
Kehadiran pasukan langit di pintu masuk sekte Naga Surgawi membuat para anggota sekte yang bertugas untuk menjaga perbatasan wilayah merasa sangat terkejut.
Sebab yang mereka ketahui bahwa jenderal Shen Tianmo sebagai pemimpin mereka tidak mau untuk bekerja sama.
Bukan saja tidak mau untuk bekerja sama, melainkan mereka juga sangat membenci Ma Guang sebagai patriark sekte Naga Surgawi.
Sehingga kemunculan pasukan langit yang di pimpin oleh Shen Tianmo memberikan rasa panik bagi anggota sekte yang berjaga.
Tetua tingkat rendah yang menjadi pemimpin segera menyampaikan hal itu kepada tetua Huzhao.
Mereka pun tidak langsung menyambut kedatangan jenderal Shen Tianmo bersama pasukannya itu.
Hal tersebut karena mereka semua tidak ingin menjadi korban sia - sia oleh pasukan langit.
Seperti biasa, Huzhao segera melaporkan itu kepada Ma Guang.
Namun karena Ma Guang saat ini sedang berada di dunia Dewa Surgawi, pria tua itu pun melaporkan hal itu kepada Yuan Gao.
Dan Yuan Gao yang saat itu sebagai tetua agung di sekte itu sekaligus sebagai mertua dari Ma Guang, sehingga dirinya pun segera memasuki dunia Dewa Surgawi untuk menemui Ma Guang.
Sesampainya di kediaman Ma Guang, Yuan Gao langsung disambut oleh Xia Jiao.
"Selamat datang Paman Yuan!".
"Ada urusan penting apa sehingga Paman datang mengunjungi kami?".
"Jiao'er! Aku datang kesini karena ada yang ingin aku sampaikan kepada suamiMu". Jawab Yuan Gao.
"Oh, kalau begitu, mari, silahkan masuk Paman".
"Bagaimana dengan perkembangan Quan'er?". Lanjut Xia Jiao bertanya tentang perkembangan Ma Zhi Quan putra Ma Guang dengan Yuan Jiali.
"Perkembangan kultivasi Quan'er saat ini masih sebagai Pendekar Langit di tingkat Pendekar Spiritual". Jawab Yuan Gao.
"Baguslah jika demikian! Berarti tidak lama lagi Yuan Jiali bersama Quan'er akan tinggal bersama kita di dunia kecil ini".
Tidak lama kemudian, Yuan Gao pun bertemu dengan Ma Guang.
"Ayah! Ada hal penting apa sehingga ayah sendiri yang datang kesini?". Tanya Ma Guang.
"Guang'er! Saat ini di pintu masuk wilayah sekte, sudah ada pasukan jenderal Shen Tianmo".
"Para murid sekte yang bertugas tidak berani untuk menyambut mereka".
"Hal tersebut karena mereka takut jika pasukan Shen Tianmo menyerang mereka". Tutur Yuan Gao.
"MenurutKu sepertinya tidak seperti itu, kedatangannya kali ini pasti untuk datang bergabung dengan pasukan kita". Ucap Ma Guang dengan penuh keyakinan.
"Ini menjadi hal yang sangat menguntungkan bagi kekuatan pasukan kita".
"Baiklah! Kalau begitu, mari kita pergi untuk menyambut mereka". Ucap Ma Guang yang mengajak mertuanya.
"Jiao'er! Kami pergi dulu". Ma Guang berpamitan dengan Xia Jiao.
Begitu juga dengan Yuan Gao, pria itu juga berpamitan dengan Xia Jiao dan segera mengikuti Ma Guang untuk pergi menyambut kedatangan pasukan langit.
Keduanya pun dengan cepat bisa tiba di pintu masuk wilayah sekte dan diikuti juga oleh tiga pemimpin pasukan lainnya.
Ma Guang pun segera membuka cela di dinding formasi pelindung dan keluar untuk menyambut Shen Tianmo.
__ADS_1
"Selamat datang jenderal Shen Tianmo di sekte kami ini". Tutur Ma Guang.
"Tidak perlu untuk berbasa - basi lagi, karena tentunya kamu sudah mengetahui bagaimana rasa dendamKu kepadaMu karena telah membunuh KakakKu". Balas Shen Tianmo menanggapi sambutan Ma Guang.
"Dan kedatanganKu kesini adalah untuk memberitahukan kepadaMu bahwa aku telah memutuskan untuk membantu pasukanMu menghadapi pasukan bangsa Azura".
"Dan yang perlu kamu ingat, keputusanKu kali ini hanya karena berniat untuk mencegah Se Tianlan bersama pasukannya untuk kembali mengacau di dunia atas".
"Bukan karena aku sudah memaafkan atau sudah melupakan permasalahan diantara kita".
Kata - kata yang dilontarkan oleh Shen Tianmo masih terdengar mengandung dendam.
Shen Tianmo sendiri tidak menyapa Long Wang dan Lang Shan meskipun dia mengenal kedua sosok tersebut.
Hal itu karena, dia juga merasa dendam kepada kedua pimpinan ras makhluk surgawi itu.
Itu karena yang dia tahu, keduanya juga yang ikut membantu Ma Guang sehingga kakaknya terbunuh.
Sedangkan untuk Shi Kang sendiri, Shen Tianmo tidak mengenalinya.
Ma Guang pun tidak menanggapi serius hal tersebut, sebab dirinya juga sangat mengerti dengan apa yang dirasakan oleh jenderal pasukan langit itu.
Karena hal yang sama juga yang pernah dia rasakan disaat bertemu dengan Hong Mogui.
Tidak hanya itu saja, malahan hati, pikiran serta perasaan Ma Guang yang lebih sakit dan hancur.
Sebab orang yang membunuh ayahnya kini sudah menjadi suami dari ibunya serta sudah menjadi ayah dari kedua adiknya.
Akan tetapi karena kebahagiaan ibunya, Ma Guang lebih memilih untuk tidak membalaskan dendamnya.
Pilihan itu juga yang dipilih oleh Shen Tianmo, yaitu mengabaikan dendamnya demi untuk mencegah kekacauan yang akan terjadi di dunia asalnya.
"Karena hal yang sama juga yang dirasakan oleh jenderal Feng Xuan, jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jianwei".
"Oleh sebab itu, sebelum kita melanjutkan pembicaraan kita, aku harap jenderal Shen Tianmo mau untuk masuk ke sekteKu dan melanjutkan pembicaraan kita di aula utama sekte".
"Bagaimana jenderal?". Tanya Ma Guang.
"Tunggu dulu! Tetapi dimana jenderal Feng Xuan, jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jianwei?".
"Mengapa aku tidak melihat mereka?".
Tanya Shen Tianmo dengan sikap yang menunjukkan rasa curiga.
"Jenderal Feng Xuan saat ini sedang bersama dengan jenderal Huli Wang dan juga jenderal She Jianwei untuk menguasai teknik Formasi Pertempuran".
"Hal itulah yang membuat mereka bertiga tidak bisa untuk datang menyambut jenderal Shen Tianmo".
Ma Guang pun menjawab pertanyaan Shen Tianmo dan menjelaskan dimana posisi Feng Xuan saat ini.
Setelah mendengarkan penjelasan dari Ma Guang, Shen Tianmo sedikit berpikir dan kemudian mengiyahkan ajakan Ma Guang.
Shen Tianmo bersama pasukannya pun segera mengikuti Ma Guang dan memasuki wilayah sekte Naga Surgawi untuk menuju ke aula utama sekte.
Sesampainya di dalam aula sekte, Ma Guang mempersilahkan semuanya untuk duduk.
Sang patriark pun segera membuka pembicaraan mereka saat itu.
"Dengan bergabungnya pasukan jenderal Shen Tianmo, aku sangat yakin untuk bisa mengalahkan pasukan bangsa Azura".
__ADS_1
"Meskipun demikian, kita juga tidak perlu terlalu merasa kekuatan pasukan kita telah berada diatas angin".
"Sehingga aku juga berharap kepada jenderal Shen Tianmo bersama pasukannya agar berlatih teknik Formasi Pertempuran untuk di gunakan saat menghadapi pasukan bangsa Azura nanti".
"Ma Guang! Apakah teknik tersebut adalah teknik tingkat dewa?".
"Sebab jika teknik tersebut hanya berada di tingkat langit, itu tidak akan berguna bagi pasukan bangsa Azura".
Shen Tianmo menanggapi perkataan Ma Guang.
Itu karena dirinya sudah pernah merasakan bagaimana sulitnya menghadapi pasukan bangsa Azura.
Sehingga Shen Tianmo sangat memahami teknik di tingkat apa yang bisa digunakan untuk menghadapi pasukan bangsa Azura.
"Iya jenderal! Teknik ini memang berada di tingkat dewa,". Jawab Ma Guang.
"Baguslah jika seperti itu".
"Akan tetapi teknik formasi pertempuran itu hanya bisa berguna bagi pasukannya saja, tidak dengan keempat pemimpinnya". Lanjut Shen Tianmo menjelaskan.
"Mengapa seperti itu?". Tanya Ma Guang penasaran.
"Sebab tidak semudah itu untuk bisa membunuh Se Tianlan, Da Wangzi, Yin She dan juga Zhi Siwang".
"Mereka memiliki kemampuan yang sulit untuk dibayangkan".
"Sebab sampai saat ini, kami juga belum mengetahui bagaimana caranya membunuh pemimpin pasukan bangsa Azura itu".
"Apa lagi jika kita bisa melukainya, itu akan lebih menyulitkan lagi untuk bisa menghadapinya".
"Sebab tanpa pasukan dari bangsa Azura sendiri, Se Tianlan bisa menciptakan pasukannya sendiri dari darahnya".
"Dan jika pangeran Long Wang serta jenderal Lang Shan mengingatnya saat kita bertempur bersama ribuan tahun yang lalu itu, pasti kalian juga mengetahui hal tersebut". Tutup Shen Tianmo.
"Memang benar apa yang jenderal Shen Tianmo katakan itu".
"Keempat pimpinan pasukan Azura memiliki kemampuan serta kekuatan yang sangat sulit untuk di kalahkan".
"Sebab jika pasukan dari pihak manapun tewas didalam pertempuran, mayat mereka akan di bangkitkan dan akan dikendalikan oleh Yin She".
"Dan mayat hidup tersebut sangat beracun, sehingga siapa pun yang tersentuh atau terkena serangan mereka, hanya dalam waktu beberapa menit saja, pasti sudah menjadi mayat hidup juga". Long Wang menambahkan.
"Mereka berempat memang memiliki kekuatan serta kemampuan yang sulit untuk di jelaskan, sehingga kita harus benar - benar mempersiapkan strategi yang tepat untuk menghadapi mereka". Sambung Lang Shan.
"Baiklah! Hal itu akan kita bicarakan jika semua pemimpin sudah berkumpul".
"Saat ini menurutKu, jika jenderal Shen Tianmo dan juga pasukannya mau untuk segera beristirahat, aku akan mengantarkan ketempat yang sudah kami siapkan".
"Dan jika jenderal Shen Tianmo mau untuk segera berlatih teknik Formasi Pertempuran, kami juga akan mengantarkan jenderal ke tempat dimana ketiga jenderal ras makhluk surgawi berada".
Perkataan Ma Guang yang ingin mendengar keputusan Shen Tianmo.
"Aku dan juga pasukanKu ingin segera berlatih teknik itu".
"Jadi saya mohon kalian mengantarkan kami ketempat untuk kami berlatih".
Setelah mendengar keputusan Shen Tianmo, Ma Guang dan yang lain pun segera mengantarkan mereka.
~Bersambung~
__ADS_1