Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 203. Kematian Gar Yulsung


__ADS_3

Serangan Ma Guang masih bisa di bendung oleh perisai pelindung yang di buat oleh dua orang pria tua.


Kedua pria tua itu langsung terdorong tiga langkah kebelakang saat membendung serangan Ma Guang.


"Sangat kuat!". Gumam seorang dari dua pria tua.


"Masih sangat muda, tetapi pencapaian kultivasinya sangat luar biasa". Gumam pria tua yang satu laginya.


"Ternyata ada pendekar agung juga yang menunda kematianMu pak tua, tetapi itu tidak akan berlangsung lama, sebab diriMu tetap akan kuantarkan ke alam baka". Ujar Ma Guang.


"Walau pun kemampuanMu sangat kuat, tetapi kamu tidak akan bisa untuk mengalahkan kami berempat sebagai pelindung kekaisaran ini". Ucap sosok pria tua yang baru saja menunjukkan dirinya bersama seorang pria tua lainnya.


"Aku sangat menghormati kesetiaan kalian berempat terhadap kekaisaran ini, tetapi sangat di sayangkan, kalian berempat akan menerima akibatnya karena telah menghalangi jalanKu untuk membunuh pria tua busuk itu". Ujar Ma Guang dengan tenang.


"Coba saja kalau kamu bisa melewati kami berempat". Ucap salah satu pria tua.


"Baiklah! Jika kalian menantangKu". Ucap Ma Guang sambil membentuk bola api di tangannya dan melesat kerah keempat orang tersebut.


Kekuatan puncak pendekar agung langsung merembes keluar dari dalam tubuh Ma Guang.


"Kita harus berhati - hati! Pemuda ini adalah pendekar agung tingkat puncak". Ujar salah seorang dari keempat pelindung kekaisaran.


Mereka berempat langsung mengerahkan juga kekuatan puncak mereka untuk menyambut serangan dari Ma Guang.


Booommm


Bunyi ledakan akibat benturan energi bola api Ma Guang dan juga energi serangan dari empat orang pelindung kekaisaran.


Lubang besar langsung tercipta setelah benturan serangan mereka bertemu.


Para prajurit yang berdiri di dekat dan hanya memiliki kemampuan dibawah pendekar langit langsung tewas karena aura pendekar agung yang merembes keluar dari tubuh lima orang tersebut.


Sedangkan untuk pendekar langit awal dan pendekar petapa (pendekar langit menengah), mereka hanya terjatuh karena tidak mampu menahan aura intimidasi dari pendekar agung.


Tubuh keempat pria tua pelindung kekaisaran Qiang langsung terhempas dan menabrak dinding istana hingga hancur.


Sedangkan tubuh Ma Guang juga mengalami hal yang sama.


Darah segar keluar dari mulut lima orang tersebut.


"Sial! Kekuatan gabungan kita berempat sama kuatnya dengan serangan pemuda itu, siapa pemuda sebenarnya pemuda ini?". Gumam seorang dari empat pelindung.


"Apakah hanya seperti itu kekuatan gabungan dari keempat pendekar agung? Sangat lemah". Ujar Ma Guang yang sedikit merendahkan keempat pria tua tersebut.

__ADS_1


"Jangan dulu merasa senang dengan pencapaian yang kamu dapatkan, sebab itu bukanlah kekuatan puncak kami berempat". Ujar seorang dari mereka.


"Aku juga belum mengeluarkan kemampuan puncakKu, jadi kenapa tidak secepatnya kita melakukan hal itu agar suapaya bisa dengan cepat untuk menyelesaikannya". Ucap Ma Guang.


Ma Guang langsung membuat formasi pelindung dan menyelimuti tubuhnya serta langsung mengambil senjata pusaka langit puncak dari dalam cincin penyimpanannya yang memiliki kekuatan jiwa api.


Ma Guang langsung menyalurkan energi Qi miliknya ke bilah pedang tersebut dan langsung menyerang keempat pendekar agung itu dengan jurus pedang hampa tingkat tinggi miliknya.


Energi Api hitam mulai membelah setiap ruang kosong yang dia lintasi dan menuju ke tubuh empat lawannya.


Duar...duar...duar...duar...duar


Bunyi serangan energi pedang milik Ma Guang yang menabrak dinding - dinding istana karena bisa di hindari oleh keempat pria tua tersebut.


Keempat pria itu pun langsung membalas menyerang Ma Guang.


Pemuda itu bisa menghindari setiap serangan keempat pria tersebut.


Saat sudah puluhan gerakan mereka berlima saling bertukar serangan, Ma Guang langsung melepaskan pedang pusaka miliknya dan mengendalikannya dari jarak jauh untuk menyerang keempat lawannya.


Ma Guang pun menciptakan puluhan pedang yang terbuat dari energi Qi miliknya serta di selimuti formasi pelindung dan meluncurkannya kearah keempat pendekar tersebut.


Duarrr...duuaaarrr...duuuaaarrr...duaarrr


Keempatnya tidak menyangka bahwa serangan pemuda itu, kali ini bisa menghancurkan perisai pelindung mereka serta melukai seorang di antaranya.


Saat melihat seorang diantara mereka sudah terluka, Ma Guang langsung mengendalikan pedang yang melayang di udara itu untuk menebas leher seorang lawannya.


Pria tua itu masih bisa membendung serangan tebasan pedang tersebut. Namun tidak dengan pedang cahaya yang terbuat dari energi Qi milik Ma Guang serta sudah di selimuti oleh formasi pelindung yang juga langsung melesat ke arah tubuhnya.


Duuuaaarrr


Tubuh pria tua itu langsung hancur berserakan di udara.


Melihat hal tersebut tiga orang lainnya langsung menyerang Ma Guang dengan membabi buta karena tersulut emosi.


Sedangkan untuk perdana menteri Gar Yulsung dan juga kaisar Rapalcan langsung di bawah pergi oleh para jenderal untuk di amankan.


Sang kaisar langsung berteriak kepada para jenderal "Biarkan perdana menteri mengurus masalah ini hingga selesai, karena dirinyalah yang telah menyebabkan kekacauan ini".


Mendengar apa yang kaisar katakan, perdana menteri Gar Yulsung langsung juga menanggapinya "Ampun Yang Mulia! Tetapi apa yang aku perintahkan tidak di cegah oleh Yang Mulia, sehingga Yang Mulia juga harus bertanggung jawab dengan masalah ini".


"Jenderal Yonten! Cepat eksekusi Gar Yulsung, karena dia telah membangkang terhadap seorang kaisar!". Perintah kaisar Ralpacan.

__ADS_1


Gar Yulsung yang juga adalah pendekar petapa suci tingkat puncak langsung memberikan perlawanan terhadap jenderal Yonten beserta para komandan lainnya.


"Kamu pikir aku hanya seorang perdana menteri yang lemah sehingga seenaknya kamu ingin membunuhKu!? Kamulah yang akan aku bunuh!". Teriak Gar Yulsung sambil menyerang Ralpacan.


Sang kaisar yang memiliki kekuatan sebagai seorang pendekar petapa suci tingkat dasar langsung juga siap menyambut serangan dari Gar Yulung yang lebih tinggi tingkat kultivasinya.


Salah satu pelindung kekaisaran yang melihat apa yang akan di lakukan oleh Gar Yulsung langsung melesat dengan cepat dan menyerang perdana menteri tersebut.


Ma Guang yang melihat hal itu langsung tersenyum penuh dengan kemenangan, karena telah terjadi permasalahan di internal kekaisaran sendiri.


Pemuda itu langsung menyerang salah satu dari dua orang pelindung yang tersisa.


"Amukan Naga Api Surgawi". Teriak Ma Guang sambil mengeluarkan jurus yang di perolehnya dari kitab Naga Surgawi.


Seekor naga api hitam dan di selimuti oleh petir yang berderak - derak melesat kearah salah seorang pelindung kekaisaran.


Karena tidak bisa menghindari serangan dari Ma Guang, pria tua itu langsung memblokir serangan naga api itu dengan energi Qi miliknya yang juga berbentuk seperti tombak angin yang padat.


Booommm...booommm


Dua ledakan terjadi disaat bersamaan, dimana satu ledakan langsung menghancurkan tubuh sang perdana menteri dan satu serangan lagi langsung melukai seorang pelindung kekaisaran.


Seorang pelindung yang melihat salah satu rekannya yang terluka langsung menyerang Ma Guang dari samping tanpa bisa di hindari pemuda itu.


Duaaarrr


Saat serangan pelindung tersebut mengenai tubuh Ma Guang, pemuda itu langsung terhempas ke samping dan menabrak dinding tembok istana kekaisaran.


Namun pelindung yang menyerangnya juga terdorong keras sejauh puluhan meter karena dorongan formasi pelindung yang menyelimuti tubuh Ma Guang.


Ma Guang dan juga pria tua yang menyerangnya sama - sama mengeluarkan darah segar dari mulut.


Seorang pelindung yang satunya lagi setelah berhasil membunuh sang perdana menteri langsung melesat kembali dan menyerang Ma Guang.


Pemuda itu langsung melepaskan sebilah pedang dan di susul oleh beberapa pedang cahaya yang terbuat dari energi Qi miliknya untuk menyambut kedatangan pelindung tersebut.


Perisai pelindung milik pria tua itu langsung di tingkatkan kekuatannya serta serangan tombak - tombak es langsung menyambut serangan Ma Guang.


Duar...duar...duar...duar


Pedang dan tombak yang terbuat dari energi Qi milik keduanya saling berbenturan dan hancur secara bersamaan di udara.


Sedangkan pedang pusaka milik Ma Guang, langsung terlempar ke samping setelah berbenturan dengan tombak es milik sang pelindung.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2