
Di markas pasukan Api Angin kini sudah terlihat di tanah lapang yang luas seluruh pasukan yang akan pergi berperang sudah berbaris rapih.
Terlihat ada lima kelompok pasukan yang berbeda.
Lima kelompok pasukan itu adalah pasukan Api Angin, pasukan makhluk kuno, pasukan Ular Surgawi, pasukan dari sekte Kura - Kura Api serta pasukan dari bangsawan keluarga Lai.
Semuanya kini sudah bersiap untuk berangkat menuju ke wilayah perbatasan kekaisaran.
Lima sosok pemimpin pun kini terlihat berdiri di depan semua pasukan itu dan di dampingi oleh para jenderal, komandan serta para tetua.
Namun Zhou Lu Yun masih terus mencari keberadaan sosok yang di nantikannya.
"Mengapa Huzhao belum juga datang?."
"Apa yang dia kerjakan sehingga belum juga tiba?."
Pikir Zhou Lu Yun dengan sikap yang mulai terlihat gelisah.
"Ada apa Tuan Putri? Apa masih ada lagi yang belum hadir?." Tanya leluhur Lan Fengsi.
"Iya! Aku sedang menanti Huzhao!." Tutur Zhou Lu Yun menjawab pertanyaan Lan Fengsi.
"Sepertinya dia sudah melarikan diri dari hukuman yang akan dia terima dari Tuan Putri!." Sambung Lan Fengsi.
"Itu tidak mungkin! Bawahannya baru saja berkomunikasi dengannya, bahwa dia masih menyelidiki pertempuran besar yang baru saja terjadi itu!." Balas Zhou Lu Yun menanggapi.
"Tuan Putri! Sebaiknya kita bergerak saja terlebih dahulu menuju ke wilayah perbatasan! Jenderal Huzhao nanti menyusul kita disana!." Tutur Lai Ying.
"Baiklah! Karena pasukan kita saat ini sudah siap untuk berangkat, ayo perintahkan semuanya untuk berangkat!." Ujar Zhou Lu Yun kepada para jenderal.
Hal yang sama juga di lakukan oleh keempat pemimpin pasukan lainnya.
Ratusan ribu pasukan pun langsung melesat terbang menuju ke wilayah perbatasan kekaisaran Zhou.
Kelima pemimpin tersebut terbang di depan pasukan mereka.
Setiap wilayah yang mereka lewati langsung menjadi gelap kerena sinar matahari telah tertutup oleh rombongan pasukan tersebut.
Setiap penduduk desa atau pun kota yang mereka lalui sangat terkejut dengan peristiwa itu.
Mereka selama ini belum pernah melihat hal seperti itu sebelumnya.
"Apakah itu pasukan kekaisaran Zhou?."
"Sedasyat apa pertempuran yang akan terjadi nanti?."
__ADS_1
"Kekuatan ini sangat mengerikan!."
"Apakah kita akan terkena dampak dari pertempuran yang akan mereka lakukan?."
Kata - kata yang keluar dari setiap mulut penduduk desa atau pun penduduk kota yang mereka lalui.
Tidak membutuhkan waktu yang lama bagi rombongan pasukan itu untuk bisa tiba di tempat yang akan mereka tuju.
Zhou Lu Yun Pun memberikan isyarat dengan tangannya agar semua pasukan berhenti.
Ratusan ribu pasukan itu pun dengan serentak melakukan apa yang Zhou Lu Yun isyaratkan.
Wanita itu pun memerintahkan para jenderal untuk turun.
Mereka pun mendarat di suatu tanah lapang.
Setelah mendarat, Zhou Lu Yun beserta empat orang pemimpin langsung memerintahkan pasukan mereka masing - masing untuk membuat kemah.
Dengan cepat mereka pun melakukannya.
***
Di alun - alun istana kekaisaran Yue Wu, kini telah berkumpul juga ratusan pasukan infanteri.
Sedangkan ratusan ribu pasukan kavaleri kini sudah lebih dulu melakukan perjalanan darat untuk bergerak menuju ke wilayah perbatasan.
Memang kaisar Yue Wu sengaja melakukan hal itu, agar pasukan dari kekaisaran Zhou tidak bisa mengetahui sebagaimana besar kekuatan dari pasukannya.
Di atas udara terlihat ribuan pasukan juga yang terus mengawasi sekitar pasukan kavaleri itu.
Ribuan pasukan itu adalah anggota dari sekte Bunga Lotus.
Keuntungan pasukan kekaisaran Yue Wu karena mereka memiliki dua sosok yang memiliki kekuatan yang setara dengan kekuatan dewa sejati, yaitu Dewa Bumi.
Kedua sosok itu adalah Long Disan dan juga Long Disi.
Jika di hitung dari jumlah pasukan yang memiliki kultivasi pendekar langit yang di miliki oleh kekaisaran Zhou, bisa di katakan lebih banyak dengan apa yang di miliki oleh kekaisaran Yue Wu.
Itu karena pasukan Api Angin sendiri memiliki jumlah ratusan ribu orang.
Namun jumlah itu tidak ada apa - apanya jika Long Disan dan juga Long Disi menyerangnya.
Pasukan ratusan ribu pasukan kekaisaran Yue Wu seluruhnya kini berperan sebagai pasukan kavaleri.
Dan setiap satu peralatan perang mereka berupa pelontar itu akan di operasikan oleh seratus orang prajurit.
__ADS_1
Sehingga jarak serangan batu, anak panah dengan ukuran yang lebih besar dari biasanya seperti tombak bisa mencapai sasaran yang berada di jarak tiga kilo meter.
Jarak tersebut adalah tempat pasukan kavaleri akan berdiam dan akan dilindungi oleh formasi pelindung milik makhluk ras Kuno.
Saat rombongan pasukan kekaisaran Zhou tiba di tempat yang akan didirikan kemah, tidak lama kemudian pasukan kavaleri dari kekaisaran Yue Wu pun tiba juga di tempat yang akan juga didirikan kemah milik mereka.
Kedatangan mereka langsung di ketahui oleh para pemimpin dari kekaisaran Zhou.
Tidak lama berselang, sang kaisar beserta para jenderalnya pun tiba juga di tempat tersebut dan diikuti oleh pasukan infanterinya.
Melihat kekuatan pasukan kekaisaran Yue Wu, Zhou Lu Yun langsung tersenyum seperti mengejek.
Sebab semua pasukan kekaisaran Yue Wu terlihat melakukan perjalanan dengan berjalan kaki.
Zhou Lu Yun dan lainnya langsung memeriksa setiap kultivasi yang di miliki oleh pasukan dari kekaisaran Yue Wu untuk memastikan bahwa memang kekuatan pasukan tersebut berada dibawah kekuatan pasukan mereka.
Dan hasil yang mereka peroleh sesuai dengan apa yang mereka pikirkan.
Bahwa kekuatan pasukan kekaisaran Yue Wu, memang berada di bawah kekuatan kultivasi pasukan mereka.
"Apakah mereka ingin mengantarkan nyawa mereka?." Tutur Seorang jenderal pasukan Api Angin.
"MenurutKu tidak seperti itu! Yang aku ketahui adalah pasukan mereka di dukung oleh pasukan dari ras Naga Surgawi, pasukan dari makhluk kuno, anggota dari sekte Iblis Darah serta anggota dari sekte Bunga Lotus!." Sela seorang tetua tingkat tinggi dari sekte Kura - Kura Api.
"Tetapi aku tidak melihat bahwa pasukan dari kelompok yang kamu sebutkan itu juga hadir di antara mereka!." Balas sang jenderal menimpali perkataan tetua tersebut.
"MenurutKu, mereka memiliki strategi untuk mengeluarkan kekuatan puncak mereka di saat kekuatan pasukan terkuat kita sudah turun tangan untuk bertempur!." Ujar tetua itu menanggapi perkataan sang jenderal.
Mendengar perdebatan keduanya, Lan Fengsi langsung berkata.
"Kekuatan mereka bisa kita lihat disaat telah terjadi pertempuran di antara kita! Tetapi untuk saat ini, kita belum bisa melihat kekuatan sejati yang mereka miliki!."
"Apakah akan terjadi seperti itu?." Tanya jenderal itu lagi.
"Iya! Karena segala sesuatu itu pasti telah di rencanakan lebih matang!." Jawab Lan Fengsi.
Pasukan dari kekaisaran Yue Wu pun mulai membuat kemah untuk di tempati pasukan mereka.
Setelah selesai, mereka pun beristirahat.
Di dalam tenda utama pasukan kekaisaran Yue Wu, sang kaisar sedang duduk dan di temani oleh empat pemimpin pasukan lainnya.
Mereka sedang membicarakan hal pertama yang akan di lakukan saat pertempuran besar nanti akan terjadi.
Area perkemahan kedua pasukan itu sudah di lindungi oleh formasi pelindung yang tidak mudah untuk di tembus dengan kekuatan seorang pendekar dewa.
__ADS_1
Sehingga kekuatan keduanya tidak bisa saling mengetahui akan strategi serta kelemahan mereka masing - masing.
~Bersambung~