
Ma Guang langsung membuat formasi pelindung miliknya membuka lebar agar tidakmelukai dirinya saat di serang oleh lawannya.
Sebab luka dalam yang di deritanya sangat serius.
Pemuda itu tidak lupa juga melindungi Chen Yufei dengan formasi pelindung miliknya agar tidak bisa di serang oleh musuh.
Duuuaaarrr
Benturan serangan seorang pelindung mengenai dinding formasi pelindung milik Ma Guang.
Tubuh pria tua itu langsung terpental kebelakang karena terdorong oleh formasi pelindung milik Ma Guang.
Pria tua itu langsung terluka "Cuih! sialan! Anak muda ini ternyata adalah seorang ahli formasi juga". Ucap pria tua itu sambil meludah cairan berwarna merah dari dalam mulutnya.
Ma Guang dalam keadaan bermeditasi sambil menyerap esensi pil yang dia telan untuk menyembuhkan luka yang dia derita serta memulihkan tenaganya.
Pria tua yang satunya lagi langsung mendekati pria tua yang baru saja menyerang Ma Guang.
"Bagaimana dengan keadaanMu? Apakah kamu baik - baik saja!?". Tanya rekannya.
"Iya! Aku baik - baik saja, ternyata pemuda ini juga adalah seorang ahli formasi juga, kita harus berhati - hati jika menyerangnya". Ucap pria tua yang satunya lagi.
Kini tinggal keduanya yang masih tersisa untuk menghadapi Ma Guang.
Tetapi keduanya saat itu tidak bisa menyerang Ma Guang yang kini berada di dalam formasi pelindung dan sedang menyerap esensi pil yang di telannya.
Keduanya langsung membantu rekan mereka yang kini sedang terluka parah yang di sebabkan oleh serangan Ma Guang.
Sedangkan kaisar Ralpacan sendiri kini sudah di ungsikan oleh beberapa jenderal yang melindunginya.
Beberapa saat kemudian, luka dalam yang Ma Guang alami kini sudah sembuh dan kekuatannya sudah kembali pulih.
Akhirnya pemuda itu langsung berdiri dari posisi meditasinya dan kembali menatap dua orang pelindung yang sedang menyembuhkan seorang rekannya.
Saat menyadari bahwa lawan mereka sedang memperhatikan mereka, kedua pria tua itu langsung menghentikan aktivitas keduanya membantu menyembuhkan rekan mereka.
"Benar - benar seorang monster! Penyembuhan serta pemulihan pemuda ini sangat cepat, bagaimana bisa dia melakukan hal itu!?". Gumam seorang dari keduanya yang langsung di tanggapi oleh rekannya dengan anggukkan kepala.
"Apakah pertarungan kita sudah bisa di lanjutkan kembali?". Tanya Ma Guang dengan senyum merendahkan kedua pria tua tersebut.
"Sampai mati pun, kami akan tetap melindungi kekaisaran ini dari kehancuran". Ucap seorang pelindung.
__ADS_1
"Jika kalian semua mati, itu berarti kalian tidak bisa lagi melindungi kekaisaran ini, karena sudah pasti aku akan menghancurkannya". Ucap Ma Guang.
Pemuda itu kini mulai mengerahkan energi Qi miliknya dan dengan cepat membuat bola api hitam sebesar bola basket dan melemparkan ke arah kedua lawannya "Bola Api Naga". Teriak Ma Guang yang langsung melesat kearah kedua pria itu dan memberikan serangan susulan lagi "Amukan Naga Api Surgawi".
Kedua serangan tersebut di balut oleh formasi pelindung untuk menghancurkan perisai pelindung dari energi Qi keduanya atau pun serangan dari keduanya.
"Tombak Es Abadi".
"Serigala Penghancur Bumi".
Teriak kedua pria tua itu secara bersamaan menyambut serangan Ma Guang.
Energi Qi yang membentuk tombak es besar serta seekor serigala langsung menerjang bola api milik Ma Guang.
Booommm
Ledakan terjadi saat tiga serangan itu saling berbenturan, namun keduanya tidak menyangka bahwa ada serangan susulan lagi yang datang berbentuk seekor naga api hitam melesat kearah keduanya.
Booommm
Kedua pria tua itu tidak bisa menghindari serangan susulan tersebut.
Keduanya hanya bisa terkejut saat sebelum serangan api hitam yang berbentuk seekor naga menyerang dan mengenai tubuh keduanya.
Tidak sampai di situ saja, pemuda itu kembali melepaskan lagi serangannya untuk yang kedua kalinya "Amukan Naga Api Surgawi". Teriak Ma Guang lagi sambil melepaskan serangannya ke arah kedua pria tua itu yang tubuh mereka kini berada di tengah - tengah bangunan istana.
Booommm
Istanah kekaisaran langsung hancur berkeping - keping terkena serangan Ma Guang.
Beberapa saat kemudian, kabut yang bertebaran di udara mulai menghilang, pemuda itu langsung mendekati puing - puing istana tersebut dan memeriksa keadaan kedua orang tua yang menjadi lawannya itu.
Di tengah - tengah puing - puing yang sebelumnya adalah bangunan istana yang megah, kini sudah tercipta lubang besar di lantainya yang terdapat tubuh dari kedua pria tua yang kini sudah terkapar dengan kondisi yang mengenaskan.
Tubuh kedua pria tua itu kini sudah menjadi gosong karena terbakar oleh api hitam milik Ma Guang.
Pemuda itu tidak membiarkan tubuh keduanya terlihat utuh, dia langsung memotong dan memisahkan anggota tubuh keduanya.
Setelah selesai melakukan hal itu, pemuda itu kini kembali mendekati seorang pelindung lagi yang masih hidup dan dalam keadaan terluka parah.
"Karena pemimpin kalian telah menyinggung sekte kami, jadi aku tidak akan membiarkan salah satu dari kalian untuk hidup". Ucap Ma Guang sambil menebas pelindung yang satunya lagi.
__ADS_1
Booommmm
Saat pedang pusaka milik Ma Guang baru ingin menyentuh leher pria tua itu, tanpa disadarinya, pria tua itu langsung meledakkan energi Qi miliknya dan langsung menghancurkan tubuhnya.
Ma Guang yang posisi tubuhnya sangat dekat dengan tubuh pria tua itu langsung terkena ledakan energi Qi dari tubuh pria tua tersebut.
Tubuh Ma Guang langsung terlempar sejauh puluhan meter dan terjatuh ke tanah.
Walau pun tubuhnya terlindungi oleh formasi pelindung, namun kekuatan dari ledakan energi Qi milik pria tua itu membuat tubuh Ma Guang terluka dalam untuk kedua kalinya.
"Uhuk...uhuk...cuihhh". Ma Guang terbatuk dan kembali mengeluarkan dari dari mulutnya.
"Sialan! Sudah di ujung maut tetapi dia masih sempat juga untuk melukaiKu". Pemuda itu menggerutu saat terluka oleh aksi heroik seorang pelindung yang meledakkan energi Qi di tubuhnya.
"Pelindung! Apakah anda baik - baik saja?". Tanya Chen Yufei.
Ma Guang langsung menganggukkan kepalanya menanggapi pertanyaan murid inti tersebut.
Pemuda itu dengan cepat langsung membuat formasi pelindung lagi dan kembali menelan pil yang di milikinya serta langsung bermeditasi untuk menyembuhkan luka dalam yang dia alami.
Sedangkan sang kaisar kini sudah berada di salah satu sekte besar di wilayah kekaisaran Qiang, yaitu sekte Tai Long.
Sekte ini adalah sekte aliran putih yang mengajarkan hal - hal yang religius kepada para murid - muridnya untuk selalu melakukan kebaikan serta membantu orang - orang yang tertindas.
"Yang Mulia! Apa yang sedang terjadi di ibu kota kekaisaran, sehingga membuat Yang Mulia bersama para petinggi kekaisaran semuanya datang kesini?". Tanya patriak sekte tersebut karena merasa terkejut dengan kedatangan kaisar Ralpacan yang terlihat sangat tergesa - gesa tersebut.
"Istana kami di serang oleh anggota sekte Naga Surgawi yang telah menghancurkan sekte Beruang Putih". Jawab Ralpacan.
"Apa!? Bagaimana ceritanya sehingga sekte itu menyerang istana kekaisaran?". Tanya patriak lagi.
"Awalnya aku di desak oleh perdana menteri beserta para petinggi lainnya untuk menanggapi penyerangan sekte Beruang Putih, jadi aku langsung mengundang utusan sekte Naga Surgawi yang kabarnya akan mendirikan cabang sekte di wilayah kekaisaran Qiang ini".
Kaisar terus menceritakan kronologi hingga terjadinya penyerangan Ma Guang di istana kekaisaran.
"Jadi seperti itu ceritanya! Terus apa yang kaisar harapkan dari kami?". Tanya patriak tersebut.
"Aku hanya ingin patriak Yangkey untuk menjadi mediator agar bisa menyelesaikan permasalahan ini, sebab jika di lihat, pemuda itu tidak akan bertindak seenaknya jika seseorang tidak menyinggung mereka". Ujar kaisar menjelaskan kepada patriak Yangkey.
"Baiklah! Aku akan mencoba untuk berbicara dengan pendekar muda tersebut". Ucap patriak Yangkey untuk siap menjadi mediator.
"Ternyata mereka benar - benar sangat kuat, seorang pendekar muda saja sudah bisa mengalahkan empat orang pendekar agung". Gumam patriak Yangkey.
__ADS_1
~Bersambung~