Pendekar Pemburu Yang Diburu

Pendekar Pemburu Yang Diburu
Bab. 426. Langkah Selanjutnya


__ADS_3

Ditengah tekanan Ma Guang, Shen Rian tetap tidak memberitahukan rencana yang telah disiapkan oleh Shen Tian.


Ma Guang juga tidak menyerah untuk menggali informasi itu dari Shen Rian.


Penyiksaan pun mulai dialami Shen Rian yang dilakukan oleh pasukan Ma Guang.


"Puih...!!! Sampai mati pun aku tidak akan memberitahukan apa yang jenderal Shen Tian rencanakan untukMu". Shen Rian meludah kearah Ma Guang dan berteriak.


"Oh, jadi kamu benar - benar tidak ingin memberitahukan hal itu kepadaKu!? Baiklah, aku akan segera mengakhiri hidupMu!". Balas Ma Guang sambil mengeluarkan tombak naga dan menghujamkannya kearah leher Shen Rian.


Darah mulai menyembur keluar dari mulut dan hidung Shen Rian yang juga menjadi akhir kehidupan dari pria tersebut.


Ma Guang segera mengambil baju sirah milik Shen Tian yang digunakan oleh Shen Rian serta senjata pusaka ditangannya.


***


Didalam dunia kecil, wajah Shen Tian kini mulai memerah karena telah mengetahui bahwa seluruh komandan pasukannya telah tewas.


"Aku berjanji, disaat mereka semua memasuki dunia ini, aku akan membawa mereka semua untuk mati bersama denganKu".


"Tidak ada yang akan selamat jika aku menghancurkan dunia kecil ini". Gumam Shen Tian.


Sedangkan disampingnya kini tubuh sosok wanita yang terlihat dalam keadaan sangat menyedihkan sedang terduduk lemas dan terus mendengar apa yang selalu diucapkan oleh Shen Tian.


"Aku berharap suamiku segera menghancurkan dunia kecil ini agar rencanaMu tidak akan berhasil". Ujar Zhou Lu Yun dengan suara yang pelan namun terdengar jelas oleh Shen Tian.


"Apakah diriMu tidak ada artinya bagi suamiMu itu?". Tanya Shen Tian sambil menatap kearah Zhou Lu Yun.


"Anda berbicara mengenai apakah diriKu berarti atau tidak bagi suamiKu!? Dirinya memiliki tanggung jawab yang besar bagi seluruh penduduk yang berada di wilayah kekaisaran Zhou dan juga bagi seluruh umat manusia, sehingga menurutKu dia pasti memilih untuk mengorbankan diriKu dari pada mengorbankan seluruh kehidupan umat manusia". Balas Zhou Lu Yun dengan nada suara yang penuh keyakinan.


"Ha...ha...ha...ha...ha...ha...tetapi menurutKu dirinya sangat menyayangi diriMu, sehingga menurutKu dia akan masuk ke dalam dunia ini untuk menolong diriMu". Ujar Shen Tian penuh percaya diri.


***


Di dunia luar setelah menghabisi seluruh pasukan surgawi, kini Ma Guang dan juga para petinggi pasukannya sedang memikirkan langkah apa yang harus dia gunakan agar bisa menyelamatkan Zhou Lu Yun.


Tidak hanya itu saja, Ma Guang juga sedang memikirkan rencana apa yang sudah di atur oleh Shen Tian untuk menjebaknya saat memasuki dunia kecil tersebut.

__ADS_1


Melihat keadaan Ma Guang yang sedang memikirkan cara untuk menolong istrinya serta rencana apa yang di atur oleh Shen Tian, Long Wang segera mendekatinya dan bertanya.


"Penguasa! Jika memang benar Shen Tian sedang menyiapkan jebakan didalam dunia kecil tersebut, menurutKu hal itu hanyalah menjadikan penguasa putri sebagai sandera agar penguasa bisa menyerahkan diri kepadanya".


"Dan selain rencana tersebut, kemungkinan dirinya akan menghancurkan dunia kecil tersebut agar bisa membunuh kita semua saat memasuki dunia tersebut". Tutup Long Wang.


Mendengar apa yang Long Wang sampaikan, Ma Guang segera memikirkan hal tersebut dan beberapa saat kemudian menanggapi perkataan Long Wang.


"Sepertinya apa yang raja Long Wang katakan itu sangat beralasan, hal itu bisa jadi karena kekalahannya dan juga kematian seluruh bawahannya yang telah kita bunuh".


"Dan menurutKu, jika aku masuk sendiri kedalam dunia kecil tersebut, pasti Yun'er akan menjadi sanderanya agar aku bisa dengan mudah untuk menyerah".


"Dan jika kita semua masuk kedalam dunia kecil itu, sudah bisa dipastikan dia akan menghancurkan dunia kecil itu". Tutup Ma Guang.


"Iya Penguasa! MenurutKu juga seperti itu". Jiangjun membenarkan apa yang disampaikan oleh Ma Guang.


"Penguasa! Hal itu memanglah sangat mungkin untuk di lakukannya, sebab dengan apa yang telah dia lakukan di dunia manusia ini, sudah barang tentu dia akan melakukan hal tersebut". Tutur Lang Guan lebih meyakinkan lagi.


"Sebab dengan apa yang telah dia lakukan didunia manusia, tentulah dia akan mendapatkan hukuman dari kaisar langit, sehingga lebih baik dia mengakhiri hidupnya dengan membawa kita semua untuk mati bersamanya". Terang Lang Guan lagi.


"Iya penguasa!". Jawab Lang Guan.


"Jika rencananya seperti itu, apa yang harus kita lakukan?". Lanjut Long Wang penasaran". Sambung Long Wang bertanya kepada pimpinannya tersebut.


"Jika aku mengorbankan diriKu akan tetapi kehidupan manusia di bumi ini tidak akan merasakan kedamaian, untuk apa aku berkorban!? Tetapi jika itu bisa memberikan kedamaian, aku rela dan tidak akan menyesalinya". Gumam Ma Guang di dalam hatinya.


"Penguasa! Apa yang akan kita lakukan sekarang?". Tanya Jiangjun.


Ma Guang tidak langsung menjawab pertanyaan Jiangjun, dirinya masih tetap memikirkan langkah yang harus dia ambil selanjutnya.


"Raja Long! Raja Lang! Serta para petinggi sekalian, aku ingin bertanya kepada kalian semua, bagaimana jika kita memasuki dunia kecil dan langsung membuat formasi pelindung, apakah itu bisa mencegahnya untuk menghancurkan dunia kecil itu?". Tanya Ma Guang penasaran.


Mendengar pendapat Ma Guang, wajah para petinggi itu pun langsung berubah menjadi cerah.


"Sepertinya hal itu sangatlah efektif untuk kita gunakan, akan tetapi dengan cara itu, belum bisa dipastikan juga apakah kita bisa menyelamatkan penguasa putri". Shi Tiao mengajukan pendapatnya.


"Kenapa bisa begitu?". Tanya Ma Guang.

__ADS_1


"MenurutKu, kemampuan serta kekuatan Shen Tian tentunya telah dia miliki saat sudah berada di dalam dunia kecil tersebut, sehingga kemungkinan besar tidak akan mudah bagi kita untuk menyelamatkannya selain mengorbankan seseorang". Jawab Shi Tiao.


"Apa maksudMu selain mengorbankan seseorang?". Tanya Long Wang.


"MenurutKu jebakan ini memang telah disiapkan oleh Shen Tian untuk membunuh penguasa, sehingga sudah jelas kita tidak bisa untuk menyelamatkan nyawa penguasa putri". Jelas Shi Tiao.


"Jadi menurutMu tidak perlu lagi untuk menyelamatkan penguasa putri?". Tanya Jiangjun.


"Iya! MenurutKu seperti itu". Jawab Shi Tiao.


"Lancang! Apakah kamu sudah bosan hidup!?". Teriak Lang Guan setelah mendengar jawaban Shi Tiao sambil berdiri untuk siap menyerang Shi Tiao.


Ma Guang segera mengangkat tangannya untuk memberi isyarat kepada Lang Guan untuk tidak melakukan apa yang akan dia lakukan.


Lang Guan pun hanya bisa menghentikan niatnya dengan hati yang masih merasa sangat jengkel kepada Shi Tiao.


"Saat ini aku meminta saran, masukan serta tanggapan dari kalian semua, sehingga apa pun yang kalian katakan itu, akan di pertimbangkan olehKu".


"Oleh karena itu, jangalah kalian saling menyalahkan". Tutup Ma Guang.


Setelah mendengar perkataan Ma Guang, Lang Guan pun segera menatap kearah Ma Guang sambil menangkupkan tangannya dan meminta maaf.


Lang Guan juga melanjutkan hal yang sama dan meminta maaf kepada Shi Tiao.


Shi Tiao langsung membalas apa yang Lang Guan lakukan itu dengan meminta maaf juga.


"Saudara - saudaraKu, sepertinya kalian semua sudah sangat lelah setelah melewati pertarungan, sebaiknya kalian semua beristirahatlah dahulu, biar aku saja yang memikirkan langkah apa selanjutnya yang akan aku lakukan". Tutur Ma Guang sambil berjalan meninggalkan pasukannya untuk menenangkan pikiran.


Para petinggi juga langsung membubarkan diri mereka untuk beristirahat.


Kini Ma Guang sedang duduk menyendiri di dekat sebuah tebing sambil memikirkan langkah apa yang harus diambilnya.


Setelah beberapa saat kemudian, akhirnya Ma Guang membulatkan tekadnya untuk memutuskan langkah apa yang akan dirinya lakukan.


Ma Guang pun segera melesat terbang dan kembali ketempat dimana pasukannya berada.


~Bersambung~

__ADS_1


__ADS_2