Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 347. Pertempuran Dua Kekaisaran (III)


__ADS_3

Disaat leluhur agung memeriksa kondisi ketua Lan Xang.


Mata pria tua rentah itu langsung terkejut karena apa yang baru saja dia ketahui tersebut.


"Kamu harus segera menjauh dari tempat ini untuk menyembuhkan tubuhMu yang telah terkena racun mematikan milik ketua Dongsi!." Tutur Lan Fengsi.


"Tetapi aku tidak menghirup asap beracun tersebut!." Jawab ketua Lan Xang dengan nada suara yang pelan.


Leluhur agung Lan Fengsi segera memanggil seorang tabib dari sekte mereka untuk menyembuhkan dampak dari racun tersebut.


Saat seorang tabib sekte baru saja mau mendekati tubuh ketua Lan Xang, pemimpin pasukan ras ular langsung mencegahnya dan mulai menyerap racun yang ada di dalam tubuh ketua Lan Xang.


Hanya dalam sekejab saja, racun milik ketua Dongsi kini sudah tidak ada lagi di dalam tubuh ketua Lan Xang.


Pemimpin ras ular itu pun memberikan sebuah pil untuk Lan Xang.


Dengan cepat Lan Xang segera menelan pil itu dan langsung menyerap esensinya.


Sedangkan tetua Dongsi setelah merasa berhasil untuk melukai lawannya, pria itu kini mulai membunuh satu persatu anggota dari keluarga bangsawan Lai.


Sedangkan Lai Ying sendiri kini telah menjadi bulan - bulanan Xu Kian.


Leluhur keluarga Bangsawan Lai tidak tahan melihat kepala keluarga mereka yang saat itu terlihat tidak sanggup menghadapi lawannya.


Dengan cepat puluhan leluhur keluarga bangsawan Lai melesat menyerang patriak sekte Bunga Lotus.


Para leluhur dari sekte Bunga Lotus sendiri kini tidak tinggal diam saja melihat apa yang akan di lakukan oleh para leluhur dari keluarga bangsawan Lai.


Dengan kecepatan penuh, secara serentak mereka juga melesat menyambut kedatangan para leluhur lawan mereka itu.


Gabungan kekuatan pun di lepaskan oleh kedua kelompok itu yang masing - masing berada di tingkat pendekar dewa surgawi puncak dan beberapa di antaranya adalah pendekar raja dewa.


Booommmm


Ledakan besar kembali terjadi di udara.


Hal itu langsung membuat banyak anggota sekte yang sedang bertarung mendapatkan imbas dari ledakan kedua energi yang saling bertemu tersebut.


Pertempuran itu pun kini semakin terlihat kacau.


Hal itu karena mereka bukanlah seorang prajurit sejati yang menyerang di saat mendapatkan perintah saja.


Zhou Lu Yun yang melihat pertempuran tersebut menjadi sangat gelisa dengan apa yang di lakukan oleh kelompok yang mendukungnya tersebut.


"Brengsek! Pertempuran ini sudah di luar kendaliKu! Apa yang harus aku lakukan?."

__ADS_1


"Pasukan Api Angin milikKu kini tinggal tersisa sebagian kecilnya saja!."


"Ternyata memang benar yang di katakan oleh kaisar Yue Wu! Kerugian yang paling besar dialami oleh pihakKu!."


"Ternyata semua pasukan infanteri dari kekaisaran Yue Wu adalah anggota dari sekte Iblis Darah dan juga sekte Bunga Lotus!."


"Sedangkan pasukan kekaisaran Yue Wu sendiri hanya terlibat di saat awal mereka menggunakan alat perang mereka dan tidak terlibat langsung di medan pertempuran ini!."


Zhou Lu Yun terus berpikir dengan kecerobohannya serta ambisi yang membuatnya tidak berpikir rasional.


Ditambah dengan sikap yang meremahkan kekuatan lawan menjadi satu - satunya kunci kerugian besar yang dia alami saat itu.


Sedangkan pemimpin sekte aliran hitam sendiri, mereka tidak memperdulikan anggota - anggota mereka yang jatuh berguguran.


Mereka juga hanya terbawah dengan ambisi mereka masing - masing.


Di tempat dimana para leluhur dari keluarga bangsawan Lai dan leluhur sekte Bunga Lotus sedang bertarung, kini terlihat mereka sudah saling memisahkan diri dan mulai bertarung satu lawan satu.


Namun karena jumlah para leluhur dari sekte Bunga Lotus lebih banyak dari jumlah leluhur keluarga bangsawan Lai, sehingga ada beberapa leluhur kini sedang menghadapi dua atau tiga orang leluhur dari sekte Bunga Lotus.


Pertarungan pun terlihat tidak seimbang lagi.


Kini kekuatan yang mendukung kekaisaran Zhou terlihat sudah kewalahan dengan kekuatan yang mendukung kekaisaran Yue Wu.


Zhou Lu Yun pun kini berniat untuk bergabung di dalam pertempuran itu.


Tidak hanya itu saja, aura intimidasi seekor phoenix api surgawi pun mulai memberikan tekanan yang dasyat dalam radius puluhan meter dari posisi tubuhnya.


Hal itu membuat tubuh para leluhur yang memiliki tingkat kultivasi sebagai pendekar raja dewa sangat terintimidasi.


Tubuh mereka pun langsung tersungkur di tanah karena tidak sanggup menahan tekanan yang di pancarkan dari dalam tubuh Zhou Lu Yun.


Sedangkan tiga orang leluhur agung dari sekte Kura - Kura Api masih bisa tetap berdiri walau pun hal itu juga sangat berpengaruh terhadap mereka.


Berbeda halnya dengan dua pemimpin yaitu pemimpin ras ular surgawi dan pemimpin ras makhluk kuno beserta dengan para bawahan mereka.


Karena mereka kini sudah memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan dewa sejati, yaitu dewa biasa, sehingga hal itu hanya sedikit berpengaruh terhadap mereka.


Akan tetapi mereka juga merasa terkejut dengan aura yang di keluarkan oleh Zhou Lu Yun tersebut.


"Apa!? Aura burung Phoenix Api Surgawi? Bagaimana bisa wanita ini memiliki aura burung phoenix api surgawi yang sangat kuat seperti ini?."


Kata - kata yang tersirat di dalam pikiran kedua kelompok terkuat itu.


Belum selesai dari keterkejutan mereka, Zhou Lu Yun langsung melesat terbang memasuki medan pertempuran tersebut.

__ADS_1


Saat wanita itu memasuki medan pertempuran, tubuh para leluhur serta para anggota sekte yang sedang bertarung langsung berjatuhan dari udara karena tidak sanggup menerima tekanan intimidasi yang di berikan oleh Zhou Lu Yun.


Tidak terkecuali dengan ketua Dongsi dan juga Lai Ying serta Xu Kian.


Tubuh mereka semua kini satu persatu terjatuh dan membentur tanah yang saat itu sudah berbentuk tidak beraturan lagi.


Bagi yang sudah terluka, saat terjatuh dan membentur tanah, ada juga yang langsung meregang nyawa.


"Ha...ha...ha...ha...ha! Ternyata wanita ini sudah bosan dengan pertempuran yang sedang terjadi! Sehingga membuatnya tertarik untuk bergabung!." Ucap Long Disi.


"Adik! Cepat kamu lumpuhkan dan tangkap wanita itu! Dia akan menjadi sandera kita untuk memancing Ma Guang agar bisa keluar membantunya!." Perintah Long Disan.


"Baik kakak!." Jawab Long Disi menanggapi.


Pangeran naga itu langsung melesat terbang menuju ke tempat dimana Zhou Lu Yun berada.


Melihat pergerakan Long Disi, kedua pemimpin makhluk surgawi dan juga makhluk Kuno langsung melesat bersama dengan pasukan milik keduanya untuk melindungi Zhou Lu Yun.


Hal itu agar supaya hanya merekalah yang bisa mendapatkan tubuh dewa naga surgawi yang bisa mereka temukan dengan memanfaatkan diri Zhou Lu Yun.


Melihat tindakan dua kekuatan tingkat dewa sejati itu, Long Disan juga tidak tinggal diam.


Pangeran naga itu pun segera melesat juga untuk bergabung dalam pertempuran itu.


Para anggota sekte yang awalnya saling bertarung, kini mundur ke posisi mereka semula untuk menghindari dampak yang akan terjadi akibat ledakan energi kekuatan tingkat dewa sejati tersebut.


Zhou Lu Yun yang baru saja menghabisi beberapa ratus anggota sekte lawan segera kembali mundur ke tempatnya semula.


Dirinya juga tidak ingin menjadi korban sia - sia akibat dampak pertarungan kelas dewa sejati.


Sedangkan kelompok pasukan milik Ma Guang kini mulai bersiap untuk menjaga kemungkinan yang akan terjadi saat dua kekuatan besar itu saling bertarung satu dengan yang lain.


"Akhirnya mereka pun saling bertarung!." Pikir Zhou Lu Yun.


Wanita itu pun kini kembali berdiri dan di dampingi oleh leluhur Lan Fengsi dan juga para leluhur lainnya.


Mereka kini hanya memperhatikan sambil mewaspadai setiap serangan nyasar kekuatan dewa sejati yang bisa membunuh mereka dalam sekali serangan saja.


Booommm...booommm...booommm


Ledakan - ledakan besar pun mulai terjadi.


Permukaan tanah yang awalnya hanya tercipta lubang - lubang yang berdia meter puluhan meter, kini sudah tidak terlihat lagi.


Sebab lubang - lubang yang tercipta saat itu kini terlihat seperti sebuah danau kecil.

__ADS_1


Pertempuran yang awalnya saling berdekatan, kini sudah saling menjauh satu dengan yang lain agar tidak terkena dampak dari serangan dari kawan atau pun lawan.


~Bersambung~


__ADS_2