Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 348. Pertempuran Dua Kekaisaran (IV)


__ADS_3

Kaisar Yue Wu kini langsung di asingkan dari medan pertempuran itu bersama para anggota sekte Iblis Darah dan juga sekte Bunga Lotus.


Hal itu agar mereka terhindar dari dampak pertempuran tingkat dewa sejati yang sedang berlangsung.


Semuanya bergerak mundur sambil di lindungi oleh Long Disan.


Tidak hanya itu saja, saat sudah berada di tenda pasukan kekaisaran Yue Wu, Long Disan juga memerintahkan pasukan kavaleri kekaisaran Yue Wu agar secepatnya melarikan diri dari tempat tersebut.


Sebab akibat dari pertempuran itu akan berdampak sangat luas hingga berjarak puluhan kilo meter.


Mendapatkan perintah dari Long Disan, dengan cepat pasukan kekaisaran berlari meninggalkan tempat mereka.


Long Disan tetap melindungi kelompok tersebut hingga tiba di tempat yang aman.


Sedangkan Zhou Lu Yun beserta para leluhur sekte Kura - Kura Api, para leluhur keluarga bangsawan Lai yang masih tersisa kini melakukan hal yang sama dengan apa yang di lakukan oleh kubu dari kekaisaran Yue Wu.


Mereka juga langsung melesat menjauh dari tempat pertempuran itu.


Di tengah - tengah medan pertempuran tingkat dewa sejati itu, kini Long Disi terus menyerang pasukan ras Ular Surgawi dan juga pasukan makhluk ras kuno secara bergantian setelah dia membunuhnya.


Pemimpin ras Ular bersama dengan pemimpin makhluk ras kuno kini segera menyerang Long Disi secara bersama - sama.


Long Disi yang menerima serangan kedua makhluk tersebut yang kini sudah kembali ke wujud sejati mereka mulai terlihat berimbang.


"Apakah hanya itu kemampuan kalian berdua?." Tutur Long Disi menghina kekuatan kedua pemimpin tersebut.


Gigi - gigi tajam serta cakar dari makhluk ras kuno yang di lengkapi dengan serangan ekor miliknya memaksa Long Disi untuk berubah wujudnya ke bentuk sejati sebagai seekor Naga Surgawi.


Serangan hempasan dua buah ekor lawannya langsung di sambut juga oleh tamparan ekor milik Long Disi yang di baluti dengan Api hitam.


Ledakan besar pun terjadi saat serangan ketiganya berbenturan.


Tubuh Long Disi langsung terdorong mundur sejauh puluhan meter.


Hal yang sama juga di alami oleh kedua lawannya.


Ketiganya kembali melesat untuk saling melancarkan serangan mereka.


Long Disi langsung mengeluarkan api hitam dari mulutnya.


Sedangkan pemimpin ras Ular juga mengeluarkan racun yang sangat mematikan dari dalam mulutnya juga.


Semburan air pun keluar dari mulut makhluk ras kuno yang menjadi tandem pemimpin ras Ular.


Semburan air itu dalam sekejab kini sudah menjadi sebuah bongkahan es yang tajam dan berukuran besar serta terlihat bening itu dengan cepat melesat menyambut api hitam milik Long Disi.


Sedangkan semburan racun dari pemimpin ras ular menyusul di belakang bongkahan es tersebut.


Kedua unsur yang berlawanan itu pun saling bertemu.

__ADS_1


Serangan api hitam Long Disi saat bertemu dengan bongkahan es abadi milik pemimpin ras makhluk kuno, kini mulai meredup dengan cepat.


Tidak hanya itu saja, bongkahan es abadi itu juga mulai melebur dengan cepat.


Saat kedua kekuatan itu berbenturan, kekuatan semburan racun milik pemimpin ras ular pun langsung memberikan tambahan dorongan bagi serangan bongkahan es abadi tersebut.


"Sialan! Ternyata Ular itu kini sedang menyerang diriKu juga!."


Dorongan dua kekuatan tingkat dewa sejati itu mampu membuat api hitam milik Long Disi menjadi padam.


Namun es abadi milik makhluk kuno tersebut juga langsung menguap seluruhnya.


Kini tersisa serangan semburan racun milik pemimpin ras ular yang terus melesat menuju kearah tubuh Long Disi.


Sang naga pun langsung menciptakan dinding formasi pelindung miliknya untuk membendung serangan tersebut.


Saat semburan racun itu membentur dinding formasi pelindung milik Long Disi.


Terlihat dengan cepat racun tersebut bisa meluluhkan dinding formasi itu.


Long Disi langsung melesat naik ke udara untuk menghindari terjangan racun itu sambil kembali mengerahkan kekuatannya untuk kembali menyemburkan api hitam miliknya.


Melihat serangan Api Hitam milik Long Disi yang kembali datang menyerang keduanya dari atas, kedua pemimpin tersebut langsung menciptakan dinding formasi pelindung juga.


Ledakan besar pun kembali terjadi.


Semburan api yang kekuatannya berada satu tingkat di atas kedua sasarannya itu langsung memberikan dorongan yang sangat kuat di dinding formasi pelindung milik kedua lawannya.


Sedangkan semburan api hitam milik Long Disi kini mengenai tubuh kedua pemimpin itu.


Tubuh keduanya pun terdorong kebawah dan membentur permukaan tanah.


Darah pun terlihat keluar dari dalam mulut kedua pemimpin yang menjadi lawan Long Disi.


Di saat bersamaan, pasukan ras ular menggunakan taktik yang sama dengan apa yang di gunakan oleh pemimpin mereka.


Semburan racun mematikan dari mulut mereka pun mulai di sebarkan ke arah tubuh lawan - lawan mereka.


Sedangkan semburan es abadi juga saling berbenturan satu dengan yang lain dari kedua kubu makhluk kuno yang masing - masing berada di pihak yang berbeda.


Dataran yang awalnya datar tersebut kini sudah berubah menjadi sebuah lobang yang berukuran besar dan dalam dengan berdiameter tiga kilo meter dan dengan kedalaman seratus meter.


Pertempuran pun mulai terlihat berpihak ke pasukan yang mendukung kekaisaran Yue Wu.


Hal itu karena pemimpin makhluk ras kuno di pihak ras naga kini dengan leluasa mulai membantai setiap pasukan ras kuno yang menjadi lawan mereka.


Hanya dalam waktu dua jam saja, kini pasukan ras ular dan juga tandemnya mulai di pukul mundur oleh lawan mereka.


Pertarungan itu pun kini mulai melebar ke segala arah.

__ADS_1


Kelompok pasukan Ma Guang yang sudah siap dengan hal itu, kini mulai bersiap untuk menyerang kedua kelompok yang sedang bertarung itu.


Saat ada puluhan pasang makhluk surgawi dan makhluk ras kuno sedang bertarung dan mendekati tempat dimana mereka berada.


Dengan cepat pasukan Kilin Api dan juga pasukan dari ras Naga langsung menyerang kedua kelompok tersebut.


Mendapatkan serangan dengan kekuatan yang belum terkuras sedikit pun itu, langsung membuat puluhan pasang kelompok yang sedang bertempur tersebut, tewas mengenaskan di tangan mereka.


Tindakan yang di lakukan oleh kelompok Ma Guang itu belum di sadari oleh kedua kelompok yang sedang bertarung itu.


Pertarungan yang sudah berjalan beberapa jam itu telah menelan banyak korban jiwa di kedua kubu.


Kini pasukan keduanya hanya tersisa masing - masing sekitar dua ratus lebih pasukan saja.


Dan hal itu jika di manfaatkan oleh pasukan yang di pimpin oleh Ma Guang, sudah bisa di pastikan akan dapat mengalahkan mereka.


Karena jumlah pasukan dari ras ular tinggal tiga puluh.


Sedangkan pasukan ras naga, kini tersisa seratus ekor saja.


Untuk sisanya adalah makhluk kuno yang juga mengalami kerugian jiwa yang sangat besar.


Sudah ada ribuan pasukan ras kuno yang tewas dalam pertempuran itu.


Mengingat kekayaan yang melimpah berada di tengah - tengah pertempuran itu.


Ma Guang pun segera memerintahkan pasukan miliknya untuk memasuki pertempuran tersebut.


Seribu pasukan yang di miliki oleh Ma Guang kini ikut memasuki medan pertempuran.


Sedangkan untuk Raja Long Wang dan juga jenderal Shi Kang, Keduanya di perintahkan oleh Ma Guang untuk menciptakan formasi pelindung di area sekitar pertarungan.


Formasi yang di ciptakan pun memiliki tiga lapisan.


Lapisan luar dan dalam adalah formasi dari Kilin Api, dan satu lapisan di tengahnya adalah formasi dari ras naga.


Hal itu agar supaya pasukan ras naga tidak bisa membuka formasi tersebut.


Dan walau pun Long Disan dan Long Disi memiliki kekuatan dewa sejati sebagai Dewa Bumi, namun keduanya tidak akan bisa membuka formasi milik dari Kilin Api.


Kedua kelompok yang sedang bertarung merasa terkejut dengan kedatangan sebuah kelompok pasukan baru yang langsung menyerang keduanya.


Pertarungan di antara Long Disi dan juga dua pemimpin lainnya langsung berhenti saat melihat pasukan mereka di serang oleh kelompok yang baru bergabung itu.


Untuk pemimpin ras ular, Long Disi dan juga bawahan keduanya, mereka sudah mengetahui siapa kelompok yang menyerang tersebut.


Sedangkan Long Disan yang kini sedang melindungi pasukan kekaisaran Yue Wu untuk meninggalkan medan pertempuran itu, dirinya juga merasa terkejut karena dirinya sudah tidak lagi merasakan energi pertarungan kedua kubu itu.


"Sebenarnya apa yang sedang terjadi di sana? Aku harus kembali secepatnya!."

__ADS_1


"Kalian tetap pergi menjauh dari tempat ini!." Perintah Long Disan yang setelah mengatakan hal itu segera melesat untuk kembali bergabung dengan pertempuran yang terjadi.


~Bersambung~


__ADS_2