Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 270. Langkah Yin Zhu


__ADS_3

Pendekar bertubuh kekar itu masih bisa menahan serangan tebasan pedang energi Qi Jianhua.


Blaaarrr


Bunyi ledakan pedang energi Qi milik Jianhua saat berbenturan dengan kapak besar yang sudah di aliri energi Qi milik lawannya.


Jianhua langsung menciptakan kembali pedang energi Qi miliknya dan langsung menggunakan teknik jurus Pedang Hampa serta Langkah Bayangan miliknya.


Memang kekuatan lawannya tidak bisa di pandang sebelah mata, akan tetapi kecepatannya tidak melebih kecepatan seorang pendekar agung secara umumnya, sehingga Jianhua lebih di unggulkan dari segi kecepatan.


Namun karena kecepatan Jianhua tidak bisa di imbangi oleh pendekar tersebut, akhirnya teknik pertahanan serta penyerangan dari lawannya langsung di aktifkan.


Energi Qi yang berbentuk seperti seekor badak langsung terbentuk di sekitar tubuh lawan Jianhua.


Pendekar tersebut langsung menyerang Jianhua dengan kapaknya yang kini sudah seperti cula milik sang badak.


Tubuh pendekar itu dengan kecepatan seorang pendekar agung.


Bagi seorang pendekar di tingkat pendekar agung, kecepatan itu tidak bisa di ikuti oleh pandangan mata mereka, sehingga mereka hanya bisa melihat kerusakan yang di sebabkan oleh energi Qi milik keduanya.


Walau pun Jianhua sedikit lebih tinggi tingkat kultivasi dari lawannya, namun karena keistimewaan kemampuan yang lawannya miliki sehingga Jianhuan tidak bisa dengan cepat untuk mengalahkannya.


Pedang energi Qi milik Jianhua tidak bisa menembus kulit badak yang terbentuk dari energi Qi milik lawannya.


Jianhua hanya bisa menghindari serangan putaran tubuh badak tersebut dengan sebuah kapak yang kini menjadi seperti cula itu.


Pedang energi Qi milik Jianhua selalu hancur saat berbenturan dengan serangan kapak milik lawannya.


Sedangkan tiga orang lainnya juga kini sedang menghadapi serangan lima orang pendekar spiritual.


Untung saja mereka bertiga sama seperti Jianhua yang adalah pasukan yang di pimpin oleh Ma Guang, sehingga mereka bertiga masih bisa menghadapi gempuran ke lima lawan mereka.


Situasi di jalan utama kota Xianyang langsung berubah drastis.


Kini jalan utama tersebut sudah terlihat hancur tidak beraturan yang di sebabkan oleh pertarungan kedua kelompok tersebut.


Keributan itu langsung menarik perhatian seluruh orang yang berada tidak jauh dari tempat itu.

__ADS_1


Orang - orang yang berada di dalam bangunan yang dekat dengan pertarungan tersebut, langsung keluar dan menjauh dari tempat dimana mereka berada.


Hal itu untuk mengantisipasi dampak dari pertempuran itu.


Dua kelompok Jianhua yang terpisah langsung menuju ke tempat dimana pertempuran itu terjadi.


Setelah sembilan orang angfota kelompok Jianhua tiba, mereka langsung bergabung dalam pertarungan tersebut.


Dua orang pendekar agung langsung bergabung dengan Jianhua.


Sedangkan tujuh orang pendekar spiritual langsung menyerang kelompok lainnya.


Hanya dalam satu serangan saja, sepuluh orang pendekar petapa suci langsung kehilangan nyawa mereka.


Sedangkan untuk lima orang pendekar spiritual dan juga lawan Jianhua, kini sudah menjadi bulan - bulanan kelompok Jianhua.


Jurus Tombak Halilintar langsung bisa menembus pertahanan kulit badak yang terbuat dari energi Qi pendekar berbadan kekar tersebut.


Sedangkan salah satu dari pendekar agung anggota dari Jianhua memiliki teknik Pedang Penebas Karang milik keluarga Duan, sehingga bisa memberikan efek yang berarti saat menghantam kulit badak yang terbuat dari energi Qi tersebut.


Putaran serta serudukan yang di lakukan oleh lawan mereka kini sudah bisa di tangan oleh Jianhua berkat bantuan dua orang lainnya.


Beberapa saat kemudian, kelima pendekar Spiritual dari organisasi Mawar Surgawi kini sudah terluka parah.


Saat mereka sudah bisa menangani situasi tersebut, dari atas udara datang serangan energi Qi seorang pendekar agung yang berbentuk seperti sebuah golok meluncur mengarah ke tubuh Jianhua.


Merasakan hal tersebut, Jianhua langsung menghindarinya.


Blaaarrrr


Serangan golok yang tercipta dari energi Qi itu langsung mengenai permukaan tanah yang sudah tidak beraturan tersebut.


Tebasan golok itu seperti memotong jalan utama, sehingga bangunan yang berada di pinggir jalan utama langsung terbelah menjadi dua.


Melihat hal tersebut, Jianhua langsung menyambut pendekar agung tingkat puncak itu dengan serangan pedang hampa miliknya.


Energi Qi yang tidak terlihat itu masih bisa di rasakan oleh pendekar yang baru datang tersebut.

__ADS_1


Pria yang berpakaian seperti seorang bangsawan itu langsung melepaskan juga energi Qi yang berbentuk golok miliknya untuk menyambut serangan Jianhua.


Booommm


Bunyi ledakan akibat benturan kedua energi Qi dari dua orang pendekar agung tingkat puncak.


Jianhua langsung melesat terbang dan menyerang pria tersebut dengan teknik Langkah Bayangan dan juga Pedang Hampa miliknya.


Keduanya melakukan pertarungan di atas udara.


Tak pelak setiap serangan mereka yang tidak mengenai sasaran yang di tujunya, kini hanya mengakibatkan kerusakan - kerusakan di setiap bangunan yang berada di bawah mereka.


Hal tersebut membuat raja Yin Zhu menjadi geram.


"Sial! Tenyata bangsawan Cai Tuo itu tidak mau memberi muka kepadaKu!."


"Pria tua itu terlalu gegabah dalam melakukan tindakannya!."


"Apa yang di lakukan olehnya sudah membuka kedok mereka yang sebenarnya bahwa organisasi mereka benar - benar ada di ibu kota kerajaanKu ini!."


"Apa yang harus aku lakukan untuk menghentikan pertarungan tingkat tinggi itu!?." Tanya raja Yin Zhu kepada seorang pria tua yang berada di sisi gelap ruangan tersebut.


"Yang Mulia! Saat ini kita tidak bisa melakukan hal yang terlalu mencolok, sehingga keberadaan sekte Kura - Kura Api yang berada di belakang pemerintahanMu tidak langsung tercium oleh pihak kekaisaran! Sebab jika di lihat, kekuatan pihak kekaisaran tidak bisa di pandang sebelah mata! Di wilayah kerajaan Qin ini saja, ada empat kelompok pendekar dengan formasi kekuatan yang seimbang! Sehingga, kekuatan yang di miliki oleh pihak kekaisaran bukanlah kekuatan yang bisa kita singgung! MenurutKu, Yang Mulia saat ini, langsung kerahkan saja pasukan untuk menangkap setiap anggota dari organisasi Mawar Surgawi! Tunjukkan bahwa Yang Mulia lebih berpihak kepada pihak kekaisaran!." Ujar sesosok pria tua yang berdiri di sisi gelap ruangan tersebut.


"Jika demikian, tentunya kita juga akan menyinggung kekuatan dari organisasi tersebut!." Tutur Yin Zhu menanggapi perkataan pria misterius itu.


"Yang Mulia! Jika bicara tentang pemerintahan yang akan di serang oleh sebuah organisasi, tentunya itu juga akan membawa pihak kekaisaran untuk bertanggung jawab akan hal tersebut! Kita cukup memanfaatkan saja kekuatan yang dimiliki oleh pihak kekaisaran!." Tutur pria misterius tersebut.


"Baiklah! Jika itu bisa menguntungkan pihak kita! Aku akan melakukannya!." Tutur Yin Zhu sambil memanggil para jenderalnya untuk mengepung tempat tersebut dan menangkap setiap anggota organisasi Mawar Surgawi.


Tiga orang jenderal kerajaan Qin langsung di panggil oleh Yin Zhu untuk mengerahkan pasukan mereka.


"Jenderal Bai Qi! Pimpin pasukanMu untuk mengepung tempat pertempuran yang saat ini sedang terjadi!."


"Jenderal Jiang Lei! Bawa pasukanMu untuk mendukung pasukan jenderal Bai Qi!."


"Jenderal Wang He! Bawa pasukanMu dan tangkap semua keluarga bangsawan Cai Tuo serta para bawahannya!."

__ADS_1


"Siap Yang Mulia!." Jawab ketiga jenderal tersebut yang langsung melangkah mundur dan berbalik serta berjalan untuk melakukan perintah sang raja.


~Bersambung~


__ADS_2