Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 213. Anggota Sekte Iblis Hitam


__ADS_3

Kelompok para pendekar agung yang di pimpin oleh seorang pendekar dewa bumi itu secara serentak langsung menghentikan perjalanan mereka saat mendengar teriakan pendekar yang akan menunjukkan pembunuh dari seorang tetua tingkat rendah mereka.


Ma Guang yang mendengar hal itu langsung tersentak saat seorang pendekar petapa sedang menunjukkan jarinya kearahnya.


"Ternyata mereka semua datang untuk mencari diriKu, aku harus bagaimana menghadapi seorang pendekar dewa bumi".


Pemuda itu langsung berguman di dalam hatinya saat mengetahui hal itu.


Kelompok mereka terdiri dari sepuluh orang pendekar agung dari tingkat dasar hingga tingkat puncak, seorang pendekar petapa dan seorang pemimpin pendekar dewa bumi tingkat dasar.


Suatu kekuatan yang tidak sebanding dengan kekuatan Ma Guang.


Hanya dengan sepuluh orang pendekar agung saja, Ma Guang sudah bisa di pastikan akan mengalami kekalahan.


Dirinya langsung merencanakan sesuatu agar bisa menghadapi masalah yang sudah berada di depan matanya itu.


Ma Guang langsung menyiapkan formasi pelindung untuk tubuhnya serta teknik tingkat dewa untuk bisa membendung setiap serangan yang akan di lancarkan oleh kelompok tersebut serta untuk menyerang mereka.


"Oh, jadi pemuda itu yang telah membunuh tetua Samduk!?". Ucap pemimpin kelompok itu.


"Iya patriak! Dialah orangnya". Jawab pendekar petapa lagi.


"Kalau begitu, cepat kepung pemuda itu dan perintahkan dirinya untuk segera menyerahkan diri". Perintah pemimpin kelompok tersebut yang adalah patriak dari sekte aliran hitam yang selalu meresahkan wilayah kekaisaran Dvaravati.


Kesepuluh pendekar agung langsung melesat dengan cepat mengepung Ma Guang.


Pemuda itu masih tetap tenang saat dirinya sudah di kepung oleh kelompok mereka.


"Cepat serahkan diriMu untuk menerima hukuman dari sekte kami karena sudah berani membunuh salah seorang tetua kami". Ucap seorang dari mereka.


"Jika aku menyerahkan diriKu, hukuman apa yang akan di jatuhi kepadaKu!?". Ma Guang langsung mempertanyakan hukuman yang akan dia terima jika dirinya menyerahkan diri.


"Kamu ingin mengetahui hukumannya? Sudah tentu hukumannya akan setimpal dengan apa yang telah kamu lakukan". Ujar seorang dari mereka.


"Jadi, jika aku menyerahkan diriKu kepada kalian, berarti sama saja aku telah menyerahkan nyawaKu tanpa perlawanan sedikit pun kepada kalian...menurutKu, lebih baik aku mati dengan memberikan perlawanan dari pada memberikan nyawaKu dengan cuma - cuma kepada kalian". Ujar Ma Guang dengan sikap yang masih sangat tenang.


"Baru kali ini aku bertemu dengan seseorang yang masih sangat tenang saat ajal akan menjemputnya". Gumam patriak sekte Iblis Hitam saat melihat sikap Ma Guang.


"Sangat sombong! Kamu pikir diriMu bisa untuk mengalahkan kami? Kamu hanya bermimpi". Teriak seorang dari mereka.


Secara serentak, sepuluh orang yang mengepung Ma Guang langsung mengeluarkan senjata mereka masing - masing untuk menyerang Ma Guang.


Pemuda itu pun tidak tinggal diam, dirinya juga langsung meraih senjata dewa berupa pedang yang dia miliki.

__ADS_1


"Serang!". Teriak seorang di antara mereka.


Secara serentak kesepuluh orang itu langsung menyerang Ma Guang dengan senjata mereka masing - masing.


Ma Guang pun langsung membalas serangan mereka dengan jurus pedang yang dia miliki.


"Tarian Naga Api". Teriak Ma Guang yang langsung bergerak memutar seraya mengayunkan pedangnya untuk menebas para pendekar agung tersebut.


Seekor naga api yang terbentuk dari energi Qi milik Ma Guang yang sudah di selimuti oleh energi petir yang berderak - derak langsung melingkari tubuh pemuda itu dan mulai menyerang kesepuluh pendekar agung yang mengelilinginya dan yang menyerangnya juga.


Booommm....booommm...booommm


Bunyi ledakan terjadi saat benturan serangan energi Qi dari sepuluh orang itu dan juga Ma Guang.


Lima orang pendekar agung tingkat dasar langsung terhempas sejauh puluhan meter kebelakang saat serangan mereka dan juga serangan Ma Guang bertemu.


Sedangkan untuk tiga orang pendekar agung tingkat menengah hanya terdorong mundur beberapa langkah saja.


Dan untuk dua orang pendekar agung puncak, mereka masih bisa membendung serangan Ma Guang.


Tidak hanya sampai disitu saja, Ma Guang juga langsung melanjutkan serangannya untuk menyerang dua orang pendekar agung yang masih berdiri tegak itu.


Ma Guang langsung menggunakan jurus langkah bayangan serta jurus Pedang Hampa tingkat tinggi miliknya.


Sebuah bayangan hitam dengan cepat merambat di atas permukaan tanah dan langsung menyerang kearah Ma Guang.


Kecepatan langkah bayangan dari Ma Guang yang menyerang dua orang pendekar agung tingkat puncak tidak bisa di antisipasi oleh keduanya yang di lanjutkan dengan serangan tebasan pedang hampa kearah leher.


Walau pun gerakan Ma Guang tidak bisa di antisipasi oleh dua orang yang di serangnya, namun kecepatannya itu masih bisa di patahkan oleh seorang pendekar dewa.


Saat pedang tingkat dewa miliknya akan menebas leher kedua lawannya, bayangan hitam yang merambat di atas permukaan tanah itu langsung menangkap tubuh Ma Guang dan langsung melilitnya.


Pendekar muda itu langsung terdiam berdiri seprti patung saat terlilit bayangan hitam tersebut.


"Sial! Mengapa formasi pelindungKu tidak bisa membendung serangan bayangan ini?". Gumam Ma Guang di dalam hatinya.


"Serang dia!". Teriak patriak sekte Iblis Hitam Rigsang.


Mendengar perintah sang patriak, kedua pendekar agung tingkat puncak itu langsung mengeluarkan asap hitam dari tubuh mereka masing - masing dan menyerang kearah tubuh Ma Guang.


Ma Guang yang sudah mengetahui teknik tersebut langsung menyemburkan api naga miliknya.


Teknik tersebut langsung membakar habis asap beracun yang menyerang dirinya.

__ADS_1


"Sial! Ternyata anak ini memiliki teknik api yang bisa disemburkan dari mulutnya". Gumam seorang pendekar agung yang menyerang Ma Guang.


Ma Guang langsung mengerahkan kekuatan energi inti jiwa dari raja naga surgawi dari dalam inti jiwa miliknya dan langsung menghancurkan bayangan hitam yang melilit tubuhnya.


Patriak yang merasa bahwa perlawanan Ma Guang akan segera berakhir, langsung terperanjat saat mengetahui pemuda itu bisa menghancurkan taknik bayangan miliknya.


"Ternyata aku terlalu meremehkan kemampuan dari anak muda ini". Pikir Nechung kecewa dengan dirinya sendiri.


"Serang dia dengan formasi Iblis Penghancur Dewa". Teriak Rigsang memerintah para bawahannya.


Sepuluh orang pendekar agung itu langsung kembali mengelilingi Ma Guang dan mulai mengaktifkan formasi yang di perintahkan oleh patriak.


Diatas permukaan tanah kini terlihat garis - garis yang membentuk pola seperti sebuah bintang dengan titik tengahnya yang berada di tempat berdirinya Ma Guang dan ada sepuluh titik luar bintang tersebut mengeluarkan energi Qi jahat yang sangat kuat di rasakan oleh Ma Guang.


Ma Guang pun mencoba untuk berpindah dari tempat itu.


Tetapi usahanya hanya sia - sia, sebab jika seseorang sudah terkunci di tengah - tengah formasi tersebut, seorang pendekar dewa langit tingkat puncak saja tidak bisa melepaskan diri dari formasi tersebut.


Kekuatan formasi itu mengikuti tingkat kekuatan yang di miliki oleh penggunanya dan bisa di aktifkan oleh tiga orang saja. Dan untuk sepuluh orang yang mengaktifkannya adalah tingkat tertinggi dari formasi tersebut dan kekuatannya bisa menghancurkan tiga tingkat pendekar diatasnya.


Sehingga jika diaktifkan oleh pendekar agung, formasi itu bisa menghancurkan pendekar dewa langit tingkat puncak.


Namun jika di aktifkan oleh sepuluh orang pendekar langit awal, formasi itu bisa menghancurkan seorang pendekar agung.


Jadi teknik yang mereka gunakan itu sangatlah kuat.


Ma Guang dengan cepat langsung membuat formasi pelindung sebanyak tiga lapisan dengan menggunakan energi inti jiwa raja naga surgawi.


Sepuluh pendekar agung itu secara serentak langsung melepaskan energi dari sepuluh titik luar formasi itu untuk menuju ke titik tengah dimana Ma Guang berada.


Booommm...booommm...booommm


Duaarrr


Tiga kali ledakan besar terjadi saat menghancurkan tiga dinding formasi pelindung milik Ma Guang dan langsung membuat ledakan ketiga yang tidak terlalu kuat karena mengenai tubuh pemuda itu.


Mata dua belas musuhnya langsung terbelalak saat melihat Ma Guang masing bisa menghadapi serangan formasi mereka.


Saat mendapat peluang untuk melarikan diri, pemuda itu langsung melesat pergi meninggalkan tempat itu dengan menggunakan sisa energi inti jiwa dari raja naga surgawi.


Dua belas orang tersebut langsung mengejar pemuda itu dengan menggunakan kecepatan puncak mereka.


Namun setelah satu jam melakukan pengejaran, patriak Rigsang yang sebagai pendekar dewa bumi tingkat dasar saja tidak dapat mengejar Ma Guang.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2