Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 168. Teknik Tingkat Dewa


__ADS_3

Saat Ma Guang ingin mendekati salah satu tetua, tetua tersebut langsung mengangkat salah satu tangannya memberi isyarat melarang pemuda itu untuk lebih mendekat.


Para tetua yang lain langsung angkat bicara.


"Pelindung! Penyebabnya adalah aura energi yang keluar dari tubuhmu sehingga mengintimidasi kami disini".


Saat mendengar perkataan salah satu trtua tersebut, Ma Guang langsung menarik aura energi tersebut.


Akhirnya para tetua tersebut langsung kembali terlepas dari tekanan intimidasi.


Namun ada beberapa yang harus menelan pil untuk menyembuhkan luka dalam yang di hasilkan oleh tekanan aura energi Ma Guang.


Ma Guang pun kembali melanjutkan langkahnya untuk kedepan mendekati patriak dan juga para leluhur.


Saat dirinya sudah berada di depan, Ma Guang pun mulai berbicara.


"Saya sangat merasa senang karena semua petinggi sekte telah berkumpul di tempat ini. Pada saat ini saya meminta maaf atas insiden yang telah terjadi di perpustakaan, sehingga membuat bangunan perpustakaan tersebut saat ini sudah tidak ada lagi".


"Sebenarnya pada saat itu, aku sedang memeriksa setiap kitab - kitab jurus - jurus yang ada disana dan mulai meletakkan secara berpasang - pasangan, yaitu jurus - jurus tingkat rendah dan jurus - jurus tingkat menengah yang memiliki aliran yang sama, tetapi tidak sengaja aku menemukan sebuah kitab yang pada awal saya membukanya tidak terdapat tulisan apa pun".


Ma Guang terus menjelaskan kronologi kejadian itu dengan tanpa menyembunyikan sedikit pun hal yang terjadi saat itu.


Patriak, para leluhur dan juga para tetua tingkat tinggi dan tingkat rendah mendengarkan dengan penuh keseriusan tentang bagaimana sehingga bisa terjadi seperti itu.


Dan memang hal itulah yang menjadi pertanyaan mereka selama satu bulan lebih ini.


"Saat itu jiwaku langsung di bertemu dengan seekor naga yang sangat besar dan memiliki sebuah benda di atas kepalanya yang berbentuk seperti mahkota".


"Aku langsung bertanya - tanya di dalam hatiku, apakah ini bentuk seekor naga yang sering di ceritakan oleh orang - orang yang adalah sebagai makhluk mitos?".


"Dan hal itu di ketahui olehnya, sehingga dia menjawab kepadaKu, aku adalah raja naga surgawi, dan tidak ada seekor naga di duniaMu itu yang sebanding dengan kami, kitab yang kamu buka tersebut adalah sebuah kitab yang di ciptakan oleh seorang Dewa Agung untuk di berikan kepada manusia di bumi agar bisa digunakan untuk melawan kekuatan iblis yang ada di bumi".


"Mendengar hal itu, aku menjadi sangat terkejut, dan langsung bertanya kepadanya, apakah umat manusia pernah melawan iblis?".


"Dia pun langsung menjawab kepadaKu, dari awal peradaban umat manusia sampai sekarang ini, kalian secara terus menerus melawan kekuatan iblis itu, kekuatannya itu sering di gunakan oleh para manusia - manusia yang hati dan pikirannya sudah di penuhi dengan kebencian, kedengkian, hawa napsu untuk berkuasa serta untuk menindas manusia yang lain".


"Aku pun kembali bertanya kepadanya, terus seperti apa jurus yang akan aku pelajari?".


"Dia hanya menjawab, saat ini aku akan menyatu dengan tubuhMu dan akan membuat kualitas tulangMu naik menjadi tulang naga serta tingkat kultivasiMu akan naik menjadi pendekar langit dengan inti jiwa api milikKu, setelah itu kamu akan langsung memiliki semua jurus yang ada di dalam kitab ini secara otomatis di dalam pikiranMu".


"Saat aku ingin melontarkan pertanyaan lagi kepadanya, sosok naga itu langsung melesat dengan cepat memasuki jiwaku yang hampir membuat jiwaku hancur berkeping - keping".

__ADS_1


"Setelah inti jiwa api sudah terbentuk, terjadilah ledakan energi yang keluar dari inti jiwaKu, tetapi aku tidak menyangka bahwa ledakan itu juga terjadi di alam nyata sehingga menghancurkan juga bangunan perpustakaan sekte kita".


"Oleh karena itu, aku meminta maaf yang sebesar - besarnya kepada patriak, kepada para leluhur, dan juga kepada semua tetua sekalian tentang insiden yang terjadi tersebut". Ucap Ma Guang menutup kata - katanya.


"Hidup pelindung sekte!".


"Hidup pelindung sekte!".


"Hidup pelindung sekte!".


Teriak semua yang hadir di tempat tersebut.


Ma Guang menjadi bingung dengan apa yang semua orang lakukan, dirinya tidak mengerti bahwa bangunan perpustakaan itu tidak ada apa - apanya di bandingkan dengan dirinya yang sudah menerobos dan menjadi pendekar Langit.


Memang kitab itu bisa di buka oleh para pendekar tingkat rendah, tetapi teknik yang mereka lihat adalah teknik tingkat rendah.


Hal itulah yang membuat kitab tersebut berada di tumpukan kitab jurus tingkat rendah yang tidak tertata di rak dengan baik.


Hal itu di sebabkan karena jiwa para pendekar tersebut tidak mampu untuk menampung kekuatan besar yang ada dalam kitab tersebut.


Setelah euforia tersebut, akhirnya mereka membicarakan untuk membangun kembali gedung perpustakaan yang baru.


Setelah selesai membahas hal tersebut, akhirnya mereka mulai membubarkan diri dan kembali ke kediaman mereka masing - masing dengan wajah yang berseri - seri.


Ma Guang sendiri kini kembali ke kediamannya dan mulai menguasai setiap teknik yang ada di dalam pikirannya.


Kini dirinya sudah bisa berdiri di atas udara dan juga sudah bisa terbang dengan cepat.


Pemuda itu langsung tersenyum puas setelah mengetahui hal tersebut.


Dirinya juga telah mengetahui teknik untuk pembuatan senjata pusaka langit.


Namun bahan - bahan yang di butuhkan juga sangat sulit untuk di temukan.


Sehingga kemungkinan yang termudah untuk di buat adalah pusaka tingkat bumi saja.


Ma Guang juga memiliki teknik untuk pembuatan pil tingkat tinggi.


Akhirnya Ma Guang mencoba untuk melihat peningkatan energi api miliknya.


Saat Ma Guang mengeluarkan energi api miliknya, dirinya langsung menjadi sangat senang, sebab energi api miliknya kini sudah berubah warna menjadi berwarna hitam, yaitu tingkat energi api tertinggi.

__ADS_1


Setelah melihat peningkatan energi api miliknya, Ma Guang pun langsung berpikir untuk mencoba membuat pil tingkat tinggi.


Saat dirinya sudah mengetahui bahwa teknik - teknik yang dia miliki saat ini adalah teknik tingkat dewa, pemuda itu pun mulai berniat mencari bahan - bahan untuk pembuatan senjata pusaka tingkat bumi dan juga pil tingkat tinggi.


Ma Guang langsung menuju ke kediaman putri Zhou Lu Yun yang letaknya tidak jauh dari kediaman miliknya untuk melihat perkembangan gadis tersebut.


Saat tiba di kediaman sang putri, Ma Guang langsung di persilahkan masuk oleh murid yang berjaga.


Putri Zhou Lu Yun dan juga nona Tjia Annchi kini sedang duduk berbincang - bincang di ruang tamu karena sedang membicarakan tentang pernikahan antara nona Tjia dan juga Duan Jun yang akan di adakan tidak lama lagi.


"Pendekar Ma!". Ucap kedua gadis itu secara bersamaan saat melihat kedatangan Ma Guang.


Saat Ma Guang sudah berada di dekat kedua gadis tersebut, pendekar muda itu langsung menyapa keduanya.


"Bagaimana kabar tuan putri dan juga nona Tjia? Apakah sudah ada peningkatan dalam latihannya?".


"Iya pendekar Ma! Kini tuan putri sudah membuka gerbang kedua miliknya dan aku juga sudah membuka gerbang ketiga". Jawab Tjia Annchi.


"Baguslah kalau begitu, berarti tuan putri sudah bisa kembali ke ibu kota kekaisaran, dan sudah tidak ada lagi sembarang orang yang bisa menyinggung tuan putri dengan kemampuan yang seperti itu". Ujar Ma Guang.


Ketiganya pun melanjutkan pembicaraan mereka sambil menikmati teh hangat.


***


Di sekte Bunga Persik.


Setelah beberapa bulan Xia Jiao berada di sekte Bunga Persik, sete tersebut kini telah di guncangkan dengan fenomena yang terjadi hampir setiap minggunya.


Ledakan - ledakan energi seorang pendekar suci mulai terjadi di sekte tersebut.


Hal itu di sebabkan karena kemampuan Xia Jiao yang sudah di ketahui oleh patriak dan juga para leluhur, sehingga mereka pun meminta dirinya untuk memberitahukan teknik yang dia ketahui dari Ma Guang.


Salah satu leluhur agung sekte tersebut yang juga adalah seorang pendekar suci yang telah membuka gerbang ke tiga, memiliki kemampuan untuk membuka setiap titik jalur meridian yang masih tertutup.


Sehingga leluhur agung itulah yang mulai membuka setiap titik jalur meridian para tetua yang sudah menjadi pendekar raja tingkat puncak.


Setelah itu, Xia Jiao langsung memberikan petunjuk bagaimana cara untuk menerobos menjadi pendekar suci dan juga teknik untuk membuka setiap gerbang.


Hal itulah yang membuat sekte tersebut kini mulai ketambahan para pendekar suci setiap minggunya.


Dan hal itu mulai di ketahui oleh khalayak luas.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2