Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 414. Setelah Penangkapan Zhou Lu Yun


__ADS_3

Di sebuah dunia kecil yang terletak di salah satu benua dunia manusia, kini Zhou Lu Yun sedang di introgasi oleh jenderal Shen Tian.


"Cepat beritahukan siapa pemilik tubuh Dewa Naga Surgawi!."


"Aku tidak tahu apa yang kamu maksudkan itu!." Ucap Zhou Lu Yun.


"Sepertinya hidup seorang putri kaisar saat ini sedang di pertaruhkan untuk melindungi sesuatu yang bukan miliknya!."


"Baiklah! Jika kamu tidak mau untuk memberitahukannya, aku akan membuat hidupMu akan menderita!."


"Apakah kamu tidak menghargai kehormatanMu!?." Ucap Shen Tian dengan nada suara yang dingin mengancam Zhou Lu Yun.


"Bunuh saja aku! Bunuh saja aku!." Teriak Zhou Lu Yun.


"Tenang saja, kamu tetap akan mati, akan tetapi itu dengan cara yang tidak akan bisa kamu lupakan sampai di kehidupanMu berikutnya!." Tutur Shen Tian sambil tersenyum licik.


Jalur - jalur meridian milik Zhou Lu Yun semuanya sudah tertutup, sehingga wanita itu tidak bisa menggunakan lagi kemampuannya untuk bunuh diri.


Sebab kini kedua kaki dan kedua tangannya telah diikat dengan rantai.


"Sebenarnya aku akan menunjukkan sikap yang sangat baik kepadaMu! Akan tetapi karena kamu bersih kukuh untuk tidak memberitahukan hal itu kepadaKu, sehingga aku tidak akan sungkan lagi untuk berlaku kasar!." Ujar Shen Tian mengancam.


"Baiklah! Kini saatnya kamu akan mengarungi hidup bagaikan di neraka!."


"Prajurit! Cepat tanggalkan seluruh pakaiannya!." Perintah Shen Tian kepada seorang prajurit yang berjaga di tempat itu.


Sang prajurit yang dia perintah segera melakukannya.


Zhou Lu Yun yang mendapatkan perlakuan tersebut langsung mengutuk dirinya karena mendapatkan perlakuan tersebut.


Namun wanita itu masih tetap teguh pada pendiriannya untuk tidak memberitahukan siapa pemilik tubuh Dewa Naga Surgawi tersebut.


Zhou Lu Yun mendapatkan perlakukan yang tidak manusiawi saat diintrogasi oleh Shen Tian.


Kini dirinya seakan sudah mati walau pun masih bernafas.


Hidupnya hancur dengan cara yang sangat kejam dan hina yang dilakukan oleh Shen Tian serta para bawahannya.


Namun dia sendiri tidak bisa untuk mengakhiri hidupnya.


Segala tindakan telah di lakukan oleh Shen Tian, akan tetapi dirinya tidak bisa menemukan apa yang dia cari.


Sebab bagi seorang wanita, kehormatannya adalah satu hal yang sangat penting untuk dijaga oleh mereka.

__ADS_1


Namun semuanya itu telah sirna, sehingga hanya kematianlah yang pantas untuk menyelesaikan masalah yang telah Zhou Lu Yun alami.


Dirinya kini sudah tidak ingin lagi mengkhianati Ma Guang, sebab pria yang awalnya hanya untuk dimanfaatkan olehnya itu adalah pria yang sangat menyayanginya walau pun sudah beberapa kali dia melakukan kesalahan.


Shen Tian yang sudah putus asa untuk menekan Zhou Lu Yun pun kini hanya bisa berpikir untuk mengancam wanita itu lagi dengan membunuh ayahnya.


Namun wanita itu seakan sudah mati dan sudah tidak ingin lagi memikirkan tentang hal - hal yang ada didunia yang akan dia tinggalkan.


"Sial! Sepertinya jalan satu - satunya hanya bisa melakukan pertukaran dengan Ma Guang! Ini harus di atur sebaik mungkin, sebab jika semua yang terjadi diketahui oleh Ma Guang, semua itu akan menjadi sia - sia!." Pikir Shen Tian yang tidak memiliki cara lain lagi.


Akhirnya sang jenderal pasukan surgawi itu pun segera mengutus komandan Shen Shuai untuk menyampaikan apa yang dia inginkan.


Komandan Shen Shuai pun dengan senang hati menerima perintah tersebut dan segera beranjak dari tempat itu untuk menuju ke benua utara.


***


Di benua utara sendiri, tepatnya di istana kekaisaran Zhou.


Zhou Muwang yang saat itu telah menerima kabar bahwa putrinya telah ditangkap oleh pasukan surgawi langsung terduduk di kursi kebesarannya.


"Aku berharap putriKu tidak akan mengalami hal - hal yang tidak pantas untuk dia terima!."


"Aku sangat mengetahui bahwa putriKu bisa untuk mengatasinya!."


Sang kaisar terus berpikir sendiri untuk menguatkan dirinya sendiri.


***


Serta yang mendapatkan pukulan telak karena sang putri telah ditawan oleh pasukan surgawi.


Dan kesempatan itulah yang ingin di manfaatkan oleh Long Disan.


Disamping itu, tanpa Long Disan sadari Feng Jiang juga saat itu sedang menyelidiki kelemahan lain dari Ma Guang.


Sebab menurut penasehat kaisar Baiyue, Ma Guang adalah sosok figur yang selalu ingin melindungi orang - orang terdekatnya dengan seluruh kemampuannya.


Akan tetapi Feng Jiang saat ini ingin mengetahui orang terdekat Ma Guang yang lain seperti keluarga terdekatnya.


Karena jika untuk seorang istri atau anak - anaknya, Feng Jiang harus mengorbankan banyak pasukan untuk mendapatkan harta berharga milik Ma Guang tersebut.


Apa lagi mengingat jumlah pasukannya yang kini sudah banyak yang menjadi korban, sehingga Feng Jiang tidak ingin mempertaruhkan pasukannya demi sesuatu yang tidak mungkin bisa untuk dia peroleh.


Namun dengan situasi yang saat ini Ma Guang hadapi, sudah bisa dipastikan bahwa pria itu tidak memiliki kemampuan lagi untuk menjaga orang - orang yang dia kasihi secara bersama - sama.

__ADS_1


Sehingga Feng Jiang memerintahkan para pasukan kekaisaran Baiyue untuk bertindak lebih agresif lagi kepada sekte Beruang Matahari.


Mereka pun di tugaskan untuk menangkap salah satu tetua tingkat tinggi sekte Beruang Matahari untuk diintrogasi oleh mereka.


Dua orang prajurit yang tidak lain adalah pasukan Phoenix Api yang menyamar kini mendampingi seorang jenderal besar untuk mengunjungi sekte Beruang Matahari.


Dan tujuan mereka adalah untuk memastikan ada salah satu sosok yang bisa untuk diajak bekerja sama dengan mereka dan juga bisa memberitahukan rahasia tentang mengapa Ma Guang harus menjaga sekte itu menggunakan pasukan Naga dan juga Kilin Api jika tidak ada hal yang berharga bagi dirinya disekte tersebut.


"Jenderal Chong! TugasMu kali ini sangat penting untuk menentukan posisi kita dimata dunia persilatan! Sebab mereka semua harus sepenuhnya berada dibawah perintah kekaisaran kita!."


"Untuk itu, Aku berharap kamu bisa menyelesaikan misi ini dengan sebaik mungkin!." Ujar sang kaisar Baiyue.


"Siap Yang Mulia! Hamba akan melakukannya dengan sebaik mungkin!." Balas jenderal Chong Wu sambil menangkupkan tangannya dan pamit undur diri bersama kedua prajurit yang mengawalnya.


Mereka bertiga pun melesat terbang untuk menuju ke sekte Beruang Matahari.


Saat tiba di wilayah perbatasan sekte, jenderal Chong Wu segera menunjukkan plat kekaisaran yang juga adalah sebagai tanda pengenalnya sebagai jenderal tertinggi di kekaisaran tersebut.


"Apa tujuan jenderal untuk datang ke sekte kami ini?." Tanya sang pemimpin anggota sekte yang berjaga.


"Aku diutus oleh Yang Mulia kaisar untuk menemui patriark kalian! Karena ada hal penting yang akan aku sampaikan kepadanya!." Jawab sang kaisar.


"Bagaimana? Apakah kami diijinkan untuk masuk?." Tanya Chong Wu.


"Baiklah! Silahkan melanjutkan perjalanannya!." Ucap pemimpin anggota sekte yang bertugas.


Jenderal Chong Wu serta kedua prajurit yang mengawalnya pun segera melanjutkan perjalanan mereka untuk menuju ke aula utama sekte dan di antarkan oleh beberapa orang anggota sekte tersebut.


Setelah tiba di depan pintu masuk aula utama sekte, mereka pun segera mendarat dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki.


Patriak yang sudah mendapatkan kabar dari sang pemimpin jaga, kini sudah menunggu ketiga utusan kekaisaran tersebut bersama para petinggi sekte lainnya.


Mereka bertiga pun langsung dipersilahkan masuk oleh sang penjaga.


Ketiganya pun melangkahkan kaki mereka untuk memasuki aula utama sekte tanpa ada rasa khawatir sedikit pun.


Sedangkan untuk dua prajurit yang adalah pasukan Phoenix Api kini sedang memeriksa setiap sudut sekte itu jika saja bisa menemukan ada pasukan Ma Guang diantara para anggota sekte yang berjaga.


Namun satu pun dari mereka tidak bisa ditemukan oleh keduanya.


"Selamat datang di sekte kami ini jenderal Chong!."


"Ayo, mari! Silahkan duduk jenderal Chong! Maaf bila penyambutan yang kami lakukan, jika tidak istimewa menurut jenderal!."

__ADS_1


Ucap patriak Tien Chou ramah sebagai basa - basi untuk menyambut jenderal besar tersebut.


~Bersambung~


__ADS_2