Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 231. Menghadap Raja Naga Laut Timur


__ADS_3

Setelah mendengar perkataan pemuda di depannya, jenderal Jiangjun langsung melontarkan pertanyaan kepada Ma Guang.


"Pendekar muda! Apa sebenarnya tujuan anda datang ke alam kami ini!?". Kata - kata yang keluar dari mulut Jiangjun dengan nada yang tegas seakan belum mengetahui maksud kedatangan Ma Guang.


Ma Guang tidak langsung menjawab pertanyaan dari Jiangjun itu, melainkan pemuda itu menanggapinya dengan melontarkan juga pertanyaan kepada Jiangjun.


"Jika aku boleh tahu, dengan siapa aku berhadapan saat ini!?." Tutur Ma Guang dengan nada suara yang ramah.


Saat Jiangjun mendengar pertanyaan pemuda itu, sang jenderal masih tetap tenang dan menjawabnya.


"Aku adalah Jiangjun seorang jenderal yang di utus oleh raja naga laut timur Long Wang." Ucap Jiangjun memberitahukan nama serta identitasnya.


"Oh, jadi anda adalah seorang jenderal! Baiklah! Aku akan menjawab pertanyaanMu".


"Aku datang ke tempat ini karena tidak sengaja menemukannya saat aku sedang menghidari raja phoenix api surgawi untuk memulihkan kekuatanku serta untuk meningkatkan kultivasiKu."


"Dan setelah selesai melakukan hal itu, aku berpikir untuk meninggalkan tempat ini dan kembali ke tempat dimana raja phoenix api surgawi itu berada untuk kembali bertarung dengannya."


"Namun karena kalian sudah menemukan diriKu, selanjutnya ini tergantung bagaimana cara kalian menanggapi keberadaanKu ditempat kalian ini."


Kata - kata yang keluar dari mulut Ma Guang seakan memberikan isyarat bahwa dirinya sudah siap dengan hal terburuk yang akan menimpanya di alam tersebut sambil aura energi pendekar dewa langit tingkat menengah mulai merembes keluar dari dalam tubuhnya.


Menyadari dengan apa yang Ma Guang maksudkan, jenderal Jiangjun tetap tidak menunjukkan aura permusuhan di dalam dirinya.


Jiangjun tetap tenang dan kembali berkata.


"Jika pendekar muda berkenan, mari ikut aku untuk menemui raja Long Wang di aula istananya". Tutur Jiangjun mengajak Ma Guang dengan ramah.


Mendengar tawaran tersebut, Ma Guang langsung berpikir sejenak dan langsung memberikan jawaban atas tawaran tersebut.


"Bagaimana jika aku menolaknya dan langsung meninggalkan tempat ini!?." Tutur Ma Guang ingin mengetahui ketulusan tawaran tersebut.


"Jika memang itu yang pendekar muda inginkan, kami tidak bisa untuk menahannya." Jawab Jiangjun menanggapi pertanyaan Ma Guang.


Pendekar muda itu pun langsung mengetahui bahwa tawaran tersebut adalah tulus dan tidak memiliki rencana busuk di belakangnya.


Ma Guang langsung menerima tawaran itu.


"Baiklah! Aku menerima tawaranMu itu." Ujar Ma Guang.


"Jika pendekar muda sudah menerimanya, mari ikut kami untuk menuju ke istana!". Ajak Jiangjun kepada Ma Guang sambil melesat terbang ke udara dan di ikuti oleh sepuluh naga lainnya serta di ikuti juga oleh Ma Guang.


Beberapa saat kemudian, akhirnya mereka tiba di depan pintu istana.


Ada ratusan naga yang sudah berkumpul di halaman istana tersebut.

__ADS_1


Ma Guang pun langsung di sambut dengan tatapan tajam oleh ratusan naga itu.


Namun satu pun dari mereka tidak ada yang mengeluarkan kata - kata saat kelompok Jiangjun dan juga Ma Guang melewati mereka.


Seekor naga langsung melaporkan kepada raja naga bahwa jenderal Jiangjun sudah berada di depan pintu masuk istana bersama dengan seorang pendekar muda.


Sang raja naga yang mendengar apa yang di sampaikan oleh seekor naga yang adalah bawahannya itu, langsung memerintahkan untuk segera menyuruh mereka untuk memasuki aula utama istananya itu.


Mendapat perintah tersebut, seekor naga yang melapor itu langsung pergi dan melaksanakan apa yang telah di peritahkan oleh sang raja kepadanya.


"Jenderal Jiangjun! Pendekar muda! Silahkan masuk! Raja telah menunggu kalian." Ucap seekor naga yang baru saja kembali itu.


Jiangjun dan juga Ma Guang langsung memasuki ruang aula utama tersebut.


Saat dirinya memasuki ruangan aula itu, Ma Guang dapat merasakan aura energi yang sangat familiar, aura energi tersebut sama seperti aura energi yang dia miliki.


"Apakah ini hanya perasaanKu saja!?." Gumam Ma Guang di dalam hatinya.


Sekitar dua puluh ekor naga yang berjejer di kiri dan kanan ruang aula utama istana itu.


Semuanya adalah para jenderal dan komandan pasukan naga.


Raja naga langsung menyambut kedatangan keduanya.


"Jenderal Jiangjun! Silahkan kembali ke tempatMu!."


Sedangkan Ma Guang masih tetap berdiri menghadap sang raja naga Long Wang.


"Pendekar muda! Selamat datang di istanaKu ini! Mohon maaf jika penyambutannya tidak berkenan di hati pendekar muda." Ucap sang raja naga kepada Ma Guang.


Mendengar perkataan sang raja, Ma Guang langsung berpikir.


"Jika mereka menyerangKu! Akan ada banyak sumber daya yang akan aku miliki di tempat ini." Pikir Ma Guang sambil tersenyum licik.


"Terima kasih atas keramahan penyambutannya dan juga atas kerendahan hati Yang Mulia Raja sehingga mengundangKu ke istana ini!." Tutur Ma Guang sambil menangkupkan tangannya.


"Pendekar muda terlalu memuji! Aku merasa sangat tersanjung". Balas sang raja naga.


"Jika aku boleh tahu, siapa nama pendekar muda dan berasal dari mana serta bagaimana sehingga pendekar muda bisa memasuki alam yang aku ciptakan ini!?." Lanjut raja naga bertanya kepada Ma Guang.


"NamaKu Ma Guang! Aku berasal dari sekte Naga Surgawi yang ada di wilayah kekaisaran Zhou yang berada di daratan benua utara." Jawab Ma Guang dengan lengkap.


Hal itu juga agar jika tidak terjadi permusuhan di antara mereka, itu akan sangat menguntungkan bagi setiap anggota sektenya.


Ma Guang juga menceritakan perjalanannya sehingga bisa memasuki alam itu.

__ADS_1


Mendengar apa yang di sampaikan oleh Ma Guang, sang raja naga langsung menerimanya, sebab sebagian cerita Ma Guang telah dia dengar dari sang raja phoenix.


Namun masih ada hal yang mengganjal di hati raja naga laut timur itu, yaitu pemuda di depannya ini telah menyerap inti jiwa dari kakak tertuanya.


"Pendekar Ma! Ada satu hal yang ingin aku tanyakan juga, jadi maaf sebelumnya jika pertanyaan yang akan aku tanyakan itu akan menyinggung perasaanMu! Tetapi aku tetap harus mempertanyakan hal itu agar aku bisa mengetahuinya." Tutur sang raja naga.


"Apa yang ingin Yang Mulia Raja tanyakan!?." Ucap Ma Guang yang sudah bersiap dengan kemungkinan terburuk yang telah dia pikirkan sebelumnya.


Sang raja pun langsung menanyakan apa yang telah raja phoenix api ceritakan kepadanya.


"Aku merasakan ada aura energi yang sangat aku kenal yang berasal dari dalam tubuhMu! Apakah itu adalah aura energi yang berasal dari inti jiwa seekor naga api!?." Tanya sang raja naga dengan nada suara yang penasaran.


Situasi di dalam ruangan itu pun langsung berubah drastis.


Tekanan udara di dalam ruangan itu langsung menurun dan kini telah berganti dengan aura intimidasi yang keluar dari dalam tubuh para naga yang berada di dalam ruangan itu.


Ma Guang langsung melindungi tubuhnya dengan energi Qi yang dia miliki.


Namun sikap pemuda itu masih tetap tenang.


Melihat ketenangan dari pemuda tersebut, sang raja makin penasaran dengan sosok manusia yang ada di hadapannya itu dan langsung berpikir untuk tidak gegabah saat mengambil keputusan.


Sebab ketenangan pemuda di hadapannya itu, menunjukkan bahwa dirinya bisa menghadapi kemungkinan terburuk yang akan terjadi kepadanya.


Ma Guang pun langsung menjawab pertanyaan dari sang raja naga itu.


"Benar! Aku telah menyerap inti jiwa dari raja naga api surgawi, hal itu aku lakukan karena dia sendiri yang memintaKu untuk melakukannya, sebab pada saat itu aku dalam keadaan terluka para dan membutuhkan energi untuk memulihkan kekuatanKu jiwa serta kekuatan tubuhKu." Tutur Ma Guang yang tidak mengatakan cerita yang sebenarnya.


Mendengar apa yang pemuda itu sampaikan, sang raja naga belum cukup puas.


Sehingga raja naga itu kembali bertanya kepada Ma Guang.


"Bagaimana caranya sehingga kamu bisa memperoleh inti jiwa dari raja naga api surgawi itu!?."


"Aku memperolehnya dari sebuah kitab kuno yang aku temukan setelah melakukan kontrak darah." Jawab Ma Guang dengan jujur.


Sang raja naga pun langsung menerima apa yang Ma Guang sampaikan meski pun masih ada sedikit keraguan di dalam hatinya.


Melihat perubahan sikap dari sang raja naga, Ma Guang langsung memanfaatkan situasi itu untuk mencari ke untungan bagi dirinya.


"Sang raja naga api surgawi juga mengatakan kepadaKu agar mencari naga yang menyimpan batu permata miliknya untuk di berikan kepadaKu." Tutur Ma Guang yang menduga bahwa batu permata itu sepertinya sedang berada di tangan sang raja naga yang berada di depannya itu, sebab dia bisa merasakannya saat memasuki ruang aula utama istana tersebut.


"Apa memang seperti itu yang dia katakan!?." Tanya sang raja naga seakan tidak percaya dengan apa yang baru saja Ma Guang katakan itu.


"Iya! Memang seperti itu yang dia katakan, tetapi aku tidak mengetahui dimana naga yang memiliki batu permata miliknya." Ucap Ma Guang yang ingin menipu sang raja naga.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2