Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab 174. Dunia Dewa Surgawi


__ADS_3

Saat memasuki goa tersebut, mata Ma Guang langsung di suguhkan dengan sumber daya yang menggantung di dinding goa.


Sumber daya tersebut sudah berusia ribuan tahun, sehingga membuat khasiatnya juga berada di level tingkat tinggi.


Ma Guang tetap melangkahkan kakinya untuk masuk lebih dalam lagi.


Terdapat ribuan jamur api yang menggantung di sepanjang dinding goa.


Jamur api ini di hasilkan oleh energi spiritual makhluk yang baru saja di kalahkan oleh Ma Guang dan akan sangat membantu seorang pendekar yang memiliki dasar unsur api di dalam tubuhnya untuk meningkatkan energi api yang dimiliki.


Namun bagi Ma Guang hal itu sudah tidak berguna lagi untuk meningkatkan tingkat energi api miliknya, sebab dirinya sudah memiliki tingkat puncak dari energi api, yaitu energi api hitam.


Pemuda itu terus menelusuri goa tersebut.


Saat dirinya sudah memasuki goa itu sedalam kurang lebih seratus meter, dirinya menemukan sebuah ruangan yang luas di dalam goa tersebut.


Ukuran ruangan itu kira - kira ada sekitar 50 x 50 luasnya.


Pandangan mata Ma Guang langsung melihat ke sebelah kanan dan dirinya langsung melihat ada sebuah benda berbentuk altar sedang berada di arah tersebut yang berdekatan dengan dinding goa.


Ma Guang pun langsung berjalan mendekati altar tersebut.


Di atas altar dan di setiap sisinya nampak rune - rune serta simbol - simbol yang tidak bisa di pahami oleh Ma Guang.


Pemuda itu langsung berkonsentrasi untuk mencari tahu arti dari rune dan juga simbol - simbol itu.


Dengan cepat jawabannya langsung muncul di pikiran pendekar muda itu.


Ternyata benda yang berbentuk seperti altar itu memang benar adalah sebuah altar yang biasa di gunakan untuk memasuki suatu dunia di dimensi yang lain.


Ma Guang pun terkejut mengetahui hal itu, jadi ada dunia lain juga selain dunia yang aku tinggali selama ini?". Gumam pemuda itu di dalam hatinya.


"Apakah makhluk itu yang menjaga dunia itu agar tidak bisa untuk di masuki oleh manusia!?". Lanjutnya lagi.


Pemuda itu merasa penasaran dengan dunia yang berada di dimensi berbeda tersebut.


Di dalam pikirannya muncul penjelasan bahwa di ribuan tahun yang lalu, manusia hidup berdampingan dengan para dewa.


Namun karena keegoisan dari manusia sendiri yang meminta kekuatan para dewa untuk menjadikan diri mereka sendiri lebih kuat dari yang lain, sehingga memunculkan perang yang sangat besar di bumi, sehingga membuat kehancuran yang sangat hebat.


Perang itulah yang membuat para dewa langsung di hukum oleh dewa agung agar tidak bisa lagi hidup di bumi bersama dengan manusia.


Namun para dewa masih bisa pergi ke bumi hanya dengan kekuatan jiwa mereka.


Dan dunia yang ada di dalam goa tersebut adalah salah satu peninggalan dari seorang dewa surgawi tingkat tinggi yang menguasai daratan tersebut dan sekaligus membawahi para dewa bumi dan juga para dewa langit yang mendiami bumi.

__ADS_1


Menurut apa yang muncul di pikiran Ma Guang, dunia di dimensi lain itu adalah tempat yang di tinggali oleh dewa surgawi tersebut.


Hal itulah yang membuat seekor makhluk spiritual berada di goa tersebut.


Ma Guang pun melihat di belakang altar itu terdapat sebuah batu berbentuk seperti kursi yang juga di penuhi oleh tulisan dan simbol - simbol yang sama seperti yang berada di altar itu.


Dan ternyata untuk pergi ke dunia yang di ciptakan oleh dewa surgawi tersebut, harus duduk di kursi itu agar supaya bisa sampai di dunia yang telah di buatnya.


Jika tidak melakukan hal itu, orang yang membuka segel di altar tersebut akan terlempar di ruang hampa yang tidak bertepi dan tidak berujung.


Ma Guang langsung membuat segel di tangannya sesuai dengan yang ada di dalam pikirannya kemudian langsung meletakkannya di dua simbol yang berada di sisi bagian atas altar tersebut.


Seberkas cahaya muncul dari semua rune dan semua simbol yang berada di setiap sisi altar itu.


Seiring dengan hal itu, kursi yang di duduki oleh Ma Guang langsung mengeluarkan cahaya juga secara bersamaan.


Altar tersebut langsung bergetar dan berdengung yang di ikuti oleh seberkas cahaya yang sangat menyilaukan terpancar keluar dari altar tersebut.


Melihat hal itu, Ma Guang langsung menutup matanya.


Tiba - tiba tubuhnya berguncang hanya dalam waktu sedetik.


Ketika suara medengung sudah tidak terdengar lagi serta guncangan sudah tidak terasa, Ma Guang langsung mencoba untuk membuka matanya dengan perlahan.


Pandangan mata pemuda itu langsung di suguhkan dengan pemandangan yang sangat indah, serta aura energi alam di tempat itu terasa sangat pekat, Ma Guang sendiri belum pernah sama sekali menyerap energi alam yaitu energi cahaya, energi bumi dan juga energi langit.


Sedangkan energi alam yang dia rasakan di bumi sangat lemah dan membutuhkan waktu yang sangat lama untuk menyerapnya agar bisa meningkatkan kemampuannya sebagai seorang pendekar langit.


Berbeda jauh dengan apa yang dia rasakan di dunia yang baru saja dia masuki itu.


Ma Guang pun mulai melangkahkan kakinya dan terus menelusuri setiap sudut dunia itu sejauh mata memandang.


Akhirnya pemuda itu bisa melihat beberapa ekor burung hewan spiritual sedang terbang di atas langit dunia itu.


"Jika aku berada di tempat ini, sudah pasti kemampuanKu akan dengan cepat meningkat untuk menembus menjadi pendekar langit tingkat menengah". Gumam Ma Guang.


Saat dirinya baru ingin melanjutkan perjalanan dengan cara terbang, tubuhnya tidak bisa melakukan hal itu.


"Kenapa aku tidak bisa melakukannya di tempat ini?". Gumam Ma Guang dengan penuh rasa penasaran.


Akhirnya muncul jawaban di dalam pikirannya.


Dirinya tidak bisa melakukan hal itu karena aura energi yang berada di dunia itu adalah aura surgawi, sehingga sudah mendingan dirinya bisa memasuki dunia tersebut.


Jika dirinya hanyalah seorang pendekar langit yang tidak menyatu dengan inti jiwa raja naga surgawi, sudah pasti dirinya langsung berubah menjadi kabut darah saat memasuki dunia itu.

__ADS_1


"Ternyata kemampuanKu yang sesungguhnya tidak ada apa - apanya di dunia ini, dunia ini benar - benar sangat istimewa". Gumamnya lagi.


Akhirnya pemuda itu melanjutkan perjalanannya dengan berjalan kaki.


Karena dirinya sudah mengetahui dunia itu adalah tempat bagi dewa surgawi, sehingga pemuda itu berpikir, pasti ada sebuah bangunan megah yang berada di dalam dunia tersebut.


Ma Guang mencari tempat yang aman dari para makhluk spiritual untuk bermeditasi.


Setelah menemukan tempat yang tepat menurut dirinya, pemuda itu langsung mengambil sikap meditasi.


Ma Guang langsung menggunakan kekuatan jiwa raja naga surgawi untuk mengaktivkan mata ketiga miliknya.


Setelah sudah bisa mengaktivkan mata ketiga miliknya, Ma Guang langsung menelusuri dunia tersebut.


Akhirnya dia bisa menemukan sebuah bangunan yang sangat megah yang terletak di tengah - tengah dunia kecil tersebut.


Namun jarak yang akan di tempuhnya adalah sejauh ratusan kilo meter.


"Aku akan mencoba untuk menggunakan energi inti jiwa raja naga untuk melakukan perjalanan lewat udara". Gumam pemuda tersebut.


Ma Guang pun langsung mencoba hal yang di pikirkannya itu.


Namun jawaban dari apa yang ada di pikirkannya itu langsung didapatnya.


Bahwa jika dirinya melakukan hal itu, tubuhnya juga tidak akan bertahan lama di dunia tersebut karena dia akan melemahkan kekuatan energi inti jiwa sang raja naga surgawi yang menjaga tubuhnya hingga bisa bertahan di dunia tersebut.


Ma Guang pun langsung mengurungkan niatnya untuk melakukan hal itu.


Akhirnya pemuda itu melakukan perjalanan dengan berjalan kaki.


Saat dirinya baru berjalan sejauh lima kilo meter, dirinya langsung di hadang oleh makhluk spiritual tingkat rendah.


Makhluk itu adalah kalajengking yang berwarna hijau dengan ukuran yang sebesar seekor kerbau.


Kalajengking itu di selimuti oleh asap yang berwarna hitam.


Ma Guang langsung menajamkan persepsinya agar bisa mengidentifikasi asap yang menyelimuti tubuh makhluk yang ada di depannya itu.


Asap tersebut mengandung racun tingkat tinggi yang bisa membunuh seorang pendekar langit tahap awal jika menghirup asap berwarna hitam itu.


"Jika diriKu harus terus berhadapan dengan setiap makhluk spiritual yang ada di dunia ini, pasti diriKu akan dengan cepat lenyap dari dunia ini, karena secara terus menerus akan menggunakan kekuatan energi inti jiwa dari sang raja naga surgawi". Gumam Ma Guang dengan hati yang bimbang.


"Apa yang harus aku lakukan saat ini!?". Gumamnya lagi.


Saat Ma Guang sedang berpikir apa yang harus dia lakukan, tiba - tiba makhluk itu langsung menyerangnya.

__ADS_1


~Bersambung~


__ADS_2