
Akhirnya raja Long Wang, jenderal Jiangjun dan juga Bing Bihai mampu mengalahkan para pendekar aliran hitam yang tersisa.
Ma Guang pun langsung meraih dan mengambil setiap inti jiwa dan juga cincin penyimpanan para pendekar aliran hitam tersebut.
Kini kekuatan energi Qi milik Bing Bihai terlihat sangat telah terkuras banyak, Ma Guang pun langsung memberikan pil pemulih miliknya.
Bing Bihai langsung menerimanya dan langsung menelan pil tersebut serta lmenyerap esensi yang terkandung di dalamnya.
Sedangkan raja Long Wang dan juga jenderal Jiangjun, kekuatan mereka tidak berpengaruh sama sekali.
Setelah Bing Bihai selesai memulihkan dirinya, Ma Guang langsung menghilangkan formasi pelindung yang dia ciptakan.
Para pendekar yang sedang berada di luar dinding formasi tersebut langsung terkejut saat melihat area yang berada di depan mata mereka kini sudah membentuk sebuah lembah yang berwarna merah kehitaman karena darah dari ribuan pendekar aliran hitam.
"Siapa kalian? Dan apa tujuan kalian kesini?." Tanya seorang pendekar dewa langit.
"Aku adalah Ma Guang yang berasal dari benua utara! Dan kedua orang ini adalah bawahanKu! Sedangkan wanita ini adalah salah satu tetua dari sekte yang berada di benua utara juga!." Tutur Ma Guang.
"Maafkan kami atas penyambutannya yang tidak sopan terhadap pendekar Ma dan juga yang lain!."
"Perkenalkan! Kami adalah para pendekar aliran putih yang sedang di tugaskan untuk menjemput para utusan pendekar dari benua barat!." Tutur seorang pendekar dewa langit.
"Sudalah, hal itu tidak perlu di pikirkan lagi!." Ujar Ma Guang tulus.
"Pendekar Ma! Sebelumnya aku mohon maaf jika aku lancang! Tetapi aku ingin bertanya, sebenarnya apa yang baru saja terjadi di tempat ini?." Tanya pendekar itu lagi.
Ma Guang pun langsung memberitahukan apa yang baru saja mereka alami saat tiba di daratan benua tengah itu sehingga keempatnya juga bisa berada di tempat itu dan melakukan pertarungan dengan ribuan pendekar aliran hitam.
Jika tidak melihat kondisi di area tersebut, mereka pasti tidak akan percayah dengan apa yang di katakan oleh Ma Guang.
Tubuh para pendekar itu langsung bergetar saat membayangkan kekuatan yang di miliki oleh Ma Guang dan juga tiga orang lainnya.
Pendekar dewa langit itu pun langsung mengajak mereka berempat untuk menuju ke tempat dimana kelompok mereka berada.
Sebelum menceritakan apa yang telah terjadi, pendekar tersebut terlebih dahulu memperkenalkan Ma Guang.
Pemimpin kelompok mereka langsung terkejut mendengar nama Ma Guang di sebut oleh pendekar dewa langit itu.
"Apakah aku tidak salah mendengarnya?." Tanya pemimpin kelompok itu.
__ADS_1
"Iya tetua! Aku adalah Ma Guang yang berasal dari benua utara!." Ucapnya untuk lebih menyakinkan lagi.
"Pendekar Ma! Sedang bisa bertemu langsung dengan diriMu!." Tutur pemimpin kelompok tersebut.
"Tetua! Sebenarnya aku masih ingin untuk berbincang - bincang dengan kalian! Tetapi saat ini aku ingin menuju ke wilayah bagian selatan benua ini untuk melihat situasi yang terjadi disana!." Ucap Ma Guang yang langsung pamit undur diri kepada pemimpin kelompok tersebut.
"Baiklah! Silahkan pendekar Ma! Terima kasih karena sudah datang untuk melihat situasi di tempat kami ini!." Ujar pemimpin kelompok tersebut.
Akhirnya Ma Guang pun kembali melanjutkan perjalanan untuk menuju ke wilayah bagian selatan benua itu.
Setelah Ma Guang dan tiga orang lainnya pergi, pendekar dewa langit yang bertemu lebih awal dengan Ma Guang langsung menjelaskan apa yang telah di lihat dan di jelaskan oleh Ma Guang kepadanya.
Mendengar hal tersebut, tubuh pendekar dewa surgawi tingkat menengah itu langsung bergetar.
"Sangat kuat! Hanya dengan empat orang saja tetapi mereka bisa membunuh ribuan pendekar aliran hitam itu!."
"Apakah dirinya sudah berada di tingkat pendekar raja dewa?."
Kata - kata yang keluar dari mulut pemimpin kelompok tersebut.
Hal yang membuat mereka bingung juga adalah kecepatan terbang yang di miliki oleh keempat orang tersebut.
Dan tidak lama kemudian, mereka pun mendapatkan berita dari markas sekte Bulan Perak.
Bahwa telah terjadi penyerangan terhadap para pendekar utusan dari benua utara sesuai dengan apa yang di sampaikan oleh pendekar dewa langit tersebut.
Namun mereka baru mengetahui bahwa ribuan pendekar tersebut dalam sekejab saja langsung tersisa menjadi puluhan orang saja dalam sekali serangan yang di lakukan oleh Ma Guang serta kultivasinya yang sudah berada di tingkat pendekar raja dewa.
Pemimpin kelompok itu pun kembali melaporkan juga apa yang baru saja terjadi di area yang tidak jauh dari tempat mereka dimana Ma Guang dan tiga orang lainnya telah membunuh semua pendekar aliran hitam yang ingin menyerang kelompok mereka.
Semuanya selalu di buat terkejut oleh Ma Guang, mereka tidak menyangka bahwa Ma Guang bisa dengan cepat sudah tiba di wilayah bagian barat benua itu dan kini sedang menuju ke wilayah bagian selatan.
"Sebenarnya siapa Ma Guang ini? Mengapa di usia yang masih sangat muda itu tetapi dirinya sudah menjadi seorang pendekar raja dewa!?." Tutur patriak sekte Bulan Perak.
Di sekte Bulan Perak sendiri, kini sudah ada seorang pendekar kaisar dewa tingkat awal dan belasan orang pendekar raja dewa.
Namun para pendekar tersebut adalah para leluhur agung dan leluhur biasa sekte itu dan sudah berusia dua ratus tahun hingga empat ratus tahun lebih.
Pencapaian tersebut masih tergolong terlalu jauh di bawa Ma Guang yang baru berusia 31 tahun namun sudah menjadi seorang pendekar raja dewa.
__ADS_1
Pendekar yang paling jenius di sekte itu pun adalah patriak itu sendiri, karena kultivasinya sudah berada di tingkat pendekar dewa surgawi puncak di usianya yang ke seratus lima puluh tahun itu.
Sedangkan para tetua tingkat tinggi lainnya masih berada di bawanya walau pun ada yang berusia lebih tua darinya.
Sosok Ma Guang langsung menjadi perbincangan di aula utama sekte Bulan Perak.
Kini informasi itu sudah sampai ke telinga para pemimpin kelompok yang sedang menunggu kedatangan para utusan dari benua selatan dan juga dari benua timur.
Namun tidak lama setelah mendapatkan kabar tersebut, rombongan mereka langsung di hadang oleh para pendekar aliran hitam dengan jumlah dan kekuatan mereka masing - masing sama dengan yang berada di wilayah bagian utara dan juga wilayah bagian barat.
Pertempuran pun kembali terjadi di antara para pendekar aliran putih dan juga para pendekar aliran hitam di dua wilayah yang berbeda.
Di wilayah bagian timur, kini kelompok tiga Su bersaudara, Duan Jun, Yuan Gao, tetua Fei Yu dan juga para pendekar lainnya sedang bertarung menghadapi para pendekar aliran hitam.
Kekuatan mereka di untungkan karena memiliki pendekar dewa surgawi yang lebih banyak dari lawan mereka yang hanya memiliki tiga orang pendekar dewa surgawi.
Sedangkan kelompok mereka memiliki tujuh orang pendekar dewa surgawi.
Dua berasal dari sekte Bulan Perak dan lima adalah tiga Su bersaudara, Duan Jun serta Yuan Gao.
Sedangkan untuk para pendekar yang berasal dari benua selatan sendiri, kini datang dengan kekuatan penuh mereka untuk menuju ke benua tengah.
Sehingga kekuatan mereka bisa mengimbangi kekuatan para pendekar aliran hitam yang menyerang mereka.
Kekuatan yang berasal dari benua selatan tersebut bermaksud untuk menguasai seluruh benua yang ada untuk bisa menemukan apa yang mereka inginkan.
Dari lima kelompok tersebut, masing - masing membawah lima orang pendekar dewa surgawi, seratus pendekar dewa langit, seribu pendekar dewa bumi dan lima ribu pendekar agung.
Peningkatan kekuatan kelima kelompok tersebut di karenakan kompetisi yang akan diadakan tersebut, sebab jika hanya seorang pendekar dewa surgawi, mereka tidak bisa mengalahkan kekuatan para pendekar yang berada di benua tengah.
Dan jika mereka merasakan kesulitan, mereka bisa memanggil para makhluk surgawi itu untuk membantu mereka.
Sehingga kekuatan mereka tidak bisa di imbangi oleh pendekar aliran hitam yang menghadang mereka.
Setelah mereka mengalahkan para pendekar aliran hitam, akhirnya rombongan mereka kembali melanjutkan perjalanan.
Namun tidak sedikit juga para pendekar aliran putih serta para pendekar yang berasal dari benua selatan yang tewas saat pertarungan tersebut.
Sehingga kini kekuatan mereka telah berkurang.
__ADS_1
~Bersambung~