Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 444. Informasi Yang Mengejutkan


__ADS_3

Setelah selesai mempelajari kekuatan yang berada di Benua Tengah, para murid dari sekte Teratai Hitam kini kembali lagi ke markas sekte mereka yang berada di Benua Timur untuk melaporkan hasil penyelidikan mereka.


Saat tiba di markas sekte, seorang tetua yang menjadi pemimpin kelompok melaporkan hasil dari apa yang mereka selidiki dan pelajari.


"Ketua! Kami telah mendapatkan informasi bahwa kurang lebih sepuluh tahun yang lalu, telah terjadi kekacauan di sekte Bulan Perak!".


"Sekte Bulan Perak saat itu di serang oleh sekte - sekte yang berada di Benua Selatan".


"Tidak hanya itu saja, mereka mengatakan bahwa ada pasukan dari lima ras Makhluk Surgawi yang juga ikut membantu sekte - sekte dari Benua Selatan untuk menghancurkan sekte Bulan Perak yang saat itu akan melakukan kompetisi terbesar para jenius muda yang berasal dari seluruh benua di dunia manusia ini".


"Sepertinya status sekte itu tetap masih berada di puncak". Gerutu Gu Rong.


"Bagaimana? Apakah sekte mereka telah musnah?!". Tanya Gu Rong penasaran.


"Tidak Ketua!". Jawab anggota yang melapor.


"Apa!? Mengapa sekte mereka tidak musnah? Bukankah tadi kamu bilang ada pasukan dari lima ras Makhluk Surgawi yang membantu untuk menyerang!?". Gu Rong merasa terkejut mengetahui bahwa sekte Bulan Perak tidak musnah meskipun telah si serang oleh kelima pasukan ras Makhluk Surgawi.


"Mengapa bisa begitu!?". Gu Rong kembali bertanya dengan mimik muka yang terkejut bercampur rasa penasaran.


"Aku mendengar, kegagalan yang dialami oleh sekte - sekte dari Benua Selatan yang di bantu oleh pasukan lima ras Makhluk Surgawi itu, karena ada seorang pendekar muda yang berasal dari Benua Utara yang membantu sekte Bulan Perak sehingga bisa menggagalkan serangan tersebut".


"Namanya adalah Ma Guang dari sekte Naga Surgawi!". Tutup anggota yang melapor.


"Ma Guang!? Benua Utara!? Bagaimana bisa seorang pendekar muda dari Benua Utara mampu untuk menghadapi para pasukan Makhluk Surgawi!? MenurutKu berita ini terlalu berlebihan!". Gumam Gu Rong merasa tidak percaya dengan apa yang baru saja dia dengar itu.


"Ini tidak mungkin! Apakah ada informasi yang lain lagi?". Tanya Gu Rong lagi.


"Ketua! Setelah penyerangan tersebut, para anggota sekte aliran hitam juga kemudian berniat untuk menyerang sekte Bulan Perak, namun lagi - lagi di gagalkan oleh pendekar muda yang bernama Ma Guang itu".


"Walau pun tidak terjadi pertumpahan darah, namun para anggota sekte aliran hitam mundur dengan teratur".


"Ma Guang!? Sehebat apa diriMu!? Mengapa kamu bisa membuat kekuatan sebesar itu tidak bisa mengalahkan diriMu!? Apakah dia sudah memiliki kultivasi sebagai seorang Pendekar Dewa Agung!?".


"Tidak! Meskipun dirinya sudah menjadi seorang pendekar dewa agung, akan tetapi dirinya pasti tidak bisa mengalahkan seekor makhluk surgawi yang memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan seorang dewa sejati".


"Dan sepertinya untuk menjadi seorang pendekar dewa agung itu tidak mungkin, sebab energi Qi yang berada di Benua Utara itu sangat tipis, berbeda halnya dengan energi Qi yang berada di Benua Tengah dan juga yang ada di Benua Timur ini".


Pikiran Gu Rong langsung di peras untuk memikirkan laporan yang baru saja dia dengar dari bawahannya.

__ADS_1


"Ketua! Tidak sampai disitu saja, sebab sekte - sekte yang berasal dari Benua Selatan yang di tunjang juga oleh kekuatan lima Ras pasukan Makhluk Surgawi digabungkan dengan kekuatan anggota sekte besar aliran hitam dari Benua Tengah telah pergi ke Benua Utara untuk menyerang Ma Guang".


"Namun semuanya juga dapat dikalahkan oleh pendekar muda itu!". Tutup anggota yang melapor.


Gu Rong terus merasa terkejut dengan laporan yang disampaikan oleh salah satu anggotanya tersebut.


"Bagaimana dengan laporan kalian!? Apakah ada yang berbeda dengan apa yang dia laporkan!?". Tanya Gu Rong kepada sembilan pendekar Dewa Surgawi yang lain.


"Ketua! Informasi yang aku dapatkan sama persis dengan apa yang telah Ketua dengar sebelumnya". Jawab seorang anggota lagi yang juga ikut pergi ke Benua Tengah.


"Iya Ketua! Kami juga mendapatkan informasi yang sama". Sambung seorang anggota lagi untuk lebih meyakinkan ketua mereka.


"Sial! Di kehidupan keduaKu ini, sepertinya untuk menguasai dunia ini tidak akan berjalan dengan mulus lagi".


"Aku tidak ingin mengalami kegagalan untuk yang kedua kalinya".


"Aku harus mengumpulkan kekuatan besar untuk menghadapi kekuatan yang coba menghalangi keinginanKu untuk menguasai dunia ini".


"Kalian semua beristirahatlah dahulu selama sebulan dan cepat tingkatkan kultivasi serta kemampuan kalian".


"Setelah itu, kalian pergilah ke Benua Utara untuk mencari informasi tentang Ma Guang dan juga kekuatan yang dia miliki".


"Jangan bertindak gegabah! Sebab informasi tentang kekuatan Ma Guang itu lebih penting dari urusan yang lain".


Sedangkan di dalam ruangan aula utama sekte Teratai Hitam, kini semua yang hadir masih terdiam memikirkan informasi yang baru saja di laporkan oleh kesepuluh tetua tersebut.


Beberapa saat kemudian, akhirnya Gu Rong pun mulai berkata untuk memecahkan keheningan di ruangan aula utama sekte.


"Sepertinya kita harus bekerja sama dengan para Siluman agar bisa mengaktifkan teknik terlarang untuk bisa memanggil para bangsa Azura yang masih terbelenggu di dunia bawah".


"Meskipun kita menjadi bawahan mereka, akan tetapi apa yang aku inginkan untuk bisa menguasai dunia ini bisa tercapai". Kata - kata yang keluar dari mulut Gu Rong.


"Tetapi ayah, tentunya mereka juga akan mengajukan syarat agar mereka bisa setuju untuk membantu kita". Ujar Gu Lan menanggapi perkataan ayahnya.


"Itu benar! Dan tujuan satu - satunya yang mereka inginkan adalah membantu mereka untuk menyerang dunia atas sebagai pembalasan atas kegagalan yang mereka lakukan ribuan tahun yang lalu". Gu Rong memberitahukan tujuan para bangsa Azura.


"Terus, bagaimana kita bisa membantu mereka?". Tanya Gu Lan lagi.


"Biar mereka yang memikirkan hal itu! Kita cukup memikirkan bagaimana caranya untuk bisa membantu mereka". Tutur Gu Rong menanggapi pertanyaan Gu Lan.

__ADS_1


"Ketua! Bagaimana jika kita menangkap saja para siluman untuk meningkatkan tingkat kultivasi kita saja".


"Jika kultivasi kita sudah setara dengan kekuatan dewa sejati, pasti itu bisa menguasai dunia ini".


Kata - kata yang keluar dari mulut Tan Lai sekedar memberi masukan.


"MenurutKu hal itu tidak cukup bagi kita, dan itu bisa membutuhkan waktu yang lama bagi kita untuk bisa menerobos menjadi seorang dewa sejati".


"Serta tidak sedikit sumber daya tingkat tinggi yang akan kita butuhkan, dan juga sumber daya milik para siluman tidak cukup untuk meningkatkan kultivasi kita agar bisa menerobos menjadi seorang dewa sejati".


"Apa lagi kita selama ini telah menggunakan sumber daya dari para siluman, sehingga sumber daya yang mereka miliki tidak akan berguna lagi bagi kita".


"Terkecuali kita menggunakan sumber daya yang di miliki oleh para makhluk surgawi, hal itu pasti akan bisa membantu kita untuk menerobos menjadi dewa sejati".


"Tetapi dimana kita bisa menemukan hal itu di dunia ini? Satu - satunya tempat untuk kita bisa menemukan mereka adalah di dunia atas". Tutup Gu Rong menjelaskan.


Mereka yang mendengarkan penjelasan Gu Rong hanya bisa menganggukkan kepala mereka tanda mengerti dengan langkah yang Ketua mereka ambil.


"Baiklah! Kalau begitu, aku memerintahkanMu untuk mencari keberadaan raja para siluman".


"Bagilah enam puluh leluhur untuk pergi ke seluruh wilayah Benua yang ada agar bisa menemukan seluruh raja bangsa para siluman yang mendiami dunia ini".


"Untuk para siluman yang ada di wilayah Benua Timur ini, biar leluhur lain yang melakukannya".


"Temui mereka dan mintalah untuk bekerja sama dengan sekte kita".


"Jika mereka menolaknya, habisi saja mereka!".


Perintah Gu Rong kepada Tan Lai.


"Baik Ketua!". Ucap Tan Lai.


Tan Lai pun mulai memilih enam puluh leluhur yang Gu Rong maksudkan untuk melaksanakan perintah sang ketua.


Setelah selesai memilih, Tan Lai dan juga ke enam puluh leluhur yang memiliki kultivasi sebagai pendekar dewa agung itu pun segera berdiri dan pamit undur diri untuk meninggalkan aula utama sekte Teratai Hitam.


Mereka pun di bagi menjadi empat kelompok besar yang masing - masing terdiri dari lima belas orang.


Sedangkan Tan Lai sendiri bersama dengan lima belas leluhur akan pergi ke Benua Tengah.

__ADS_1


Hal itu agar para leluhur lainnya yang berada di tiga benua lainnya, bisa dengan mudah untuk melaporkan dan juga meminta bantuan dari Tan Lai.


~Bersambung~


__ADS_2