
Setelah para pasukan naga telah kembali, Ma Guang langsung berencana untuk kembali ke benua utara.
Namun sebelum dirinya kembali, dia berniat untuk mengunjungi serta bertemu dengan para Kilin Api.
Tanpa di ketahui oleh orang lain, Ma Guang bersama Long Wang dan juga Jiangjun langsung melesat menuju ke wilayah hutan dimana Kilin Api itu berada.
Sambil menunggangi Jiangjun, ketiganya melesat dengan cepat ke tempat yang mereka tuju.
Setelah tiba di depan mulut goa dimana dunia Kilin Api berada, ketiganya langsung di sambut oleh dua ekor Kilin Api.
"Hormat kepada penguasa!." Tutur kedua Kilin Api tersebut.
Ketiganya langsung di antarkan menuju ke pintu masuk menuju dunia Kilin Api.
Mereka bertiga pun akhirnya menghilang dari pandangan mata kedua Kilin Api yang berjaga itu.
Setelah tiba di dunia Kilin Api, ketiganya langsung melesat menuju ke sebuah bangunan mega tempat raja baru Kilin Api berada.
Shi Tiao langsung menyambut mereka dengan bersujud yang di ikuti juga oleh para Kilin Api lainnya.
"Selamat datang penguasa! Silahkan masuk! Apa ada yang bisa hamba lakukan?." Tutur Shi Tiao sambil berjalan mengantarkan ketiga orang tersebut.
"Iya ada hal yang ingin aku perintahkan kepadaMu dan juga ingin aku tanyakan kepadaMu!." Tutur Ma Guang menanggapi perkataan Shi Tiao.
Setelah mereka duduk, Shi Tiao mempersilahkan Ma Guang untuk menduduki kursi kebesarannya, namun Ma Guang menolaknya.
Di dalam ruangan aula istana Kilin Api, kini telah berkumpul para jenderal serta komandan Kilin Api.
Ma Guang pun langsung berkata kepada Shi Tiao dan juga para kilin api yang ada.
"Aku meminta kalian untuk selalu mengawasi setiap pergerakan sekte besar serta kelompok besar aliran hitam! Jika mereka ingin untuk melakukan penyerangan terhadap sekte aliran putih, kalian harus mencegah atau pun bisa juga untuk menghabisi mereka!." Tutur Ma Guang dengan nada suara yang berwibawa.
"Baik penguasa! Kami akan melakukan apa yang penguasa perintahkan!." Tutur serentak para kilin api.
"Aku juga membutuhkan dua jenderal Kilin Api untuk selalu berada di sampingKu! Jadi siapa dua jenderal yang akan kamu rekomendasikan?." Tutur Ma Guang yang juga langsung bertanya kepada Shi Tiao.
"Sepertinya jenderal Shi Kang dan juga jenderal Shi Lauw sangat tepat untuk mendampingi penguasa!." Tutur Shi Tiao tulus.
Kedua jenderal Kilin Api yang namanya disebutkan oleh Shi Tiao langsung berdiri maju dan berkata.
"Kami siap melayani penguasa!." Tutur kedua jenderal tersebut.
Kedua kilin api itu memiliki kekuatan yang setara dengan pendekar dewa agung tingkat rendah, sehingga kecepatan terbang kedua kilin api itu lebih cepat dari kecepatan terbang Long Wang dan juga Jiangjun jika berada di dunia manusia.
Setelah itu, Ma Guang langsung menyuruh para kilin api untuk membubarkan diri serta melakukan tugas yang baru saja dia perintahkan.
Setelah tinggal mereka berenam di ruang aula istana itu, Ma Guang pun kemudian berkata.
__ADS_1
"Shi Tiao! Setelah aku bertemu dengan kalian serta kedatangan kalian untuk membantu kami saat penyerangan itu, ada hal yang sangat mengganjal di dalam benakKu!." Tutur Ma Guang dengan nada suara yang berat.
"Hal apa yang penguasa maksudkan?." Tanya Shi Tiao penasaran.
"Shi Tiao! Mengapa ras kalian tidak terpengaruh dengan aturan ruang dan waktu yang ada di dunia kami? Sedangkan para ras makhluk surgawi, kekuatan mereka sangat terpengaruh dengan aturan tersebut, sehingga kekuatan mereka hanya bisa setara dengan para pendekar dewa surgawi puncak!?." Tutur Ma Guang menjelaskan serta bertanya kepada Shi Tiao.
Long Wang dan Jiangjun juga merasa tersentak dengan hal yang baru saja di tanyakan oleh Ma Guang itu.
"Ternyata penguasa sampai sejauh itu memikirkan tentang kami! Kakak tertua tidak keliru untuk memilih tubuh penguasa sebagai wadah dari inti jiwa serta batu permata miliknya!." Pikir Long Wang.
"Tidak salah aku melayani penguasa! Dia selalu memikirkan siapa saja yang berada di sekitarnya serta selalu ingin berusaha untuk melindunginya! Jika itu adalah pendekar yang lain, pasti mereka hanya mementingkan diri mereka sendiri untuk berusaha menjadi kuat!." Pikir Jiangjun merasa bangga dengan Ma Guang.
"Penguasa! Aturan ruang dan waktu ini di khususkan untuk para dewa dan juga para makhluk surgawi! Sedangkan para dewa yang di berikan tugas untuk menjaga, merawat serta mengatur dunia manusia, mereka tetap memiliki kekuatan sejati mereka! Sehingga hal itu hanya berpengaruh terhadap para dewa yang datang kedunia manusia tanpa seijin penguasa surgawi!." Tutur Shi Tiao menjelaskan.
"Bagaimana jika darah kalian mengalir di dalam tubuh mereka? Apakah itu memiliki efek samping untuk kultivasi mereka juga?." Tanya Ma Guang penasaran.
"Penguasa! Hal itu hamba tidak mengetahuinya! Sehingga hamba tidak bisa untuk menjawabnya!." Jawab Shi Tiao.
"Jadi seperti itu! Apakah ada inti jiwa serta batu permata Kilin Api yang lain di dunia ini?." Tanya Ma Guang.
Shi Tiao mulai merasa tidak nyaman dengan pertanyaan Ma Guang.
Kilin Api itu berpikir, ras mereka berada dalam situasi yang terancam, karena Ma Guang terus menanyakan hal - hal yang bisa membuat nyawa mereka melayang.
"Ada penguasa! Karena aku yang saat ini menjadi raja, sehingga aku yang menggantikan para raja sebelumnya untuk menjaga inti jiwa serta batu permata dari para leluhur kita!." Jawab Shi Tiao jujur.
"Menurut cerita turun temurun, saat terjadi kekacauan di dunia manusia, para leluhur sudah ada yang memiliki kekuatan setara dengan dewa bumi!." Tutur Shi Tiao.
"Apakah yang kamu simpan itu adalah inti jiwa serta batu permata yang milik mereka?." Tanya Ma Guang.
"Iya penguasa!." Jawab Shi Tiao lagi.
"Shi Tiao! Karena untuk menjaga kedamaian di dunia ini, sehingga aku selalu berharap agar kalian bisa bertambah kuat, begitu juga dengan raja Long Wang dan juga jenderal Jiangjun! Oleh karena itu aku berpikir karena kamu adalah seorang raja Kilin Api, sehingga aku ingin mencoba ada pertukaran darah antara diriMu dan juga raja Long Wang!."
"MenurutKu hal itu bisa meningkatkan kekuatanMu sebagai raja Kilin Api dan juga bisa membantu kekuatan raja Long Wang di dunia manusia!." Tutur Ma Guang.
Sedangkan untuk jenderal Jiangjun, aku akan memberikannya inti jiwa serta batu permata yang aku miliki!." Lanjut Ma Guang lagi.
Mendengar perkataan Ma Guang, Shi Tiao sangat menerima baik saran tersebut.
Kilin Api itu merasa bangga jika memiliki darah dari ras naga yang adalah makhluk surgawi.
Sedangkan Long Wang sendiri sedang memikirkan perkataan dari Ma Guang.
"Apakah kekuatan sejatiKu bisa di gunakan saat berada di dunia manusia?." Pikir Long Wang.
"Hamba siap menerima perintah penguasa!." Tutur Shi Tiao.
__ADS_1
"Hamba juga siap menerima perintah penguasa!." Tutur Long Wang sambil menangkupkan tangannya.
"Kalau begitu, cepat bawakan semua inti jiwa serta batu permata para leluhurMu!." Perintah Ma Guang.
Dengan cepat Shi Tiao langsung menuju ke tempat penyimpanan inti Jiwa serta batu permata para leluhurnya.
Tidak lama kemudian Shi Tiao pun kembali dengan membawa apa yang Ma Guang maksudkan serta langsung menyerahkannya.
Setelah menerima apa yang Shi Tiao serahkan, akhirnya Ma Guang pun meminta Long Wang dan Shi Tiao untuk melakukan apa yang telah mereka bicarakan.
"Baiklah! Mari kita mencoba memulai ritual yang aku maksudkan itu!." Tutur Ma Guang.
Keduanya langsung berdiri dan saling berhadapan.
Long Wang langsung kembali kewujud aslinya.
Keduanya langsung di perintahkan untuk melukai telapak kaki masing - masing dan mengeluarkan darah murni dari ras mereka.
Hal itu pun langsung di lakukan oleh keduanya.
Beberapa saat kemudian, gumpalan darah sebesar kepalan tangan orang dewasa langsung mengambang di udara.
Keduanya langsung melayang ke arah telapak kaki masing - masing yang sedang terluka.
Setelah tepat berada di goresan luka yang masing - masing mereka buat, akhirnya darah murni keduanya langsung memasuki tubuh keduanya.
Beberapa saat kemudian, tubuh Shi Tiao langsung bergetar.
Kilin Api itu langsung menahan serta menyerap energi yang terkandung di dalam darah murni Long Wang dan di jadikan sebagai energi miliknya.
Melihat situasi tersebut, Ma Guang langsung menciptakan formasi pelindung untuknya dan juga yang lain.
Ledakan besar pun terjadi.
Bangunan istana Kilin Api langsung hancur berantakan.
Aura energi yang sangat kuat merembes keluar dari dalam tubuh Shi Tiao.
"Sepertinya kekuatan Shi Tiao kini sudah setara dengan kekuatan dewa biasa tingkat puncak!." Tutur Jiangjun.
Sedangkan Long Wang sendiri, tidak merasakan hal yang istimewa saat darah murni Shi Tiao memasuki tubuhnya.
Ma Guang langsung menatap Long Wang dan berkata.
"Sepertinya kita harus segera keluar dari dunia ini untuk menguji apakah darah murni Shi Tiao memberikan efek bagi kekuatanMu di dunia manusia!." Ucap Ma Guang.
~Bersambung~
__ADS_1