
Ma Guang bersama empat orang lainnya langsung melesat terbang meninggalkan sekte Naga Surgawi.
Tujuan mereka kini akan menuju ke wilayah samudera yang memisahkan benua utara dan juga benua tengah untuk memburu para makhluk kuno yang hidup di dasar samudera tersebut.
Hal itu dia ketahui dari raja naga Long Wang.
Mereka melakukan perjalanan pada malam hari dengan merubah wujud mereka ke wujud sejati mereka masing - masing.
Ma Guang pun langsung menunggangi punggung Jiangjun.
Kecepatan terbang Jiangjun tidak bisa di imbangi oleh tiga makhluk lainnya, sebab dia memiliki kekuatan terbang phoenix api.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa berada di atas samudera kabut beracun tersebut.
Long Wang langsung memimpin di depan untuk menuntun mereka sehingga bisa sampai di tempat yang mereka tuju tersebut.
Karena sudah sangat lama Long Wang mengetahui tempat tersebut dan sudah tidak pernah memberanikan diri untuk kembali ketempat itu, sehingga mereka tidak dengan cepat bisa menemukan markas makhluk yang dia maksudkan.
Karena sangat sulit untuk bisa menemukannya, sehingga mereka memutuskan untuk menuju ke dunia bawah air milik ras naga surgawi, karena dari tempat itulah Long Wang bisa memastikan dengan tepat markas makhluk kuno yang dia maksudkan.
Setelah tiba di atas wilayah markas ras naga surgawi yang berada di dunia yang Long Wang ciptakan, Long Wang langsung merubah arah dan menuju ke tempat yang mereka cari.
Hanya membutuhkan perjalanan selama seharian penuh, kini mereka sudah tiba di tempat yang Long Wang maksudkan.
"Penguasa! Dibawah inilah markas mereka berada!." Tutur Long Wang merasa sangat yakin dengan letak dari tempat tersebut.
Saat mereka sedang berbincang - bincang, beberapa serangan langsung menyerang mereka berlima.
Mereka berlima pun langsung menghindari serangan tersebut.
"Sepertinya kehadiran kita sudah di ketahui oleh mereka!." Tutur Long Wang.
"Hal itu sudah seharusnya terjadi! Sebab kita tidak menyamarkan kedatangan kita di tempat ini!." Tutur Ma Guang.
Long Wang yang mendengar perkataan Ma Guang langsung tersenyum malu karena bisa melupakan hal itu.
Dirinya terlalu fokus untuk menemukan tempat itu, namun melupakan bahwa mereka harus mengaburkan kehadiran mereka.
Kekuatan sejati makhluk yang menyerang mereka setara dengan kekuatan seorang Pendekar Dewa Agung awal.
Makhluk itu memiliki lengan atau pun bisa di sebut sebagai kakinya yang langsu terhubung dengan kepalanya serta memiliki bulatan - bulatan cekungan yang terletak di kakinya.
__ADS_1
Ma Guang langsung memerintahkan mereka untuk menyerah.
"Jangan melawan! Biarkan dia membawa kita ke pemimpinnya!." Perintah Ma Guang lewat kekuatan spiritual miliknya.
Keempat sosok tersebut langsung mengikuti apa yang Ma Guang perintahkan.
Akhirnya mereka berlima kini dalam lilitan serta cengkeraman lengan - lengan besar yang memiliki alat penghisap yang berbentuk bulat dan cekung milik makhluk yang menyerang mereka.
Ma Guang coba berontak untuk melepaskan diri, namun hal itu hanyalah sia - sia.
"Sial! Ternyata sangat sulit untuk melepaskan diri dari makhluk ini! TubuhKu seperti tersedot sesuatu yang berasal dari dalam tubuhnya!." Pikir Ma Guang.
"Hei makhluk rendahan! Kamu pikir kekuatanMu itu bisa melepaskan diri dari cengkeramanKu ini? Jangan pernah bermimpi! Ha...ha...ha...ha...ha!." Ucap makhluk tersebut yang menertawai Ma Guang sambil masuk kedalam air.
Tidak lama kemudian, akhirnya mereka pun memasuki dunia tempat tinggal makhluk kuno tersebut.
Makhluk itu selalu di hormati oleh setiap makhluk yang sama saat bertemu.
Hal itu karena makhluk itu adalah jenderal penjaga wilayah kekuasaan para makhluk ras kuno.
Setelah memasuki sebuah bangunan yang terbentuk dari batu karang, mereka berlima langsung di hempaskan kelantai istana tersebut.
Sosok makhluk yang adalah raja itu terlihat seperti seekor cumi - cumi raksasa dengan tubuh yang di selimuti listrik.
"Siapa kalian dan untuk apa berada di wilayah kekuasaan kami?." Tanya sang raja tersebut.
"Kami datang untuk bekerja sama dengan ras kalian jika kalian mau, atau juga kami datang untuk membasmi ras kalian jika kalian tidak mau!." Jawab Ma Guang.
Mendengar perkataan Ma Guang, para makhluk kuno tersebut langsung tertawa dan mencemooh Ma Guang dan keempat orang yang bersama dengannya.
"Hei makhluk rendahan! Kamu pik...." kata - kata sang raja tidak bisa di lanjutkan karena langsung di potong oleh Long Wang.
"Aku sudah muak dengan kata - kata kalian itu! Dia adalah penguasa kami, sehingga kalian tidak berhak untuk merendahkannya!." Tutur Long Wang memotong perkataan sang rasa tersebut sambil melepaskan seluruh kekuatan sejatinya sebagai seekor naga surgawi dengan kekuatan yang setara kekuatan Dewa Surgawi Menengah.
Apa yang di lakukan oleh Long Wang langsung di ikuti oleh tiga orang lainnya.
"Apa!? Ras naga surgawi?." Gumam sang raja.
Kata - kata yang sama juga keluar dari setiap mulut semua yang hadir di tempat itu, tidak terkecuali dengan sang jenderal gurita.
Secara serentak mereka semua langsung bersujud dan memohon ampun atas apa yang telah mereka perbuat.
__ADS_1
Dan kedua sosok yang merendahkan Ma Guang langsung ketakutan setelah mengetahui hal tersebut.
Walau pun kekuatan mereka tidak bisa di kalahkan oleh para makhluk ras kuno lainnya, namun kekuatan yang mereka hadapi saat ini sangat jauh lebih kuat di atas mereka walau pun hanya berjumlah sangat sedikit.
Sehingga langkah yang harus mereka lakukan hanyalah memohon ampun.
Merasa hidup keduanya terancam, sang raja langsung berpikir untuk menghancurkan dunia mereka agar pertarungan yang akan terjadi akan lebih memberikan keuntungan kepada ras mereka yang sangat kuat jika bertarung di dalam air.
Sedangkan empat lawan mereka, hanya dua sosok naga yang bisa mengimbangi kecepatan mereka untuk bertarung di dalam air, itu pun karena kekuatan kedua naga itu jauh diatas kekuatan mereka yang hanya setara dengan pendekar dewa agung.
Sedangkan kedua kilin api serta Ma Guang sudah bisa di pastikan tidak bisa mengimbangi keluatan serta kecepatan mereka saat bertarung di dalam air.
Rencana sang raja Cumi - cumi itu langsung di ketahui oleh Long Wang.
Dengan cepat Long Wang menghilang dari tempat itu dan langsung menciptakan formasi agar bisa mengurung serta mencegah hal yang akan merugikan mereka.
Saat sang raja melakukan hal itu, formasi pelindung milik Long Wang sudah lebih dulu tercipta, sehingga rencana sang raja pun gagal.
Dengan cepat Jiangjun langsung menghilang dari tempatnya berada dan langsung muncul di depan sang raja sambil melepaskan serangannya.
Tubuh sang raja langsung menabrak singgasananya hingga hancur berkeping - keping.
Tidak berhenti di situ saja, Jiangjun langsung menyerang sang jenderal gurita juga hingga sang jenderal gurita langsung terhempas juga.
Serangan Jiangjun itu bermaksud hanya untuk melumpuhkan lawan - lawannya saja.
Sebab mereka akan mengambil tubuh maupun inti jiwa serta batu permata milik para ras kuno.
Kedua petinggi ras kuno itu langsung terkulai lemah saat terkena serangan Jiangjun.
Para jenderal serta komandan yang lain, langsung bergerak menyerang kelompok kecil itu.
Ma Guang yang melihat kedatangan para lawan - lawan mereka langsung mengerahkan kemampuannya untuk menyambut serangan lawannya.
Booommm
Bunyi ledakan akibat benturan kekuatan Ma Guang dan juga para lawannya langsung menghancurkan bangunan tersebut.
Mereka pun langsung terhempas, karena terkena dampak ledakan yang terjadi.
~Bersambung~
__ADS_1