sekte netral yang membantu setiap penduduk desa mau pun penduduk kota - kota kecil, semuanya menjadi korban pembantaian para anggota sekte aliran hitam.


Patriak Sekte Harimau Putih Chang Wu, patriak sekte Tapak Suci Hu Wei, patriak sekte Es Abadi Bing Yuchen kepala Shaolin Ban Kiong, patriak sekte Naga Kembar Zilong Xuan, patriak sekte Api Suci Chun Zhu, patriak sekte Pedang Terbang Tai Ying, patriak sekte Rajawali Perak Yiu Lee dan juga para patriak sekte menengah aliran putih serta sekte menengah aliran netral yang ingin bergabung akan membuat pertemuan yang di sposori oleh kaisar yang akan di adakan di sekte Tapak Suci. Tempat tersebut di pilih oleh kaisar karena berada di dekat ibu kota kekaisaran Zhou untuk membicarakan situasi yang terjadi di wilayah kekaisaran Zhou.


Sedangkan untuk sekte Bunga Persik dan Bambu Kuning, kini tidak ada perwakilannya sebab kedua sekte itu kini sudah lenyap dari dunia persilatan.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2