
Di wilayah kekaisaran Zhou.
Hong Mogui yang melarikan diri dari seorang pendekar dewa, langsung kembali ke sektenya untuk memberitahukan kepada ketua Xiezi Wang dan juga para petinggi sekte yang lain tentang apa yang baru saja di lihatnya.
"Ketua! Sepertinya sedikit lagi sekte kita akan menghadapi suatu masalah yang besar! Sebab seorang pendekar dewa telah datang untuk membantu gadis yang telah menyerang sekte kita ini." Ujar Hong Mogui dengan tergesa - gesa.
"Jadi menurutMu, apa yang harus kita lakukan saat ini!?." Tanya Xiezi Wang kepada Hong Mogui dengan serius.
"Kita harus secepatnya untuk pergi dari tempat ini, agar tidak bisa di temukan oleh mereka." Ujar Hong Mogui memberikan saran kepada ketua sekte.
"Baiklah! Kalau begitu kita secepatnya berkemas dan pergi dari tempat ini." Ucap Xiezi Wang yang langsung bergegas pergi dan di ikuti oleh para petinggi yang lainnya.
Dalam sekejap saja, di tempat dimana sekte Kalajengking Merah berada, kini sudah tidak terlihat lagi aktivitas seorang pun.
Hong Mogui dan ketua sekte Xiezi Wang beserta para petinggi dan anggota sekte langsung berpencar menjadi kelompok - kelompok kecil agar tidak menarik perhatian banyak orang.
Ketua Xiezi Wang pergi satu kelompok dengan Hong Mogui bersama beberapa tetua tingkat tinggi sekte untuk menuju ke sekte Iblis Hitam yang berada di antara wilayah kekaisaran Davaravati dan juga wilayah kekaisaran Mahajanapada untuk meminta perlindungan dari sekte tersebut dan juga ingin meminta bantuan dari sekte pusat yang berada di wilayah benua tengah.
***
Di sekte Naga Surgawi.
Patriak Yao Han bersama para petinggi sekte sedang melakukan pertemuan untuk membahas situasi yang terjadi di wilayah kekaisaran Zhou itu.
"Para tetua sekalian! Aku baru saja mendapatkan kabar dari Du Yinhui bahwa situasi di wilayah kekaisaran Zhou saat ini sangat kacau dan semua itu di sebabkan oleh para pendekar aliran hita...bagaimana tanggapan kalian!? Apakah kita akan turun tangan juga dengan kekacauan tersebut!?." Ucap patriak dengan nada suara dan sikap yang serius menanggapi situasi tersebut.
"Patriak! Kita adalah sekte aliran putih, sudah menjadi kewajiban kita untuk ikut campur tangan dengan segala perbuatan yang tidak manusiawi tersebut, apa lagi sekte Bambu Kuning adalah sekte yang sudah di kenal oleh setiap pendekar dari aliran putih mau pun dari aliran hitam, sehingga ada baiknya kita bergerak terlebih dahulu dan mengatasnamakan sekte Bambu Kuning saja." Ujar tetua Xiang Zhang.
"Saya sangat setuju dengan masukan yang di ajukan oleh tetua agung." Sambung tetua Ying Zhao menyetujui pendapat dari tetua Xiang Zhang.
"Bagaimana menurut tetua Zhu Li!?." Tanya patriak Yao Han.
"MenurutKu apa yang di katakan oleh tetua Xiang ada benarnya juga, sebab dengan demikian, sekte Bambu Kuning tidak akan di incar lagi oleh para pendekar aliran hitam setelah mengetahui kekuatannya saat ini, sehingga sebagian dari pasukan perunggu, pasukan perak dan pasukan emas akan di libatkan untuk mengatasi situasi yang terjadi di wilayah kekaisaran Zhou ini." Tutur tetua penegak hukum Zhu Li.
__ADS_1
"Bagaimana menurut tetua yang lain!?." Tanya patriak lagi.
"MenurutKu, apa yang sudah di sampaikan oleh tetua Xiang dan juga tetua Zhu, itu sudah sangat tepat! Tinggal siapa yang akan memimpin pergerakan pasukan ini yang harus di pastikan! MenurutKu itu saja." Ucap tetua Fei Yu.
"Iya patriak! Sepertinya memang benar apa yang di sampaikan oleh tetua Fei Yu." Sambung tetua Ying Zhao lagi.
"Bagaimana para tetua yang lain!? Apakah pada saat ini kita sudah bisa menentukan siapa yang akan memimpin semua pasukan tersebut!?." Tanya patriak lagi.
"Iya patriak!." Jawab para tetua secara serentak.
"Baiklah! Sekarang ini aku memutuskan tetua agung Xiang Zhang yang memimpin semua pasukan kita dan untuk mendampingi Du Yinhui sebagai patriak di sekte Bambu Kuning."
"Sedangkan sebagai pelaksana di lapangan, aku menyerahkan tugas itu kepada tetua Fei Yu untuk mendampingi tetua agung Xiang Zhang dan juga sebagai kepala pelaksana untuk membersihkan para pendekar aliran hitam."
Tetua Xiang Zhang dan juga tetua Fei Yu langsung berdiri dan menangkupkan tangan mereka dan langsung berkata "Kami siap menerima perintah!."
"Bagaimana para tetua!? Apakah ada hal lain yang perlu kita bicarakan!?." Tanya patriak lagi.
Mereka pun kembali melanjutkan pembahasan mereka hingga beberapa jam kemudian dan kembali membubarkan diri.
Tugas itu di berikan kepada tetua agung karena segala urusan di luar sekte Naga Surgawi jika bukan patriak, hanya tetua agung yang bisa menggantikan posisi patriak.
Akhirnya tetua agung Xiang Zhang, tetua Fei Fu dan juga tiga ratus orang yang masing - masing terdiri dari seratus orang pasukan perunggu, seratus orang pasukan perak dan juga seratus orang pasukan emas langsung berangkat menuju ke sekte Bambu Kuning.
***
Di aula sekte Lembah Tengkorak.
Aura pendekar spiritual tingkat puncak kini merembes keluar dari tubuh Ketua Xue Lugu yang duduk di atas kursi kebesarannya.
Seorang anggota sekte datang untuk melapor kepadanya.
"Ketua! Aku mendapatkan informasi bahwa sekte Bambu Kuning kini telah di aktifkan lagi...tetapi ada hal yang berbeda dari sekte tersebut."
__ADS_1
"Hal apa yang berbeda dari sekte itu!?." Tanya Xue Lugu dengan cepat.
"Sekte itu kini sudah di pimpin oleh seorang pendekar langit awal tingkat puncak yang bernama Du Yinhui." Jawab anggota itu.
"Apa!? Seorang pendekar langit awal tingkat puncak!? Apa istimewanya jika sekte itu di pimpin oleh seorang pendekar langit awal tingkat puncak!? Aku akan tetap memusnahkan sekte itu tanpa ampun." Tutur Xue Lugu dengan sombong.
"Ketua! Aku juga mendapatkan informasi bahwa ada sekte kuat yang berdiri di belakang sekte itu dengan kekuatan terkuat mereka, sudah berada di pendekar agung tingkat puncak." Ujar anggota sekte itu lagi.
"Oh, jadi seperti itu situasinya!? Dimana letak sekte itu!?." Ujar Xue Lugu bertanya kepada anggotanya yang melapor itu.
"Kami belum mendapatkan letak pasti sekte tersebut, tetapi yang kami dengar sekte itu bernama sekte Naga Surgawi! Dan baru - baru ini terdengar bahwa mereka telah pergi ke wilayah kekaisaran Qiang dan telah membuat sekte Beruang Putih menjadi rata dengan tanah." Ucap anggota itu lagi.
Xue Lugu langsung terdiam saat mendengar apa yang baru di jelaskan oleh salah satu anggotanya itu.
"Aku harus berhati - hati untuk menyerang sekte Bambu Kuning, karena kekuatan mereka terlalu misterius." Gumam Xue Lugu di dalam hatinya.
"Cepat selidiki informasi tentang sekte Naga Surgawi itu dan secepatnya laporkan kepadaKu." Perintah Xue Lugu kepada para bawahannya dan juga kepada anggota yang baru melapor kepadanya.
Semuanya langsung membubarkan diri dan keluar dari aula utama sekte Lembah Tengkorak.
Sedangkan Xue Lugu sendiri langsung bermeditasi dan menghubungi ketua sekte Gagak Hitam Heise Chizi lewat kekuatan jiwanya.
Pria paruh baya itu langsung menyampaikan informasi yang dia ketahui kepada Heise Chizi.
Heise Chizi yang mendengar hal itu langsung membenarkan juga informasi tersebut.
"Ketua Xue! Informasi tersebut memang benar adanya, bukan hanya itu saja! Sekte Naga Surgawi itu adalah bagian dari Ma Guang! Pemuda itu telah memporak porandakan istana kekaisaran Qiang, sehingga kekuatan pemuda itu kini sudah jauh lebih kuat dari kita berdua! Saat ini hal yang harus kita lakukan adalah bertemu dengan penguasa untuk meningkatkan lagi kekuatan kita atau meminta bantuan darinya untuk menyerang sekte itu." Ucap Heise Chizi menjelaskan.
Mendengar penjelasan dari Heise Chizi, Xue Lugu langsung tersentak.
"Jadi pemuda itu juga yang berada di belakang sekte Naga Surgawi itu!? Mengapa anak sialan itu memiliki berkah dari langit yang melebihi kami!?." Tutur Xue Lugu dengan penuh kebencian.
"Oleh karena itu, kita harus terus bergerak terlebih dahulu secara diam - diam! Jangan sampai mereka bisa mencium pergerakan kita, biarkan saja sekte Kalajengking Merah dan juga sekte Seribu Racun melakukan kekacauan di wilayah kekaisaran ini." Tutur Heise Chizi.
__ADS_1
"Baiklah! Ketua Heise! Terima kasih atas informasinya!." Ujar Xue Lugu.
~Bersambung~