Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 202. Awal Kehancuran


__ADS_3

Saat seorang prajurit menyebutkan nama sekte Naga Surgawi di dalam penginapan tersebut, banyak pasang mata langsung menatap kearah keduanya dengan tatapan yang merasa takut.


Berita tentang kehancuran sekte Beruang Putih yang di lakukan oleh sekte Naga Surgawi dengan cepat sudah tersebar di seluruh wilayah kekaisaran Qiang.


Di kota Po Brang yang adalah ibu kota kekaisaran Qiang, sang kaisar yang mendengar hal itu langsung merasa tidak percaya dengan kabar tersebut, jika hanya dalam sekejap saja sekte Beruang Putih di lenyapkan dari muka bumi tanpa ada perlawanan sedikit pun.


Dan sekte yang telah melakukan hal itu adalah sekte yang berasal dari wilayah kekaisaran Zhou yang mereka ketahui kemampuan para pendekarnya sangat lemah.


Hal yang lebih mencengangkan lagi, sekte tersebut akan membuka cabang di wilayah kekaisaran Qiang tersebut.


Perdana menteri Gar Yulsung, para menteri dan juga para jenderal langsung menanyakan tentang sikap dari kekaisaran Qiang menanggapi peristiwa tersebut.


Kaisar Ralpacan dengan sangat berhati - hati serta memikirkan kemungkinan - kemungkinan terburuk yang akan terjadi jika salah menentukan sikap, sehingga sang kaisar tidak terburu - buru untuk mengambil keputusan tentang apa yang harus di lakukan.


"Cepat kirimkan surat undangan klarifikasi kepada utusan yang bertanggung jawab untuk membuka cabang sekte di wilayah kekaisaran kita ini". Perintah kaisar Ralpacan.


Hal itu langsung di laksanakan oleh seorang komandan pasukan yang adalah seorang pendekar langit awal untuk mengantarkan undangan tersebut.


Di penginapan.


Sedangkan Ma Guang sendiri langsung menyuruh prajurit yang bersujud di depannya itu untuk bangkit dan kembali sebab dirinya sudah di maafkan oleh dirinya.


Ma Guang langsung melanjutkan langkah kakinya untuk menuju ke kamar yang dia sewa.


Setelah memasuki kamarnya, Ma Guang langsung bermeditasi untuk tetap menguatkan pondasinya sebagai pendekar agung puncak.


Keesokan harinya seorang murid inti sekte Naga Surgawi datang menghadap kaisar Ralpacan.


Di ruangan aula utama istana kekaisaran, hadir semua pejabat tinggi kekaisaran tersebut.


"Hamba menghadap kaisar". Ucap murid inti Chen Yufei.


"Apakah anda yang di percayakan untuk mendirikan cabang sekte Naga Surgawi di wilayah kekaisaran ini?". Tanya sang kaisar.


"Iya Yang Mulia!". Jawab singkat Chen Yufei.


"Apakah anda tahu bahwa sekte kalian telah melakukan sesuatu yang membuat stabilitas keamanan di wilayah kekaisaran ini mejadi tidak kondusif!?". Tanya kaisar lagi.


"Hamba tidak mengetahuinya Yang Mulia! Yang hamba ketahui bahwa itu adalah masalah antar sekte, sehingga tidak mempengaruhi pemeritahan yang ada". Jawab Chen Yufei.


"Apa!? Jadi kalian berpikir bisa seenaknya untuk membunuh di wilayah kekaisaran kami ini!?". Ucap perdana menteri Gar Yulsung dengan nada suara penuh emosi.

__ADS_1


"Sekte kami hanya memberantas setiap sekte yang selalu melakukan hal - hal yang tidak manusiawi bagi orang - orang yang lemah!". Chen Yufei membenarkan apa yang mereka lakukan.


"Lancang! Ini wilayah kekaisaran kami, jadi yang berhak untuk menilai serta menindaki hal itu adalah kami sebagai penguasa yang sah di wilayah ini". Ujar Gar Yulsung dengan nada suara yang tinggi.


"Mohon ampun Yang Mulia! Akan tetapi sekte Beruang Putih juga telah melakukan hal yang sama di wilayah kekaisaran Zhou, mereka telah menghancurkan sekte Bunga Persik dan menahan para murid mereka serta telah melakukan pelecehan terhadap murid - murid sekte tersebut". Chen Yufei menjelaskan.


"Itu urusan kekaisaran Zhou untuk menindakinya, bukan urusan sekte!". Ujar Gar Yulsung.


"Kalian harus di hukum untuk perbuatan yang telah sekte kalian lakukan di wilayah kekaisaran Qiang ini". Ujar Gar Yulsung.


"Prajurit! Tangkap pria ini dan gantung dia di alun - alun kota, agar setiap orang atau setiap sekte tidak berani lagi melakukan hal yang sama seperti apa yang sekte mereka lakukan". Perintah perdana menteri Gar Yulsung.


"Hei pak tua! Kamu orang pertama yang akan merasakan penyesalan karena telah meremehkan kekuatan dari sekte kami! Aku datang kesini bukan untuk memohon kepada kaisar untuk mengampuni apa yang kami lakukan, tetapi aku datang untuk menghormati pemerintahan kalian". Ujar Chen Yufei dengan nada yang meninggi.


Kaisar Ralpacan langsung terkejut melihat perubahan sikap dari Chen Yufei yang kembali mengancam perdana menteri Gar Yulsung.


Para prajurit langsung menangkap Chen Yufei.


Namun pria itu langsung melakukan perlawanan.


Saat dirinya bertarung, pria itu langsung menghubungi Ma Guang lewat kekuatan jiwanya.


Tidak menunda lagi, Ma Guang langsung melesat terbang menuju ke istana kekaisaran.


Setelah tiba di atas istana kekaisaran, Ma Guang langsung bersuara dengan energi Qi "Siapa yang berani menghukum murid dari sekte Naga Surgawi?".


Suaranya langsung di dengar oleh semua pejabat tinggi di dalam aula utama kekaisaran.


Kegaduhan pun langsung terjadi di dalam ruangan tersebut.


"Bagaimana ini? Apakah kita akan di serang oleh sekte mereka?".


"Lepaskan saja anggota sekte mereka ini".


"Para jenderal! Siapkan seluruh pasukan terkuat kita untuk menghadapi mereka!". Perintah perdana menteri Gar Yulsung.


Kaisar menjadi dilema dengan situasi saat itu, karena Gar Yulsung terus memerintah seperti dirinya melangkahi posisi sang kaisar.


Semua pasukan langsung terkumpul di halaman istana kekaisaran untuk menghadapi Ma Guang.


Ma Guang melihat apa yang ada di depan matanya langsung tertawa karena merasa lucu dengan apa yang mereka lakukan.

__ADS_1


"Jadi kalian ingin menantang diriKu? Baiklah! Aku akan menunjukkan bagaimana rasa takut yang akan kalian alami". Ujar Ma Guang.


Pemuda itu langsung membentuk bola api yang besar di tangannya dan langsung melemparkan ketengah - tengah barisan prajurit yang ada "Bola Api Naga".


Para komandan yang berada di tingkat pendekar langit awal langsung membendung serangan yang di lancarkan oleh Ma Guang.


Boooommmm


Ledakan besar langsung terjadi di halaman istana kekaisaran.


Seorang komandan yang membendung serangan Ma Guang langsung menjadi kabut darah seperti yang para prajurit alami.


Ma Guang langsung turun dan menginjakkan kakinya di tanah diantara para prajurit yang tersisa.


Para jenderal dan komandan serta para prajurit yang melihat rekan - rekannya telah menjadi kabut darah serta Ma Guang yang kini sudah berada di tengah - tengah mereka langsung merinding ketakutan.


"Sangat kuat! Apakah dia seorang pendekar agung?".


"Sepertinya kita telah melakukan kesalahan yang sangat fatal karena telah menyinggung sekte Naga Surgawi".


Tubuh Ma Guang kini di selimuti dengan energi api hitam miliknya yang siap untuk di lepaskan untuk menyerang lawan - lawannya.


"Siapa orang yang telah berani memerintahkan kalian untuk menangkap murid inti dari sekte kami?". Tanya Ma Guang.


Chen Yufei langsung mendekati Ma Guang saat dirinya sudah mengalahkan beberapa komandan pasukan.


Chen Yufei sendiri adalah komandan pasukan Ma Guang yang kini sudah menjadi murid inti sekte.


"Pria tua itu yang memerintahkan untuk menangkap dan membunuhKu!". Ucap Chen Yufei sambil menunjuk kearah perdana menteri.


"Oh, jadi pria tua itu adalah biang keroknya!? Baiklah, aku terlebih dahulu akan membuat dieinya menyesali apa yang telah dia lakukan". Ujar Ma Guang sambil menatap tajam kearah Gar Yulsung.


Ma Guang dengan cepat langsung melesat kearah Gar Yulsung sambil mengumpulkan energi api hitam miliknya di dalam perut untuk di semburkan ke arah Gar Yulsung.


"Semburan Api Naga". Teriak Ma Guang.


Boooommmmm


Bunyi ledakan yang di akibatkan oleh karena benturan antara tenaga Qi energi api yang di keluarkan oleh Ma Guang dengan suatu perisai perlindungan dari dua orang pendekar tua yang tiba - tiba muncul di depan Gar Yulsung.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2