
Sehari sebelum di mulai perang tersebut, kaisar Yue Wu di dampingi dua orang jenderal yang adalah satu makhluk ras kuno dan yang satunya lagi ras Naga, pergi mengunjungi tenda utama kekaisaran Zhou untuk bertemu secara langsung dengan Zhou Lu Yun.
Maksud kaisar Yue Wu menemui Zhou Lu Yun adalah salah satu strategi agar membuat wanita itu merasa di atas angin untuk perang keesokan harinya.
Saat rombongan kaisar Yue Wu mendekati area perkemahan pasukan kekaisaran Zhou, mereka langsung di hadang oleh pasukan yang berjaga.
"Berhenti! Apa tujuan kedatangan kalian ke area perkemahan kami?." Tanya seorang komandan pasukan.
"Kami ingin menemui tuan putri Zhou Lu Yun!." Jawab seorang komandan pasukan yang memimpin di depan.
"Siapa yang ingin bertemu?." Tanya komandan yang berjaga.
"Yang Mulia Kaisar!." Jawab komandan di depan.
"Baiklah! Kalian tunggu disini! Kami akan melaporkan terlebih dahulu hal ini kepada tuan putri!." Balas sang komandan yang berjaga.
"Terima kasih atas pengertiannya!." Ucap sang komandan dari pihak kaisar Yue Wu.
Tidak lama kemudian akhirnya wakil komandan yang pergi melaporkan hal tersebut kembali.
"Komandan! Tuan putri mengijinkan untuk masuk! Akan tetapi hanya sang kaisar sendiri dan juga dua orang pendamping saja!."
"Baiklah! Jadi hanya tiga orang saja yang bisa masuk! Untuk yang lainnya silahkan menunggu di tempat ini!." Tutur sang komandan yang berjaga.
Kaisar Yue Wu langsung memerintahkan seorang kasir untuk posisinya di gantikan oleh salah satu jenderal makhluk ras kuno.
Kereta kuda sang kaisar pun kembali melanjutkan perjalanannya yang di kawal oleh pasukan kekaisaran Zhou.
Tidak lama kemudian, akhirnya mereka pun tiba di depan tenda utama pasukan kekaisaran Zhou yang di tempati oleh Zhou Lu Yun.
Seorang prajurit pun melaporkan hal tersebut kepada pemimpin mereka.
Wanita itu pun mempersilahkan sang kaisar untuk masuk sambil menyambutnya di depan pintu tenda.
Ketiga orang itu pun berjalan memasuki tenda tersebut.
Saat sudah berada di dalam, Zhou Lu Yun pun mempersilahkan ketiga tamunya itu untuk duduk.
Zhou Lu Yun tidak sendiri, dirinya juga di dampingi oleh dua orang kepercayaannya, yaitu pemimpin pasukan ras Ular dan pasukan makhluk ras kuno.
Tanpa kedua pemimpin itu mengetahuinya, pengawal keduanya kini sedang berkomunikasi lewat kekuatan spiritual mereka.
Keduanya kini sedang membicarakan trategi yang akan di jalankan saat pertempuran nanti.
__ADS_1
Jika di antara dua kekuatan itu saling bertempur, maka kekuatan mereka akan berkurang disaat menghadapi kekuatan pasukan yang Ma Guang miliki.
Pemimpin dari ras ular sangat mengetahui kekuatan dari dua pangeran ras Naga Surgawi Long Disan dan juga Long Disi.
Karena mereka hanyalah jenderal dari ras Ular Surgawi.
Sehingga kekuatan sejati mereka hanya setara dengan kekuatan dewa sejati yaitu dewa biasa.
Sedangkan kedua pangeran ras Naga Surgawi kini memiliki kekuatan yang setara dengan dewa sejati yaitu dewa bumi.
Akhirnya mereka memutuskan untuk tidak saling pertarung satu sama lain.
Melainkan mereka berniat untuk sama - sama membantai pasukan Api Angin serta pasukan yang adalah anggota dari sekte Kura - Kura Api serta menyandera Zhou Lu Yun.
Karena ternyata, pasukan kekaisaran Baiyue juga disaat bersamaan sedang bergerak ke ibu kota kekaisaran Zhou secara diam - diam dengan dukungan pasukan ras Phoenix, pasukan makhluk ras kuno, anggota sekte Golok Langit serta anggota organisasi Mawar Surgawi.
Saat pembicaraan berlangsung, Zhou Lu Yun tetap pada pendiriannya untuk tidak membatalkan perang tersebut.
Sebab menurut perhitungannya, kekuatan pasukannya kini berada di posisi jalur kemenangan.
"Tuan Putri! Jika kita memaksakan perang ini, sudah bisa di pastikan kedua pihak akan mengalami kerugian yang besar!." Tutur kaisar Yue Wu.
"Hal itu bisa aku iyahkan jika kekaisaran Yue Wu memberikan upeti kepada kekaisaran Zhou setahun sekali serta mengakui kedaulatan tertinggi kepemimpinan ada di kekaisaran Zhou!."
"Tuan Putri! MenurutKu permintaan Tuan Putri terlalu berlebihan! Sedangkan tujuanKu ini hanya untuk mencegah terjadinya pertumpahan darah dan juga mengakibatkan kerugian di antara kedua kekaisaran!."
"Baiklah! Sepertinya pertemuan kita kali ini tidak menemui kata sepakat! Oleh karena itu, besok pagi, aku bersama dengan pasukanKu akan siap untuk berperang dengan pasukan kekaisaran Zhou!." Tutur kaisar Yue Wu menutup pembicaraan mereka.
Zhou Lu Yun langsung tersenyum saat mendengar perkataan sang kaisar.
"Aku sangat menghargai kebijaksanaan serta keberanian kaisar!."
"Baiklah! Sampai ketemu besok di medan pertempuran!." Tutur Zhou Lu Yun.
"Baiklah! Kami pamit undur diri!." Tutur sang kaisar sambil berdiri dan berjalan keluar dari tenda tersebut dan di ikuti oleh dua orang yang mengawalnya.
Zhou Lu Yun tidak mengantarkan kepergian sang kaisar.
Wanita itu hanya tersenyum sinis menatap kepergian kaisar Yue Wu.
"Sepertinya besok adalah hari kejatuhan pemerintahan kekaisaran Yue Wu!." Gumam Zhou Lu Yun dengan rasa percaya diri yang tinggi.
"Ayo! Siapkan semua pasukan kita! Besok pagi kita harus menumbangkan pemerintahan pria tua itu!." Tutur Zhou Lu Yun.
__ADS_1
Rombongan pasukan kaisar Yue Wu pun kini sudah meninggalkan area perkemahan pasukan kekaisaran Zhou.
Setelah tiba di area perkemahan mereka, sang kaisar pun segera memasuki tenda utama miliknya serta segera memanggil para petinggi untuk membahas hal yang baru saja dia terima.
"Baiklah! Besok pagi kita harus siap untuk berperang melawan mereka! Untuk itu, malam ini siapkan pasukan serta alat - alat perang kita!." Perintah sang kaisar.
"Yang mulia! Besok pasukan anda akan mendapatkan kemenangan mutlak dari pasukan kekaisaran Zhou!." Tutur Long Disan santai.
"Kenapa bisa seperti itu?." Tanya sang kaisar.
"Itu karena, pasukan ras ular serta pasukan makhluk ras kuno yang mendukung kekuatan pasukan kekaisaran Zhou, akan ikut juga untuk membantai pasukan mereka!." Tutur Long Disan lagi.
"Bagaimana itu bisa terjadi?." Tanya kaisar penasaran.
"Itu karena tujuan kita sama - sama untuk mengalahkan Ma Guang beserta pasukannya!." Jawab Long Disan.
"Kakak kedua! Akan tetapi menurutKu, kita tidak boleh mempercayai mereka begitu saja! Sebab ras Ular sangat licik!." Tutur Long Disi mengingatkan.
"Iya! Aku juga berpikir seperti itu! Akan tetapi aku sudah memiliki strategi untuk mengatasi hal tersebut jika mereka mendustai kita!." Balas Long Disan.
"Rencana apa yang telah kakak siapkan?." Tanya Long Disi penasaran.
"Hal itu nanti kita bicarakan berdua saja!." Jawab Long Disan.
Akhirnya mereka juga membubarkan diri dan kembali ke tenda mereka masing - masing.
Setelah tiba di tenda yang keduanya tempati, Long Disi kembali mempertanyakan rencana kakaknya itu.
"Kakak! Apa rencana yang kamu siapkan?."
Pasukan kita dan juga pasukan makhluk ras Kuno akan mempehatikan terlebih dahulu pertempuran yang akan terjadi! Setelah melihat pergerakan dari pasukan ras ular dan juga pasukan makhluk ras kuno yang menyerang pasukan kekaisaran Zhou, kita juga akan menyerang mereka secara serentak!."
"Sehingga pasukan mereka berada di posisi yang tidak siap untuk kita menyerang mereka!."
"Aku tidak ingin ada pesaing yang lainnya juga untuk mendapatkan tubuh dewa naga surgawi karena itu adalah milik dari ras kami!."
Long Disan menjelaskan kepada adiknya Long Disi.
Long Disan terus menjelaskan secara detail akan rencana yang dia miliki.
Setelah beberapa saat akhirnya Long Disi bisa memahami rencana kakaknya.
"Baiklah! Kalau begitu, ada baiknya kita beristirahat untuk mengembalikan energi yang telah terkuras.
__ADS_1
Long Disi pun langsung melakukan apa yang kakaknya perintahkan.
~Bersambung~