
Setelah mendengar perkataan Zhou Lu Yun, Lan Fengsi langsung berkata.
"Tuan Putri! Menurut apa yang aku dengar dan menurut yang aku nilai! Sikap serta tindakan jenderal Huzhao bukanlah berniat untuk membocorkan semua hal penting tersebut untuk mengkhianati tuan putri! Akan tetapi itu murni karena dirinya ingin agar sahabatnya tersebut tidak berada di dalam situasi pertempuran yang akan terjadi!."
"Akan tetapi jenderal Huzhao juga menurutKu tetap bersalah, karena dirinya sudah memberitahukan hal sepenting itu kepada orang luar! Sebab itu bisa mendatangkan kerugian yang besar bagi kekuatan pasukan kita!."
"Oleh karena itu! Jenderal Huzhao harus menyelesaikan masalah ini terlebih dahulu! Sebelum pertempuran itu terjadi!."
Lan Fengsi menjelaskan kepada Zhou Lu Yun tentang tindakan Huzhao dan apa yang harus pria itu lakukan kedepan untuk menebus kesalahannya itu.
Zhou Lu Yun terdiam sejenak dan langsung berpikir sambil menatap tubuh pria yang sedang bersujud tersebut.
Tidak lama kemudian, Zhou Lu Yun pun bertanya kepada Lan Fengsi.
"Jadi menurutMu apa yang akan aku lakukan?." Tutur wanita itu dengan nada suara yang terdengar masih sangat geram terhadap Huzhao.
"Tuan Putri! Ijinkan hamba untuk bertanya kepada jenderal Huzhao!." Ucap Lan Fengsi sambil menangkupkan tangannya.
"Baiklah! Silahkan leluhur Lan bertanya kepadanya!." Tutur Zhou Lu Yun mengijinkan kepada pria tua itu untuk bertanya.
"Jenderal Huzhao! Siapa sebenarnya sahabatMu itu?." Tanya pria tua itu dengan nada suara yang biasa saja.
"Sahabatku adalah salah satu anggota dari sekte Kelabang Neraka yang berasal dari daratan benua tengah! Saat nyawaKu di ampuni oleh penguasa Ma Guang dan telah berjanji untuk mengabdi kepada tuan putri, aku memintanya untuk meninggalkan sekte itu dan menjalani hidup dengan baik! Hal itu langsung diiyahkannya! Itulah mengapa aku merasa yakin bahwa dirinya tidak akan membocorkan rahasia itu!." Jawab Huzhao jujur.
Mengetahui bahwa sahabat Huzhao adalah salah satu anggota dari sekte Kelabang Neraka, Lan Fengsi pun langsung menjelaskannya kepada Zhou Lu Yun.
"Tuan Putri! Sekte Kelabang Neraka adalah salah satu sekte aliran yang juga memiliki dukungan dari salah satu ras makhluk surgawi, sehingga bisa di pastikan, teknik tersebut itu sudah di gunakan juga oleh makhluk surgawi yang mendukung mereka! Dan teknik tersebut sengaja mereka beritahukan kepada sekte Iblis Darah agar supaya pertempuran yang akan terjadi nanti bisa membuat kekuatan kedua ras makhluk surgawi yang mendukung kedua kekaisaran akan sama - sama berkurang serta melemah, sehingga di saat kekuatan kedua ras itu berkurang atau melemah, mereka akan memanfaatkan situasi tersebut untuk menyerang keduanya! Itu menurut pengamatanKu!." Tutur La Fengsi menjelaskan kepada Zhou Lu Yun.
"Terus menurut leluhur Lan, apa yang harus kita lakukan?." Tanya Zhou Lu Yun penasaran.
"MenurutKu, biarkan jenderal Huzhao menyelesaikan masalah dengan sahabatnya itu serta mencoba mengorek juga setiap informasi yang sahabatnya miliki tentang apa tujuan dari sekte Kelabang Neraka serta apa rencana yang akan mereka jalankan!." Terang Lan Fengsi lagi.
__ADS_1
Mendengar perkataan Lan Fengsi, Zhou Lu Yun tidak langsung menerimanya.
Namun wanita itu langsung memikirkan apakah hal itu benar - benar pantas untuk melepaskan Huzhao dari kematiannya.
Sedangkan Huzhao sendiri kini masih tetap mempertahankan sikapnya yang masih tetap bersujud serta tidak ingin menatap kearah wanita yang berada di depannya.
Beberapa saat kemudian, Zhou Lu Yun pun berkata.
"Leluhur Lan! Apakah hal itu pantas untuk melepaskan Huzhao dari apa yang sudah di lakukannya itu?." Tanya Zhou Lu Yun ragu untuk melepaskan Huzhao.
"Tuan Putri! MenurutKu, jenderal Huzhao tidak akan lagi melakukan tindakan yang keliru setelah memiliki pengalaman seperti yang sudah dia lakukan sebelumnya, sehingga hamba sangat yakin bahwa kali ini jenderal Huzhao akan melakukan apa yang tuan putri perintahkan dengan baik!." Jawab Lan Fengsi.
"Baiklah! Aku berharap leluhur Lan bisa mempertanggungjawabkan apa yang menjadi keputusanKu kali ini karena sudah memintaKu untuk tidak membunuhnya!." Tutur Zhou Lu Yun menanggapi perkataan pria tua itu.
"Baik Tuan Putri! Aku akan menjadi jaminannya jika jenderal Huzhao tidak menjalankan perintah tuan putri dengan baik!." Tutur Lan Fengsi sambil menangkupkan tangannya.
Pria tua itu memang memiliki alasan yang kuat sehingga dirinya berani untuk mempertaruhkan posisinya itu.
Akan tetapi semua yang dia lakukan itu tentunya memiliki tujuan yang juga akan menguntungkannya.
Mendengar Lan Fengsi sangat yakin dengan apa yang dia sarankan, Zhou Lu Yun pun langsung berkata.
"Huzhao! Aku memberikanMu satu kesempatan lagi untuk membayar atas kesalahan besar yang telah kamu lakukan tersebut! Dan untuk tugas yang akan aku berikan kepadaMu, aku akan membicarakan hal itu terlebih dahulu dengan leluhur Lan! Jadi sekarang ini, kamu keluarlah dahulu!." Tutur Zhou Lu Yun yang langsung memerintahkan pria itu untuk keluar.
"Terima kasih atas kebaikan Tuan Putri! Mulai saat ini, hamba akan menjalankan setiap perintah serta akan menjaga semua rahasia dengan sebaik mungkin!." Tutur Huzhao sambil berdiri dan menangkupkan tangannya serta berbalik untuk meninggalkan ruangan tersebut.
Namun sebelum pria itu melangkah keluar, Zhou Lu Yun pun berkata.
"Jangan kamu berpikir diriMu sudah terlepas dari hukuman yang akan aku berikan! Keluarlah dan jangan pergi dari area markas ini!." Ujar Zhou Lu Yun dengan nada suara yang ketus.
Huzhao yang awalnya sempat menghentikan langkah kakinya kembali melanjutkan langkahnya itu untuk keluar dari ruangan itu.
__ADS_1
Sedangkan Lan Fengsi masih tetap berada di dalam ruangan itu untuk menunggu apa yang akan Zhou Lu Yun tanyakan mau pun yang akan dia perintahkan.
Setelah Huzhao meninggalkan ruangan itu, beberapa saat kemudian Zhou Lu Yun pun berkata untuk memecahkan keheningan di ruangan tersebut.
"Leluhur Lan! MenurutMu strategi apa yang harus kita gunakan di saat pertempuran nanti untuk menghadapi pasukan kekaisaran Yue Wu yang kini memiliki dukungan dari sekte Iblis Darah dan juga dukungan dari ras Naga Surgawi!?." Tanya Zhou Lu Yun.
"Tuan Putri! Kita tidak hanya memikirkan tentang pertempuran yang akan terjadi dengan pihak kekaisaran Yue Wu! Namun kita juga harus memikirkan juga tentang musuh yang lain yang akan memanfaatkan situasi tersebut!."
"Oleh karena itu, sebelum perang itu terjadi, kita terlebih dahulu harus menangani setiap kekuatan lain yang akan memanfaatkan situasi saat kekuatan kita sudah mulai terkuras nanti!."
Leluhur Lan Fengsi memperingatkan Zhou Lu Yun serta memberikan saran hal apa yang harus mereka lakukan.
"Bagaimana caranya?." Tanya Zhou Lu Yun penasaran.
"Tuan Putri harus memanfaatkan kekuatan ras naga surgawi yang dimiliki oleh pendekar Ma Guang!." Jawab pria tua itu dengan tenang.
"Apakah suamiKu tidak akan merasa curiga dengan apa yang akan aku sampaikan kepadanya!?." Ujar wanita itu yang merasa ragu dengan saran yang di berikan oleh Lan Fengsi.
"Oleh karena itu! Tuan Putri harus memanfaatkan serta harus mengorbankan jenderal Huzhao untuk melakukan penyerangan terhadap anggota sekte Kelabang Neraka agar bisa memancing keluar para makhluk surgawi yang berada di belakang sekte itu! Sehingga dengan begitu, tuan putri bisa memiliki alasan yang sangat tepat untuk memberitahukan hal itu kepada pendekar Ma Guang agar dirinya akan mengerahkan pasukan Naga Surgawi untuk menyerang kekuatan mereka tersebut!." Ujar Lan Fengsi dengan penuh keyakinan.
"Baiklah! Kalau begitu aku akan memerintahkan Huzhao untuk melakukan penyelidikan dan mencari informasi tentang kekuatan mereka serta melakukan penyerangan terhadap mereka!." Tutur Zhou Lu Yun yang menerima saran dari pria tua itu.
Keduanya pun melanjutkan pembicaraan tentang bagaimana Huzhao melakukan rencana tersebut sehingga bisa berhasil.
Lan Fengsi terus memberikan masukan serta strategi agar tidak terjadi kesalahan saat melakukan rencana itu.
Sedangkan Zhou Lu Yun sendiri tetap mendengarkan setiap apa yang pria tua itu katakan.
Setelah selesai dan merasa rencana yang keduanya susun sudah sangat baik, Zhou Lu Yun pun langsung memanggil Huzhao untuk menghadap.
Setelah Huzhao sudah menghadap, wanita itu pun langsung memerintahkan kepada pria tersebut untuk melakukan apa yang sudah di rencanakan.
__ADS_1
Huzhao langsung pergi dan melakukan perintah tersebut dengan membawa sebagian pasukan Api Angin untuk menyerang anggota sekte Kelabang Neraka jika sudah memiliki waktu yang tepat.
~Bersambung~