
Sudah seharian Ma Guang melakukan perjalanan dengan berjalan kaki dan telah menempuh jarak sejauh 50 kilo meter.
Jika dirinya tidak sering bertemu dengan makhluk spiritual saat di tengah perjalanannya, perjalanan Ma Guang sudah bisa menempuh jarak kurang lebih sejauh seratus kilo meter.
Sudah ada empat kali Ma Guang melakukan pertarungan saat berada di dalam dunia itu.
Namun tiga pertarungan lainnya, Ma Guang bisa dengan mudah mengalahkan ke tiga makhluk spiritual yang menghadangnya.
Hal itu di sebabkan karena, ketiga makhluk spiritual itu tidak memiliki pertahanan yang kuat seperti yang di miliki oleh lawan pertamanya.
Saat malam telah tiba, Ma Guang langsung menghentikan perjalanannya dan langsung bermeditasi untuk menyerap energi alam yang ada di dunia itu untuk terus memadatkan energi Qi miliknya.
Pada keesokan harinya, Ma Guang pun kembali melanjutkan perjalanannya tersebut.
Ma Guang membutuhkan waktu selama satu minggu untuk mencapai bangunan mewah yang dia tuju.
Karena dirinya selalu di hadang oleh makhluk - makhluk spiritual yang berada di dunia itu.
Sudah ada belasan batu permata dan juga belasan inti jiwa yang di kumpulkan oleh Ma Guang.
Namun semuanya tidak berguna lagi untuk meningkatkan kekuatan energi api serta energi petir yang dia miliki.
Ada dua makhluk yang memiliki kekuatan energi api, yaitu semut api dan kelabang api, tetapi energi api kedua makhluk tersebut, tidak bisa meningkatkan energi api milik Ma Guang.
Karena energi api milik Ma Guang sudah mencapai tingkat tertinggi.
Walau pun energi api yang Ma Guang miliki bukanlah energi api abadi.
Energi api milik Ma Guang hanyalah di tingkat tertinggi energi api bumi, sehingga dirinya masih harus melewati energi api langit dan barulah dirinya bisa mencapai energi api abadi.
Jika Ma Guang sudah memiliki energi api langit, maka setiap serangan yang di lancarkan kepada setiap lawan - lawannya di dunia itu, pasti akan langsung membakar setiap makhluk spiritual tersebut, walau pun kulit sang kalajengking sangat sulit untuk di hancurkan, tetapi energi api langit dapat melukainya.
Hal yang sama juga dengan energi petir.
Energi petir yang Ma Guang miliki hanyalah energi pertir bumi dan masih ada satu tingkat lagi untuk mencapai energi petir tingkat puncak, yaitu petir yang berwarna hitam.
Saat sudah berada di depan pintu gerbang bangunan megah itu, Ma Guang langsung mengaktivkan mata ketiga miliknya untuk memeriksa situasi yang ada di bangunan tersebut.
Ma Guang langsung bisa melihat bahwa ada penghalang tipis yang berada di pintu masuk bangunan itu.
Ma Guang pun langsung berpikir sejenak.
Akhirnya dia bisa mengetahui cara untuk membuka formasi penghalang itu.
Pemuda itu pun mulai mengerahkan seluruh energi Qi miliknya yang secara bersamaan kedua tangannya bergerak membentuk sebuah pola yang tiba - tiba seberkas cahaya tipis muncul di kedua tangannya dan langsung di dorongkan ke sebuah simbol di formasi penghalang di depannya.
__ADS_1
Formasi penghalang itu langsung berdengung saat kedua tangan milik Ma Guang menyentuh simbol itu.
Sesaat kemudian penghalang tipis itu langsung bergetar beberapa detik dan langsung menghilang.
Ma Guang pun langsung melangkahkan kakinya untuk memasuki bangunan itu.
Setelah dirinya mendorong pintu besar bangunan itu hingga terbuka lebar, matanya langsung menatap sebuah kursi yang letaknya serta bentuknya seperti singgasana seorang raja di aula utama kerajaan.
Ma Guang langsung memberanikan diri untuk melangkahkan kakinya berjalan mendekati kursi tersebut yang di depannya terdapat sebuah meja yang juga terlihat sangat mewah.
Setelah tiba di dekat kedua benda tersebut, Ma Guang melihat ada sebuah cincin di atas meja itu.
Ma Guang langsung menatap cincin tersebut dengan penuh tanda tanya.
Tiba - tiba wajah pemuda itu langsung berubah menjadi ceria.
Sebab jawaban yang ada di dalam pikirannya menyebutkan bahwa cincin tersebut adalah cincin yang memiliki fungsi untuk menyimpan berbagai macam benda yang di inginkannya.
Sehingga cincin itu di sebut sebagai cincin ruang.
Benda itu tidak ada di dunia tempat dimana Ma Guang tinggal, sebab benda itu hanya di miliki oleh para dewa.
Dan cincin yang berada di depan matanya ini adalah cincin ruang milik sang dewa surgawi.
Ma Guang langsung meraih cincin itu dan memakaikannya di jari tangannya.
Kemudian sesuai dengan apa yang ada di dalam pikirannya, Ma Guang langsung melukai salah satu jari telunjuknya dan meneteskan darah ke cincin tersebut.
Setelah selesai melakukan hal itu, Ma Guang pun langsung bisa melihat isi di dalam cincin yang baru di pakainya itu.
Dan isi yang ada di dalam cincin tersebut sangat mengejutkan Ma Guang.
Sebab ada begitu banyak barang - barang berharga di dalamnya.
Mulai dari kitab tingkat dewa, pusaka langit dan pusaka dewa tingkat rendah serta tingkat menengah, pil tingkat langit dan pil dewa dengan kualitas tingkat tinggi, buah - buahan spiritual serta buah - buahan abadi dan ada beberapa inti unsur alam murni tingkat langit yang berada di dalamnya serta benda - benda berharga lainnya yang tidak bisa di temukan di dunia asal Ma Guang.
"Harta yang ada di dalam cincin ini membuat diriKu sudah tidak perlu lagi bersusah payah mencari sumber daya untuk meningkatkan kultivasiKu. Sebab semuanya sudah ada di dalam cincin ini".
"Senjata pusaka dewa tingkat menengah juga ada di dalam cincin ini, Aku akan menjadikannya sebagai senjata andalanKu"
"Aku harus secepatnya meningkatkan kemampuanKu ke tahap pendekar langit tingkat puncak, agar aku bisa menggunakan senjata tersebut"
"Tidak ada lagi yang bisa menandingi diriKu di dunia asalKu".
Gumam pemuda itu karena merasa sangat senang dengan apa yang baru saja dia temukan.
__ADS_1
Namun untuk bisa menjadi seorang pendekar langit tingkat puncak ada tiga tingkatan yang harus Ma Guang lalui saat sudah menerobos menjadi pendekar langit tingkat tinggi, yaitu pendekar petapa suci, pendekar spiritual dan pendekar agung.
Tiga tahapan tersebut terbagi juga menjadi tiga tingkatan, yaitu tingkat awal, menengah dan tingkat tinggi.
Dan hal itu juga tidak mudah untuk di capai, sebab disaat Ma Guang menggunakan sumber daya tingkat tinggi yang berada di cincin tersebut, dirinya akan membutuhkan sumber daya yang kualitasnya juga harus lebih tinggi dari sumber daya yang berada di dalam cincin itu.
Ma Guang pun langsung menelusuri setiap ruangan yang ada di banguna istana tersebut.
Namun setelah semua ruangan telah di periksa olehnya, pemuda itu tidak lagi mendapatkan sesuatu yang berharga lagi.
Akhirnya Ma Guang memutuskan untuk meningkatkan kultivasinya.
Pemuda itu langsung mengambil sebuah pil yang di anggapnya bisa untuk meningkatkan tingkat kultivasinya ke tingkat selanjutnya, yaitu pendekar langit tingkat tinggi.
Pemuda itu langsung menelan pil langit yang dia ambil dari dalam cincin ruang dan mulai menyerap esensi dari pil tersebut dan mulai menyebarkan ke setiap titik meridian di tubuhnya.
Setelah selesai menyerap seluruh esensi yang ada di dalam pil yang dia telan, tubuh Ma Guang mulai merasakan energi besar yang meledak - ledak di dalam tubuhnya.
Namun hal yang di harapkan oleh Ma Guang untuk menerobos menjadi pendekar langit tingkat tinggi tidak terjadi.
Tingkat kultivasinya hanya meningkat sedikit, dan tertahan di tingkat pendekar langit tingkat menengah tahap puncak.
Namun energi yang dia rasakan masih begitu kuat terasa di dalam tubuhnya.
Pemuda itu pun kembali memikirkan apa yang membuat dirinya bisa mengalami kendala seperti itu.
Setelah berpikir dengan keras, akhirnya Ma Guang mendapatkan jawabannya, yaitu energi tenaga dalam miliknya harus di ubah menjadi energi Qi, dan tidak hanya itu saja. Pemuda itu juga harus menyerap energi langit.
Sehingga energi Qi yang di milikinya akan menjadi sangat kuat untuk dia gunakan.
Jika energi Qi miliknya hanyalah energi alam, kekuatannya itu tidak lebih tinggi dari energi tenaga dalam miliknya.
Dan jika energi tenaga dalam miliknya di ubah menjadi energi Qi dan juga menyerap energi alam dan energi langit dan ketiga energi tersebut di jadikan energi Qi miliknya.
Itu akan menghasilkan kekuatan yang ratusan kali lebih kuat dari pada energi tenaga dalam tingkat tinggi.
Akhirnya Ma Guang kembali bermeditasi untuk merubah energi tenaga dalam miliknya menjadi energi Qi.
Setelah seharian penuh Ma Guang melakukan meditasi, akhirnya dirinya sudah selesai merubah energi tenaga dalam miliknya.
Energi pil yang awalnya dia serap langsung menyatu dengan energi Qi miliknya, namun energi dari pil tersebut tidak bisa untuk meningkatkan tingkat kultivasinya.
Malahan hal yang mengejutkan bagi Ma Guang pun terjadi, tingkat kultivasinya langsung turun satu tingkat, Yaitu menjadi pendekar langit tingkat awal tahap awal.
~Bersambung~
__ADS_1