
Para makhluk ras kuno yang seperti seekor gurita dan juga cumi - cumi dengan ukuran yang besar itu langsung kembali menyerang Ma Guang dan juga dua Kilin Api.
Serangan ratusan lengan yang juga di barengi dengan semburan air yang sangat kencang langsung di sambut oleh kedua kilin api.
Semburan api hitam milik keduanya langsung membendung serangan ratusan lengan para makhluk itu dan juga semburan air mereka.
Serangan mereka tidak mampu memadamkan api hitam milik kedua kilin api, karena perbedaan kekuatan mereka terbilang sangat jauh.
Kekuatan para makhluk yang menyerang tersebut semuanya berada di tingkat yang setara dengan kekuatan seorang Pendekar Kaisar Dewa.
Sehingga tidak sulit bagi kedua kilin api itu untuk membendung serangan tersebut.
Bukan hanya bisa membendungnya saja, melainkan mampu membuat mereka mengalami luka bakar yang serius.
Walau pun pertempuran tersebut berada di bawah air, namun karena saat itu mereka sedang berada didalam formasi pelindung yang di ciptakan oleh Long Wang sehingga mereka bertarung di tempat yang kering, hal itu membuat kemampuan bertarung para makhluk ras kuno itu tidak ada apa - apanya di hadapan kedua kilin api itu.
Sedangkan sang jenderal gurita dan sang raja cumi - cumi langsung menyerang Jiangjun dengan cairan hitam pekat yang di sertai dengan petir putih yang berderak - derak.
Seperti mendapatkan instruksi, semua pasukan ras kuno yang ada secara serentak mengeluarkan cairan yang sama dengan apa yang di keluarkan oleh kedua pemimpin mereka.
Ma Guang langsung memerintahkan keempat bawahannya untuk melindungi tubuh mereka dengan formasi pelindung milik mereka masing - masing.
Keempatnya langsung melakukan apa yang Ma Guang perintahkan.
Jiangjun langsung terdorong karena serangan yang di keluarkan oleh kedua makhluk yang berada di depannya.
Enam belas lengan yang berukuran besar langsung menyerang tubuh Jiangjun.
Namun serangan lengan - lengan tersebut mampu di bendung oleh jenderal naga tersebut.
Serangan keduanya tidak membuahkan hasil yang sesuai dengan keinginan mereka.
Mata ketiga Jiangjun langsung di aktifkan agar bisa menembus cairan hitam pekat yang mengaburkan pandangannya.
Namun hal itu tetap sia - sia saja, karena mata ketiganya tidak bisa menembus cairan hitam itu.
Jiangjun langsung meningkatkan kekuatan persepsinya untuk mengantisipasi serangan kedua lawannya itu.
Di tempat yang lain, hal yang sama juga di alami oleh Ma Guang, dan tiga bawahan lainnya.
Semburan air yang di sertai cairan hitam pekat mulai membuat tempat itu di genangi oleh air.
Karena merasa ada rencana yang sedang di lakukan oleh para makhluk ras kuno, mereka berlima langsung terbang keudara untuk bertarung.
Long Wang langsung memberitahukan kepada Ma Guang dan juga kedua kilin api untuk mendekati dirinya agar bisa dia lindungi dengan formasi pelindung miliknya.
Sedangkan Jiangjun di perintahkan untuk menghancurkan isi alam dari ras kuno tersebut.
Saat semuanya sudah berkumpul dan lansung di lindungi oleh Long Wang, Jiangjun langsung mengerahkan kekuatan puncaknya dan di lepaskan untuk menghancurkan alam itu.
__ADS_1
Ledakan besar pun langsung terjadi dan membuat seisi alam itu hancur berantakan.
Cairan hitam pekat yang tadinya menyelimuti alam itu, kini sudah berganti dengan kepulan debu yang bertebaran di udara.
Kini tidak terlihat lagi batu karang yang menghiasi alam itu, karena sudah hancur lebur oleh kekuatan Jiangjun.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya pandangan kelima sosok itu langsung melihat inti jiwa yang bertebaran di udara seakan ingin melarikan diri dari buruan kelima sosok yang baru saja membunuh raga yang mereka tempati.
Ma Guang langsung merubah wujud kedua kilin api menjadi manusia.
Sedangkan Long Wang dan juga Jiangjun langsung juga merubah wujud mereka menjadi manusia.
Mereka berlima dengan cepat melesat terbang dan mulai mengumpulkan inti jiwa serta batu permata dari ras kuno itu.
Setelah di kumpulkan, keempatnya langsung menyerahkan semuanya kepada Ma Guang.
Ma Guang langsung meraihnya dan mulai memilih inti jiwa para petinggi ras kuno itu serta mulai menyerahkan kepada keempat bawahannya tersebut.
Long Wang di berikan inti jiwa serta batu permata dari sang raja cumi - cumi.
Jiangjun juga di berikan inti jiwa serta batu permata dari seekor gurita yang juga adalah jenderal ras kuno.
Sedangkan kedua kilin api, mereka juga di berikan inti jiwa serta batu permata dari cumi - cumi yang juga adalah jenderal ras kuno itu.
Ma Guang sendiri memilih untuk menyerap inti jiwa serta batu permata dari sang jenderal gurita yang menangkap mereka.
Hal itu di sebabkan karena gurita memiliki kelebihan karena kecerdasannya yang luar biasa.
Mereka berlima langsung bermeditasi dan mulai melakukan hal itu.
Untuk keempat makhluk yang adalah bawahan Ma Guang, mereka tidak kesulitan menyerap kedua benda berharga itu, sebab kekuatan mereka yang sudah jauh berada di atas para ras kuno tersebut.
Sedangkan Ma Guang membutuhkan waktu selama beberapa jam untuk melakukan hal tersebut sehingga dia bisa selesai menyerap kedua benda itu.
Walau pun itu tidak membantu untuk peningkatan tingkat kultivasi darinya, namun sebelum Ma Guang menyerap inti jiwa dari sang jenderal gurita, dirinya terlebih dahulu mencari tahu apa kelebihan yang bisa dia miliki jika sudah menyerap kedua benda itu.
Ma Guang masih tetap bermeditasi dan mulai memeriksa hal - hal apa yang bisa dia dapatkan.
Tidak lama kemudia wajah Ma Guang langsung terlihat sumringah karena merasa sangat senang dengan apa yang akan dia miliki setelah menyerap inti jiwa dari sang jenderal gurita itu.
Ma Guang dengan cepat langsung menyerap inti jiwa tersebut.
Setelah dua jam berlalu, akhirnya Ma Guang sudah selesai menyerap inti jiwa itu dan langsung menyerap batu permata.
Dua jam kembali berlalu dan akhirnya Ma Guang sudah selesai menyerap batu permata milik sang jenderal gurita.
Saat Ma Guang telah selesai bermeditasi dan membuka matanya, keempat bawahannya kini sedang berada di dekat untuk menjaga dirinya.
Ma Guang pun langsung ingin mencoba kelebihan yang baru saja dia peroleh.
__ADS_1
Keempat bawahannya langsung terkejut saat melihat wajah serta tubuh Ma Guang kini sudah sama persis dengan wajah dan juga tubuh Long Wang.
"Bagaimana Penguasa melakukan hal itu?." Tanya Jiangjun penasaran.
Sedangkan Long Wang tidak menyadari jika sosok yang ada di depannya itu sama persis dengan dirinya.
Ma Guang tidak menjawab pertanyaan Jiangjun, melainkan dirinya juga langsung merubah wujudnya menjadi sama seperti jenderal naga tersebut.
Long Wang langsung tertawa saat melihat perubahan wajah serta tubuh dari atasannya itu.
"Ha...ha...ha...ha...ha! Ternyata penguasa bisa meniru wajah jenderal Jiangjun juga!." Ujar Long Wang.
Mendengar perkataan Long Wang, Jiangjun juga langsung menimpalinya.
"Ampun Yang Mulia! Tetapi wajah sebelumnya yang penguasa tiru, itu adalah wajah Yang Mulia Raja!." Ucap Jiangjun sambil menahan dirinya untuk tidak menertawai rajanya juga.
Long Wang yang mendengar perkataan Jiangjun langsung terkejut.
"Apa!? Jadi tadi itu adalah wajahKu?." Gumam Long Wang sambil wajahnya yang mulai memerah karena merasa malu telah menertawai wajah Jiangjun.
"Penguasa! Bagaimana Penguasa bisa melakukan hal itu?." Tanya Long Wang penasaran.
Ma Guang pun langsung menjelaskan kepada sang raja naga serta kepada tiga orang lainnya.
Setelah mendapatkan penjelasan, mereka berempat pun mulai mencoba untuk melakukan hal itu.
Namun mereka tidak bisa melakukannya.
"Penguasa! Mengapa kami tidak bisa melakukannya?." Tanya Long Wang.
"Sepertinya memang kalian tidak bisa melakukannya, akan tetapi kalian bisa melakukan hal itu jika kalian kembali ke wujud asli kalian!." Tutur Ma Guang menjelaskan.
"Dan untuk Shi Kang dan Shi Lauw! Kalian berdua sudah bisa merubah wujud kalian sendiri! Tetapi sebelumnya, aku akan meniru wajah kalian satu persatu agar kalian bisa kembali meniru wajah tersebut!." Lanjut Ma Guang.
Ma Guang pun langsung meniru wajah Shi Kang dan menyuruhnya untuk kembali kewujud sejatinya.
Shi Kang pun langsung melakukan apa yang di perintahkan oleh Ma Guang.
Setelah berubah ke wujud sejatinya, Shi Kang langsung mencoba merubah wujudnya menjadi seperti manusia dengan wajah yang sama dengan wajah yang Ma Guang tiru.
Dan hal tersebut langsung bisa di lakukannya.
"Ternyata memang benar yang penguasa katakan! Kita tidak bisa meniru wajah manusia yang lain jika kita sudah merubah wujud kita terlebih dahulu!." Tutur Shi Kang.
Shi Lauw juga melakukan hal yang sama dengan apa yang di lakukan oleh Shi Kang.
Sedangkan Long Wang dan juga Jiangjun langsung memahami juga apa yang di jelaskan oleh Ma Guang.
Setelah selesai dengan kemampuan baru yang mereka miliki setelah menyerap kedua benda ras kuno, akhirnya mereka pun langsung meninggalkan dunia itu dan membuatnya tiada.
__ADS_1
~Bersambung~