
Setelah selesai membantu korban yang terkena dampak dari pertempuran skala dewa sejati, Ma Guang segera menuju ke sekte Bambu Kuning.
Hal tersebut di lakukannya karena Jiangjun telah menyampaikan kepadanya bahwa Huzhao kini sudah dia temukan dan telah di bawah ke sekte Bambu Kuning.
Sedangkan untuk para pasukan Naga dan juga pasukan Kilin Api serta para petinggi sekte Naga Surgawi, semuanya telah kembali ke sekte Naga Surgawi.
Kedatangan Ma Guang pun langsung di sambut oleh Du Yinhui dan juga para murid yang berada di sekte Bambu Kuning.
Sang pelindung pun si antarkan untuk menuju ke tempat dimana Huzhao berada.
Sedangkan keadaan Huzhao sendiri kini dalam keadaan tubuh yang gemetar disaat dirinya akan bertemu dengan Ma Guang.
Pria tua itu telah mendengar bagaimana kekejaman Ma Guang di saat pria itu melakukan introgasi terhadap seorang yang akan di korek informasi yang di miliki.
Apa lagi jika Ma Guang menganggapnya sebagai pengkhianat, itu akan berdampak buruk bagi dirinya dan juga bagi keluarganya.
Saat Ma Guang tiba di tempat dimana Huzhao berada, raut wajah pria itu masih terlihat seperti biasanya.
Seakan dirinya tidak memiliki masalah sedikit pun dengan pria yang akan dia temui tersebut.
Setelah Huzhao melihat kedatangan Ma Guang, pria itu pun langsung bersujud menyembah pria yang baru saja tiba tersebut.
"Hamba memberi hormat kepada Pelindung Sekte!." Ucap Huzhao.
Mendapatkan sambutan dari Huzhao, Ma Guang masih tetap tenang dan tidak menunjukkan sikap yang tidak bersahabat dengan pria itu.
"Huzhao! Apakah kamu mengetahui mengapa diriMu bisa di hadapkan kepadaKu dengan cara seperti ini?." Tanya Ma Guang dengan nada suara yang terdengar dingin.
"Hamba mohon ampun Penguasa! Namun dengan cara seperti ini, hamba berpikir, sepertinya Hamba telah melakukan kesalahan yang besar! Akan tetapi hamba juga tidak bisa memastikan kesalahan apa yang telah hamba perbuat!."
"Sebab selama ini, hamba selalu melakukan apa yang penguasa putri perintahkan!."
Huzhao menjawab pertanyaan yang Ma Guang lontarkan kepadanya.
"MenurutKu, kamu tidak melakukan kesalahan terhadap diriKu!."
"Tetapi aku hanya ingin menanyakan beberapa hal yang ingin aku ketahui dari diriMu! Namun sebelum aku menanyakannya kepadaMu, aku berharap kamu akan menjawab hal itu dengan benar sesuai fakta yang terjadi!."
"Hamba siap memberitahukan apa pun yang akan penguasa tanyakan sesuai dengan apa yang hamba tahu!." Tutur Huzhao dengan penuh keyakinan.
"Bagus! Hal itulah yang aku harapkan dariMu!." Tutur Ma Guang menanggapi.
__ADS_1
"Huzhao! Aku ingin bertanya kepadaMu, apakah benar di belakang Yun'er ada pasukan ras Ular Surgawi yang mendukungnya?."
"Iya Penguasa!."
"Sekuat apa pasukan ras Ular tersebut?."
"Kekuatan mereka saat ini sudah setara dengan kekuatan Dewa Biasa!."
"Bagaimana caranya mereka bisa meningkatkan kekuatan mereka?."
"Kekuatan mereka berkembang seperti itu karena penguasa putri telah memberitahukan sebuah teknik yang dia ketahui!."
"Jadi seperti itu!?." Tutur Ma Guang sambil memikirkan apa yang di sampaikan oleh pria di depannya yang saat itu masih dalam keadaan bersujud.
"Apakah ada lagi orang lain yang mengetahui teknik tersebut?."
"Iya penguasa!."
"Berapa banyak dan siapa saja yang mengetahuinya?."
"Ada dua orang jenderal pasukan Api Angin serta seorang leluhur agung dari sekte Kura - Kura Api yang juga mengetahui teknik tersebut!."
"Baiklah! Sekarang aku akan lanjut bertanya lagi kepadaMu tentang rencana yang Penguasa PutriMu rencanakan untuk melakukan pertempuran dengan pasukan dari kekaisaran Yue Wu!."
"Rencana apa saja yang penguasa putri siapkan?."
"Penguasa! Rencananya, kami akan menyerang pasukan musuh dengan hanya mengandalkan kekuatan pasukan Api Angin saja yang juga akan di dukung oleh kekuatan dari sekte Kura - Kura Api dan juga pasukan ras ular!."
"Apakah kalian telah mengetahui bahwa kekuatan kekaisaran Yue Wu juga telah mendapatkan dukungan kekuatan dari anggota sekte Iblis Darah, sekte Bunga Lotus dan juga kekuatan dari ras Naga?."
"Iya penguasa! Kami sudah mengetahuinya terlebih dahulu akan hal tersebut! Namun penguasa putri merasa yakin bahwa kekuatan yang kita miliki bisa memenangkan perang tersebut!."
Mendengar perkataan Huzhao, Ma Guang pun langsung tersenyum sinis.
"Tidak kusangka! Ternyata Yun'er terlalu percayah diri dengan kekuatan yang dia miliki saat ini!?." Pikir Ma Guang.
Setelah terdiam sejenak, Ma Guang pun kembali berkata.
"Huzhao! Apakah kamu menyadari benar salahnya semua yang telah kalian lakukan itu?."
"Iya penguasa! Menurut sepengetahuanKu, hal yang selalu kami lakukan itu adalah salah! Sebab aku merasa setiap perbuatan kita sama seperti saat aku masih bergabung dengan sekte aliran hitam!." Jawab Huzhao.
__ADS_1
"Tetapi kenapa kamu tetap melakukannya?." Tanya Ma Guang lagi.
"Karena aku telah berjanji untuk mengabdikan diriKu kepada penguasa dan penguasa putri, sehingga apa pun yang penguasa atau penguasa putri perintahkan, aku pasti akan melakukannya!." Jawab Huzhao.
Mendengar perkataan Huzhao, Ma Guang pun menganggukkan kepalanya karena bisa memahami situasi yang sedang di hadapi oleh pria yang pernah di ampuni nyawanya itu.
"Huzhao! MenurutMu, jika memilih mengikuti perintah penguasa putri dan perintahKu, perintah mana yang akan kamu lakukan?." Tanya Ma Guang tanpa penekanan.
"Penguasa! NyawaKu serta pola pikirKu berubah itu semua karena Penguasa! Sehingga menurut aku perintah yang akan aku lakukan itu pasti adalah perintah dari penguasa!." Jawab Huzhao.
"Apa ada alasan lain sehingga kamu berpikir seperti itu?." Tanya Ma Guang lagi.
"Ada Penguasa! Alasannya karena keinginanKu untuk merubah jalan hidupKu ke hal yang lebih baik itu karena Penguasa! Namun hal yang aku jalani saat ini sangat bertentangan dengan hati nuraniKu saat ingin merubah jalan hidupKu! Hal yang aku impikan disaat nyawaKu di ampuni oleh penguasa adalah, untuk selalu mengabdikan seluruh sisa hidupKu kepada Penguasa!." Tutur Huzhao menjelaskan.
Mendengar penjelasan dari Huzhao, Ma Guang pun merasa hal itu memang sesuai dengan kenyataan awal di saat dirinya mengampuni nyawa pria tersebut.
Sebab Huzhao pernah berjanji untuk selamanya ingin mengabdikan sisa hidupnya untuk berbakti kepada Ma Guang.
Namun karena Jiangjun adalah sosok utama yang selalu mendampingi Ma Guang, sehingga Huzhao pun mengikuti Zhou Lu Yun.
"Baiklah! Jika itu yang ada di dalam hati serta pikiranMu, aku akan menyampaikan kepada Penguasa putri untuk menarikMu agar bisa selalu bersama dengan orang - orang kepercayaanKu!." Tutur Ma Guang serius.
"Terima kasih penguasa! Terima kasih penguasa!." Tutur Huzhao merasa sangat senang dengan apa yang baru saja dia dengar.
"Bangkitlah! Mulai saat ini kamu harus selalu berada di dekatKu saat aku ingin pergi atau pun di saat aku berada di sekte!." Ucap Ma Guang.
"Penguasa! Tetapi ada satu hal yang mengganjal didalam hati serta pikiranKu!."
"Apa itu?."
"Jika aku akan selalu fokus untuk berbakti kepada Penguasa, bagaimana dengan nasib keluargaKu?." Ujar Huzhao.
"Kenapa dengan keluargaMu?." Tanya Ma Guang.
"Aku takut penguasa putri akan menyulitkan keluargaKu!." Jawab Huzhao.
"Kalau begitu, setelah ini kamu harus kembali ke kediamanMu untuk membawa mereka ke sekte Bambu Kuning ini!."
"Karena di sekte ini akan ada seratus pasukan ras naga yang akan melindungi sekte ini!." Tutur Ma Guang.
~Bersambung~
__ADS_1