Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 349. Akhir Pertempuran Dua Kekaisaran


__ADS_3

Saat Long Disan tiba, kini area pertempuran yang sudah melebar itu telah terhalang oleh dinding formasi.


"Sialan! Mengapa kehadiran mereka tidak di ketahui oleh kami!?." Tutur Long Disan dengan rasa kecewa yang sangat besar.


"Bagaimana dengan keadaan adik keempat!?." Pikir Long Disan khawatir.


Pangeran naga itu mulai menyerang dinding formasi yang berdiri di depannya.


Namun dengan beberapa kali usaha sekuat tenaganya, dinding formasi itu hanya berdengung tanpa terlihat keretakan sedikit pun.


Kini di luar formasi itu, ras naga surgawi di bawah pimpinannya sudah tidak ada lagi.


Hanya tersisa dirinya sendiri yang menjadi utusan alam surgawi.


Long Disan hanya bisa mendengar serta merasakan getaran - getaran besar yang terjadi di dalam formasi tersebut.


Di dalam formasi pelindung, kini Ma Guang sedang memperhatikan tindakan pasukannya yang mulai melumpuhkan ratusan makhluk surgawi dan makhluk kuno yang ada.


Sedangkan yang lainnya sedang mengumpulkan inti jiwa serta batu permata milik para makhluk yang telah menjadi korban dalam pertempuran itu.


Setelah selesai mengumpulkan, mereka pun segera menyerahkannya kepada Ma Guang.


Dengan senyuman yang lebar, pria itu menerimanya dan segera memasukkan semua benda berharga itu ke dalam cincin penyimpanan miliknya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi pasukannya untuk melumpuhkan ratusan pasukan kedua kubu itu.


Rencana ketamakan dari keduanya kini membuahkan hasil yang tidak mengenakan.


Tidak ada pemenang dari pertempuran mereka.


Yang ada hanyalah kepahitan dari apa yang mereka alami di saat sudah jatuh ke tangan kelompok yang ingin mereka serang.


Keempat pemimpin pun hanya bisa tertunduk lemah disaat mereka sudah menjadi tawanan pasukan Ma Guang.


Dengan teknik yang raja Long Wang miliki, raja naga itu pun mulai menyerap darah murni dari pasukan ras Ular.


Hal tersebut segera di mengerti oleh kedua kelompok yang awalnya telah bertarung.


Tujuan raja Long Wang sendiri adalah untuk memberikan darah murni itu kepada ras Kilin Api yang belum mendapatkan peningkatan kekuatan.


Saat Long Wang akan menyerap darah murni yang di miliki oleh ras Naga, tindakannya terhenti.


Long Disi yang melihat perbuatan adiknya itu langsung berteriak.


"Long Wang! Kamu benar - benar adalah pengkhianat dari ras kami!."


"Kamu sudah menjadi budak dari makhluk rendahan seperti Ma Guang itu!."


"Apakah kamu sadar dengan apa yang telah kamu perbuat? Kamu telah merendahkan derajat ras makhluk surgawi dibawah makhluk rendahan itu!."


Kata - kata hujatan serta hinaan pun keluar dari mulut kakak Long Wang.

__ADS_1


Dengan tegas Long Wang segera memerintahkan jenderal Jiangjun untuk membungkam mulut Long Disi.


"Jenderal Jiangjun! Cepat bungkam mulut pengkhianat itu! Aku sudah bosan mendengar ocehannya itu!."


Mendapatkan perintah dari Long Wang, dengan cepat Jiangjun segera menghajar Long Disi.


Mendapatkan pukulan dari Jiangjun, tubuh Long Disi langsung terpental.


Ma Guang segera mendekati tubuh pangeran Naga itu dan mengeluarkan aura intimidasi raja naga api surgawi dari dalam tubuhnya.


Seluruh ras naga surgawi langsung tunduk saat merasakan aura intimidasi yang Ma Guang keluarkan dari dalam tubuhnya.


Dengan serentak seratus pasukan yang berada dibawah perintah Long Disan dan Long Disi secara bersamaan dengan pasukan ras Naga yang di pimpin oleh Long Wang langsung berseru.


"Hormat kepada Yang Mulia Raja Naga Api Long Huo!."


Kata - kata itu mereka ucapkan tiga kali berturut - turut.


Hanya Long Disi saja yang tidak melakukan hal itu.


Sebab dirinya kini sedang menahan tekanan aura intimidasi kekuatan raja naga api surgawi yang di topang juga oleh aura kekuatan tombak pusaka kuno ras naga api.


"Atas perintahKu! Berikan hukuman mati kepada Long Disi!." Tutur Ma Guang.


Jiangjun dengan cepat segera mendekati Long Disi untuk menghabisinya.


Saat Jiangjun ingin membunuh Long Disi, Long Wang langsung berteriak.


Jiangjun pun menghentikan tindakannya tersebut.


Long Wang pun mendekati tubuh saudaranya itu dan mulai menggunakan tekniknya untuk mengeluarkan seluruh darah murni dari dalam tubuh Long Disi.


"Bunuh saja aku! Bunuh saja aku!." Teriak Long Disi saat Long Wang melakukan hal tersebut.


"Aku tidak rela darah murniKu di berikan kepada makhluk rendahan ini!." Teriak Long Disi lagi.


Long Wang tidak menghentikan tindakannya itu.


Sang raja naga laut timur itu terus menyerap darah murni milik Long Disi hingga selesai.


Memang benar, tujuan Long Wang adalah agar Ma Guang bisa menyerap keseluruhan darah murni milik Long Disi dan juga inti jiwa serta batu permata yang saudaranya miliki agar Ma Guang bisa merubah tubuhnya menjadi seekor naga surgawi sejati dengan kekuatan yang lebih dasyat dari kekuatan yang Long Huo kakak tertuanya miliki.


Karena Long Wang memiliki rencana untuk membawa Ma Guang menuju ke alam dimana tempat mereka berasal agar bisa melengserkan kekuasaan kakak keduanya yang diambil secara kotor dari tangan kakak tertua mereka.


Di luar dinding formasi pelindung, tubuh Long Disan mulai merasa ada getaran yang tidak asing baginya.


Perasaan tersebut pernah dia rasakan disaat mereka membunuh kakak tertua Long Huo.


"Apakah hidup Long Disi sudah berakhir?."


"Tidak! Itu tidak bisa terjadi! Apa yang harus aku laporkan kepada kakak kedua jika adik keempat sudah tiada!."

__ADS_1


Pikiran Long Disan mulai berkecamuk saat merasakan hal tersebut.


"Aku harus mencari bantuan untuk menghancurkan formasi pelindung ini!." Tutur Long Disan kepada dirinya sendiri.


Dengan secepat kilat, dirinya segera melesat ke arah ibu kota kerajaan Baiyue, dimana kekaisaran tersebut telah mendapatkan dukungan dari makhluk surgawi lainnya, yaitu ras Phoenix Api, makhluk ras kuno yang memiliki kekuatan yang dasyat juga, walau pun saat itu masih memiliki kekuatan yang setara dengan pendekar dewa agung.


Tidak hanya kedua kekuatan kelompok tersebut, namun kekaisaran Baiyue juga mendapatkan dukungan dari organisasi Mawar Surgawi dari benua tengah serta sekte Golok Langit yang berasal dari benua selatan.


Pada saat yang bersamaan, kekuatan mereka juga kini sedang bergerak menuju ke ibu kota kekaisaran Zhou untuk menyerang dan menguasai kekaisaran tersebut.


Kekuatan ras Phoenix Surgawi sendiri, kini masih berada di tingkat yang setara dengan kekuatan pendekar dewa surgawi.


Sedangkan kekuatan dari makhluk ras kuno berada di tingkat yang setara dengan kekuatan pendekar dewa agung.


Hal itu karena mereka belum mengetahui teknik untuk meningkatkan kekuatan sejati mereka di dunia manusia ini.


Long Disan yang mengetahui hal itu langsung menghubungi pemimpin pasukan ras Phoenix untuk menarik mundur pasukan mereka.


Mendapatkan pemberitahuan dari Long Disan, pemimpin ras Phoenix pun memberitahukan hal itu kepada pemimpin makhluk ras kuno yang memiliki bentuk kepala seperti dinosaurus, namun memiliki banyak kepala dengan tubuh yang panjang dan bersisik seperti ular.


Saat mendengar perkataan pemimpin pasukan ras Phoenix tersebut, pemimpin makhluk ras kuno itu pun bertanya kepadanya.


"Siapa dia? Dan apa haknya untuk memerintahKu?." Tutur sang pemimpin makhluk ras kuno tersebut.


Dalam sekejab, Long Disan muncul di hadapannya.


"Aku adalah pangeran ke tiga ras naga api surgawi! Apakah kamu yang hanya makhluk rendahan ini ingin menentang perintahKu?." Tutur Long Disan.


Mendengar perkataan Long Disan, makhluk itu pun berkata.


"Apa hebatnya jika kamu sebagai seorang pangeran makhluk surgawi?."


"Di dunia yang aku tinggali ini, kekuatan kalian tidak ada apa - apanya di mataKu!." Balas sang pemimpin.


"Jika aku bisa mengintimidasi diriMu, maka kamu harus menjadi bawahanKu!." Tantang Long Disan.


"Tunggu dulu! Jika kamu tidak bisa mengintimidasi diriKu, hadiah apa yang akan aku terima?." Tutur pemimpin itu lagi sambil bertanya kepada Long Disan.


"Aku akan menjadi bawahanMu!." Jawab Long Disan singkat.


"Ha...ha...ha...ha...ha! Sepertinya sangat menarik!." Tutur sang pemimpin dengan senang.


Walau pun Long Disan tidak menyukai sambutan dari sang pemimpin makhluk ras kuno tersebut, namun karena dirinya ingin mendapatkan dukungan kekuatan, dia pun menanggapi perlakuan pemimpin tersebut dengan tidak terbawah emosi.


Long Disan pun menyuruh pasukan Phoenix Api beserta pasukan dari kedua sekte yang mendukung kekaisaran Baiyue untuk menjauh.


Setelah mereka menjauh, Long Disan pun mulai mengeluarkan aura intimidasi dari dalam tubuhnya.


Kekuatan dewa sejati pun keluar dari dalam tubuh Long Disan.


Secara perlahan, sang pemimpin pun mulai merasakan tekanan besar di seluruh tubuhnya.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2