
Sekitar 750 pasukan makhluk kuno pergi untuk menyerang kapal yang di gunakan oleh Ma Guang.
Kecepatan mereka saat berada di air sulit untuk dibayangkan.
Sehingga hanya dalam beberapa menit saja, jarak ratusan kilo meter bisa mereka capai.
Ma Guang yang mengetahui hal itu segera bersiap dan meninggalkan kapal yang mereka naiki untuk menyambut kedatangan pasukan makhluk kuno tersebut.
"Sepertinnya kali ini kita akan panen besar!." Ucap Ma Guang sambil melayang di udara menunggu kehadiran pasukan makhluk kuno yang sedang menuju kearah mereka.
Saat rombongan pasukan itu sudah hampir sampai di posisi Ma Guang berada, pria itu segera mengeluarkan kekuatan puncaknya.
Aura energi seorang Dewa Langit mulai merembes keluar dari dalam tubuhnya.
Begitu juga dengan Long Wang, Jiangjun, Shi Tiao, Shi Kang serta Shi Lauw dan juga lima Puluh pasukan mereka.
Semuanya kini mulai mengeluarkan aura energi sebagai seorang Dewa Bumi.
Sedangkan dipihak makhluk Kuno kekuatan mereka hanyalah setara dengan kekuatan Dewa Biasa.
Sehingga perbedaan itu terlihat sangat signifikan.
Namun hal itu bisa diimbangi dengan jumlah mereka yang jauh lebih banyak dari jumlah pasukan Ma Guang.
Sedangkan pasukan bantuan yang di panggil oleh Ma Guang kini masih dalam perjalanan menuju ketempat itu.
Pertempuran sengit pun mulai terjadi, walau pun kekuatan Ma Guang serta para bawahannya lebih tinggi dari lawan mereka, namun ada hal lain yang menjadi perhatian bagi Ma Guang, yaitu keselamatan penduduk.
Pasukan Ma Guang secara bergantian mulai menghancurkan gelombang - gelombang besar yang tercipta akibat dampak pertempuran yang sedang terjadi.
Semburan bola angin dari mulut pasukan makhluk kuno mulai menyulitkan pasukan yang dipimpin oleh Ma Guang.
Benturan bola api dan juga bola udara menciptakan ledakan serta nyala api semakin membesar.
Situasi tersebut membuat posisi pasukan Ma Guang lebih diuntungkan.
"Sialan! Kekuatan kita sepertinya memberikan keuntungan bagi mereka! Kita harus menggunakan serangan fisik terlebih dahulu dan jika peluangnya terbuka, barulah kita menggunakan kemampuan bola udara kita!." Pikir sang jenderal makhluk kuno.
Akhirnya sang jenderal pun memerintahkan pasukannya untuk menyerang pasukan Ma Guang dengan serangan fisik terlebih dahulu dan harus memanfaatkan sebaik mungkin peluang yang mereka miliki untuk menyerang pasukan Ma Guang.
Sedangkan kini Long Wang dan Jiangjun mulai menggunakan kemampuan dari Phoenix Api dengan mengeluarkan api diseluruh tubuh mereka serta mulai meluncur deras kearah kumpulan pasukan makhluk kuno.
Pusaran air mulai tercipta di tempat pertarungan mereka sehingga hal tersebut mulai membuat pasukan Kilin Api menjadi kerepotan didalam menghadapi situasi tersebut.
Berbeda halnya dengan pasukan Naga, sebab mereka sangat lihai jika bertarung didalam air.
Akhirnya pasukan Kilin Api kembali terbang keudara dan mengatasi gelombang - gelombang yang tercipta serta memberikan serangan dengan bola - bola api mereka dari udara.
Bagi Ma Guang, Long Wang dan juga Jiangjun, tidak sulit untuk membunuh mau pun untuk melumpuhkan lawan mereka tersebut.
__ADS_1
Melihat situasi yang sangat merugikan bagi pasukannya, sang jenderal pun melaporkan hal itu kepada raja mereka dan juga kepada Feng Jiang.
Mendapatkan kabar dari sang jenderal, raja makhluk kuno dan juga Feng Jiang bersama pasukan Phoenix Api pun segera bergegas untuk membantu mereka.
Long Wang yang mengetahui juga tentang pertempuran itu segera memerintahkan pasukan makhluk kuno yang lain untuk pergi membantu.
Namun situasi bagi pasukan makhluk kuno makin tidak menguntungkan disaat bantuan Ma Guang tiba.
Kini pasukan Naga yang dipanggil oleh Ma Guang pun sudah tiba.
Mereka segera membokir segala sisi agar para makhluk kuno tersebut tidak bisa melarikan diri.
Dan juga untuk gelombang - gelombang air ya tercipta kini bisa ditangani dengan baik oleh pasukan Kilin Api.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi pasukan Ma Guang untuk melumpuhkan Tujuh Ratus Lima Puluh pasukan makhluk kuno tersebut.
Semua harta berharga mereka pun langsung dijarah oleh Ma Guang.
Sedangkan bantuan yang datang untuk pasukan makhluk kuno kini tidak bisa melanjutkan niat mereka untuk membantu rekan mereka itu.
"Ini karena kecerobohan yang dilakukan oleh sang jenderal! Sehingga membawa mereka kedalam situasi yang sangat buruk ini!." Pikir sang raja makhluk kuno.
Karena pasukan yang dia miliki kini hanya tersisa satu jenderal yang biasa bersamanya, dua komandan pasukan, serta dua puluh lima prajurit, sehingga sang raja pun menyampaikan kepada Feng Jiang untuk mengundurkan diri dari misi untuk membantu Long Disan tersebut.
Feng Jiang yang mendengar pengunduran diri dari rekannya itu pun langsung menjadi geram.
"Bagaimana bisa kamu mengundurkan diri disaat situasinya sudah seperti ini?."
Mendengar kebulatan tekad dari sang raja, Feng Jiang pun kini memiliki rencana yang buruk untuk sang raja dan sisa pasukannya itu.
Dirinya kini ingin menjadikan mereka sebagai suber daya untuk meningkatkan kekuatan sejatinya dan juga para jenderal dan komandan pasukannya.
Namun sebelum sang raja makhluk kuno itu memutuskan untuk mundur, dirinya sudah terlebih dahulu memikirkan hal itu.
Sehingga sebelum hal itu terjadi, dengan cepat dirinya bersama sisa pasukannya membentuk formasi dan membuka portal ruang dan waktu untuk kembali kemarkas mereka.
Sebab untuk pasukan Phoenix Api, mereka tidak akan leluasa jika ingin menyerang didalam air, karena itu akan memberikan dampak buruk bagi mereka.
Posisi Phoenix Api lebih dirugikan dari Kilin Api jika berada didalam air.
Sehingga pertarungan yang bisa mereka lakukan didalam air hanyalah menggunakan sosok tubuh manusia, yang menandakan bahwa mereka tidak bisa menggunakan seluruh kekuatan sejati serta kemampuan mereka.
Melihat apa yang dilakukan oleh sisa pasukan makhluk kuno, Feng Jiang pun merasa lebih geram lagi.
"Sial! Ternyata makhluk jelek itu telah memikirkan hal terburuk yang akan terjadi kepada mereka!."
"Aku harus secepatnya melaporkan hal ini kepada Long Disan!?"
"Agar supaya makhluk kuno yang lain tidak bisa melakukan hal ini juga!." Gumam Feng Jiang dengan kesal.
__ADS_1
Akhirnya raja Phoenix Api Surgawi itu pun segera melaporkan kejadian itu kepada Long Disan.
Long Disan yang mendapatkan kabar itu juga segera mengantisipasi akan hal itu.
Sang pangeran Naga Api Surgawi itu segera menghubungi pasukan makhluk kuno untuk segera membatalkan tujuan mereka untuk pergi membantu rekan mereka yang kini dalam situasi tidak berdaya.
Namun semuanya itu sudah terlambat, sebab sang raja makhluk kuno lima kepala telah memberitahukan terlebih dahulu kepada sang raja makhluk kuno yang memiliki kekuatan es tersebut.
Sehingga Long Disan kini sudah tidak bisa lagi menghubungi mereka karena sang raja beserta pasukannya kini sudah menarik diri juga dan kembali kemarkas mereka yang letaknya berada di samudera kabut sebelah selatan dari benua selatan.
"Brengsek! Ternyata mereka juga telah mengkhianatiKu!."
"Apa yang akan aku lakukan sekarang?."
"Jika sudah seperti ini! Bagaimana bisa aku mengalahkan Ma Guang beserta pasukan Naga yang telah berpihak kepadanya!."
Long Disan kini semakin dipusingkan dengan situasi kekuatannya yang sudah menurun drastis tersebut.
Karena kini hanya tersisa pasukan Phoenix Api yang masih tetap berada di belakang untuk mendukungnya.
Ma Guang yang saat itu telah mengalahkan sebagian besar pasukan Makhluk kuno kini segera bergegas untuk kembali menuju ke markas sekte Beruang Matahari.
Hal itu disebabkan karena menurut Ma Guang, Feng Jiang pasti akan berpikir bahwa sekte tersebut telah bekerja sama dengannya untuk menggagalkan rencana yang sudah dia dan Long Disan terapkan.
Sedangkan untuk melanjutkan pengawalan terhadap Gu Ruo, Ma Guang hanya menyisahkan satu prajurit Kilin Api saja.
Dan untuk pemilik kapal tersebut, Ma Guang memberikan bonus yang telah dia janjikan sebelumnya.
Gu Ruo merasa terkejut dengan keputusan Ma Guang itu.
"Pendekar Qian Daoliu! Mengapa bisa seperti ini? Bukankah perjalanan kita masih sangat jauh!?."
"Bagaimana mungkin hanya dua orang anggota sekteMu yang mengawalKu hingga tiba ditempat tujuan kita?."
Mendengar keluhan Gu Ruo, Ma Guang pun segera menanggapinya.
"Tuan Gu Ruo! Apakah kamu masih mengingat saat rombongan kita di hadang oleh perampok di hutan baru - baru ini?."
"Iya! Aku masih mengingatnya!." Jawab Gu Ruo.
"Walau pun hanya mereka berdua yang akan mengawal rombonganMu ini! Akan tetapi seorang pendekar dewa agung sekali pun tidak akan bisa untuk mengalahkan salah satu dari mereka berdua!."
"Sehingga tuan Gu Ruo tidak perlu merasa cemas dengan keamanan tuan!."
Mendengar perkataan Ma Guang, Gu Ruo pun terdiam sejenak dan berpikir.
"Jika kekuatan mereka seperti itu! Sebenarnya siapa mereka ini!?."
Saat Gu Ruo masih tenggelam didalam pikirannya sendiri, Ma Guang bersama pasukannya kini sudah tidak lagi berada ditempat tersebut karena sudah kembali menuju ke markas sekte Beruang Matahari.
__ADS_1
~Bersambung~