
Bagaimana mungkin putri Zhou Lu Yun bisa melakukan hal itu? Apakah dirinya memang sudah merencanakan hal itu jauh sebelumnya?." Gumam Yuan Gao.
"Tetua Yuan! Aku juga tidak menyangka jika dia bisa mengkhianati kebaikan serta ketulusan Guang'er!." Sambung Duan Dazhong.
"Tetua sekalian! Aku harap rahasia ini tidak sampai ke telinga para murid! Sebab hal itu bisa memicu pertengkaran besar di antara penguasa dan juga penguasa putri!." Ujar Long Wang mengingatkan.
"Kalian bisa bayangkan jika dua orang pendekar dewa agung akan bertarung! Hal itu akan membuat wilayah sekte Naga Surgawi ini akan mangalami suatu kerusakan yang sangat besar! Dan itu akan memakan korban yang banyak bagi mereka yang memiliki kultivasi di tingkat pendekar dewa langit kebawah!." Lanjut Long Wang lagi.
"Belum lagi di tambah dengan pasukan dari ras Ular yang kini memiliki kekuatan sejati mereka yang sudah setara dengan kekuatan Dewa Biasa! Pastinya mereka akan berhadapan dengan pasukan kami dari ras Naga! Dan itu juga akan menjadi pertarungan yang lebih dasyat lagi!." Ungkap Long Wang.
Sang raja naga terus menyampaikan hal - hal yang sangat penting untuk mereka antisipasi sebelum hal itu terjadi.
Akhirnya Ma Guang pun kini sudah tiba bersama ratusan pasukan Kilin Api.
Pria itu segera pergi menemui para petinggi sekte yang kini telah berkumpul di aula utama sekte Naga Surgawi.
Sedangkan pasukan Kilin Api sedang bersiap dan menunggu perintah Ma Guang di alun - alun aula utama sekte.
Semuanya langsung menyambut kedatangan Ma Guang sambil berdiri dan menangkupkan tangan mereka untuk memberi hormat kepada pria tersebut.
Ma Guang pun mempersilahkan semuanya untuk duduk kembali.
"Aku akan segera memulai pertemuan kita kali ini!."
"Baiklah! Aku akan memberikan tugas kepada jenderal Jiangjun untuk menangkap Huzhao dan membawanya kesini! Hal itu harus di lakukan tanpa sepengetahuan Yun'er!."
"Hamba siap melakukannya!." Jawab Jiangjun.
"Dan untuk jenderal Shi Kang dan Shi Lauw! Kalian berdua akan terus mengawasi pergerakan Yun'er serta pasukannya!."
"Setiap apa yang mereka lakukan, harus selalu kalian berdua laporkan kepada raja Long Wang!."
"Baik penguasa!." Ujar kedua kilin api itu menanggapi perkataan Ma Guang.
"Sedangkan untuk raja Long Wang, patriak Yao Han, para leluhur serta para petinggi sekte! Kalian tetap berjaga di kedua sekte kita! Jika memang pergerakan Yun'er terlalu berlebihan! Aku mengijinkan kalian untuk melumpuhkannya!." Tutur Ma Guang tegas.
"Baik penguasa!." Jawab mereka serentak.
"Karena pasukan naga surgawi akan berjaga di kedua sekte, aku akan membawa pasukan Kilin Api untuk menyerang ras Rubah yang berada di sekte Gagak Hitam!."
"Silahkan pergi untuk melakukan bagi siapa yang sudah mendapatkan tugas dariKu!."
__ADS_1
Mendengar perkataan tersebut mereka yang mendapatkan tugas dari Ma Guang segera meninggalkan ruangan aula itu untuk melakukan apa yang telah di perintahkan.
Sedangkan yang lain tetap melanjutkan pembicaraan mereka di dalam ruang aula utama itu.
Tidak lama kemudian, akhirnya mereka membubarkan diri dan kembali ke tempat mereka masing - masing.
Setelah mendengar segala hal yang di lakukan oleh Zhou Lu Yun, Su Tian tidak segera kembali ke kediamannya.
Pria tua itu langsung mendekati Ma Guang dan mulai berkata.
"Guang'er! Maafkan pria tua ini yang sudah terlanjur mengajari putri Zhou Lu Yun tentang ilmu alkemis serta ilmu pengobatan! Aku tidak menyangka jika hal ini bisa terjadi!." Tutur Su Tian.
"Guru! Sudahlah! Apa yang guru rasakan itu, aku sangat dapat untuk memahaminya! Sebab semua itu berawal dari diriKu!." Ucap Ma Guang sedih karena merasa dirinya sudah di khianati oleh orang yang di cintainya.
"Ternyata musuh terberatKu adalah diriKu sendiri!."
"Mengapa di dalam berkultivasi aku bisa mengalahkan segala keinginan atau nafsu yang ada di hatiKu? Namun aku tidak bisa mengalahkan hal itu disaat tidak berkultivasi?." Pikir Ma Guang.
"Apakah itu semua karena aku sudah mendapatkan teknik untuk berkultivasi serta cara - cara untuk melewati setiap ujian di dalam menerobos setiap tingkatan?."
"Jika di pikir - pikir, pribadiKu saat masih belum memiliki kultivasi serta pribadiKu di saat sudah berkultivasi! Semuanya tidak ada bedanya!."
" itu berarti aku tidak mendapatkan peningkatan yang sesungguhnya! Sangat berbeda dengan sikap setiap pendekar aliran putih yang benar - benar melalui ujian untuk menerobos setiap tingkatan kultivasi itu!."
"Guang'er! Guang'er!." Panggil Su Tian membuyarkan lamunan Ma Guang.
"I...iya guru! Maaf jika aku telah mengabaikan guru!." Tutur Ma Guang dengan terbata.
"Sudahlah! Kamu harus menenangkan diri terlebih dahulu! Karena memang hal ini sangat berat bagi diriMu!." Ucap Su Tian.
"Terima kasih guru atas sarannya! Tetapi aku saat ini merasa baik - baik saja!." Ujar Ma Guang menanggapi perkataan Su Tian.
Keduanya terus berjalan menuju ke kediaman Ma Guang.
Setelah tiba di kediamannya, terlihat sudah ada beberapa pria paruh baya yang sedang duduk di depan kediamannya.
"Maafkan aku karena sudah membuat para senior semua menungguKu!." Ucap Ma Guang.
"Oh...tidak! Kami juga baru saja tiba!." Balas leluhur agung Yao Fan menanggapi perkataan Ma Guang.
"Kalau begitu, ayo kita masuk!." Ujar Ma Guang.
__ADS_1
Mereka pun segera memasuki kediaman Ma Guang.
Setelah semuanya duduk, Ma Guang pun langsung melontarkan pertanyaan.
"Jadi apa tujuan para leluhur dan para petinggi sehingga datang ketempatKu ini!?."
"Begini pelindung! Jika pelindung ingin menyerang sekte Gagak Hitam! Kami juga bersedia untuk pergi bersama - sama dengan pelindung!." Tutur Yao Fan.
"Ha...ha...ha...ha...ha! Rupanya leluhur agung Yao Fan masih memiliki keinginan untuk menguji batas kekuatan dari seorang Pendekar Kaisar Dewa!."
Ma Guang langsung tertawa karena sudah mengetahui tujuan dari puluhan pria paruh baya yang datang ke kediamannya itu.
Tidak ketinggalan juga, orang - orang terdekat Ma Guang yang kini sudah memiliki kultivasi sebagai seorang pendekar raja dewa dan pendekar kaisar dewa awal hadir juga bersama - sama dengan para petinggi sekte tersebut.
"Baiklah! Jika itu yang kalian inginkan! Aku akan membawa kalian juga untuk menyerang sekte Gagak Hitam!." Tutur Ma Guang.
Mendengar perkataan Ma Guang wajah semua pria paruh baya yang ada langsung bersemangat dan merasa sangat senang.
Mereka kemudian melanjutkan dengan menikmati arak terbaik yang mereka miliki serta menyantap daging bakar.
Tujuan mereka sebenarnya hanyalah untuk menghibur Ma Guang agar tidak terlalu larut di dalam situasi yang dirinya hadapi saat itu.
Hal itu mereka lakukan hingga larut malam sampai mereka mabuk.
Setelah semuanya membubarkan diri, Ma Guang pun memasuki kamarnya serta segera berkultivasi.
Semua pengaruh arak di dalam tubuhnya kini sudah dia keluarkan serta dirinya kembali beristirahat.
Keesokan harinya Ma Guang segera bersiap untuk menuju ke sekte Gagak Hitam serta membawa pasukan Kilin Api.
Saat dirinya bersiap untuk pergi, para leluhur dan juga orang - orang terdekatnya kini sudah datang untuk bergabung.
"Apakah kalian juga sudah siap?." Tanya Ma Guang menyambut kedatangan mereka.
"Kami sangat siap untuk bertempur bersama dengan pelindung sekte!." Jawab leluhur agung Yao Fan.
"Baiklah! Ayo kita berangkat!." Balas Ma Guang yang langsung melesat terbang untuk menuju ke markas sekte Gagak Hitam.
Di belakangnya kini ratusan pasukan Kilin Api bersama puluhan orang lainnya terus mengikuti.
"Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi mereka untuk bisa tiba di markas sekte Gagak Hitam.
__ADS_1
Ma Guang langsung memerintahkan ratusan pasukan Kilin Api untuk mengepung area sekte tersebut agar tidak ada satu pun yang bisa lolos dari sergapan mereka.
~Bersambung~