Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 302. Tingkah Utusan Benua Selatan


__ADS_3

Bing Bihai langsung mengaktifkan kekuatan spiritualnya dan langsung mengikuti pemuda itu.


Akhirnya Bing Bihai bisa mengetahui dari rombongan mana pemuda itu berasal.


"Ternyata pemuda itu berasal dari sekte aliran putih yang berasal dari benua selatan! Aku harus memberitahukan hal ini kepada Ma Guang!." Pikir Bing Bihai.


Wanita itu langsung menghubungi Ma Guang, namun dia tidak bisa melakukannya karena ada dinding formasi yang menghalangi kekuatan spiritualnya.


"Sial! Apa yang pria itu lakukan sehingga kediamannya di selimuti oleh formasi pelindung?." Gumam Bing Bihai dengan penuh kekecewaan.


Bing Bihai pun langsung bergegas menuju ke kediaman Ma Guang.


Saat tiba di kediaman Ma Guang, wanita itu tidak bisa langsung memasuki bangunan tersebut, sebab telah di pasang formasi pelindung oleh Ma Guang.


Seorang murid yang berjaga langsung masuk dan memberitahukan kedatangan Bing Bihai tersebut.


Ma Guang yang mengetahui kedatangan Bing Bihai langsung berjalan keluar dan menonaktifkan formasi yang dia ciptakan.


"Silahkan masuk nona Bing!." Ma Guang mempersilahkan wanita tersebut.


Bing Bihai langsung memasuki kediaman pria itu.


"Apakah ada hal penting yang akan nona Bing sampaikan?." Tanya Ma Guang.


"Apakah aku tidak boleh datang kesini jika tidak memiliki urusan penting denganMu?." Balas Bing Bihai yang tidak langsung menjawab pertanyaan pria tersebut.


"MaksudKu bukan seperti itu juga! Akan tetapi melihat wajahMu itu, sepertinya ada hal penting yang ingin kamu sampaikan kepadaKu!." Tutur Ma Guang menanggapi pertanyaan wanita tersebut.


"Sebenarnya aku tidak ingin datang kesini jika aku bisa menyampaikannya lewat kekuatan spiritual milikKu! Namun karena aku tidak bisa melakukannya karena kamu telah memasang formasi pelindung di kediamanMu ini, sehingga aku memutuskan untuk datang kesini!." Tutur Bing Bihai dengan nada suara seperti tidak menyukai perbuatan pria itu.


"Jika aku dalam keadaan bahaya, sudah bisa di pastikan, aku tidak bisa meminta pertolonganMu!." Lanjut Bing Bihai lagi dengan nada suara yang ketus.


"Maafkan atas perbuatanKu itu! Aku tidak akan melakukannya lagi!." Ucap Ma Guang menenangkan hati wanita itu.


Keduanya pun langsung duduk dan melanjutkan pembicaraan.


"Jadi hal apa yang ingin nona Bing sampaikan?." Tanya Ma Guang.


"Tadi ada seorang pendekar muda datang untuk mengganggu kedua murid - muridKu di halaman belakang kediamanKu! Para murid yang berpatroli sempat menghentikan perbuatannya! Namun setelah para murid itu pergi, pemuda itu kembali lagi! Aku langsung menyerangnya, tetapi dia bisa membendung seranganKu! Dan kamu harus tahu, dia membendung seranganKu dengan dinding formasi yang sama seperti formasi yang kamu miliki!." Tutur Bing Bihai.


"Apa? Mengapa bisa seperti itu?." Ucap Ma Guang yang merasa terkejut dengan penyampaian Bing Bihai.

__ADS_1


"Aku juga merasa terkejut saat melihat formasi itu!." Sambung Bing Bihai.


Ma Guang pun langsung memanggil Long Wang dan juga Jiangjun.


Kedua naga itu pun langsung datang mendekati keduanya.


"Ada apa penguasa? Apakah ada hal penting yang harus kita bicarakan?." Tanya Long Wang.


"Iya! Aku ingin bertanya kepada kalian berdua! Apakah formasi yang aku miliki ini adalah formasi yang berasal dari ras naga kalian?." Tanya Ma Guang.


"Iya penguasa! Tidak ada yang bisa mempelajarinya selain di ajarkan oleh ras kami!." Jawab Long Wang.


"Ada apa penguasa?." Tanya Jiangjun penasaran.


Sepertinya ada juga yang bisa menggunakan formasi tersebut! Apakah mereka dari ras naga, ataukah mereka adalah manusia dan di ajarkan oleh ras naga sendiri!?." Tutur Ma Guang.


"Siapa yang menggunakan formasi itu? ." Tanya Long Wang.


"Yang menggunakannya adalah seorang pendekar muda yang berasal dari benua selatan!." Jawab Bing Bihai.


"Apakah ada ras naga di belakang mereka?." Tutur Long Wang sambil berpikir.


"Sepertinya apa yang raja Long dan jenderal Jiangjun katakan sangat tepat! Kemungkinan terbesar, ada ras naga juga di antara rombongan mereka!." Tutur Ma Guang.


"Kita harus mengawasi setiap pergerakan para utusan dari benua selatan itu!." Tutur Bing Bihai.


Ma Guang pun langsung menyuruh Jiangjun untuk mengutus beberapa pasukan naga untuk mengawasi pergerakan mereka.


Jiangjun langsung melaksanakan perintah tersebut.


"Terima kasih atas informasinya! Kalau begitu, mari kita pergi untuk mengawasi setiap kediaman para undangan dan juga para utusan dari seluruh sekte yang ada!." Tutur Ma Guang mengajak Bing Bihai.


Keduanya langsung pergi meninggalkan kediaman itu dan langsung di ikuti oleh raja Long Wang.


Mereka bertiga terus mengawasi situasi di wilayah sekte Bulan Perak sambil mengaburkan aura ketiganya.


Hal itu juga di lakukan oleh tim yang di bentuk oleh tetua agung Ren Zhou dan juga tetua Hao Shi.


Setelah malam tiba, keduanya langsung datang ke kediaman Ma Guang untuk melaporkan hasil dari apa yang mereka awasi.


Sedangkan Ma Guang, Bing Bihai, Long Wang serta Jiangjun juga sudah berada di kediaman itu.

__ADS_1


Ma Guang pun langsung menciptakan formasi pelindung untuk mereka.


Tetua Ren Zhou! Tetua Hao Shi! Bagaimana dengan hasil pengawasan tim kalian?." Tanya Ma Guang.


"Pendekar Ma! Sepertinya apa yang anda pikirkan, ada benarnya juga! Sebab hasil pengawasan para murid, sepertinya mereka memang sedang merencanakan sesuatu! Dan tingkah laku para pendekar dari benua selatan sepertinya suka mencari masalah!." Tutur Ren Zhou menyampaikan hasil pengawasan mereka.


"Kalau begitu, kita harus tetap fokus untuk mengawasi pergerakan para pendekar yang berasal dari benua selatan! Jangan sampai mereka terus berbuat ulah terhadap para utusan dari benua lain! Hal itu akan menyulitkan kita untuk menangani kekacauan yang akan terjadi! Tadi saja kedua murid dari Sekte Es Abadi telah di ganggu oleh salah satu pendekar dari sekte aliran putih yang berasal dari benua selatan!." Tutur Ma Guang mengingatkan.


"Apakah benar seperti itu nona Bing?." Tanya Ren Zhou ingin lebih yakin lagi.


"Iya tetua Ren!." Jawab Bing Bihai meyakinkan.


"Mereka benar - benar sudah keterlaluan! Kita harus membicarakan hal ini kepada patriak, agar patriak harus mengambil sikap terhadap permasalahan ini!." Tutur tetua Ren Zhou sambil meninju salah satu telapak tangannya.


"Sepertinya masalah ini sudah tidak bisa terhindarkan lagi! Kita harus memberikan saran kepada patriak Liao Chun untuk segera memanggil lima orang pimpinan utusan dari benua selatan untuk membicarakan tentang apa yang telah di lakukan oleh para bawahannya!." Tutur Ma Guang.


"Kalau begitu, saat ini sebaiknya kita pergi untuk menemui patriak saja! Lebih cepat akan lebih baik!." Sambung Hao Shi.


"Baiklah! Ayo kita pergi!." Tutur Ma Guang mengajak mereka.


Semuanya langsung berdiri dan berjalan meninggalkan kediaman tersebut.


Tetua Ren Zhou langsung memberitahukan kepada patriak Liao Chun akan kedatangan mereka.


Patriak Liao Chun setelah mendapatkan pemberitahuan dari Ren Zhou langsung menuju ke aula utama sekte dan menunggu kedatangan mereka.


Mereka pun tiba di aula utama sekte Bulan Perak dan langsung memasuki bangunan tersebut.


Ma Guang langsung menciptakan formasi pelindung untuk menyelimuti bangunan itu.


Setelah semuanya telah duduk, Ma Guang langsung menyampaikan maksud kedatangan mereka.


"Patriak Liao Chun! Kami datang kesini untuk memberitahukan tentang hasil pengawasan yang telah kami lakukan! Dan hasil pengawasan kami adalah, tingkah laku setiap pendekar yang berasal dari benua selatan sangat mencolok! Mereka selalu melakukan tindakan yang semena - mena terhadap para tamu serta para murid sekte Bulan Perak! Kedua murid dari nona Bing Bihan juga adalah salah satu korban tindakan yang tidak baik oleh mereka!."


"MenurutKu, patriak Liao harus memanggil ke lima pimpinan utusan dari benua selatan untuk menyampaikan semua masalah yang telah di lakukan oleh para bawahan mereka! Kita tinggal melihat saja bagaimana sikap pemimpin mereka untuk menanggapi masalah ini! Jika tanggapan mereka seperti ingim merendahkan sekte Bulan Perak, patriak harus secepatnya untuk mengambil keputusan!."


"Bagaimana menurut patriak Liao!?."


Penjelasan serta masukan yang di tutup dengan pertanyaan oleh Ma Guang kepada patriak Liao Chun.


"Baiklah! Aku akan melakukan apa yang di sarankan oleh pendekar Ma! Akan tetapi, jika kekuatan mereka lebih kuat dari kekuatan kami, apa yang harus kita lakukan?." Tutur Liao Chun sambil kembali bertanya kepada Ma Guang.

__ADS_1


"Aku akan menghabisi mereka semua!." Tutur Ma Guang dengan nada suara yang sangat geram.


~Bersambung~


__ADS_2