Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab. 425. Kekalahan Pasukan Surgawi


__ADS_3

Pertarungan diantara Lang Guan dan Shi Tiao melawan Shen Shuai pun kini mulai terlihat sangat sengit.


Serangan api milik Shi Tiao terus membombardir kearah tubuh Shen Shuai.


Namun setiap serangan raja Kilin Api itu masih belum juga mengenai sasarannya, sebab masih bisa dihindari oleh Shen Shuai.


Begitu juga serangan yang dilancarkan oleh Lang Guan, hal yang sama juga yang terjadi dengan serangannya.


"Sial! Ternyata memang tidak mudah untuk menghadapinya". Gerutu Lang Guan dalam hatinya sambil terus melancarkan serangan kearah tubuh lawannya.


Beberapa saat kemudian akhirnya kedua makhluk itu pun kembali kewujud asli mereka masing - masing sebagai seekor serigala dan juga seekor Kilin Api.


Kecepatan serangan dari keduanya pun kini semakin bertambah.


Kedua makhluk tersebut kini mulai bekerja sama untuk menyerang Shen Shuai.


Disaat Lang Guan menyibukkan Shen Shuai, Shi Tiao mulai mencari celah untuk menyerang lawannya tersebut, begitu juga sebaliknya yang dilakukan oleh Lang Guan.


Kini serangan keduanya mulai mengenai sasarannya.


Namun karena Shen Shuai diuntungkan oleh baju sirah yang di pakainya, sehingga serangan kedua makhluk itu hanya bisa membuat tubuhnya terdorong kearah tekanan serangan kedua makhluk itu tanpa memberikan dampak yang serius.


Akan tetapi walau pun demikian, hal itu membuat Shen Shuai kini semakin sulit untuk melakukan serangan balasan kepada kedua lawannya tersebut, karena tidak bisa berkosentrasi.


Di tempat yang tidak jauh dari pertarungan Shen Shuai dengan kedua pemimpin pasukan Ma Guang, kini terlihat juga pertarungan diantara Shen Tong dan juga Long Wang.


Keduanya mulai menggunakan teknik yang masing - masing mereka miliki.


Berbeda halnya dengan Lang Guan dan juga Shi Tiao dalam menghadapi Shen Shuai, pertarungan diantara Long Wang dan juga Shen Tong terlihat begitu berimbang.


Hal itu disebabkan karena Long Wang menggunakan senjata pusaka milik Shen Ma serta baju sirah pasukan surgawi.


Walau pun kualitas baju sirah yang digunakan oleh Long Wang kualitasnya sedikit berada dibawah baju sirah yang digunakan oleh Shen Tong, akan tetapi tetap bisa membendung serangan lawannya tersebut.


Melihat situasi yang sedang berlangsung itu, Shen Rian kini mulai merasa tidak tenang.


"Celaka! Jika situasi ini bertahan lama, sudah bisa dipastikan kita akan dikalahkan oleh mereka". Gerutu Shen Rian didalam hatinya.


Ma Guang memalingkan pandangannya dari pertarungan yang dilakukan oleh para bawahannya dan kembali menatap kearah Shen Tian yang adalah Shen Rian.


"Shen Tian! Apa lagi yang kamu tunggu? Apakah dirimu hanya bisa membiarkan seluruh pasukanMu mati terbunuh?". Kata - kata yang keluar dari mulut Ma Guang sambil tersenyum mengejek.


Mendengar perkataan Ma Guang, Shen Rian tidak serta merta langsung menanggapinya, akan tetapi sang komandan tetap ingin mendapatkan jalan keluar agar bisa melakukan rencana pimpinannya yaitu Shen Tian.


"Aku tidak bisa terpengaruh oleh provokasinya, jika aku ikut bertarung sudah bisa di pastikan bahwa rencana Jenderal Shen Tian akan gagal".


"Ayo! Kita bergerak kearah dinding formasi yang mereka ciptakan".

__ADS_1


"Siap jenderal!". Jawab bawahannya secara serentak.


Kelompok Shen Rian pun kini mulai bergerak kearah dinding formasi yang di ciptakan oleh tiga ras yang berbeda.


"Rupanya dia tetap berencana untuk melarikan diri, aku harus mencegah agar hal itu tidak akan bisa terjadi". Gumam Ma Guang dalam hatinya.


Ma Guang pun segera memerintahkan pasukannya untuk mencegah kelompok yang dipimpin oleh Shen Tian palsu tersebut dengan memberikan serangan - serangan untuk mengganggu pergerakan mereka.


"Sialan! Rupanya mereka mencoba untuk menggagalkan rencanaKu, aku harus segera bertindak". Pikir Shen Rian sambil sedikit membuka cela didinding formasi pelindung dan segera menyerang pasukan Ma Guang.


Serangan Shen Rian kini mulai menumbangkan setiap pasukan Ma Guang yang terkena serangannya tersebut.


Ma Guang tidak tinggal diam saat melihat apa yang telah menimpa pasukannya.


Pria itu segera memberikan serangan balasan disaat terlihat cela.


Serangan Ma Guang pun akhirnya mengenai tangan Shen Rian.


Hal itu terjadi disaat Shen Rian melepaskan serangannya kearah pasukan Ma Guang sehingga cela yang ada didinding formasi pelindung masih terbuka.


"Ahhcckkk! Sialan!". Teriak Shen Rian saat tangannya terkena serangan tombak Naga milik Ma Guang.


Serangan tersebut mampu memberikan luka serius bagi salah satu tangan Shen Rian.


Melihat hal tersebut, Ma Guang langsung segera mengetahui bahwa sosok Shen Tian didepannya itu bukanlah Shen Tian yang asli.


"Ha...ha...ha...ha...rupanya kamu adalah Shen Tian yang palsu, sebab tidak mungkin seranganKu bisa dengan mudah mengenai tanganMu".


"Apakah tebakanKu ini benar?". Tutup Ma Guang yang bertanya kepada Shen Rian sambil tersenyum sinis.


Mendengar perkataan Ma Guang, Shen Rian hanya bisa terdiam sambil menggerutu didalam hatinya.


"Sial! KecerobohanKu ternyata telah membongkar penyamaranKu ini...sepertinya rencana kita telah gagal!".


Karena merasa rencana mereka telah gagal, Shen Rian pun segera membuka formasi pelindung untuk menyerang Ma Guang.


Dengan cepat kini tubuh Shen Rian sudah berada di depan Ma Guang sambil melayangkan serangan.


Hal tersebut sudah di antisipasi oleh Ma Guang dengan menghindari serangan tersebut sambil membalas serangan Shen Rian dengan tombak naga yang berada di tangannya.


Serangan api hitam itu pun langsung di bendung oleh Shen Rian dengan tombak yang berada ditangannya.


Duuuaaarrr


Bunyi ledakan keras pun bergema disaat kedua tombak itu saling berbenturan.


Keduanya pun saling bertukar serangan dengan kecepatan yang kini terlihat tidak berimbang dimana Ma Guang terlihat sangat mendominasi dalam pertarungan itu.

__ADS_1


"Shen Rian! Sebetulnya kamu bukanlah tandinganKu! Tetapi karena kamu saat ini bertindak sebagai Shen Tian, maka aku akan memberikan kematian yang cepat untuk diriMu". Ujar Ma Guang disela - sela pertarungannya dengan Shen Rian.


Mendengar perkataan lawannya, Shen Rian merasa dirinya sedang direndahkan, sehingga membuat dirinya semakin geram dan membabi buta menyerang Ma Guang.


Sedangkan situasi yang terlihat dalam pertarungan antara Shi Tiao dan Lang Guan yang melawan Shen Shuai kini mulai terlihat berimbang.


Dari mulut Shen Shuai kini sudah terlihat mengeluarkan cairan berwarna merah, begitu juga dengan Shi Tiao dan juga Lang Guan, ketiganya sudah saling melukai.


Sedangkan keadaan Long Wang dan juga Shen Tong masih belum menunjukkan hasil yang signifikan.


Keduanya masih terus bertukar serangan untuk saling melukai.


Long Wang sendiri masih menggunakan wujud manusianya untuk menguras kekuatan Shen Tong dan jika sudah tepat pada waktunya maka Long Wang akan kembali ke wujud aslinya untuk menuntaskan pertarungan diantara keduanya.


Shen Tong sendiri sudah merasakan pertarungan diantara keduanya kini sudah tidak berimbang lagi, sebab dirinya tidak bisa memaksa Long Wang untuk bertarung dengan wujudnya sebagai seekor naga yang bisa dikatakan telah menggunakan kekuatan sejatinya.


Posisi yang dialami oleh pasukan surgawi kini sudah sangat mengenaskan, sebab pasukan Ma Guang yang memiliki jumlah yang jauh lebih banyak dari mereka mampu memberikan mimpi buruk bagi pasukan surgawi.


Kini jumlah pasukan surgawi yang tinggal sedikit sedang menjadi bulan - bulanan pasukan Ma Guang yang di pimpin oleh para jenderal dari tiga ras yang berbeda.


Melihat situasi yang ada saat itu membuat mental Shen Tong, Shen Shuai dan juga Shen Rian langsung drop, sehingga Lang Guan dan Shi Tiao serta Long Wang mampu untuk mengimbangi pertarungan mereka melawan pimpinan pasukan surgawi.


Dengan cepat Long Wang segera kembali kewujud aslinya dan membuat serangan melingkar dengan api hitam yang pekat kini menyelimuti tubuh Shen Tong.


Sang komandan pasukan surgawi itu tidak bisa menghindari serangan dari Long Wang dikarenakan tenaganya sudah banyak terkuras.


Sehingga kini Shen Tong hanya bisa menciptakan formasi pelindung untuk membendung serangan Long Wang.


Namun hal itu tidak bisa bertahan lama, sebab dinding formasi pelindung miliknya mulai retak.


Shen Tong hanya bisa pasrah dengan situasi yang dia rasakan saat itu dan tidak lama kemudian segera merenggut nyawanya.


Sedangkan untuk Shen Shuai dan juga Shi Tiao dan Lang Guan, kini tubuh mereka sudah dipenuhi dengan luka yang membuat intensitas pertarungan mereka mulai menurun.


Melihat situasi tersebut, setelah selesai membunuh Shen Tong dan menjarahnya, Long Wang segera melesat kearah Shen Shuai dengan menghunuskan senjata pusaka milik Shen Ma untuk menyerang lawan Lang Guan dan juga Shi Tiao tersebut.


Shen Shuai yang kini telah terkuras habis tenaganya sudah tidak bisa lagi untuk mengantisipasi serangan Long Wang.


Konsentrasinya yang tertuju kearah Shi Tiao dan juga Lang Guan langsung buyar disaat tubuhnya tertembus senjata pusaka Shen Ma.


Dunia pun langsung menjadi gelap dan roh serta inti jiwanya segera keluar dari dalam tubuhnya.


Hal itu tidak disia - siakan oleh Long Wang seperti apa yang dia lakukan kepada Shen Tong.


Long Wang segera menjarah harta berhara milik Shen Shuai.


Kini pertarungan Ma Guang dan Shen Rian pun sudah usai dengan tubuh Shen Rian yang telah tersungkur ditanah dengan keadaan yang sudah berlumuran darah.

__ADS_1


Ma Guang sendiri kini mulai mengintrogasi Shen Rian untuk memberitahukan rencana Shen Tian yang saat ii masih berada di dalam dunia kecil yang didalamnya terdapat juga putri Zhou Lu Yun yang menjadi umpan buat Ma Guang.


~Bersambung~


__ADS_2