
Di istana kekaisaran Zhou, kaisar Zhou Muwang dan juga Zhou Lu Yun sedang berbincang - bincang diruang pribadi milik sang kaisar tersebut.
"Yun'er! Apakah kekuatan pasukan yang kamu bentuk itu sudah cukup kuat untuk menaklukan kekuatan kekaisaran yang lain?." Tanya kaisar.
"MenurutKu kekuatan mereka sudah sangat kuat! SuamiKu saja walau pun tingkat kultivasinya masih berada di tingkat pendekar agung sudah bisa menghancurkan istana kekaisaran Qiang! Apa lagi dengan kekuatan serta jumlah pasukanKu saat ini! Itu bisa menyatukan seluruh kekaisaran di benua utara ini dibawah kekuasaan ayah!." Tutur Zhou Lu Yun.
"Yun'er! Apakah suamiMu tidak akan mencegah rencana kita itu?." Tanya kaisar lagi.
"Jika itu akan menyengsarakan rakyat, dia pasti akan mencegahnya! Tetapi kita akan bergerak secara diam - diam dan atas nama kekaisaran, sehingga dia tidak memiliki hak untuk ikut campur tangan dalam masalah pemerintahan! Karena dunia persilatan memiliki aturannya sendiri! Begitu juga dengan sebuah kerajaan atau pun kekaisaran!." Tutur Zhou Lu Yun dengan penuh percaya diri serta keyakinan yang tinggi.
"Tetapi bagaimana jika dia mengetahui hal itu juga?." Tanya kaisar lagi.
"Ayah tenang saja! Itu akan menjadi bagianKu! Yang terpenting, dia tidak mengetahui jika itu semua adalah rencana serta perintah yang berasal dariKu!." Tutur Zhou Lu Yun menjelaskan.
"Aku akan membantu ayah untuk meraih impian yang para pendahulu kita tidak bisa lakukan sebelumnya! Dan itu akan menjadi sejarah yang tidak bisa di lupakan selama ribuan tahun kedepan!."
"Hal ini sudah lama aku impikan! Walau pun dengan susah payah aku menahan diri selama bertahun - tahun di sekte untuk berkultivasi serta untuk mendekati Ma Guang! Tetapi semua itu akan terbayarkan disaat impian ayah bisa tercapai!."
"Yun'er! Apakah kamu mencintai Ma Guang?." Tanya kaisar yang penasaran dengan apa yang putrinya rasakan.
"Aku tidak mencintainya! Semua ini aku lakukan untuk mendapatkan perhatian serta perlakuan istimewa darinya! Jika tidak, saat ini pasti aku tidak mengetahui teknik kultivasinya agar bisa dengan cepat meningkatkan kultivasiKu! Itu pun ayah serta pasukanKu sudah bisa merasakan bagaimana hasilnya!." Jawab Zhou Lu Yun dengan nada suara yang serius.
"Tetapi bagaimana jika dia mengetahui tujuanMu mendekati dirinya serta rencanaMu ini?." Tanya kaisar lagi.
"Ayah tidak perlu khawatir! Sebab rencana ini hanya aku dan ayah yang mengetahuinya!." Ucap Zhou Lu Yun.
"Bagaimana jika kamu memberikan dia seorang anak terlebih dahulu! Itu pasti akan membuat dirinya tetap menudukung kita!." Saran sang kaisar.
"Ayah tidak mengetahui jalan pikiran Ma Guang! Pria itu tidak memiliki ambisi untuk menjadi seorang penguasa! Akan tetapi dia bernasib baik! Karena langit selalu memberikan jalan untuknya hingga bisa seperti saat ini!." Tutur Zhou Lu Yun.
"Dia akan tetap menentang setiap keinginan yang sama dengan apa yang kita cita - citakan ini!."
Zhou Lu Yun terus memberitahukan kepada ayahnya tentang cara berpikir Ma Guang.
Ayahnya pun terus mendengarkan setiap perkataan putrinya itu.
"Ayah! Aku akan kembali ke dunia dewa surgawi yang Ma Guang miliki untuk memburu setiap makhluk spiritual yang ada di dunia tersebut! Namun semuanya akan aku lakukan dengan tidak tergesah - gesa, sehingga Ma Guang tidak akan mencurigaiKu!." Tutur Zhou Lu Yun.
"Baiklah! Ayah akan selalu mendukung setiap rencanaMu itu!." Ucap Zhou Muwang.
__ADS_1
Kini tingkat kultivasi sang kaisar sudah berada di tingkat pendekar dewa surgawi puncak.
Namun kekuatannya masih sedikit lebih rendah dari Zhou Lu Yun.
Hal itu karena inti jiwa serta batu permata yang dia serap adalah milik makhluk spiritual tingkat tinggi yang sudah di jadikan pil oleh Ma Guang.
Zhou Lu Yun sendiri kini sudah menjadi seorang alkemis, karena dia belajar dari Su Tian tanpa sepengetahuan Ma Guang dan juga tiga wanita lainnya.
Sehingga kini dirinya juga bisa membuat pil dengan kualitas tingkat tinggi.
Itulah yang membuat pasukannya menjadi sangat kuat dengan jumlah yang banyak.
Zhou Lu Yun juga memiliki seorang ahli senjata serta perlengkapan perang untuk membuat senjata serta perisai tingkat spiritual dengan menggunakan batu permata serta inti jiwa dari para siluman dan juga hewan buas.
Namun sang ahli yang dia miliki belum bisa membuat senjata tingkat dewa, karena hal tersebut membutuhkan bahan - bahan yang sangat sulit untuk di dapati.
Salah satu bahan tersebut adalah inti jiwa serta batu permata milik para naga surgawi yang adalah para bawahan Ma Guang.
Namun Zhou Lu Yun masih ragu untuk membunuh setiap pasukan naga surgawi tersebut.
Sebab dia belum mengetahui dengan pasti tentang ras naga surgawi itu.
Zhou Lu Yun yang saat itu sedang menuju ke sekte Naga Surgawi, tanpa membutuhkan waktu yang lama, kini dirinya sudah tiba di sekte tersebut.
Dia langsung di sambut dengan baik oleh para murid dan juga oleh para tetua yang bertemu dengannya.
Setelah tiba di kediaman Ma Guang yang di tempati oleh Duan Meng dan juga Yuan Jiali bersama anak - anak mereka, Zhou Lu Yun langsung memasuki kediaman itu.
Saat memasuki kediaman itu, dirinya langsung di sambut dengan baik oleh Duan Meng dan juga Yuan Jiali.
Ketiganya langsung berbincang - bincang tentang Ma Guang dan juga anak - anak mereka.
"Terus, kapan diriMu memberikan momongan kepada suami kita?." Tanya Duan Meng sambil tersenyum menggoda Zhou Lu Yun.
"Kakak kedua! Sebenarnya aku juga sangat berharap untuk bisa secepatnya memberikan anak kepada suami kita! Namun urusan kekaisaran sangatlah pelik, sehingga aku harus berfokus terlebih dahulu untuk membantu ayahKu!." Jawab Zhou Lu Yun dengan nada suara yang sedih.
Yuan Jiali langsung membelai rambut Zhou Lu Yun dan berkata.
"Sabarlah! Akan tiba waktunya untuk adik keempat agar bisa memberikan momongan kepada suami kita!." Ucap Yuan Jiali tulus.
__ADS_1
"Iya kakak ketiga! Terima kasih atas perhatiannya!." Balas Zhou Lu Yun.
"Bagaimana dengan saudara - saudaraMu yang lain? Apakah mereka tidak membantu pekerjaan ayahMu?." Tanya Duan Meng.
"Kakak kedua! Kehidupan yang mereka jalani tidak seperti apa yang telah aku jalani! Sehingga cara berpikir mereka sangat jauh berbeda dengan diriKu!."
"Mereka sejak kecil hingga dewasa hanya memikirkan tentang kehidupan mewah yang mereka rasakan selama ini!."
"Bukan hanya itu saja! Saat ini mereka juga selalu memikirkan tentang kekuasaan yang akan di tinggalkan oleh ayahKu!."
"Hal itulah yang membuat diriku lebih difokuskan untuk membantu ayahKu!." Tutup Zhou Lu Yun.
"Ternyata menjadi seorang putri kaisar itu tidak menyenangkan juga! Aku pikir seorang putri itu hanya menikmati kemewahan di dalam istana!." Tutur Duan Meng.
"Kakak kedua! Jangankan seorang putri kaisar! Seorang putri bangsawan saja memiliki tanggung jawab tersendiri di dalam keluarganya! Kehidupan mereka itu bisa di katakan sebagai barang bagi orang tua serta keluarga mereka!."
"Contohnya jika ada para pejabat yang menginginkan seorang putri bangsawan! Sudah bisa di pastikan bangsawan tersebut akan merelakan putrinya agar bisa menyenangkan hati pejabat tersebut!."
"Begitu juga halnya dengan seorang putri kaisar! Untung saja kekaisaran kita saat ini sangat di takuti oleh kekaisaran yang lain, sehingga adik keempat tidak mengalami juga hal tersebut!." Tutup Yuan Jiali.
"Benar apa yang di katakan oleh kakak ketiga! Seperti itulah seorang putri di dalam keluarga bangsawan mau pun di dalam keluarga kerajaan dan keluarga kekaisaran!." Sambung Zhou Lu Yun membenarkan perkataan Yuan Jiali.
"Berarti kita berdua sangat beruntung terlahir di keluarga pendekar! Sebab kita lebih di sayangi serta mendapatkan banyak kasih sayang dari orang tua kita!." Tutur Duan Meng kepada Yuan Jiali.
"Itu benar! Tetapi hidupku berbeda dengan kakak kedua! Sebab sejak kecil aku tidak merasakan kasih sayang dari seorang ibu!." Balas Yuan Jiali sedih.
"Maafkan aku! Aku tidak bermaksud untuk menyinggung perasaan adik ketiga!." Tutur Duan Meng merasa bersalah.
"Tidak apa - apa kok! Aku tahu kakak kedua tidak sengaja mengatakan hal itu!." Tutur Yuan Jiali.
Saat sedang berbincang - bincang dengan kedua wanita itu, di dalam hati Zhou Lu Yun mulai merencanakan agar supaya bisa menculik kedua anak mereka agar bisa mengancam Ma Guang dan juga yang lainnya agar bisa menyerahkan wilayah sekte naga Surgawi untuk di tempati oleh pasukan Api Angin.
Namun hal itu harus di lakukan saat sudah bisa menaklukkan para komandan pasukan naga yang selalu menjaga kedua anak tersebut.
Hal itu tidak di ketahui oleh kedua wanita yang bersama dengannya saat itu.
~Bersambung~
Selamat Tahun Baru bagi semua pembaca yang selalu setia membaca karyaKu ini 🙏🙏🙏
__ADS_1
Semoga di tahun yang baru ini, kita semua selalu di berikan kekuatan, kesehatan serta berkat yang melimpah dari Tuhan Yang Maha Esa...Amin 😇😇😇