Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 275. Penawaran


__ADS_3

Saat Yuan Jiali tiba di tempat dimana Duan Meng terjatuh, wanita itu langsung melihat sesosok tubuh wanita itu, kini sedang berdiri di tempat tersebut dan langsung bergerak melesat terbang ke udara lagi untuk menyerang pendekar dewa bumi yang telah menyerangnya dengan ratusan pedang yang tercipta dari energi Qi.


"Ternyata memang keterdiaman Guang gege sangat beralasan! Dia sangat mengetahui batas kekuatan dari kami bertiga!." Pikir Yuan Jiali saat dia melihat kini Duan Meng sudah kembali melesat terbang untuk menyerang lawannya.


Wanita itu pun langsung kembali melesat terbang menuju kesisi Ma Guang dengan wajah yang sedikit memerah karena menahan malu.


Ma Guang hanya mengabaikan Yuan Jiali yang baru saja tiba di sampingnya itu.


Pemuda itu hanya menatap kearah Duan Meng yang kini telah kembali bertarung dengan lawannya.


Sedangkan Zhou Lu Yun sendiri, kini dalam posisi melesat turun dan kembali menyerang lawannya dengan semburan api phoenix miliknya.


Booommm


Ledakan pun kini kembali terjadi.


Permukaan tanah yang awalnya sudah berlubang, kini kembali hancur dan menciptakan lubang yang lebih besar dan lebih dalam lagi.


Zhou Lu Yun langsung mengedarkan pandangannya untuk mencari keberadaan lawannya tersebut.


Wanita itu sedang memperhatikan jika saja ada inti jiwa milik lawannya yang mengambang terpisah dari tubuh lawannya jika telah tewas akibat serangannya.


Namun hal tersebut tidak di dapatinya.


Zhou Lu Yun langsung mengaktifkan kekuatan mata ketiganya untuk menembus kepulan debu yang tebal itu untuk menelusuri lubang yang tercipta di permukaan tanah tersebut agar bisa menemukan keberadaan lawannya.


Wanita itu langsung menemukan sosok pria yang kini sedang terkapar dengan tubuh yang terluka parah.


Zhou Lu Yun langsung mendekatinya dan ingin mengakhiri kehidupan pendekar tersebut.


Di waktu yang sama, Duan Meng juga telah membunuh lawannya dengan api phoenix berwarna putih miliknya.


Wanita itu langsung menyimpan inti jiwa dan juga cincin ruang milik lawannya itu.


Ma Guang pun langsung beseru.


"Waktu kalian sudah habis! Jadi, tidak ada lagi yang harus kalian lakukan!."


Mendengar perkataan Ma Guang, Zhou Lu Yun yang baru saja ingin mengakhiri kehidupan lawannya langsung menghentikan tindakan tersebut.


Ma Guang dengan cepat sudah berada di samping Zhou Lu Yun dan diikuti oleh Yuan Jiali dan juga Duan Meng.


Ma Guang langsung mendarat di dekat tubuh lawan Zhou Lu Yun dan berkata.

__ADS_1


"Karena kamu bisa bertahan hidup dalam waktu dua puluh menit yang aku berikan, sehingga aku memberikan satu kesempatan kepadaMu untuk hidup! Itu pun jika diriMu bersiap untuk melakukan apa yang aku perintahkan!." Tutur Ma Guang.


Pendekar dewa langit itu masih tetap tidak mengeluarkan sepatah kata apa pun setelah mendengar perkataan Ma Guang.


Pria yang terlihat berusia empat puluhan tahun lebih itu hanya menundukkan wajahnya dan tidak berani menatap wajah pemuda yang berdiri di depannya.


Karena pria di depannya tetap diam, Ma Guang pun kembali berkata.


"Apakah kamu saat ini sudah tidak mau hidup lagi!?." Tanya Ma Guang sambil tersenyum sinis.


Mendengar perkataan Ma Guang, pria itu pun langsung berkata.


"Setiap manusia tentunya ingin untuk tetap hidup, tetapi jika sudah saatnya untuk mati, untuk apa lagi kita berlari? Dengan cara apa pun kita berlari, tetap kita tidak bisa untuk menghindarinya!." Tutur pendekar dewa langit itu dengan nada suara yang sudah pasrah dengan hidupnya.


"Hal apa yang membuatMu berpikir untuk bisa tetap hidup?." Tanya Ma Guang lagi.


"Istri dan anakKu! Hanya itulah yang bisa membuatKu harus bertahan untuk hidup!." Jawab pria itu dengan jujur.


"Apa yang membuat diriMu sehingga bergabung di organisasi Mawar Surgawi?." Tanya Ma Guang penasaran.


"Pendekar Ma! Di benua tengah, jika anda tidak tergabung dalam suatu kekuatan yang besar, pasti kamu akan selalu di injak - injak oleh setiap kekuatan besar yang ada! Selain dari itu, aku juga menginginkan anak - anakKu dapat meningkatkan kultivasi mereka untuk menjadi lebih kuat, agar bisa melindungi diri mereka sendiri!." Jawab jujur pria itu.


"Kenapa kamu lebih memilih untuk bergabung dengan organisasi tersebut?." Ma Guang kembali bertanya.


Mendengar pernyataan pria itu, Ma Guang menjadi bingung dengan cara berpikirnya.


Karena penasaran dengan cara berpikir pria tersebut, Ma Guang pun kembali bertanya.


"Mengapa kamu berpikir keluargaMu akan aman jika kamu bergabung di sekte atau organisasi yang tidak lurus!?."


"Pendekar Ma! Sekte atau organisasi serta kelompok lainnya yang lurus, pasti tidak akan melakukan kejahatan jika tidak ada penyebabnya! Tetapi sekte atau organisasi serta kelompok aliran hitam, mereka selalu melakukan apa yang mereka inginkan! Dan jika kita berada di dalamnya, sudah bisa di pastikan kita tidak akan saling bersinggungan! Sebab musuh utama kita adalah sekte, organisasi dan kelompok lurus! Sehingga kita tidak boleh saling berperang, karena hal itu akan melemahkan kekuatan sesama aliran hitam! Hal yang sama juga berlaku pada sekte, organisasi atau kelompok lurus!." Tutur pria itu menjelaskan.


Ma Guang langsung mengerti mengapa pria itu bergabung dengan organisasi Mawar Surgawi dan kemudian berkata lagi.


"Tetapi kamu telah melakukan kesalahan yang besar karena organisasi Mawar Surgawi selalu menculik dan menjual para gadis di rumah bordil dan juga para pemuda untuk menjadi budak!." Tutur Ma Guang dengan menuding pria tersebut.


"Pendekar Ma! Jika secara langsung! Selama ini aku tidak pernah melakukannya!." Tutur pria itu menimpali tudingan Ma Guang.


"Walau pun secara langsung diriMu tidak pernah melakukannya, tetapi dengan adanya kamu, mereka merasa lebih percayah diri untuk melakukan hal itu!." Tutur Ma Guang menanggapi perkataan pria tersebut.


"Itu memang benar! jadi, saat ini aku sudah siap untuk menerima konsekuensinya itu!." Tutur pendekar dewa langit itu dengan nada suara yang bersalah.


"Sebelum pendekar Ma mengakhiri hidupKu! Aku hanya bisa meminta satu hal dariMu! Jika kamu berkenan, tolong bawa istri dan juga anak - anakKu untuk keluar dari organisasi tersebut! Sebab tanpa adanya diriKu, mereka pasti akan di perlakukan dengan tidak manusiawi disana!." Ucap pria itu sambil bersujud memohon kepada Ma Guang.

__ADS_1


Hati, pikiran serta perasaan Ma Guang langsung berkecamuk saat mendengar permohonan pria tersebut.


Sebab hal tersebut memanglah demikian adanya di dunia kultivasi.


Yang kuat akan selalu menindas yang lemah.


"Aku akan melakukan hal itu! Tetapi dengan satu syarat! Kamu harus melakukan apa yang akan aku perintahkan kepadaMu!...bagaimana? Apakah kamu menyetujuinya!?." Tutur Ma Guang menawarkan kepada pria tersebut.


"Jika itu bisa aku lakukan, pasti akan aku sanggupi!." Jawab pria itu menanggapi tawaran Ma Guang.


"Baiklah! Cepat sebutkan siapa nama istri dan anak - anakMu dan dimana saat ini mereka berada!?." Ucap Ma Guang ingin menjadikan mereka sebagai jaminan.


Pendekar dewa langit itu langsung memberitahukan dengan detail apa yang di inginkan oleh Ma Guang, sebab dirinya sudah siap untuk mati ditangan pendekar muda di depannya dan berharap keluarganya bisa tetap aman.


Setelah mendengar semuanya, Ma Guang pun langsung mengatakan apa yang akan di lakukan oleh pria tersebut.


"Sekarang kamu harus menunjukkan setiap markas dari organisasi Mawar Surgawi yang ada di wilayah kekaisaran Zhou ini!, agar kami lebih mudah untuk membasminya!." Tutur Ma Guang.


Mendengar apa yang Ma Guang katakan, pria itu langsung terdiam sejenak untuk berpikir.


"Jika keluargaKu bisa dalam keadaan aman! Apa pun harus aku lakukan! Dan biarlah ini menjadi bagian dari penebusanKu!." Pikir pria itu dan langsung menyanggupi persyaratan tersebut.


"Baiklah! Jika kamu sudah menyanggupinya! Ambil ini!." Tutur Ma Guang sambil melemparkan sebutir pil untuk menyembuhkan luka dalam serta luka bakar yang pria itu derita.


Pria itu langsung menangkapnya dan mulai menyerap esensi pil tersebut.


Setelah beberapa saat kemudian! Akhirnya luka dalam serta luka bakar yang dia derita pun langsung sembuh.


"Pil yang sangat berkhasiat! Sepertinya pemuda ini memiliki banyak kelebihan! Jika saja aku di berikan kesempatan untuk mengabdi padanya, aku akan dengan senang hati melakukannya!." Pikir pendekar dewa langit itu.


"Pendekar Ma! Aku sudah siap untuk melakukan syarat tersebut! Bagaimana caranya kita memulai hal itu!?." Tutur pendekar dewa langit itu dengan bersemangat bertanya kepada Ma Guang.


"Siapa namaMu?." Tanya Ma Guang.


"Namaku Huzhao!." Jawabnya.


"Baiklah! Sebelum kita melakukan hal itu! Aku ingin bertanya terlebih dahulu kepadaMu! Apa tugas yang di berikan oleh organisasi Mawar Surgawi kepadaMu!?." Tanya Ma Guang.


"Aku yang bertanggung jawab atas semua bawahan serta aktivitas yang di lakukan di wilayah kekaisaran ini!." Jawab Huzhao jujur.


Setelah mengetahui tugas dari Huzhao, Ma Guang pun langsung menjelaskan apa yang akan mereka lakukan.


Setelah selesai memberitahukan rencananya, Ma Guang pun langsung mengajak mereka untuk menuju ke kota Liang sebagai tujuan awal pembantaian mereka.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2