
Kini Xia Jiao sudah tiba di wilayah kekaisaran Dvaravati.
Wanita itu pun langsung mendarat di tanah saat melihat sebuah kota yang berada di depannya.
Xia Jiao langsung kembali melakukan perjalanan dengan berjalan kaki untuk menuju ke kota di depannya itu.
Saat dirinya baru saja melakukan perjalanannya, wanita itu langsung di hadang oleh beberapa pendekar aliran hitam untuk menangkapnya.
Saat mereka melihat wajah Xia Jiao, kelompok tersebut langsung merasa ketakutan.
Aura iblis yang sangat kuat merembes keluar dari dalam tubuh gadis tersebut.
"Rupanya aku tidak perlu bersusah payah untuk bisa menemukan sekte Iblis Hitam tersebut." Gumam Xia Jiao.
Saat para pendekar yang menghadangnya ingin untuk melarikan diri, Xia Jiao langsung melesat dengan cepat melumpuhkan mereka semua.
Wanita itu mulai bertanya kepada setiap pendekar yang di tangkapnya tersebut.
Penyiksaan yang keji pun langsung di lakukan oleh wanita itu saat tidak mendapatkan jawaban dari pertanyaannya.
Akhirnya Xia Jiao mendapatkan informasi yang dia perlukan tentang letak serta kekuatan yang sekte Iblis Hitam miliki.
Wanita itu pun langsung membunuh semua pendekar yang menghadangnya itu.
Setelah mengetahui kekuatan dari sekte Iblis Hitam, Xia Jiao langsung berniat untuk beristirahat terlebih dahulu di kota yang dia tuju tersebut.
Setelah memasuki kota itu, Xia Jiao langsung mencari penginapan untuk menyewa sebuah kamar agar bisa dia gunakan untuk beristirahat.
Saat Xia Jiao melihat sebuah penginapan di kota tersebut, wanita itu pun langsung memasukinya.
"Selamat datang di penginapan kami! Apakah nona ingin menyewa sebuah kamar!?." Sambut sang pelayan sambil menanyakan kepada Xia Jiao.
Wanita itu pun langsung mengiyahkan dan langsung berkata.
"Aku memesan kamar yang paling terbaik di penginapan ini!." Ujar Xia Jiao.
"Baik nona! Kami akan menyediakan serta menyiapkannya! Silahkan nona untuk menuju ke kasir agar menyelesaikan biaya sewanya!." Ucap pelayan tersebut.
Xia Jiao langsung melangkah dan menuju ke kasir yang di arahkan oleh pelayan itu.
Setelah tiba di meja kasir, Xia Jiao pun langsung di sambut oleh seorang pria tua yang ada di meja kasir itu.
"Mari nona! Berapa lama nona ingin menginap di tempat kami ini!?." Tanya kasir tersebut dengan ramah.
"Aku ingin menginap di tempat ini selama dua hari!." Jawab Xia Jiao.
Kasir tersebut langsung mengatakan biaya sewa yang harus di bayar oleh Xia Jiao.
__ADS_1
Wanita itu pun langsung menyerahkan sejumlah koin yang di sebutkan oleh kasir itu.
Setelah selesai membayar biaya sewa, Xia Jiao langsung di antarkan oleh seorang pelayan ke kamar yang telah dia sewa.
Xia Jiao pun mengikuti pelayan tersebut dari belakang.
Saat sudah berada di depan pintu penginapan, pelayan tersebut langsung memberitahukan bahwa itulah kamar yang akan Xia Jiao tempati.
Wanita itu pun langsung memasuki kamar tersebut.
Seorang pelayan yang menyiapkan kamar itu langsung berjalan keluar dan meninggalkan Xia Jiao di dalam kamar.
Xia Jiao pun langsung menutup kamarnya dan langsung bermeditasi untuk menghubungi sepuluh orang bawahannya untuk menyerang sekte Iblis Hitam.
Walau pun memang kekuatan sepuluh orang itu masih berada di tingkat pendekar petapa, tetapi kekuatan mereka akan cukup membantu di saat menyelesaikan setiap pendekar yang sudah terluka oleh serangan Xia Jiao.
Wanita itu mulai merencanakan penyerangan yang akan dia lakukan.
Mereka akan menyerang secara diam - diam.
Akhirnya Xia Jiao dapat menghubungi sepuluh orang bawahannya untuk segera menyusulnya ke kota yang berada di wilayah kekaisaran Dvaravati tersebut.
Keesokan harinya, sepuluh bawahan Xia Jiao telah tiba di kota Chiangrai, tempat dimana Xia Jiao menunggu mereka.
Xia Jiao kini sedang menikmati makan siangnya sambil menunggu sepuluh bawahannya itu di lantai dasar penginapan tersebut.
Saat pelayan baru saja menyambut mereka, Xia Jiao langsung berkata.
"Mereka adalah rekan - rekanKu!."
Mendengar perkataan Xia Jiao, sang pelayan langsung mempersilahkan para gadis itu untuk menuju ke tempat dimana Xia Jiao tempati.
Tatapan para gadis itu langsung terpaku saat melihat wajah dari Matriak mereka yang kini sudah sangat jauh berbeda sejak terakhir mereka bertemu.
Setelah beberapa saat mereka terdiam, akhirnya mereka bisa mengenali wajah tersebut dan langsung berjalan mendekatinya sambil memberi hormat.
"Hormat kepada Matriak!." Ucap mereka secara serentak.
"Silahkan duduk!." Ucap Xia Jiao dengan serius.
Salah satu di antara mereka yang biasanya dekat dengan Xia Jiao langsung berkata.
"Matriak! Mengapa wajah matriak sudah berubah seperti ini?."
Saat mendengar pertanyaan dari salah satu bawahannya, Xia Jiao terdiam sejenak dan berkata.
"Semua ini karena perbuatan dari anggota sekte Kalajengking Merah yang kini sudah melarikan diri dan berada di sekte Iblis Hitam! Untuk itu kita harus melenyapkan mereka!." Ujar Xia Jiao dengan nada suara yang dingin.
__ADS_1
"Kapan kita akan menyerang mereka!?." Tanya seorang bawahannya.
"Saat hari mulai gelap, kita terlebih dahulu akan memastikan letak dari sekte yang akan kita tuju tersebut! Jika letak dari sekte itu sesuai dengan informasi yang aku dapatkan! Kita akan mulai membunuh setiap anggota mereka yang kita temui secara diam - diam! Kalian harus selalu berhati - hati untuk bertindak, sebab kekuatan dari sekte Iblis Hitam ini tidak main - main." Ujar Xia Jiao menjelaskan.
Mereka terus berbincang - bincang sambil menikmati hidangan yang sudah tersedia di depan mereka.
Setelah selesai menikmati hidangan mereka, Xia Jiao kembali memesan tiga buah kamar yang mewah untuk di tempati para bawahannya itu.
Sedangkan seorang gadis yang dekat dengannya akan menempati kamar yang sama dengannya.
Xia Jiao pun langsung menyuruh mereka agar beristirahat untuk mengembalikan energi Qi yang telah di gunakan saat perjalanan menuju ke kota Chiangrai itu.
Saat hari sudah mulai gelap, Xia Jiao bersama sepuluh orang gadis lainnya langsung melesat terbang keluar dari penginapan tersebut dengan melewati jendela kamar yang mereka tempati.
Hal itu di lakukan mereka agar tidak terlihat oleh pengunjung atau pun oleh penduduk kota tersebut.
Sebelas wanita itu terbang menuju ke arah sekte Iblis Hitam.
Saat telah tiba di tempat yang Xia Jiao dapatkan dari para pendekar aliran hitam yang dia bunuh.
Wanita itu langsung berhati - hati untuk memasukinya.
Mata ketiganya langsung di aktifkan sehingga wanita itu langsung bisa melihat sebuah dinding formasi yang tipis berwarna hitam terpampang di depannya.
"Ternyata sekte ini memiliki formasi pelindung juga! Bagaimana caranya untuk membuka dinding formasi pelindung ini!?." Gumam Xia Jiao di dalam hatinya.
Kekecewaan kini langsung menghampiri pikiran wanita itu, sebab dirinya tidak memiliki kemampuan untuk membuat atau pun membuka suatu formasi.
Akhirnya penyerangan yang di rencanakan untuk malam itu pun pupus karena formasi pelindung tersebut.
Xia Jiao langsung mengajak sepuluh bawahannya untuk kembali ke penginapan yang mereka sewa di kota Chiangrai.
Saat tiba di penginapan tersebut, Xia Jiao langsung menghubungi gurunya untuk menanyakan tentang formasi tersebut.
Shi Feng yang di hubungi oleh Xia Jiao melalui kekuatan jiwanya langsung terkejut dengan apa yang di sampaikan oleh muridnya itu.
"Sepertinya sekte itu memiliki hubungan yang kuat dengan sekte Iblis Darah yang berada di benua tengah!." Gumam Shi Feng di dalam hatinya.
"Jiao'er! Kamu harus berhati - hati, sebab formasi pelindung tersebut adalah formasi pelindung yang di miliki oleh sekte besar aliran hitam yang berada di benua tengah! Jangan sampai kehadiranMu sudah di nantikan oleh para pendekar dewa langit atau dewa surga yang berasal dari sekte Iblis Darah! Itu akan membuat kalian semua dalam bahaya!." Ucap Shi Feng mengingatkan.
Xia Jiao yang mendengar perkataan gurunya tersebut langsung terkejut.
"Apa!? Pendekar surgawi!?."
"Iya! Mereka memiliki beberapa pendekar surgawi!." Ujar Shi Feng lagi meyakinkan.
~Bersambung~
__ADS_1