
Diluar dunia kecil, Ma Guang bersama para petinggi pasukannya kini masih tetap memperhatikan pertempuran yang terjadi saat itu.
Tiba - tiba kedua pilar yang menjadi pintu masuk ke dunia kecil dimana Shen Tian dan pasukannya berada mulai bergetar dan berdengung.
Melihat hal tersebut, Ma Guang segera berkata.
"Semuanya bersiap untuk menghadapi bantuan dari pasukan surgawi!". Teriak Ma Guang dengan tegas.
Semuanya segera mempersiapkan diri mereka untuk menyambut bala bantuan yang pemimpin mereka maksudkan.
Namun sesaat kemudian, terlihat hanyalah seorang prajurit pasukan surgawi yang keluar dari portal ruang dan waktu.
Ma Guang, Long Wang, Jiangjun dan juga yang lain merasa sangat penasaran dengan kehadiran prajurit tersebut.
Ditengah situasi yang sangat canggung itu, sang prajurit pun segera berkata.
"Penguasa Ma! Jenderal Shen Tian telah mengutus aku untuk menyampaikan tawarannya agar bisa menyelesaikan perseteruan yang terjadi selama ini!".
"Apa yang ingin dia tawarkan?". Teriak Ma Guang menyela penyampaian utusan Shen Shuai.
"Jenderal Shen Tian ingin melepaskan putri Zhou Lu Yun serta kami semua akan meninggalkan dunia ini dan kembali kedunia kami tanpa ada pertumpahan darah lagi di antara kita!". Jawab sang utusan.
"Oh, jadi seperti itu tawarannya!? Apakah tidak ada tawaran lain lagi yang lebih masuk akal untukKu selain tawaran tersebut?". Tanya Ma Guang dengan nada suara sedikit mengejek setelah mendengar tawaran dari Shen Tian.
"Maaf penguasa Ma! Hanya seperti itulah tawaran yang di perintahkan kepada hamba untuk disampaikan". Ucap sang utusan dengan santun.
Disaat sang utusan menyampaikan tawaran Shen Tian kepada Ma Guang, kedua pasukan yang sedang bertarung saat itu langsung menghentikan pertempuran mereka untuk mendengarkan tanggapan serta jawaban tentang hal itu.
Namun setelah mendengar tanggapan dari Ma Guang, kini wajah para pasukan surgawi yang masih tersisa itu, kembali diselimuti dengan rasa kekecewaan.
Didalam hati mereka kini mulai pasrah dengan apa yang akan menimpa mereka.
Sebab pertempuran tersebut tidak menggambarkan suatu pertempuran yang seimbang.
Sebab para bawahan Ma Guang seperti hanya ingin berlatih tanding saja dengan mereka.
Sedangkan para pasukan surgawi kini sudah mulai kelelahan karena di berondong terus serangan yang silih berganti dari pasukan Ma Guang.
Setelah Ma Guang menanggapi penyampaian utusan itu, Long Wang pun segera memberikan masukan kepada pemimpinnya itu sambil berbisik lewat kekuatan spiritualnya.
"Penguasa! Sepertinya tawaran itu harus di pertimbangkan, sebab jika dipikir, hal itu juga bisa mencegah jatuhnya banyak korban jiwa di kedua belah pihak". Ujar Long Wang.
__ADS_1
"Raja Long! Apakah kamu percaya dengan apa yang baru saja disampaikan oleh prajurit tersebut!?". Balas Ma Guang dengan nada suara ingin mengetahui sejauh mana keyakinan Long Wang.
"Penguasa! Aku merasa karena memang hanya dengan cara itulah sehingga bisa menghindari pertumpahan darah yang lebih banyak lagi diantara kedua belah pihak, sehingga sangat wajar jika jenderal Shen Tian menawarkan langkah itu". Jawab Long Wang.
"Raja Long! Jika dilihat dari setiap perbuatannya, hal itu tidaklah sebanding! Sehingga aku tidak akan menerima tawaran tersebut!". Tutur Ma Guang dengan nada suara yang meninggi.
Sang utusan pun langsung dapat mengetahui jawaban Ma Guang bahwa dirinya tidak menerima tawaran sang jenderal.
"Penguasa Ma! Jika itu yang anda inginkan, aku akan kembali untuk memberitahukannya kepada jenderal Shen Tian". Ucap sang utusan.
"Iya! Cepat katakan kepada jenderalMu itu untuk bersiap hancur bersama - sama dengan dunia kecil itu!". Balas Ma Guang tegas.
Sang prajurit yang diutus pun segera kembali memasuki dunia kecil itu untuk menyampaikan kepada jenderal Shen Tian apa yang Ma Guang katakan.
Disaat sang utusan telah memasuki dunia kecil, Ma Guang pun memerintahkan kepada seluruh pasukannya untuk segera membunuh semua pasukan surgawi yang tersisa.
"Cepat selesaikan tugas kalian! Karena tidak lama lagi seluruh pasukan surgawi yang berada didalam dunia kecil itu akan keluar!". Perintah Ma Guang.
Mendengar perintah dari penguasa mereka, dengan cepat seluruh pasukan Kilin Api, pasukan Naga Api Surgawi, pasukan Serigala Surgawi dengan cepat mengerahkan kemampuan mereka dan melepaskan secara bersama - sama kearah pasukan Surgawi yang masih tersisa.
Booommm...booommm...booommm
Namun setelah ledakan itu tidak terdengar lagi dan debu tebal kembali menyelimuti area pertarungan itu, pasukan Ma Guang segera mengidentifikasi keadaan lawan mereka dengan kekuatan spiritual.
Setelah beberapa saat kemudian, mereka sudah bisa memastikan bahwa kini sudah tidak ada lagi diantara lawan mereka yang masih bernyawa.
Semuanya kini mulai menjarah setiap harta berharga yang dimiliki oleh lawan mereka tanpa tersisa sedikit pun.
Sedangkan didalam dunia kecil saat sang utusan melaporkan tanggapan serta jawaban dari Ma Guang, sang jenderal merasa kecewa.
Sebab rencananya untuk menghindari bertambahnya korban jiwa yang jatuh dipihak pasukannya tidak bisa terealisasi.
Sehingga jalan satu - satunya adalah menggunakan rencana cadangan yaitu keluar secara serentak dan menyerang pasukan Ma Guang untuk membuka jalan bagi pasukannya agar bisa melarikan diri.
Sedangkan dirinya akan tetap berada didalam dunia kecil tersebut untuk menanti kedatangan Ma Guang dan bertarung di dalam dunia tersebut.
Karena telah mengetahui niat Ma Guang, sang jenderal pun segera memerintahkan seluruh pasukannya untuk segera keluar dari dunia kecil itu sambil menciptakan formasi pelindung serta mempersiapkan perisai untuk pertahanan agar mereka tidak menjadi korban sia - sia saat keluar dari dunia kecil tersebut.
Puluhan pasukan surgawi secara berkelompok mulai keluar dari portal ruang dan waktu.
Pasukan Ma Guang yang saat itu baru saja selesai mengumpulkan harta berharga dari sebagian pasukan surgawi yang telah mereka kalahkan segera bersiap untuk menyambut kedatangan bala bantuan dari pasukan Shen Tian itu.
__ADS_1
Ma Guang beserta para petinggi yang melihat akan hal itu juga segera bersiap untuk menyerang dengan senjata mereka masing - masing.
Tombak pusaka klan Naga Api Surgawi pun kini sudah terlihat berada di tangan Ma Guang.
Dengan secepat kilat, tombak milik Ma Guang melesat kearah datangnya pasukan surgawi.
Petir berwarna hitam yang diselimuti oleh api hitam kini berbenturan dengan formasi pelindung yang diciptakan oleh puluhan pasukan surgawi.
Blaaarrr
Bunyi benturan serangan tombak Ma Guang yang menerjang formasi pelindung milik puluhan pasukan surgawi.
"Hhmmm, ternyata mereka pintar juga, sehingga telah menciptakan terlebih dahulu formasi pelindung bagi mereka". Gumam Ma Guang didalam hatinya saat melihat hasil dari serangan tombak yang dia lancarkan.
Namun tidak serangan tombak milik Ma Guang saja yang menerjang kearah formasi pelindung milik pasukan surgawi, melainkan serangan dari Long Wang, Jiangjun, Shi Tiao serta Lang Guan pun kini mulai menggempur formasi tersebut.
Blaaarrr...blaaarrr...blaaarrr
Bunyi ledakan kembali lagi terjadi disaat serangan para petinggi pasukan Ma Guang bertabrakan dengan dinding formasi milik pasukan surgawi.
Bertepatan juga dengan hal itu, kini jumlah pasukan surgawi yang tiba mulai bertambah dengan posisi yang sama persis dengan kelompok sebelumnya, yaitu melindungi diri mereka dengan formasi pelindung.
Melihat kedatangan pasukan surgawi, pasukan Ma Guang juga segera menyerang mereka.
Kini pasukan surgawi mulai bergerak untuk menciptakan jalan keluar bagi mereka dengan membelah pasukan Ma Guang menjadi dua bagian.
Disaat bergerak, mereka juga melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Ma Guang.
Ma Guang yang melihat tindakan pasukan lawan segera mengetahui tujuan mereka.
Dengan cepat Ma Guang segera memerintahkan kepada Long Wang, Lang Guan serta Shi Tiao untuk menciptakan formasi pelindung agar supaya seluruh pasukan surgawi tidak bisa melarikan diri dari tempat itu.
Dengan cepat ketiga pemimpin dari tiga ras makhluk yang berbeda itu segera menuju ke tempat yang Ma Guang maksudkan untuk menciptakan formasi pelindung.
Pasukan surgawi yang melihat hal itu kini mulai merasa bahwa setiap rencana yang akan mereka jalankan sepertinya menjadi sia - sia.
Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya rombongan pasukan yang didalamnya juga terdapat Shen Shuai, Shen Tong dan Shen Tian pun keluar dari dalam portal ruang dan waktu dan diselimuti juga oleh formasi pelindung yang mereka ciptakan.
Shen Tian kini dilindungi oleh kedua komandan pasukannya yang berada di sebelah kiri dan kanan tubuhnya.
~Bersambung~
__ADS_1