
Para pendekar aliran hitam masih dikejutkan dengan aura makhluk surgawi tingkat tinggi yang berada di wilayah sekte Bulan Perak.
Mereka sedang berpikir bagaimana bisa sekte itu dapat menghadapi begitu banyak makhluk surgawi tingkat tinggi dan masih tetap terlihat seperti tidak mengalami kehancuran yang sangat dasyat.
Hanya ada beberapa bangunan kecil yang terlihat hancur saat mereka melewatinya.
"Apakah kita akan tetap menyerang mereka?." Tanya Lan Xang kepada Dongsi.
"Sebaiknya hal itu harus di putuskan oleh para leluhur!." Jawab Dongsi.
Saat keduanya sedang berkomunikasi dengan kekuatan spiritual mereka, seorang leluhur langsung berkata kepada Lan Xang.
"Lan Xang! Sebaiknya kita harus mengurungkan niat kita untuk menyerang mereka! Sebab kekuatan mereka tidaklah bisa di anggap remeh!."
"Ada begitu banyak jejak makhluk surgawi tingkat tinggi di tempat ini! Yang menandakan bahwa mereka baru saja di serang oleh kekuatan yang besar! Namun terlihat mereka dengan mudah bisa mengatasinya!."
"Dan hal yang perlu kita waspadai adalah Kilin Api yang sedang mengawasi kita!."
"Kemungkinan terbesarnya Kilin Api itu yang menjaga atau yang membantu mereka!."
Seorang leluhur sekte Kura - Kura Api tetap menjelaskan kepada Lan Xang untuk mengingatkannya agar tidak menyinggung atau memulai pertempuran dengan para pendekar aliran putih.
Hal tersebut juga di sampaikan oleh para leluhur dari setiap sekte aliran hitam yang ada, sehingga para patriak langsung mengingatkan kepada para anggotanya untuk tidak melakukan tindakan yang berlebihan.
Rombongan itu hanya terdiri dari para kepala keluarga bangsawan dan juga para anggota sekte aliran putih.
Tidak ada pengikut atau pun bawahan dari setiap kepala keluarga bangsawan yang hadir.
Sehingga orang - orang yang memasuki sekte Bulan Perak saat itu bisa di katakan adalah para pendekar aliran hitam.
Saat tiba di aula utama sekte, para bangsawan langsung di persilahkan untuk memasuki ruangan aula tersebut.
Sedangkan yang lainnya tetap tinggal di luar bangunan itu.
Ma Guang yang telah mengetahui keberadaan para pendekar aliran hitam langsung berdiri dan berkata.
"Perkenalkan, nama saya Ma Guang! Sepertinya tidak elok membiarkan para pendekar kaisar dewa dan juga para pendekar raja dewa untuk tidak ikut masuk di dalam ruangan ini! Akan tetapi, mengingat ruangan ini yang tidak bisa menampung begitu banyak pendekar raja dewa, sehingga kami hanya mempersilahkan sebelas orang pendekar kaisar dewa untuk bisa ikut masuk kedalam ruangan ini!."
Kata - kata Ma Guang tersebut langsung membuat semua pendekar aliran hitam sangat terkejut.
__ADS_1
Tidak terkecuali dengan ketiga pimpinan sekte dan organisasi aliran hitam yang ada.
"Ma Guang!? Jadi ini pendekar yang selalu membasmi para bawahan kita yang berada di benua utara?." Tutur Lan Xang dengan tatapan penuh kebencian.
"Sial! Ternyata pria muda ini yang telah membunuh salah satu tetua dan juga yang telah menghancurkan sekte Iblis Hitam di benua utara!." Pikir Dongsi dengan geram.
Begitu juga dengan Xing Yang yang adalah ketua Organisasi Mawar Surgawi, pria itu sangat geram mendengar nama Ma Guang.
Ketiganya berpikir sangat ingin untuk secepatnya bisa membunuh Ma Guang disaat mengetahui nama pendekar muda itu memperkenalkan namanya di depan mereka.
Namun hal itu tidak bisa mereka lakukan, sebab Ma Guang juga bisa mengetahui keberadaan para pendekar kaisar dewa dan juga para pendekar raja dewa yang tidak bisa di ketahui oleh seorang pendekar yang memiliki kemampuan dibawah dari mereka.
"Masih terlihat sangat muda! Tetapi mengapa dia bisa mengetahui kehadiran kita? Apakah kultivasinya sudah berada di atas kita? Ataukah dia adalah seorang pria tua dengan penampilan yang seperti seorang pria muda karena tingkat kultivasinya yang sudah berada di atas kita?." Pikir seorang leluhur agung dari sekte Iblis Darah karena merasa terkejut dengan kemampuan Ma Guang.
"Ayo para senior...silahkan masuk!." Tutur Ma Guang sambil menatap satu persatu sebelas orang leluhur dari sekte aliran hitam.
"Aku tidak pernah menyangka saat ini bisa bertemu dengan para senior yang tentunya sudah memiliki pengalaman yang banyak di dunia persilatan! Tetapi menurutKu ada yang sangat mengganjal di benakKu! Mengapa jumlah pendekar dewa surgawi lebih sedikit dari jumlah para pendekar raja dewa? Apakah para pendekar dewa surgawi adalah para ketua sekte dan para pendekar kaisar dewa dan juga pendekar raja dewa adalah para leluhur sekte?." Tutur Ma Guang yang mencoba mempermainkan psikologi para pendekar aliran hitam yang hadir.
Hal itu sudah di perhitungkannya saat melihat semua ekspresi wajah para kepala keluarga bangsawan.
Itulah yang membuat Ma Guang mulai memeriksa tingkat kultivasi para pendekar yang hadir saat itu.
Ma Guang juga sudah memberitahukannya kepada para patriak sekte serta sudah mengatur rencana untuk mempermainkan pikiran para pendekar aliran hitam.
Sedangkan para leluhur langsung memperingatkan para ketua sekte mereka untuk tetap tenang, sebab para pendekar aliran putih tidak akan menyerang mereka lebih dulu jika mereka tidak memulainya.
Hal itulah yang selalu para leluhur aliran hitam rasakan di era mereka ratusan tahun yang lalu.
"Maaf pendekar Ma! Tetapi sepertinya kedatangan kami di tempat ini tidak di harapkan! Apakah kami boleh pergi untuk meninggalkan sekte ini!?." Ucap seorang leluhur agung dari sekte Iblis Darah.
"MenurutKu tidak baik jika menolak tawaran tuan rumah untuk bisa duduk sebentar menikmati teh hangat buatan sekte Bulan Perak!." Tutur Ma Guang.
"Baiklah! Jika itu yang pendekar muda inginkan kami akan dengan senang hati untuk mencicipi teh hangat sekte Bulan Perak sebelum kami meninggalkan sekte ini!." Tutur leluhur agung itu sambil melangkah keluar dari antara kerumunan.
Sepuluh orang pendekar kaisar dewa langsung mengikuti juga langkah pria tua itu.
Ma Guang pun langsung mengikuti sebelas orang tersebut dan mengantarkan mereka ke tempat duduk yang sudah di siapkan.
Sebelas orang pria sepuh itu langsung duduk nyaman dan lansung juga di layani.
__ADS_1
Mereka pun menikmati teh hangat tersebut sampai habis dan ingin pamit undur diri.
Sebelum mereka akan berpamitan, Ma Guang langsung mencegah mereka.
"Para leluhur sekalian! Aku berharap seluruh keluarga para bangsawan yang menjadi sandera segera di lepaskan tanpa ada yang terluka sedikit pun! Sebab hal itu menurutKu sangat tidak baik untuk kelangsungan sekte serta organisasi kalian kedepan!." Tutur Ma Guang yang terdengar seperti sedang mengancam.
"Sepertinya pendekar Ma terlalu teliti dalam segala hal! Aku sangat tersanjung bisa bertemu dengan seorang pendekar muda super jenius seperti pendekar Ma!." Tutur leluhur agung sekte Iblis Darah menanggapi perkataan Ma Guang walau pun terdengar sedang mengancam.
"Leluhur terlalu berlebihan menyanjungKu!." Tutur Ma Guang merendah.
"Tingkat kultivasi pendekar muda ini tidak bisa aku ketahui! Sedangkan tingkat kultivasi kami bisa dia ketahui! Sebenarnya seberapa kuat Ma Guang ini?." Pikir leluhur agung.
"Pendekar Ma tidak perlu terlalu sungkan! Sebab jarang di dunia kita ini bisa memiliki seorang pendekar yang masih berusia tulang murni tiga puluh tahun dan sudah mencapai tingkat kultivasi sebagai pendekar dewa, apa lagi di atas pendekar kaisar dewa!." Tutur leluhur sekte Iblis Darah lagi.
"Aku sangat berterima kasih dengan pujian yang leluhur berikan!." Tutur Ma Guang sambil menangkupkan tangannya.
"Pendekar Ma! Saya akan sangat mengingat pertemuan kita saat ini! Dan jika kita berjodoh, pasti kita akan bertemu lagi!." Tutur pria sepuh itu lagi.
"Pendekar Ma! Para patriak sekalian! Terima kasih atas jamuannya! Kami pamit undur diri!." Lanjut pria sepuh itu yang juga di ikuti oleh sepuluh orang leluhur lainnya sambil menangkupkan tangan mereka.
Mereka pun langsung berjalan keluar dari aula itu dan di antarkan oleh Ma Guang serta para patriak yang ada.
Para pendekar aliran hitam langsung mengikuti para leluhur yang di antarkan oleh Ma Guang dan para patriak sekte aliran putih.
Melihat sikap para leluhur agung, para leluhur serta para patriak dari sepuluh sekte dan organisasi besar aliran hitam hanya bisa diam dan tidak bisa berbuat apa - apa.
Sebab mereka hanya bisa berharap pada kekuatan leluhur agung tersebut.
Namun karena leluhur agung saja tidak bisa berbuat banyak, mereka pun hanya bisa pasrah.
Saat sudah berada di luar wilayah sekte Bulan Perak, para pendekar aliran hitam langsung melesat terbang untuk kembali ke sekte Iblis Darah untuk kembali membicarakan apa yang baru saja terjadi itu.
Sedangkan para murid yang memiliki kemampuan mencari jejak, langsung di perintahkan untuk mencari jejak para makhluk surgawi yang meninggalkan sekte Bulan Perak.
Mereka berencana untuk meningkatkan kultivasi mereka dengan menyerap inti jiwa serta batu permata yang di miliki oleh makhluk surgawi tingkat tinggi.
Saat para pendekar aliran hitam telah pergi, Ma Guang dan juga para patriak yang ada langsung merasa lega, sebab tidak terjadi pertempuran lagi.
Karena jika hal itu terjadi, sudah bisa di pastikan, itu akan memakan korban jiwa yang lebih banyak di bandingkan dengan serangan awal.
__ADS_1
Sebab kekuatan yang di miliki oleh para pendekar aliran hitam sangat kuat.
~Bersambung~