
Setelah mendapatkan perintah dari Feng Jiang, Xing Yang beserta para leluhur segera pergi menuju ke tempat dimana para tetua dan anggotanya berada.
Hal yang sama juga dilakukan oleh Qiu Yue, dirinya segera beranjak bersama para leluhur untuk pergi menemui para tetua dan juga anggota sekte Golok Langit.
Jumlah anggota Organisasi Mawar Surgawi jauh lebih banyak dari jumlah anggota sekte Golok Langit.
Hal itu karena anggota sekte golok langit yang bisa datang ke benua utara hanyalah para pendekar yang memiliki tingkat kultivasi terendah yaitu pendekar Spiritual.
Sedangkan Organisasi Mawar Surgawi memiliki banyak anggota juga di daratan benua utara.
Sehingga para pendekar langit awal juga berkumpul dikekaisaran Baiyue.
Semuanya telah mempersiapkan diri untuk pergi kewilayah kekaisaran Zhou.
Didalam pikiran mereka, akan ada banyak barang dagangan yang akan mereka dapatkan secara terang - terangan.
Para pemuda serta gadis - gadis cantik tidak akan luput bagi mereka.
Sebab itulah binis yang selama ini mereka jalankan.
Keesokan harinya Feng Jiang mengingatkan kepada Xing Yang dan juga Qiu Yue untuk tidak membawa barang - barang hasil jarahan mereka ke wilayah kekaisaran Baiyue, melainkan membawanya ke wilayah kekaisaran lain.
Hal itu agar supaya kekaisaran Baiyue tidak akan dituduh sebagai dalang dari tindakan yang akan mereka lakukan tersebut.
Keduanya langsung mengiyahkan apa yang disampaikan oleh Feng Jiang.
Hal itu juga segera mereka sampaikan kepada para anggotanya masing - masing.
Akhirnya belasan ribu pendekar dari kedua kelompok tersebut melesat terbang untuk menuju ke wilayah kekaisaran Zhou.
Dan wilayah yang akan mereka masuki terlebih dahulu adalah wilayah bagian barat kerajaan Chu.
Karena wilayah kekaisaran Baiyue juga berbatasan langsung dengan kerajaan Chu, sama seperti wilayah kekaisaran Yue Wu yang berbatasan dengan wilayah bagian timur kerajaan Chu.
Dan posisi benteng pertahanan yang didirikan oleh pasukan yang di pimpin oleh Zhou Lu Yun berada di sebelah timur kerajaan Chu.
***
Di salah satu desa yang terletak diwilayah kerajaan Song, dua prajurit pasukan Naga telah menemukan pergerakan puluhan anggota sekte Iblis Darah yang kini sedang melakukan tindakan yang tidak manusiawi terhadap penduduk didesa tersebut.
Keduanya segera membuat formasi pelindung serta formasi pengabur agar para anggota sekte Iblis Darah tidak bisa memberitahukan apa yang mereka alami.
__ADS_1
Setelah itu, keduanya pun dengan cepat tampa bisa di sadari oleh puluhan anggota sekte Iblis Darah langsung membantai mereka.
Para penduduk hanya bisa melihat bahwa tubuh puluhan pendekar aliran hitam itu kini sudah tidak bernyawa lagi.
Sedangkan sosok yang melakukan hal itu tidak mereka ketahui.
Beberapa saat kemudian, beberapa anggota sekte Iblis Darah yang tersisa pun keluar dari kediaman penduduk.
Mata mereka langsung terbelalak saat melihat rekan - rekan mereka kini sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi yang sangat mengenaskan.
"Siapa yang melakukannya?." Tanya seorang anggota sekte Iblis Darah kepada penduduk desa yang saat itu telah mereka kumpulkan.
Tidak ada satu pun dari mulut para penduduk desa yang mengeluarkan kata - kata.
Saat pria itu melesat untuk mendekati para penduduk desa sambil mengayunkan pedangnya.
Tubuh pria itu langsung berubah menjadi kabut darah sebelum bisa tiba di tempat dimana para penduduk desa berada.
Hal yang sama juga dialami oleh rekan - rekannya yang lain.
Beberapa saat kemudian, karena sudah tidak ada lagi anggota sekte Iblis Darah yang tersisa, kedua prajurit Naga itu pun segera menghilangkan formasi pelindung serta meninggalkan desa tersebut dan menuju kedesa yang lain.
Hal yang sama juga yang dilakukan oleh pasukan Naga yang lain disetiap desa yang mereka kunjungi.
Patriak Xu Kian dan juga ketua Dongsi kini belum mendapatkan kabar dari para anggota sektenya.
Hal itu segera dilaporkan kepada Long Disan.
Disaat Long Disan mendapatkan berita tersebut, pangeran Naga Api Surgawi itu segera memerintahkan Dongsi dan juga Xu Kian untuk menarik mundur seluruh anggota sekte mereka yang tersisa.
Menurutnya sebagian besar anggota sekte yang belum melapor tersebut kini sudah tidak bernyawa lagi.
Dan hal itu menurutnya dilakukan oleh pasukan Ma Guang.
Sebab tidak akan mungkin jika lawan mereka sama - sama adalah seorang pendekar dewa dan tidak memiliki kesempatan untuk melaporkan situasi yang mereka alami.
Sehingga besar kemungkinannya itu dilakukan oleh pasukan Ma Guang.
Ketua Dongsi dan juga patriak Xu Kian segera melakukan apa yang di perintahkan oleh Long Disan.
Namun pergerakan mereka tidak boleh diketahui oleh pasukan Ma Guang.
__ADS_1
Sehingga mereka harus membaur dengan penduduk yang berada di setiap kota yang akan mereka singgahi sebagai tempat untuk bersembunyi.
Dan memang tindakan yang mereka lakukan tidak bisa dilacak dengan mudah oleh pasukan Naga.
Sebab kini kedua anggota sekte tersebut telah membaur dengan penduduk kota terdekat yang bisa mereka temukan.
Walau pun demikian, para anggota kedua sekte itu tetap melancarkan perbuatan mereka disetiap kota yang mereka singgahi walau pun itu terlihat seperti perbuatan seorang perampok biasa.
Dan hal itu lebih menyulitkan bagi pasukan Ma Guang untuk memburu mereka.
Mengetahui hal tersebut, Feng Jiang pun memberitahukan hal itu kepada ketua Xing Yang dan juga patriak Qiu Yue agar anggotanya harus berbaur dengan penduduk desa atau pun penduduk kota serta melakukan hal itu secara sembunyi - sembunyi pada malam hari.
Mereka pun melakukan sesuai dengan apa yang diperintahkan oleh Feng Jiang.
Sebagai seorang pendekar langit serta pendekar dewa, sangat mudah bagi mereka untuk memasuki setiap rumah penduduk pada malam hari dan menculik anak gadis serta para pemuda yang ada tanpa diketahui oleh orang tua mereka.
Sedangkan untuk menjarah harta para penduduk, mereka akan menotok setiap jalur darah agar tuan rumah tidak bisa melakukan apa - apa saat mereka menguras seluruh harta benda yang ada.
Setiap paginya diseluruh kota yang berada di seluruh wilayah kekaisaran Zhou kini di gemparkan dengan kejadian perampokan yang dialami oleh seorang penduduk di kota itu.
Namun untuk diwilayah bagian barat kekaisaran Zhou bukan hanya perampokan saja yang terjadi, melainkan penculikan anak gadis serta para pemuda disetiap kota juga mulai meresahkan penduduk kota.
Akan tetapi hal itu terjadi hanya pada satu penduduk saja setiap malamnya.
Sehingga penguasa kota berpikir itu adalah perbuatan seseorang yang merasakan dampak dari perekonomian yang menurun drastis di kekaisaran Zhou.
Akan tetapi karena kejadian tersebut terus berlangsung setiap malam dan terjadi hampir disetiap kota, sehingga hal itu dilaporkan kepihak kerajaan mereka masing - masing.
Namun karena pasukan Naga juga sudah memasuki kota serta membaur juga dengan penduduk, kelompok mereka mulai ditemukan.
Mereka terlebih dahulu mencari tempat persembunyian kelompok tersebut dan mulai membantainya tanpa ada orang lain yang mengetahuinya.
Namun untuk menemukan mereka semua membutuhkan waktu yang tidak singkat.
Sehingga mereka belum kembali ke sekte Naga Surgawi sebelum mereka menyelesaikan tugas mereka tersebut.
Sedangkan Long Disan kini sedang berkultivasi untuk meningkatkan kekuatannya.
Pangeran Naga itu ingin mendapatkan kekuatan sejatinya sebagai dewa langit.
Sehingga dirinya secara diam - diam telah membunuh salah satu prajurit makhluk kuno yang adalah sekutunya untuk bisa meraih hal itu.
__ADS_1
Tindakannya tersebut tidak diketahui oleh sang pemimpin dari makhluk kuno yang memiliki lima kepala tersebut.
~Bersambung~