Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 258. Pencapaian Bing Bihai


__ADS_3

Saat Ma Guang masih tenggelam dalam lamunannya, wanita itu langsung mendekatinya.


"Pendekar Ma! Apa yang sedang kamu pikirkan!?." Tanya Bing Bihai.


Pemuda itu langsung terperanjat dan merasa malu dengan wanita tersebut.


Kini usia keduanya sudah 26 tahun, sehingga sudah bisa di kategorikan bahwa keduanya sudah dewasa.


"Eehmmm...kenapa? Apa yang nona Bing tanyakan!?." Ucap Ma Guang gelagapan bertanya kepada Bing Bihai.


"Aku tadi bertanya kepada pendekar Ma, apa yang sedang pendekar Ma pikirkan!." Tutur Bing Bihai kembali menjelaskan.


"Oh begitu!? Tidak! Tidak ada yang aku pikirkan! Aku hanya sedikit merasa mengantuk saja!." Ujar Ma Guang berdusta.


"Oh, baiklah! Kalau begitu apa yang akan kita lakukan selanjutnya!?." Tanya Bing Bihai.


Ma Guang pun mulai menjelaskan bagaimana caranya untuk membentuk inti jiwa di dalam tubuh wanita tersebut serta cara untuk mengumpulkan energi alam untuk di gabungkan dengan energi tenaga dalam yang saat itu dia miliki dan merubahnya untuk menjadi energi Qi.


Ma Guang pun berpikir untuk bisa menyuruh wanita itu agar menyerap inti jiwa serta batu permata milik seekor makhluk surgawi yang berwujud seekor macan tutul yang menjaga goa tersebut.


"Nona Bing! Bolehkah aku memeriksa tubuhMu!?." Tanya Ma Guang kepada wanita tersebut.


Sebelum menjawab Bing Bihai kembali bertanya.


"Untuk apa?."


"Untuk bisa memastikan apakah diriMu bisa menyerap inti jiwa dari seekor Makhluk surgawi!." Jawab Ma Guang.


"Apa!? Makhluk surgawi? Apakah kamu pernah bertemu dengan seekor makhluk surgawi?." Bing Bihai kembali bertanya.


"Iya! Aku sudah sering bertemu dengan makhluk surgawi!." Jawab Ma Guang.


"Bagaimana? Apakah aku boleh memeriksa tubuh nona Bing!?." Tanya Ma Guang lagi.


"Iya! Silahkan pendekar Ma!?" Tutur Bing Bihai mengijinkan.


Ma Guang pun mulai memeriksa tubuh wanita tersebut apakah bisa menerima energi yang sangat besar dari inti jiwa macan tutul yang dia miliki.


Kekuatan jiwa Ma Guang langsung memasuki lautan jiwa milik Bing Bihai.


Kekuatan jiwa pemuda itu kini berada di suatu hamparan es yang sangat luas dengan energi jiwa yang belum teratur.


Setelah melihat lautan jiwa Bing Bihai, akhirnya Ma Guang pun mendapatkan jawabannya.


"Ternyata lautan jiwa wanita ini sudah terbentuk dengan area yang sangat luas sehingga dirinya tinggal membentuk inti jiwanya sendiri dari energi dingin di tempat ini!." Gumam Ma Guang di dalam hatinya.


"Bagaimana pendekar Ma!?." Tanya Bing Bihai saat Ma Guang sudah kembali terjaga.


"Nona Bing! Coba kamu gunakan kekuatan jiwa milikMu dan berkonsentrasi untuk bisa masuk ke dalam lautan jiwaMu sendiri! Jika kamu sudah bisa memasuki lautan jiwa milikMu! Kamu segera keluar lagi! Karena ada hal yang akan aku sampaikan selanjutnya!." Tutur Ma Guang.


Bing Bihai pun langsung melakukan apa yang di katakan oleh Ma Guang.


Wanita itu langsung bermeditasi dan mulai menggunakan kekuatan jiwanya untuk mencoba memasuki lautan jiwa miliknya.


Hal itu terus di lakukan oleh Bing Bihai selama 5 jam hingga kekuatan jiwanya bisa memasuki lautan jiwanya sendiri.


Saat sudah memasuki lautan jiwanya, Bing Bihai langsung kembali meningkatkan tingkat kesadarannya untuk keluar dari lautan jiwa miliknya.

__ADS_1


Saat dirinya mencoba untuk membuka matanya, wanita itu hanya membuka mata yang di miliki oleh kekuatan jiwanya.


Ma Guang yang melihat perubahan tubuh dari Bing Bihai langsung mengunakan kekuatan jiwa miliknya untuk menarik keluar kekuatan jiwa milik Bing Bihai.


Saat sudah memasuki lautan jiwa Bing Bihai, pemuda itu langsung melihat tubuh seorang wanita cantik yang kini sedang terombang ambing di lautan es yang luas.


Kekuatan jiwa Ma Guang langsung melesat dan membawah kekuatan jiwa milik Bing Bihai agar bisa keluar dari lautan jiwanya sendiri.


Setelah bisa menarik keluar dari dalam lautan jiwa Bing Bihai, Ma Guang pun langsung tersadar, begitu juga dengan Bing Bihai.


Saat tersadar, wanita itu langsung berkata.


"Mengapa sesulit itu untuk keluar dari lautan jiwaKu sendiri!?." Tanya Bing Bihai kepada Ma Guang.


Ma Guang pun mulai memberikan petunjuk lagi kepada wanita tersebut.


Setelah Bing Bihai merasa mengerti dan yakin dengan apa yang dia dengar dari pemuda tersebut, akhirnya wanita itu pun kembali melakukan hal itu lagi.


Akhirnya kekuatan jiwanya bisa keluar dari dalam lautan jiwa miliknya sendiri.


Ma Guang pun mulai memberikan petunjuk kepada wanita itu untuk membentuk inti jiwa miliknya sendiri.


Wanita itu pun mulai menyerap energi dingin yang ada di dalam goa tersebut sambil melangkah sedikit demi sedikit untuk menuju ke kolam yang Ma Guang maksudkan.


Hanya membutuhkan waktu selama dua hari, Bing Bihai kini sudah berada di dekat kolam yang sangat dingin tersebut.


Akhirnya wanita itu pun mulai memasuki lautan jiwa miliknya dan mulai membentuk inti jiwa yang berasal dari energi dingin yang dia serap.


Saat Bing Bihai sedang membentuk inti jiwa miliknya, Ma Guang langsung keluar dari goa tersebut dan kembali membentuk formasi pelindung serta formasi pengabur di area tersebut.


Hanya membutuhkan waktu beberapa jam saja bagi pemuda itu agar bisa tiba di sekte Naga Surgawi.


Pemuda itu datang secara diam - diam dan langsung memasuki goa yang juga langsung memasuki dunia dewa yang ada di dalamnya.


Saat tiba di dunia tersebut, pemuda itu langsung melesat terbang ke arah utara dunia itu.


Setelah tiba di sebuah gunung es pemuda itu mulai memburu makhluk spiritual yang ada di gunung es tersebut.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi pemuda itu untuk bisa memiliki delapan inti jiwa serta delapan batu permata dari makhluk spiritual yang ada di tempat itu serta membawa tubuh makhluk spiritual yang di bunuhnya untuk di jadikan pil bagi Bing Bihai dan juga bagi para murid yang berasal dari sektenya.


Tidak hanya itu saja, pemuda itu juga memanen sumber daya yang berada di gunung es tersebut.


Setelah selesai melakukan tujuannya untuk datang ke dunia dewa itu, Ma Guang langsung bergegas dan keluar dari dunia tersebut.


Hingga akhirnya pemuda itu kembali meninggalkan sekte Naga Surgawi tanpa di ketahui oleh siapa pun.


Ma Guang melesat terbang dengan kecepatan puncaknya untuk kembali ke tempat dimana Bing Bihai berada.


Waktu selama sepuluh jam pun di habiskan oleh Ma Guang agar bisa kembali tiba di tempat Bing Bihai.


Sehingga dirinya telah menghabiskan waktu selama dua puluh empat jam untuk pergi hingga kembali tiba di tempat dimana Bing Bihai berada.


Ma Guang kembali memasuki goa tersebut dan pergi ketempat Bing Bihai bermeditasi.


Pemuda itu langsung bersiap untuk bermeditasi di depan tubuh Bing Bihai yang juga sedang bermeditasi.


Saat sudah siap, pemuda itu langsung memasukkan inti jiwa dari makhluk spiritual kedalam mulut wanita di depannya.

__ADS_1


Ma Guang langsung membantu wanita itu untuk mendorong inti jiwa itu hingga masuk kedalam perut Bing Bihai.


Saat sudah masuk kedalam perut Bing Bihai, Ma Guang pun langsung bermeditasi dan menggunakan kekuatan jiwa miliknya dan memasuki lautan jiwa milik wanita yang ada di depannya itu.


Kekuatan jiwa Ma Guang langsung menuntun kekuatan jiwa Bing Bihai untuk menyerap inti jiwa makhluk spiritual itu serta langsung membentuknya menjadi inti jiwa miliknya.


Hal tersebut di lakukan keduanya selama sepekan hingga inti jiwa Bing Bihai terbentuk.


Kekuatan jiwa Ma Guang langsung keluar dari dalam lautan jiwa milik Bing Bihai.


Saat inti jiwa Bing Bihai telah terbentuk, kini wanita itu kembali terjaga.


Ma Guang langsung memberikan batu permata milik hewan spiritual untuk di serap energi yang terkandung di dalamnya kepada Bing Bihai.


Wanita itu pun langsung menyerap energi yang terkandung di dalam batu permata tersebut.


Hanya dalam waktu tiga hari saja, ledakan energi dari dalam tubuh Bing Bihai langsung terjadi.


Tubuh wanita itu terasa hancur lebur di buatnya.


Untung saja kekuatan jiwanya mampu mengontrol ledakan energi tersebut.


Setelah ledakan tersebut, tubuh Bing Bihai terasa seperti tidak memiliki tenaga sedikit pun.


Jika dirinya belum memiliki inti jiwa, sudah bisa di pastikan tubuh wanita itu akan hancur berkeping - keping.


Karena kekuatan jiwa saja tidak akan bisa mengatasi ledakan energi itu jika belum memiliki inti jiwa di dalam tubuhnya.


Akhirnya tubuh wanita itu pun mulai pulih kembali berkat kekuatan inti jiwa yang dia miliki.


Kini dari dalam tubuhnya mulai merembes keluar aura seorang pendekar langit awal.


Bing Bihai langsung merasa lebih jauh bertenaga dari sebelumnya.


Setelah memulihkan tubuhnya, Ma Guang kembali memberikan petunjuk kepada Bing Bihai untuk mulai menyerap lagi energi inti jiwa dari makhluk spiritual serta energi alam atau energi dingin yang ada di kolam itu dan menggabungkan nya dengan energi tenaga dalam yang dia miliki di ketiga ruang dantiannya dan di kelola untuk menjadi energi Qi.


Ma Guang juga memberikan petunjuk kepadanya bagaimana cara mengola ketiga energi tersebut untuk menjadi energi Qi serta menyalurkan energi Qi miliknya agar bisa di kenali oleh Bing Bihai bagaimana energi Qi yang dia maksudkan itu.


Wanita itu pun kembali melakukan apa yang di perintahkan serta apa yang di ajarkan oleh Ma Guang.


Setelah tiga hari berlalu, akhirnya wanita itu bisa melakukan apa yang Ma Guang perintahkan.


Kini energi Qi yang di hasilkan dari tiga energi yang di satukan itu langsung terkumpul di dalam tubuh Bing Bihai.


Wanita itu langsung kembali memasukkan energi Qi ke dalam ruang dantian bagian bawah miliknya.


Wajah wanita itu tidak bahagia, sebab energi Qi yang dia hasilkan masih sangat sedikit.


Ma Guang yang melihat hal itu langsung berkata.


"Nona Bing! Memang seperti itulah hasilnya! Aku juga mengalami hal yang demikian! Karena memang energi tenaga dalam yang awalnya kita miliki di tiga ruang dantian kita itu, tidak akan sebanding dengan kekuatan energi Qi yang kita miliki hanya di salah satu ruang dantian saja!." Tutur Ma Guang menyemangati.


Wajah wanita itu pun kembali ceria setelah mendengar perkataan Ma Guang.


Dia berpikir bahwa pencapaiannya saat itu sangat tidak maksimal, sehingga dia merasa kecewa dengan energi Qi yang di perolehnya itu yang tidak memenuhi salah satu ruang dantiannya.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2