Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 465. Situasi Dibeberapa Tempat


__ADS_3

Di markas sekte Naga Surgawi, kini Ma Tian Shen telah siuman.


Remaja itu pun segera bertanya apa yang telah terjadi dengan dirinya.


Sebab remaja itu tidak mengerti mengapa dirinya bisa terbaring di kamarnya sendiri dan di jaga oleh ibunya.


Xia Jiao pun segera menjelaskan kepada putranya itu tentang apa yang telah terjadi.


Mendapatkan penjelasan dari ibunya, Ma Tian Shen pun merasa bersalah karena belum bisa mengendalikan kekuatan yang ada di dalam dirinya itu.


Sedangkan Xia Jiao pun terus memberikan semangat kepada putranya agar supaya tetap berlatih sehingga mampu untuk mengendalikan kekuatan yang ada di dalam dirinya.


Mendapatkan semangat dari ibunya, Ma Tian Shen pun segera bangkit dari ranjangnya dan ingin beranjak pergi dari kamar itu untuk menemui ayahnya.


Namun Xia Jiao mencegah keinginan tersebut.


"Shen'er! Saat ini kamu tidak perlu memaksakan diriMu".


"Beristirahatlah dahulu, sebab kamu baru saja siuman, sehingga tubuhMu masih butuh istirahat".


Mendengar nasehat ibunya, Ma Tian Shen pun mengurungkan niatnya untuk menemui Ma Guang.


Sedangkan Xia Jiao pun memberitahukan hal itu kepada Ma Guang melalui kekuatan spiritualnya.


Ma Guang yang mendapatkan kabar dari istrinya segera bergegas menuju ke kamar putranya tersebut.


"Shen'er! Bagaimana keadaanMu? Apa yang kamu rasakan saat ini? Apakah kamu baik - baik saja?".


Pertanyaan - pertanyaan mulai keluar dari mulut Ma Guang saat tiba di kamar putranya tersebut.


"SuamiKu! Sudahlah! Biarkan Shen'er beristirahat". Ucap Xia Jiao menanggapi sikap suaminya yang melontarkan beberapa pertanyaan kepada putranya.


Sedangkan Ma Tian Shen hanya bisa tersenyum melihat sikap ayahnya tersebut sambil menjawab.


"Ayah! Aku baik - baik saja".


"Sebenarnya aku ingin segera menemui ayah saat aku telah siuman, tetapi ibu melarangKu dan menyuruhKu untuk beristirahat terlebih dahulu". Tutur Ma Tian Shen.


"Iya, aku mencegahnya karena dia berniat untuk mencariMu agar bisa memulai latihan agar bisa mampu untuk mengendalikan kekuatan di dalam dirinya itu".


"Itulah mengapa aku mencegahnya dan menyuruhnya agar beristirahat dahulu".


Xia Jiao menjelaskan kepada Ma Guang agar suaminya itu mengetahui alasan mengapa dia melarang putranya itu.


"Shen'er! Apa yang ibuMu lakukan itu karena dia ingin kesehatanMu pulih sepenuhnya".

__ADS_1


"Jika kesehatan dan kekuatanMu sudah pulih, kamu bisa memulai pelatihanMu agar secepatnya bisa untuk mengontrol kekuatanMu itu".


Ma Guang juga memberikan penjelasan agar Ma Tian Shen bisa memahami maksud ibunya tersebut.


"Baiklah ayah! Aku akan berlatih jika kesehatan serta kekuatanKu sudah sepenuhnya pulih". Ucap Ma Tian Shen menanggapi perkataan ayahnya.


***


Di markas sekte Beruang Matahari, kini kesehatan patriark dan juga leluhur agung telah pulih.


Mereka pun segera mengumpulkan para tetua dan juga para leluhur untuk membicarakan situasi yang baru saja mereka alami serta langkah apa yang harus mereka lakukan.


"Para leluhur serta para tetua sekalian, situasi yang terjadi waktu lalu itu membuat sekte kita ini sering di datangi oleh orang - orang yang tidak kami kenal".


"Karena hal tersebut, aku memerintahkan kepada para tetua untuk menarik semua murid yang saat ini masih berada di luar wilayah sekte kita ini".


"Hal itu agar bisa mencegah sesuatu yang buruk akan menimpa mereka".


"Untuk sementara ini, sekte kita akan kembali di lindungi oleh pasukan dewa Ma Guang".


"Sehingga untuk lebih memudahkan mereka, sebaiknya seluruh anggota sekte ini tetap diam didalam wilayah sekte".


Patriark terus menyampaikan hal - hal yang harus mereka lakukan agar keselamatan anggota sektenya bisa terjamin.


Tidak hanya itu saja, patriark juga memberitahukan kepada para leluhur dan tetua tentang kekuatan yang telah mereka hadapi.


Setelah pertemuan itu selesai, para tetua pun segera melakukan apa yang diperintahkan oleh patriark mereka.


Sedangkan para leluhur kini kembali ke tempat mereka untuk bermeditasi.


***


Di kerajaan Chu sendiri, kini sang raja telah memerintahkan beberapa orang untuk mencari para pendekar agar bisa juga meningkatkan kekuatan pasukan kerajaannya.


Hal itu karena mereka ingin menguasai seluruh wilayah kekaisaran Zhou yang saat ini terlihat seperti kehilangan kekuatan karena di sebabkan pemerintahan kekaisaran Zhou seakan tidak berjalan.


Situasi itu terjadi di saat sang kaisar kehilangan putrinya yaitu Zhou Lu Yun.


Rencana raja Chu adalah menginvasi setiap wilayah kerajaan - kerajaan yang ada di wilayah kekaisaran Zhou.


Sehingga bisa dikatakan bahwa pemerintahan kekaisaran Zhou saat ini sudah tidak lagi seperti sebelumnya.


Sebab dengan keadaan kaisar Zhou yang tidak lagi mau menghiraukan pemerintahannya, para petinggi di kekaisaran Zhou pun kini masing - masing hanya memfokuskan diri untuk mengumpulkan kekayaan mereka masing - masing.


***

__ADS_1


Situasi di kerajaan Qi sendiri, kini masih dalam keadaan aman dan terkendali.


Hal itu juga karena bantuan dari para murid dari sekte Bambu Kuning yang selalu membantu para prajurit kerajaan Qi untuk menjaga keamanan serta ketentraman setiap kota yang berada di wilayah kerajaan Qi.


Meskipun ada sedikit gangguan juga di setiap desa yang berada di wilayah perbatasan kerajaan Qi.


Namun hal itu tidak membirikan dampak yang serius bagi raja Qi.


Situasi tersebut sangat berbanding terbalik dengan situasi yang terjadi di wilayah kerajaan Wei, kerajaan Lu, kerajaan Lai, kerajaan Yan, kerajaan Zhao dan juga di wilayah kerajaan Han serta kerajaan - kerajaan kecil lainnya.


Keenam wilayah kerajaan tersebut kini sangat kacau karena setiap tindakan yang dilakukan oleh para perampok eks pasukan Api Angin.


Sedangkan untuk situasi yang sama di dua kerajaan lainnya yaitu kerajaan Qin dan kerajaan Chu, kini sudah mampu mereka tangani.


Hal itu di karenakan kedua jenderal pasukan Api Angin telah menjadi jenderal di kedua kerajaan tersebut.


Sehingga para perampok eks pasukan Api Angin yang selalu meresahkan di wilayah kedua kerajaan itu, mampu untuk ditangani.


Tidak hanya itu saja, akan tetapi mereka juga sudah di tarik oleh sang jenderal untuk menjadi pasukan di kerajaan tersebut.


Karena telah mengetahui bahwa sekte Naga Surgawi tidak mau lagi mencampuri urusan pemerintahan, sehingga kerajaan Qin kini mulai mencoba untuk menginvasi setiap wilayah yang berada di dekat wilayah kerajaannya.


Secara perlahan - lahan, pasukan Api Angin yang kini sudah menjadi pasukan dari kerajaan Qin mulai melakukan tindakan penyerangan.


Penyerangan tersebut di pimpin oleh seorang jenderal besar kerajaan Qin.


Dan kerajaan kecil yang menjadi korban pertamanya adalah kerajaan Ba dan kerajaan Shu telah di taklukkan oleh pasukan Api Angin.


Melihat keberhasilan tersebut, raja Qin pun merasa sangat senang serta makin bernafsu untuk menyerang kerajaan yang lain.


Sedangkan kerajaan Zhao juga kini mulai menyerang kerajaan kecil yang berada dibawah pengawasan langsung kekaisaran Zhou, yaitu kerajaan Zhongshan.


Kerajaan kecil tersebut mampu di kuasai oleh kerajaan Zhao, meskipun kerajaan Zhao sendiri pasukannya lebih lemah dari pasukan kerajaan Qi.


Kerajaan Lu juga kini telah di serang oleh kerajaan Chu dan bisa di kalahkan serta telah menjadi bagian dari kerajaan Chu.


Hal itu juga membuktikan bahwa kekuatan militer kerajaan Chu tidak bisa di anggap remeh.


Sedangkan kerajaan kecil Song telah di taklukkan oleh dua kerajaan, yaitu kerajaan Wei dan kerajaan Qi.


Hal itu semakin menambah kekhawatiran bagi setiap penduduk di wilayah kekaisaran Zhou.


Sebab sudah tidak ada lagi kekuatan yang mampu untuk mencegah peperangan antar kerajaan yang berada di wilayah kekaisaran Zhou.


Dan semua yang terjadi itu adalah akibat dari perbuatan para siluman yang telah mempengaruhi beberapa petinggi yang ada di setiap kerajaan.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2