
Jiangjun dengan cepat melesat ke arah Yin She berada sambil mengaktifkan formasi pertempuran untuk menyerang sang Ular Perak.
Karena telah di keroyok oleh Shen Tianmo dan juga Long Tiao sehingga Yin She tidak dapat mengantisipasi serangan Jiangjun.
Booommm
Bunyi ledakan yang diakibatkan serangan Jiangjun mengenai tubuh Yin She.
Tubuh sang Ular Perak langsung terjerembab ditanah dengan mengalami luka yang serius.
Jiangjun yang melihat hal tersebut kembali melancarkan serangannya.
Se Tianlan yang melihat tindakan Jiangjun itu langsung menyerang sang jenderal Naga dengan ribuan pedang yang terbentuk dari energi Qi miliknya.
Long Tiao yang melihat situasi tersebut segera melesat dan mengaktifkan formasi pelindung untuk membendung serangan Se Tianlan.
Serangan yang di lancaran oleh Jiangjun pun mengenai sasarannya.
Booommm
Booommm
Bunyi dua ledakan terjadi di saat yang bersamaan.
Dimana satu ledakan terjadi disaat serangan Jiangjun mengenai tubuh Yin She dan satu ledakan lagi mengenai dinding formasi pelindung milik Long Tiao.
Tubuh Yin She langsung terbenam di dasar lubang yang telah tercipta akibat serangan yang dilancarkan oleh Jiangjun untuk yang kedua kalinya.
Kini nyawa Yin She sedang berada dalam bahaya.
Jiangjung yang awalnya terkejut dengan ledakan yang terjadi di dekatnya kembali memfokuskan dirinya untuk menghabisi nyawa Yin She.
Sang jenderal naga segera mengeluarkan pedang ditangannya lalu menghunuskan kearah tubuh Yin She yang kini sudah tidak lagi memiliki pertahanan.
Sedangkan Long Tiao yang awalnya memblokir serangan Se Tianlan langsung terhempas sejauh ratusan meter saat serangan Se Tianlan mampu menembus formasi pelindung yang dia ciptakan.
Untung saja Long Tiao menggunakan baju Zirah milik pasukan langit, sehingga dampak dari serangan Se Tianlan tidak memberikan luka yang berarti baginya.
Se Tianlan tidak sempat lagi untuk menolong bawahannya tersebut saat di serang oleh Jiangjun.
Ma Guang juga kini melesat mendekati Se Tianlan dan untuk menyerangnya.
Namun Se Tianlan yang satunya lagi segera menghalangi jalan Ma Guang sambil melepaskan serangan.
Ma Guang pun langsung menghindari serangan tersebut.
Akan tetapi Se Tianlan kembali melancarkan serangan lagi kearah Ma Guang.
__ADS_1
"Sepertinya aku juga harus membunuh Ma Guang untuk membayar kematian Yin She". Gumam Se Tianlan sambil melesat ke arah Ma Guang.
Kini ada dua Se Tianlan yang menghadapi Ma Guang.
"Tarian Naga Api!" Teriak Ma Guang sambil meliuk - liuk dengan tombaknya untuk menyerang kedua lawannya itu.
Teknik tersebut di padukan Ma Guang dengan teknik Langkah Bayangan.
Sehingga dua Se Tianlan masih sulit untuk melukai Ma Guang.
Kedua Se Tianlan pun kini dengan cepat mengaktifkan teknik formasi Teratai Surgawi untuk mengalahkan Ma Guang.
Ma Guang sendiri karena telah mengetahui teknik tersebut langsung mengecoh formasi kedua lawannya dengan bergerak keluar dari posisi kuncian serangan teknik itu.
Hal itu sangat mudah dilakukan oleh Ma Guang dengan menggunakan teknik Langkah Bayangan.
Tombak yang berada ditangannya kini di lepaskan dan mulai menyerang Se Tianlan dari jarak yang aman.
Ma Guang pun segera mengeluarkan pedang pusaka milik jenderal Shen Tian dan mulai menggunakan salah satu teknik andalannya.
"Naga Api Membela Lautan!". Teriak Ma Guang mengaktifkan salah satu tekniknya lagi.
Serangan tersebut mengarah ke salah satu tubuh Se Tianlan.
Se Tianlan yang mendapatkan serangan tersebut langsung memblokirnya dengan pedang pusaka yang dia miliki juga.
Se Tianlan yang satunya lagi segera memanfaatkan situasi itu untuk menyerang Ma Guang yang saat itu sedang terfokus dengan serangannya.
Namun karena merasa serangannya itu tidak berdampak bagi tubuh Se Tianlan yang satunya, Ma Guang segera menghentikan serangannya itu dan dengan cepat menghindari serangan Se Tianlan yang satunya lagi.
"Baru dua Se Tianlan saja sudah membuatKu kesulitan seperti ini, apa lagi jika ada beberapa Se Tianlan lagi". Gerutu Ma Guang yang kini hanya bisa menghindari serangan kedua Se Tianlan sambil sesekali melepaskan serangan bola api naga miliknya.
"Sial! Langkah Ma Guang ini sangat menyulitkanKu untuk menyerangnya, padahal sudah ada dua sosok diriKu yang menghadapinya, namun aku masih belum bisa mendaratkan satu serangan pun ke tubuhnya". Gumam Se Tianlan sambil terus melepaskan serangan kearah Ma Guang.
Jiangjun setelah membunuh Yin She segera pergi membantu Ma Guang lagi untuk menghadapi kedua Se Tianlan.
Sedangkan Shen Tianmo kini pergi ke arah dimana Long Wang dan juga Diyi Long berada yang sedang menghadapi Da Wangzi.
Long Tiao sendiri setelah merasa lebih baik segera melesat pergi membantu Shi Kang dan juga Feng Feng Xuan untuk menghadapi Zhi Siwang.
Di saat Shen Tianmo tiba di tempat dimana pertarungan antara Long Wang dan juga Diyi Long berada, sang jenderal pasukan langit itu segera melepaskan tombaknya ke arah tubuh Da Wangzi.
Pangeran Bermahkota dari Neraka itu segera melepaskan semburan api hitam yang berbentuk tombak untuk menyambut serangan tombak milik Shen Tianmo.
Booommm
Ledakan pun terjadi disaat kedua serangan itu bertemu.
__ADS_1
Saat Da Wangzi melepaskan serangan untuk menyambut serangan tombak Shen Tianmo, Long Wang langsung memanfaatkan situasi dan melepaskan serangan juga ke arah tubuh lawannya itu dengan teknik Formasi Pertempuran.
Booommm
Bunyi ledakan pun terdengar saat serangan Long Wang mengenai tubuh Da Wangzi.
Tubuh Da Wangzi langsung terhempas ke arah samping akibat serangan milik Long Wang yang mengenai tubuhnya.
Se Tianlan yang melihat satu persatu para bawahan terkuatnya akan terbunuh segera membiarkan serangan Ma Guang mengenai kedua tubuhnya.
Hal itu agar bisa memunculkan dua sosok Se Tianlan lagi.
Anugerah tersebut tidak akan berlaku jika dia melukai dirinya sendiri, sehingga dirinya harus dilukai oleh orang lain agar anugerahnya itu berfungsi.
Setelah kedua tubuhnya mendapatkan luka, Se Tianlan pun segera menjauh dari tempat itu.
Dia melakukannya agar tidak ada rekan atau bawahan dari Ma Guang yang akan membakar darahnya.
Dan benar saja, Jiangjun yang berniat untuk menghalangi hal tersebut kini hanya bisa gigit jari.
Sebab kedua tubuh Se Tianlan yang terluka itu sudah berpindah ke tempat yang lain.
Ma Guang yang mulai gerah dengan trik Se Tianlan itu, segera mengaktifkan mata ilahi miliknya untuk bisa mengetahui dimana keberadaan Se Tianlan.
Sedangkan Da Wangzi yang telah terkena serangan Long Wang tidak diberikan waktu untuk bisa memulihkan lukanya.
Diyi Long dengan cepat langsung melesat mengikuti arah terhempasnya tubuh Da Wangzi untuk menyerangnya.
Begitu juga dengan Shen Tianmo, jenderal pasukan langit itu segera menyusul Diyi Long juga untuk menyerang Da Wangzi.
Da Wangzi yang tidak memiliki kesempatan untuk balik menyerang hanya bisa menciptakan formasi untuk melindungi tubuhnya dari serangan Diyi Long.
Booommm
Bunyi ledakan pun terdengar disaat serangan Diyi Long mengenai dinding formasi pelindung milik Da Wangzi.
Booommm
Satu ledakan pun kembali terjadi di saat serangan Shen Tianmo mengenai dinding formasi pelindung milik Da Wangzi.
Namun kedua serangan itu tidak memberikan dampak yang serius bagi tubuh Da Wangzi.
Akan tetapi semua itu berubah disaat Long Wang yang sudah mengaktifkan formasi pertempuran melepaskan serangan kearah tubuh Da Wangzi.
Kini dinding formasi pelindung milik Da Wangzi yang awalnya terlihat sangat kokoh telah hancur akibat serangan yang di lancarkan oleh Long Wang.
~Bersambung~
__ADS_1