
Disaat ketiga penguasa dari tiga alam yang berbeda itu menampakkan diri mereka, Se Tianlan langsung mengenal mereka.
"Guru! Tolong bantu aku". Pinta Se Tianlan.
"Bagaimana bisa aku membantumu, jika setelah ribuan tahun menjalani hukuman, kamu masih tetap saja berniat untuk membuat kekacauan didunia atas". Jawab dewa Tian Kong yang adalah dewa agung penguasa dunia atas.
"Terima kasih pendekar Ma karena telah mengatasi masalah yang disebabkan oleh Se Tianlan".
"Kami sudah mengetahui keinginanmu yang hendak memanggil dewa Ceng Sin untuk membawa Se Tianlan agar bisa menerima hukuman".
"Akan tetapi saat ini, Se Tianlan memang sedang menjalani hukuman, sehingga masalah ini akan diurus oleh dewa Ha Di Si".
"Dewa Ha Di Si sendiri yang akan membawanya kembali kedunia bawah untuk menjalani hukuman". Tutur dewa Tian Kong menjelaskan kepada Ma Guang.
"Iya, apa yang dewa Tian Kong katakan itu sudah benar, akulah yang akan mengurus Se Tianlan". Sambung dewa Ha Di Si.
"Baiklah, jika itu sudah sesuai dengan apa yang Se Tianlan terima, aku menyerahkan saja urusan itu kepada para dewa agung sekalian". Ucap Ma Guang menyetujui perkataan kedua dewa agung tersebut.
"Menurutku, bagi seluruh makhluk dunia atas, sudah saatnya kalian untuk kembali lagi ke dunia atas".
"Aku akan membantu kalian agar bisa kembali kedunia atas".
"Sedangkan untukmu dan juga untuk pendekar lainnya, kalian harus terlebih dahulu memurnikan energi Qi yang kalian miliki agar bisa segera naik ke dunia atas".
"Akan tetapi, mulai saat ini, kalian sudah tidak boleh lagi untuk campur tangan dalam urusan dunia ini".
"Disaat kalian ingin memurnikan energi Yin dalam energi Qi yang kalian miliki, tetaplah berdiam didunia kecil disekte kalian".
Dewa agung Ceng Sin memberitahukan hal itu kepada Ma Guang serta kepada para petinggi sekte Naga Surgawi yang sudah memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan para dewa.
Pada saat itu semuanya sedang dalam sikap bersujud memberi hormat kepada ketiga dewa agung.
"Aku akan memberikan petunjuk kepada kalian bagaimana caranya untuk memurnikan energi Qi, sehingga kalian akan bisa lebih cepat melakukannya". Lanjut dewa Ceng Sin.
"Dan untuk ras Naga Api, sampaikan kepada pangeran Long Wang agar bisa segera kembali ke dunia atas untuk menjadi pemimpin ras Naga Api". Sambung dewa Tian Kong.
"Terima kasih atas kebaikan dewa agung". Jawab mereka semua.
Dalam sekejab ketiga dewa agung tersebut pun langsung menghilang.
Sosok Se Tianlan juga kini sudah tidak lagi terlihat.
Ma Guang dan juga para bawahannya kini segera kembali ke sekte Naga Surgawi.
Sesampainya di markas sekte Naga Surgawi, pasukan ras makhluk surgawi pun segera memberitahukan hal itu kepada atasan mereka yang saat itu sedang memulihkan kekuatan mereka serta sedang menyembuhkan luka mereka.
Mendapatkan kabar dari para bawahan mereka, para petinggi pasukan ras surgawi segera bangkit dan menemui Ma Guang yang saat itu sedang berada di aula utama sekte Naga Surgawi bersama Ma Tian Shen.
__ADS_1
"Penguasa, kami datang kesini untuk berpamitan denganmu". Tutur para pemimpin ras makhluk surgawi.
"Penguasa, aku juga akan pergi ke dunia atas untuk memimpin ras Naga Api, aku berharap penguasa bisa secepatnya menyelesaikan usaha penguasa agar bisa naik ke dunia atas".
"Aku ingin penguasa bisa menjadi pemimpin ras Naga Api untuk menggantikan diriku". Tutup Long Wang.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Jiangjun dan yang lainnya.
"Bagaimana dengan luka yang kalian miliki?". Tanya Ma Guang.
"Penguasa tidak perlu khawatir, jika sudah berada didunia atas, luka kami ini akan cepat sembuh". Jawab Long Wang.
"Baiklah, aku akan secepatnya menyusul kalian". Tutur Ma Guang.
Semuanya pun saling berpamitan dengan pasukan Kilin Api sebelum mereka meninggalkan dunia manusia.
Setelah selesai berpamitan mereka pun segera pergi dan meninggalkan sekte tersebut.
Sama halnya dengan sekte Beruang Matahari, patriark Tien Chou, para leluhur, para petinggi sekte dan juga anggota sekte itu pun berpamitan juga dengan Ma Guang.
Mereka kini ingin kembali ke tempat dimana sekte mereka berada, yaitu diwilayah kekaisaran Baiyue.
Ma Guang pun menanggapi keinginan mereka itu.
"Patriark Tien Chou, situasi di wilayah sekte Beruang Matahari saat ini sudah sangat hancur, sehingga markas sekte kalian tidak bisa lagi dibangun di tempat tersebut".
"Kami memang akan membangun kembali markas kami di tempat yang tidak jauh dari markas kami terdahulu yang tidak terkena dampak pertempuran itu". Jawab patriark Tien Chou.
Mendengar jawaban dari patriark Tien Chou, Ma Guang segera memberikan ribuan keping emas untuk membantu mereka membangun kembali markas sekte mereka.
Patriark Tien Chou dan yang lainnya pun langsung berterima kasih kepada Ma Guang.
Setelah itu mereka pun meninggalkan sekte Naga Surgawi dan di antarkan oleh Hong Jiannan untuk membuka portal ruang dan waktu agar mereka bisa tiba dengan cepat di wilayah sekte mereka.
Sedangkan kini Ma Guang mulai memberikan petunjuk kepada para tetua yang memiliki tingkat kultivasi sebagai pendekar dewa agung untuk bisa menjaga sekte Naga Surgawi disaat para petinggi sekte yang sudah memiliki kekuatan dewa sejati sedang memurnikan energi Qi milik mereka.
Tidak hanya disaat mereka memurnikan energi Qi mereka, melainkan disaat mereka meninggalkan dunia manusia.
Setelah selesai memberikan petunjuk, nasehat dan saran, Ma Guang, Ma Tian Shen, Hong Jiannan dan para petinggi lainnya pun segera meninggalkan aula utama tersebut.
Ma Guang juga pergi menemui Bing Bihai untuk memberitahukannya agar memurnikan energi Qi miliknya untuk bisa naik ke dunia atas.
Disaat wanita cantik itu melihat Ma Guang, senyumannya langsung melebar.
"Apakah kamu sangat merindukanku sehingga datang menemuiku?". Kata - kata yang terlontar dari mulut Bing Bihai.
"Nona Bing, kedatanganku kesini untuk memberitahukan kepadamu bagaimana caranya memurnikan energi Qi yang kita miliki agar bisa naik ke dunia atas dan hidup abadi". Tutur Ma Guang mengungkapkan maksud kedatangannya.
__ADS_1
"Aku tidak mau naik ke dunia atas, keinginanku hanyalah bisa untuk selalu bersama denganmu". Ucap Bing Bihai menanggapi perkataan Ma Guang.
"Nona Bing, kali ini aku sedang tidak bercanda, jadi dengarkan petunjuk yang akan aku sampaikan kepadamu". Ucap Ma Guang.
Pria itu pun segera memberikan petunjuk kepada Bing Bihai.
Setelah selesai memberikan petunjuk, Ma Guang pun segera berpamitan dan meninggalkan Bing Bihai.
Hati wanita itu pun langsung merasa tidak senang dengan perlakuan Ma Guang kepadanya.
Setelah beberapa tahun kemudian, situasi di wilayah kekaisaran Zhou semakin tidak terkendali.
Peperangan antar kerajaan pun mulai pecah, pengaruh kepemimpinan kekaisaran Zhou kini sudah tidak terlihat lagi.
Kerajaan Qin menunjukkan eksistensinya dengan mulai mengalahkan satu persatu kerajaan - kerajaan lain yang berada di wilayah kekaisaran Zhou.
Sedangkan Ma Guang bersama ketiga istrinya, Ma Tian Shen, Hong Jiannan serta para petinggi sekte lainnya pun telah selesai memurnikan energi Qi mereka.
Kini mereka telah bersiap untuk meninggalkan dunia manusia.
Semuanya kini telah menghilangkan hawa nafsu duniawi mereka, sehingga kedua putra putri Ma Guang pun diserahkan kepada Li Yan dan Hong Yilan untuk merawat keduanya.
Sedangkan Hong Jiannan tidak bisa melanjutkan pernikahannya dengan Huaiying.
Mereka semua pun kini berpamitan kepada orang - orang terkasih mereka untuk meninggalkan dunia manusia.
Saat mereka akan pergi, terdengar suara seorang wanita memanggil nama Ma Guang.
"Ma Guang, apakah kamu akan meniggalkanku?". Teriak Bing Bihai.
"Bukankah kamu tidak mau meninggalkan dunia ini?". Balas Ma Guang kepada Bing Bihai.
"Kemana pun kamu pergi, aku akan tetap mengikutimu, jadi jangan pernah berharap untuk bisa menjauh dariku". Tutur Bing Bihai.
Mendengar perkataan Bing Bihai, Xia Jiao, Duan Meng dan juga Yuan Jiali hanya bisa tersenyum.
Mereka pun akhirnya secara bersama - sama terangkat ke dunia atas yang dibantu oleh dewa agung Ceng Sin.
~Tamat~
Terima kasih atas kesetiaan para pembaca sekalian yang sudah mendukung author sehingga karya ini bisa mencapai popularitas seperti ini.
Aku juga berharap kepada para pembaca sekalian untuk tetap mendukung dan membaca karya terbaruku yaitu PENDEKAR AWAN MERAH.
Semoga karya baruku bisa juga untuk menghibur kalian.
Sekali lagi saya ucapkan TERIMA KASIH 🙏🙏🙏
__ADS_1