
Setelah beberapa hari pertarungan antara pasukan yang di pimpin oleh Ma Guang dan juga pasukan gabungan sekte aliran hitam, kegemparan pun mulai terjadi di seluruh wilayah kekaisaran Zhou dan juga wilayah kekaisaran yang lain.
Selain kekaisaran Zhou, kejadian itu pun menjadi suatu bahan perbincangan serta perdebatan yang terjadi di aula istana kekaisaran Yue Wu.
Hal itu karena wilayah kekaisaran Yue Wu juga menerima dampak dari kejadian serangan gelombang yang tercipta akibat pertempuran itu.
Kaisar Yue Wu pun segera membuat pertemuan mendadak untuk merespon hal itu.
Di aula utama istana kekaisaran Yue Wu, kini sudah berkumpul para petinggi kekaisaran serta para petinggi sekte Iblis Darah, pemimpin ras Naga serta para petinggi lainnya yang mendukung kekuatan kekaisaran Yue Wu.
Sang kaisar pun langsung melontarkan pertanyaan kepada seluruh yang hadir di dalam ruangan tersebut untuk menanggapi serta menjelaskan tentang kejadian yang baru saja melanda serta menggemparkan kedua kekaisaran itu.
"Apakah ada yang mengetahui penyebab sehingga terjadi gelombang - gelombang di sungai yang menyebabkan kerusakan bagi penduduk baik yang berada di wilayah kekaisaran Zhou mau pun yang berada di kekaisaran kita ini?." Tanya sang kaisar.
Mendengar pertanyaan sang kaisar, Long Disan langsung berdiri dan mulai berkata.
"Kaisar! Kejadian tersebut itu di akibatkan oleh pertempuran dua kekuatan dewa sejati! Hal tersebut karena aku bisa merasakan kekuatan dari ras naga surgawi dengan jumlah yang sangat banyak!."
"Tidak hanya itu saja! Aku juga merasakan ada juga aura kekuatan dari pasukan Kilin Api yang menjadi lawan kita pada waktu lalu saat menyerang sekte Bulan Perak yang terletak di benua tengah!."
"Seberapa besar kekuatan mereka?." Tanya sang kaisar.
"Menurut apa yang aku rasakan, sepertinya jumlah mereka ada sekitar ratusan orang dengan kekuatan yang sudah setara dengan kekuatan dewa sejati, yaitu Dewa Biasa!." Jawab Long Disan.
"Menurut penguasa, siapa yang memimpin pasukan itu?." Tanya kaisar Yue Wu penasaran.
"Menurut dugaanKu! Yang menjadi pemimpin pasukan itu adalah Ma Guang! Sebab di saat kami menyerang sekte Bulan Perak, pria itu juga yang memanggil pasukan Kilin Api untuk membantu mereka!." Jawab Long Disan.
"Apa!? Bukankah Ma Guang itu berasal dari sekte Bambu Kuning yang juga di kabarkan memiliki sekte Naga Surgawi juga dan berada di wilayah kekaisaran Zhou?." Kata - kata yang keluar dari mulut sang kaisar saat mendengar jawaban yang di sampaikan oleh Long Disan.
Pria itu merasa terkejut dengan apa yang baru di dengarnya itu.
"Bukankah dia juga adalah menantu dari kaisar Zhou Mu Wang?." Lanjut sang kaisar bertanya.
__ADS_1
"Iya Yang Mulia!." Jawab seorang jenderal.
"Jika demikian, bagaimana nantinya perang yang akan kita hadapi nanti?." Gumam sang kaisar.
Mendengar kata - kata sang kaisar, seorang jenderalnya pun langsung berkata.
"Yang Mulia! Menurut informasi yang mata - mata kami dapatkan! Sepertinya untuk urasan kekaisaran Zhou yang menyatakan perang kepada kekaisaran kami, tidak ada sangkut pautnya dengan sekte Bambu Kuning atau pun sekte Naga Surgawi!."
"Apa lagi setiap anggota kedua sekte itu secara terang - terangan sangat menentang tindakan pasukan yang di kenal dengan sebutan pasukan Api Angin tersebut saat melakukan penagihan pajak kepada rakyat kekaisaran Zhou!." Tutur sang jenderal.
"Oh, jadi seperti itu yah!?." Ucap sang kaisar menanggapi perkataan salah satu jenderalnya.
Saat mereka sedang membicarakan bencana yang di alami oleh sebagian rakyat kekaisaran Yue Wu serta penyebabnya, Ketua Dongsi mendapatkan laporan melalui kekuatan spiritual dari salah satu tetua yang di tugaskannya untuk menyelidiki penyebab sehingga bencana itu terjadi.
Setelah selesai mendapatkan informasi, Ketua Dongsi pun berkata.
"Yang Mulia! Menurut informasi yang baru saja aku terima dari seorang tetua yang aku tugaskan, ternyata telah terjadi pertempuran di markas sekte Gagak Hitam! Dan pertempuran itu juga telah mengubah pegunungan yang menjadi tempat berdirinya sekte Gagak Hitam, kini sudah berubah menjadi lembah karena dampak pertempuran itu!."
"Dan sepertinya memang benar apa yang penguasa katakan, bahwa kekuatan mereka setara dengan kekuatan Dewa Sejati, yaitu Dewa Biasa!."
Kaisar pun mulai berpikir untuk menanyakan kepada Long Disan, Long Disi dan juga kepada ketua Dongsi tentang strategi yang akan mereka gunakan disaat berada di medan pertempuran nanti.
"Yang Mulia! MenurutKu, pasukan kavaleri yang mengoperasikan alat pelontar batu atau pun alat pelontar pana langsung melepaskan batu dan juga anak panah yang mereka miliki!."
"Jika formasi yang mereka gunakan kita bisa melihat titik lemahnya, pasukan berkuda pun segera di perintahkan untuk menyerang titik - titik lemah pasukan mereka!."
"Jika formasi pasukan mereka mulai terpecah belah, serangan dari pasukan infanteri pun harus segera di lancarkan!."
"Dan jika para pasukan mereka memiliki kemampuan tinggi atau kultivasi yang tinggi, itu akan menjadi bagian dari pasukanKu yang akan bertindak untuk menyerang mereka!."
"Hamba mohon ampun sebelumnya! Tetapi menurut informasi yang aku miliki dari hasil penyelidikan yang di lakukan oleh para bawahanKu, kekuatan pasukan Api Angin itu tidak main - main! Tingkat kultivasi mereka yang terlemah rata - rata berada di tingkat pendekar Langit Awal dan Puncak!."
"Sedangkan untuk kekuatan para jenderal mereka kini sudah berada di tingkat pendekar dewa langit, dengan para komandan pasukan yang berada di tingkat pendekar dewa bumi!."
__ADS_1
"Perbedaan tingkat kekuatan tersebut sangat mencolok jika di bandingkan dengan kekuatan pasukan kita dengan tingkat kultivasi yang masih berada dibawah pendekar raja!."
"Sehingga menurutKu hal itulah yang harus kita pikirkan terlebih dahulu!." Tutup sang jenderal.
Mendengar penjelasan jenderal itu, Long Disan pun kembali berkata.
"Bagus! Sepertinya seperti itu cara kerja manusia untuk menghadapi pertempuran!."
"MenurutKu, pertempuran yang akan terjadi nanti tentunya akan melibatkan kekuatan yang sangat besar! Jika mendengar apa yang baru di sampaikan itu, aku berpikir agar Yang Mulia berfokus saja untuk memperkuat peralatan perang seperti pelontar batu, pelontar panah maupun pelontar tombak!."
"Dan untuk pasukan infanteri sendiri, aku berharap agar mereka di tempatkan sebagai pasukan kavaleri agar akan ada lebih banyak pasukan yang bisa mengoperasikan peralatan perang yang harus di lipatgandakan!."
"Karena yang perlu kalian ketahui bahwa, jika pertempuran itu terjadi dengan skala kekuatan pendekar langit, hal tersebut akan berdampak buruk bagi pasukan yang memiliki tingkat kultivasi di bawah pendekar langit!."
"Mereka hanya akan menjadi korban sia - sia di medan pertempuran! ."
"Oleh karena itu, peralatan peranglah yang harus di tambah lebih banyak lagi, agar pasukan yang memiliki kekuatan dibawah pendekar langit akan di fokuskan untuk mengoperasikannya!."
Tutur Long Disan menjelaskan strategi yang akan mereka jalankan.
Ketua Dongsi pun langsung menambahkan penyampaian dari Long Disan.
"Untuk menggantikan posisi pasukan infanteri, nanti anggota sekteKu saja yang akan melakukannya!."
"Menurut informasi yang kalian miliki, kira - kira ada berapa jumlah pasukan yang memiliki kultivasi di tingkat pendekar langit?." Tanya Dongsi sambil menatap kearah sang jenderal yang awalnya menyampaikan hal itu.
"Menurut informasi yang aku miliki, jumlah pasukan Api Angin bersekitar dua ratus ribu lebih! Sebab hanya kekuatan pasukan merekalah yang memiliki kekuatan yang aku sebutkan tadi!." Jawab sang jenderal.
"Oh, jadi seperti itu! Baiklah! Aku akan memerintahkan anggota sekte yang ada di benua tengah agar segera dikirim kesini!." Tutur Dongsi yang langsung memerintahkan seorang tetua tingkat tinggi untuk pergi melalui portal ruang dan waktu yang sudah mereka ciptakan.
Mereka pun melanjutkan pembahasan tersebut hingga mendapatkan strategi yang tepat untuk mereka gunakan saat menghadapi pasukan dari kekaisaran Zhou.
Setelah menentukan strategi yang tepat serta strategi cadangan untuk menghadapi pertempuran nanti, akhirnya mereka pun membubarkan diri serta kembali ke tempat mereka masing - masing.
__ADS_1
~Bersambung~